<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566</id><updated>2012-02-07T16:28:41.824-08:00</updated><category term='Ekonomi'/><category term='CERPEN'/><category term='PUISI'/><category term='Politik'/><category term='SUARA KADER'/><category term='HMI  Menuntut Hentikan Kriminalisasi KPK;'/><category term='seni'/><category term='SASTRA'/><category term='file download'/><category term='SUARA QALBU'/><category term='OPINI'/><category term='INFO'/><category term='info lapmi'/><category term='suara lapmi'/><category term='SUARA TAMADUN'/><title type='text'>LAPMI CABANG SEMARANG</title><subtitle type='html'>Lembaga Pers Mahasiswa Islam Cabang semarang</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>133</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-7758721065178799159</id><published>2012-02-07T16:28:00.000-08:00</published><updated>2012-02-07T16:28:41.843-08:00</updated><title type='text'>Menjaga Tunggal Genus Beragam Spesies HMI</title><content type='html'>&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-KCyhIL1ND54/TzHAoJyZQ4I/AAAAAAAAAV8/YBf8MiiYgHI/s1600/HMI+1.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-KCyhIL1ND54/TzHAoJyZQ4I/AAAAAAAAAV8/YBf8MiiYgHI/s1600/HMI+1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Oleh : Lukman Wibowo&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Catatan : Artikel ini telah dimuat di Koran WAWASAN, 4 Februari 2012&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Source : www.koranwawasan.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ibarat pohon, HMI adalah pohon yang berbuah. Hukum alam yang sulit dihindarinya adalah, dari buah tersebut, selain pasti ada yang matang ranum, rusak oleh hama, jatuh sebelum masak, dan pasti pula ada yang busuk lantaran faktor tertentu. Itu lumrah. Persoalannya, berapakah persentase buah yang berkualitas baik dan berkualitas buruk? Jika persentasenya imbang, maka pohon itu bermasalah. Jika lebih banyak yang berkualitas buruk, maka pohon itu amat-sangat bermasalah. Jawaban terbaiknya, tentu HMI harus diposisikan sebagai pohon industri. Artinya, HMI mestilah menghasilkan buah kader yang layak jual di masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tentu HMI tak sama dengan sebuah pohon. Ini hanya analogi. Sebagaimana diketahui, dalam analogi, kemiripan yang dikembangkan terbagi menjadi dua: &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;physei&lt;/i&gt; (mirip realitas) dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;thesei&lt;/i&gt; (tidak mirip realitas). HMI dan pohon ada pada konteks physei. Dari physei—seperti yang disarankan Plato—analoginya dapat dipindahkan ke dalam thesei. Ini berarti, logika perkaderan HMI, dari physei pohon, dapat dimasukkan ke struktur lain pada konteks yang lebih bebas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Keterikatan Genus, Kebebasan Spesies&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Berpindah ke klasifikasi ilmiah biologi, struktur tertingginya adalah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;kingdom&lt;/i&gt; (kerajaan) dan diferensiasi yang paling bawah disebut &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;genus&lt;/i&gt; lalu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;species&lt;/i&gt;. Jika Islam adalah kingdom, maka HMI adalah salah satu genus turunannya. Layaknya genus yang tidak bersifat spesifik, HMI eksis sebagai organisasi yang plural. Kepada individu kader yang ada di dalamlah, logika spesies bisa dinisbatkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Di HMI, kader-kader fundamentalis tumbuh, namun bukan berarti tak ada kader yang berpikiran inklusif dan liberal. Sebagian penganut sunni, sebagian berlatar belakang syiah. Sebagian pengagum sistem demokrasi, sebagian lain telah menyiapkan peti mati untuk demokrasi. Wacana syariat Islam berada dalam debat yang sengit. Sekularisasi didukung sekaligus ditentang. Cara pandang spesies-spesies ini terlihat saling berbeda, tapi sesungguhnya seragam dalam esensi tujuan. Sunni maupun syiah semata sekadar mazhab, jalan, dan metodologi berfikih. Demokrasi, syariat Islam, maupun sekularisasi—bagi kader HMI—cuma sekadar alat, bukan tujuan. Utamanya, tatkala dari semua alat itu, bisa melahirkan kebajikan bagi semesta. Kesamaan tujuan akhir finalitas, telah meletakkan HMI sebagai genus yang tunggal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Bagi HMI, politik bukanlah pilihan satu-satunya dalam memperjuangkan nasib umat. Pada saat yang sama, sejumlah kader melirik ke sektor ekonomi, pendidikan, teknologi, maupun seni dan kebudayaan. HMI percaya, peradaban tegak karena ditopang oleh kuatnya tiap sektor kehidupan tersebut. Singkatnya, genus HMI telah melahirkan aneka ragam spesies cara bertindak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Di sentrum kealumnian, pengembangan individu beserta lahan dakwahnya dapat dijelaskan oleh privasi dan kultur tersendiri. Sebaliknya, kritik pedas atas senior yang gagal memberikan teladan sudah amat sering dilontarkan. Saya “terpaksa melupakan” persoalan ini, lantaran kritikan laksana masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Saya memilih berkonsentrasi dalam &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;basic&lt;/i&gt; perkaderan anggota yang masih aktif. Setidaknya, dari perkaderan lapis bawah, HMI masih memiliki harapan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Rekayasa Kekaderan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sebagai mantan Sekjen Korp Pengader Nasional (dan dua kali periode terpilih sebagai formateur/ketua umum KPN), perkenankanlah saya mengkritik dan sekaligus memberi masukan terkait problem kekaderan yang selama ini berlangsung. Kesalahan utama dari para pengader HMI ialah menyeragamkan definisi output kader-kadernya. Padahal output, tak bisa dinilai setelah kader mengikuti pelatihan tertinggi dan/atau paska lepas kepengurusan. Kader emas bukanlah unggulan di segala lini. Emas bukanlah unsur terbaik satu-satunya dalam jagat kosmik. Batu, kayu, besi, air, api, dan sebagainya, juga merupakan unsur terbaik sesuai azas kemanfaatannya. Ibarat membangun sebuah rumah, semua unsur (bahan) tersebut sangat berguna. Pengader mesti berdiri sebagai arsitek handal, yang bisa menempatkan semua itu sehingga rumah mampu dibangun dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kedua, kader-kader HMI terlahir dengan karakter yang berbeda satu sama lain. Kekeliruan pengader HMI adalah berupaya mengasah batu menjadi emas, menyerut kayu menjadi besi, menggodok air agar menjadi api. Tindakan mustahil, yang hanya akan melahirkan kekecewaan serta putus asa. Sejauh hukum keniscayaan berlangsung, batu tetaplah batu, kayu tetaplah kayu. Hal terbaik yang bisa dilakukan pengader HMI ialah merekayasa karakter-karakter itu ke dalam suatu kombinasi menurut kebutuhannya. Lalu bagaimanakah rekayasa tersebut dapat dilakukan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Teori perkembangan manusia, telah merumuskan prinsip dasar yang hingga kini tak terbantahkan, yakni perkembangan manusia ditentukan oleh dua faktor; genotip (bawaan lahiriah) dan fenotip (lingkungan). Masing kader HMI lahir dari genotip dan fenotip yang berbeda. Berita baiknya, meski genotip relatif bersifat destinasi, namun fenotip cenderung lebih plural sehingga manusia bisa merubahnya dalam kadar kemauan dan kemampuannya. Tengoklah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Newyork Orcestra&lt;/i&gt; yang kesohor itu. Dari personilnya yang berjumlah puluhan orang, ternyata hanya berkisar 5-10% saja dari mereka yang bertalenta musik, selebihnya cuma orang biasa. Tapi mengapa di kemudian waktu, semuanya mampu menjadi maestro dan mahir dalam bermusik? Jawabannya, karena ada fenotip yang memengaruhi, serta adanya kemauan keras mereka dalam belajar. Maka, benarlah nasehat Phytagoras bahwa keberhasilan seseorang ditentukan oleh sepersepuluh (10%) genotip dan sisanya (90%) melalui fase pembelajaran. Dari sinilah pengader HMI dapat mengambil pelajaran untuk melakukan rekayasa kekaderan yang dimaksud itu. Menciptakan fenotip dalam sebuah stereotip tertentu, sehingga mampu merekayasa lahirnya genotip baru yang lebih maju.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Lalu apakah dengan begitu, akhirnya batu dapat dirubah menjadi kayu, besi menjadi emas, dan seterusnya? Tidak! Hukum alam tetap tak ditentang. Namun hukum alam juga tidaklah bersifat absolut. Manusia adalah makhluk kreatif yang bisa memanfaatkan segala peluang terbuka dari perubahan hukum alam. Berbagai unsur dan karakter dapat dikombinasi, diracik, serta diolah hingga menghasilkan satu atau lebih unsur dan karakter baru (senyawa perubahan). Ukir, pahat, dan bentuklah unsur-unsur itu. Kelola, campur, dan posisikan karakter-karakter pada tempatnya sesuai kebutuhan perkaderan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Arahkan kader-kader HMI ke tempat yang sesuai dengan talentanya. Bangkitkan keinginannya. Asah kemampuannya. Pada saat yang sama, masukkan mereka ke fenotip yang berbeda. Ajari mereka bertemu dengan dunia baru. Kader yang sense ke politik, seyogianya mendalami juga kebudayaan. Vak ekonomi, belajar pula filsafat dan pendidikan. Kader seni, mengenal pula matematika dan logika. Bakat teknik, bukan melulu nongkrong di basis teknologi, melainkan pula berinteraksi dengan ilmu sosial dan sebagainya. Setidaknya, kader HMI bisa menjadi lebih bersifat universal, dan cerdas lantaran ditopang banyak dimensi keilmuan lainnya. Biarkan mereka tumbuh menurut jalur genotipnya, sekaligus benturkan dengan berbagai macam fenotip. Jangan menilai militansi dan intelektualitas secara monolitik. Pun spiritualitas harus dikembangkan, kendati cara (mazhab) berislam mereka berbeda. Spiritual tak selalu diukur dari tingkat vertikal, tapi juga horizontal. Saleh pribadi mesti mewujud ke saleh sosial. Tanamkan benih bijak dalam perbedaan. Perbedaan spesies, namun tetap dalam satu genus karakteristik HMI.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; mso-pagination: none; text-autospace: none; text-indent: 31.2pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jatuh bangun adalah proses &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;biasa&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; bagi manusia, demikian pula bagi HMI. Peringatan Milad&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; ke 65—yang jatuh 5 Februari 2012 ini—&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;adalah satu siklus kecil bagi HMI agar dapat menapak kehidupan berikutnya. Di depan selalu ada hambatan dan persoalan. Hadapi semuanya dengan berani. Lagipula tiap kekeliruan yang ada, merupakan suatu proses yang tak mungkin dihindari. Hanya dibutuhkan sedikit kearifan dalam menghadapinya, maka hal tersebut mampu diolah menjadi bentuk kemajuan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;organisasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Membangun itu sulit; dan menjaga apa yang telah dibangun itu jauh lebih sulit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: right;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;* &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Lukman Wibowo&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-7758721065178799159?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/7758721065178799159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=7758721065178799159' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7758721065178799159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7758721065178799159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2012/02/menjaga-tunggal-genus-beragam-spesies.html' title='Menjaga Tunggal Genus Beragam Spesies HMI'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-KCyhIL1ND54/TzHAoJyZQ4I/AAAAAAAAAV8/YBf8MiiYgHI/s72-c/HMI+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-338322279866000634</id><published>2012-02-07T16:27:00.001-08:00</published><updated>2012-02-07T16:27:24.760-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-338322279866000634?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/338322279866000634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=338322279866000634' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/338322279866000634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/338322279866000634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2012/02/blog-post.html' title=''/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1250344360315080071</id><published>2012-01-18T06:02:00.000-08:00</published><updated>2012-01-18T06:02:04.767-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>Intermediate Training HMI Cabang Semarang</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ZM--zvQ3NxI/TxbQQ9N2L1I/AAAAAAAAAVE/I_hSb77hh1Q/s1600/pamflet.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-ZM--zvQ3NxI/TxbQQ9N2L1I/AAAAAAAAAVE/I_hSb77hh1Q/s320/pamflet.jpg" width="229" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;HMI Cabang Semarang mempunyai hajatan besar dalam konteks perkaderan dan pelatihaan yakni Intermediate Training yang ke 18. Guna memnuhi jenjang pendidikan para kader supaya memiliki integritas dalam diri dan berorganisasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;Mengusung tema, “ &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Penguatan Gerakan Transformatif  dalam Menjawab Problematika  Kemanusiaan  Upaya Membangun Bangsa yang Berperadaban”. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Hal ini mengisyaratkan adanya kebutuhan pada diri manusia untuk memilih hidupnya selain memenuhi kebutuhan dasar, seseorang harus mampu memiliki nilai-nilai gerakan yang lebih maju.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Intermediate Training ini akan dilangsungkan selama sepuluh hari. Dengan pembicara kalangan akademisi dan praktisi sesuai dengan bidangnya. Acara akan berlangsung pada hari jum'at tanggal 3 Februari hingga 13 Februari 2012. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi; Lutfan (087837081541), Resty (085225437886).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Download File LK, klik here:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://downloads.ziddu.com/downloadfile/18283977/PamfletdanKisi-KisiMateriLK2.rar.html"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Pamflet dan Kisi-Kisi Materi LK 2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;a href="http://downloads.ziddu.com/downloadfile/18283976/SyaratLK2danTOR.rar.html"&gt;Syarat LK 2 dan TOR&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1250344360315080071?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1250344360315080071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1250344360315080071' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1250344360315080071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1250344360315080071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2012/01/intermediate-training-hmi-cabang.html' title='Intermediate Training HMI Cabang Semarang'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ZM--zvQ3NxI/TxbQQ9N2L1I/AAAAAAAAAVE/I_hSb77hh1Q/s72-c/pamflet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-3034500709082118782</id><published>2012-01-04T03:42:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T03:42:25.718-08:00</updated><title type='text'>LOMBA PENULISAN LAPMI CABANG SEMARANG</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-GB&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;AR-SA&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="&amp;#45;-"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-nrsbNaDSYkY/TwQ6PBdyu1I/AAAAAAAAAU8/V_Z5TUZJoO0/s1600/PamfletBest.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-nrsbNaDSYkY/TwQ6PBdyu1I/AAAAAAAAAU8/V_Z5TUZJoO0/s320/PamfletBest.jpg" width="221" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam Rangka Menyambut Milad HMI &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;ke-65 Tahun &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lapmi Cabang Semarang mengadakan &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lomba Penulisan Artikel, Opini &amp;amp; Cerpen&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tema : &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;HMI dalam Perspektif Modernisasi dan Tantangannya, &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Menyongsong Arah Perubahan Dinamika Jaman.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ketentuan Penulisan:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -17.45pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Menggunakan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -17.45pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Artikel belum pernah dipublikasikan &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -17.45pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Artikel merupakan karya asli &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -17.45pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Artikel terdiri dari 5000 s/d 7000 karakter &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l2 level1 lfo1; text-indent: -17.45pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Diketik pada kertas ukuran A4 dengan margin atas, bawah, kanan&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dan kiri : 3 cm. font times new roman dengan ukuran standard 12 pt.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo2; text-indent: -17.45pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Pemenang akan diumumkan pada tanggal 5 Februari 2012 bertepatan dengan Milad HMI ke-65 tahun.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Persyaratan Peserta:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo3; text-indent: -17.95pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Berlaku untuk Seluruh Kader HMI Cabang Semarang&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo3; text-indent: -17.95pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Peserta bersifat perorangan &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo3; text-indent: -17.95pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Setiap peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari 1 karya &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo3; text-indent: -17.95pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Melampirkan biodata lengkap &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo3; text-indent: -17.95pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Artikel yang dilombakan akan dipublikasikan di blog Lapmi cabang Semarang &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto;"&gt;dan Insya Allah akan dibukukan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Penyerahan Karya:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo4; text-indent: -17.45pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Karya paling lambat di kumpulkan selambat-lambatnya tanggal 3 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo4; text-indent: -17.45pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;Karya dikirim melalui email: lapmics@gmail.com / subkhiahmad@gmail.com&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 35.45pt; mso-add-space: auto; text-indent: -17.45pt;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;atau langsung diserahkan kepada pengurus LAPMI Cabang Semarang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Penghargaan:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;* 3 karya Terbaik dari&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;masing-masing Artikel, Puisi dan Opini akan diberikan Vocher Beasiswa &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;* Sertifikat lomba penulisan dan hadiah bingkisan menarik.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;* Pemberian hadiah pada saat Peringatan Milad HMI ke - 65, pada tanggal 5 Februari 2012&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Contact Person: &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;BeQy : 085640220997/081914544887&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Muslimah : 081225491287&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Budi S: 08985649788&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Rahma: 085640190355&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Keterangan lebih lanjut kunjungi :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://www.lapmics.blogspot.com/"&gt;http://www.lapmics.blogspot.com/ &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Diselenggarakan atas kerjasama : &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lapmi cabang Semarang &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lapmi KOM MIPA IKIP PGRI&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lapmi KOM FPBS IKIP PGRI&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;HMI Cabang Semarang&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-3034500709082118782?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/3034500709082118782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=3034500709082118782' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/3034500709082118782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/3034500709082118782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2012/01/lomba-penulisan-lapmi-cabang-semarang.html' title='LOMBA PENULISAN LAPMI CABANG SEMARANG'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-nrsbNaDSYkY/TwQ6PBdyu1I/AAAAAAAAAU8/V_Z5TUZJoO0/s72-c/PamfletBest.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-8839928367276445362</id><published>2011-12-11T07:23:00.000-08:00</published><updated>2012-01-09T18:16:43.394-08:00</updated><title type='text'>PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI SEDUNIA TAHUN 2011</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;“Bongkar Aktor Intelektual di bawah Sistem Penegakan Hukum”&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa besar adalah bangsa yang selalu menjunjung tinggi keadilan dan kebenaran. kondisi ini seakan tak tampak melekat pada bangsa ini. Bangsa ini seakan tak pernah sepi dari hiruk- pikuknya permasalahan yang mendera. Kasus korupsi seakan tidak ada tuntasnya, ini diakibatkan karena lemahnya supremasi hukum, penegakan hukum yang tebang pilih dalam menyelesaikan korupsi, tidak efektifnya remisi terhadap terpidana korupsi, banyak kasus korupsi yang masih menggantung tak jelas, gagalnya pengadilan tipikor dalam mengadili para koruptor, ketidakmampuan KPK dalam menyelesaikan kasus korupsi kelas kakap, merupakan pemandangan yang selalu dihadirkan bangsa ini. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Beberapa kasus korupsi yang tidak bisa terselesaikan menunjukkan ketidakmampuan penegak hukum dan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam menangani kasus korupsi akbar &lt;i&gt;(grand corruptions),&lt;/i&gt; seperti kasus Bank Century, dan Wisma Atlet secara adil tuntas, serta objektif terus menuai sinisme publik, kasus korupsi di tubuh Kementrian keagamaan terkait pengadaan Lab Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) senilai 27,5 M di MTs dan Rp. 44 M di MA, kasus cek perjalanan yang diduga melibatkan Nunun Nurbaiti dan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Senior Gubernur BI tahun 2004 masih melenggang.&amp;nbsp; Namun di sisi lain, KPK dapat menguak kasus korupsi di Pemkot Semarang. Terbukti dengan ditangkap tangannya Sekda Kota Semarang, Ahmad Zaenuri dan dua Anggota Dewan Kota Semarang bernama Agung PS dan Sumartono, melakukan transaksi uang pelicin sebesar 2,3 Triliun dalam memperlancar APBD Kota Semarang Tahun 2012.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Tepat Tanggal 9 Desember, Hari Anti Korupsi Sedunia, maka HMI cabang Semarang menyatakan sikap sebagai berikut: &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;1. Usut Tuntas Kasus Korupsi yang belum terselesaikan (Century, Gayus, Kasus Suap di Wisma Atlet, kasus Kementrian Keagamaan terkait pengadaan peralatan Lab IPA, buronan Korupsi).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;2. Hapus remisi terpidana Korupsi &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;3. Laksanakan Hukuman Mati terpidana Korupsi &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;4. Hentikan perlemahan KPK&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;5. Usut tuntas aktor intelektual kasus suap di balik APBD Kota Semarang Tahun 2012.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;6.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;6. Tindak tegas bagi hakim Tipikor yang nakal. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Semarang, 8 Desember 2011&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SEMARANG &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jln. Sri Rejeki Utara VII Rt. 03 Rw. I &amp;nbsp;Kalibanteng Kidul Semarang Barat 50149&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-8839928367276445362?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/8839928367276445362/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=8839928367276445362' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8839928367276445362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8839928367276445362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2011/12/peringatan-hari-anti-korupsi-sedunia.html' title='PERINGATAN HARI ANTI KORUPSI SEDUNIA TAHUN 2011'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-3508376356118098200</id><published>2011-10-23T20:25:00.000-07:00</published><updated>2011-11-26T04:58:29.854-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>HMI MPO Tanam 5000 Mangrove</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-IPpSXOnxhe4/TqTY3_qs7QI/AAAAAAAAAUg/hmQqxM9f9ZE/s1600/DSCI1652.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-IPpSXOnxhe4/TqTY3_qs7QI/AAAAAAAAAUg/hmQqxM9f9ZE/s320/DSCI1652.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 19pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;MANGKANG WETAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;—Jika biasanya aksi aktivis mahasiswa aktivis mahasiswa identik dengan melakukan demo dan turun ke jalan. Berbeda dengan yang dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam-Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Semarang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam aksi &lt;i&gt;Selamatkan Pantai dari Abrasi&lt;/i&gt; di Kelurahan Mangkang Wetan kemarin (23/10/2011),&amp;nbsp; para mahasiswa tersebut mengajak masyarakat sekitar untuk menanam bibit mangrove. Kurang lebih sebanyak lima ribu bibit mangrove berhasil ditanam dalam kegiatan tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Koordinator tanam Mangrove, Firman Wahono menjelaskan kegiatan tersebut merupakan aksi kepedulian HMI Cabang Semarang terhadap abrasi pantai.&amp;nbsp; “Selain itu, kami melihat memang kondisi lingkungan tambak di Mangkang wetan rusak akibat abrasi dan limbah industri,”&amp;nbsp; jelasnya.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam aksi yang dilakukan oleh mahasiswa asal Undip, STIE BPD, IAIN Walisongo, dan IKIP PGRI Semarang itu, lanjut Firman bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan pada masyarakat sekitar. “Kami berharap dengan aksi ini, dapat membuka pengetahuan masyarakat agar lebih peduli lingkungannya,” tambahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ketua HMI MPO Cabang Semarang, Mustofa member alasan kegiatan ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap bencana banjir dan erosi di pesisir pantai dikawasan Semarang, sehingga penanaman ini perlu. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Harapannya, semoga tidak berhenti sampai kegiatan ini saja, tapi ada sebuah tindakan keberlanjutan dalam melaksanakan tanam mangrove, baik oleh kalangan pemerintah, mahasiswa atapuan masyarakat. “Masyarakat sekitar harus lebih sadar, karena mereka yang bersinggungan langsung,” pungkasnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-3508376356118098200?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/3508376356118098200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=3508376356118098200' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/3508376356118098200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/3508376356118098200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2011/10/hmi-mpo-tanam-5000-mangrove.html' title='HMI MPO Tanam 5000 Mangrove'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-IPpSXOnxhe4/TqTY3_qs7QI/AAAAAAAAAUg/hmQqxM9f9ZE/s72-c/DSCI1652.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-2327914743027433829</id><published>2011-10-19T00:48:00.000-07:00</published><updated>2011-11-26T04:59:04.422-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>Refleksi 2 Tahun Kepemimpinan Susilo Bambang Yudoyono- Budiono</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-UVB-FJ9a81s/Tp6AkWaY1yI/AAAAAAAAAUY/0UlNZSdxWyg/s1600/oke.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-UVB-FJ9a81s/Tp6AkWaY1yI/AAAAAAAAAUY/0UlNZSdxWyg/s200/oke.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Semarang, 13 OKtober 2011. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dua tahun &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;kepemimpinan SBY menjadi tema yang cukup menarik untuk &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dikaji &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;dan dibicarakan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; Ada banyak hal yang harus kita lihat &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dalam roda pemerintahan yang dijalankan oleh SBY dalam KIB (Kabinet Indonesia Bersatu) II. Hasil &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;evaluasi terhadap kepemimpinan SBY &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ada &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;banyak permasalahan yang patut kita perhatikan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Bangsa ini terpaksa meratap ketika&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; Pemerintah mengeluarkan kebijakan impor beras dari Vietnam dan Thailand tanpa melihat stok beras nasional&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; Padahal kalau kita lihat, s&lt;span class="styleisi"&gt;tok beras nasional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat cukup hingga Desember 2011, yakni sebanyak 1,2 juta ton&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="styleisi"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Buruknya &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;kinerja &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;k&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;abinet&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;, &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;turut memperparah kondisi bangsa ini.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Banyak &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;evaluasi kementerian/lembaga menunjukkan ada sejumlah kementerian/lembaga yang masih jauh dari sasaran, bisa dikatakan sejumlah menteri mendapat rapor merah. Maka hasil ini diharapkan dapat dijadikan sebagai refleksi kedepan baik resuffle ataupun tidak jangan sampai mengandalkan politik balas budi tetapi memang benar-benar berorientasi pada kinerjanya. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kondisi di atas berdampak sistemik sekali.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam penyelesaian kedaulatan wilayah&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pun tak kunjung selesai&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;. Indonesia berpotensi kehilangan 1.400 hektare tanah di Camar Bulan dan 80 ribu meter persegi di pantai Tanjung Datu, Kalimantan Barat karena dicaplok Malaysia. Pemerintah&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pun&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; lagi-lagi tidak bersikap tegas &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dalam menyelesaikan &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;permasalahan tersebut&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span class="styleisi"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penyaluran dana pendidikan yang tidak tersalurkan dengan baik, karena ada beberapa oknum yang bermain disitu padahal dari &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh menjelaskan terdapat empat prioritas untuk anggaran pendidikan tahun 2011 yang tercantum dalam APBN senilai Rp50,3 triliun&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Buruknya kinerja pemerintahan SBY pun memperburuk kondisi penegakan hukum di negeri ini. Banyak kasus-kasus yang tak kunjung selesai dan cenderung tidak diselesaikan. Dengan dikeluarkannya&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; kebijakan UU Intele&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;j&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;en yang dimana intele&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;j&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;en memiliki kewenangan penyadapan, merupakan hak dari KPK, POLRI&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Hal yang demikian akan mengakibatkan sebuah tumpang tindih kewenangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="styleisi"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Semua permasalahan di atas, mengindikasikan bahwa pemerintahan SBY KIB II telah gagal melaksanakan amanah rakyat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Maka &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dari itu, &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;HMI sebagai organisasi yang memiliki peran dalam mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah mengajukan tuntutan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;kepada pemerintah&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;PERBAIKI KINERJA SBY&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0cm 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;HENTIKAN PELAKSANAAN IMPOR BERAS&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0cm 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;REFORMASI BIROKRASI SISTEM DUNIA PENDIDIKAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0cm 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;PERTAHANKAN WILAYAH PERBATASAN INDONESIA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0cm 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;REFORMASI APARATUR SISTEM PENEGAKAN HUKUM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;PERTEGAS SIKAP PERLINDUNGAN TKI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;MAKSIMALKAN KINERJA APARAT PENEGAK HUKUM POLRI, &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;JAKSA DAN HAKIM&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 17.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;8.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;NASIONALISASI INDUSTRI-INDUSTRI STRATEGIS&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;CABANG&amp;nbsp; SEMARANG&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-2327914743027433829?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/2327914743027433829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=2327914743027433829' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2327914743027433829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2327914743027433829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2011/10/refleksi-2-tahun-kepemimpinan-susilo.html' title='Refleksi 2 Tahun Kepemimpinan Susilo Bambang Yudoyono- Budiono'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-UVB-FJ9a81s/Tp6AkWaY1yI/AAAAAAAAAUY/0UlNZSdxWyg/s72-c/oke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-367103947325007187</id><published>2011-09-30T06:57:00.000-07:00</published><updated>2011-11-26T05:00:14.826-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>SAFARI SYAWALAN HMI CABANG SEMARANG</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wtlhk2gxdIY/ToXIk5yZBoI/AAAAAAAAAUM/tTk2M4tXYBQ/s1600/DSCI0374.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-wtlhk2gxdIY/ToXIk5yZBoI/AAAAAAAAAUM/tTk2M4tXYBQ/s200/DSCI0374.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Jakarta- Beberapa Pengurus, Kader dan Pastur Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Semarang ikut serta memeriahkan Syawalan Nasional HMI MPO. Syawalan Nasional yang diselenggarakan Sabtu, 24 September 2011, di Jakarta di Hotel Bidakara Jalan Gatot Subroto Kav. 71-73 Pancoran Jakarta. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ajang silaturahmi nasional kader dan Alumni tahun 2011, dihadiri oleh beberapa tokoh dan alumni HMI, yang mana Syawalan ini sebagai sebuah forum untuk menjalin kembali Ukhuwah dan merefresh kembali semangat perjuangan HMI tutur Ketua Panitia Kanda Awalil Rizky dalam laporannya. Orasi-orasi telah meramaikan acara syawalan ini oleh beberapa tokoh dan alumni HMI MPO, diantaranya; Kanda Yani (DPR RI), Priyo Budi Santoso (DPR RI F-Golkar), Abdullah Hehamahua (Calon Ketua KPK), Tamsil Limrung (Badan Anggaran RI), Anis Baswedan (Rektor Universitas Paramadina), Egie Sudjana (Mantan Aktivis Mahasiswa) &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;dan beberapa Alumni lain. &amp;nbsp;Sebagai Acara Puncaknya panitia memberikan &amp;nbsp;5 Penghargaan HMI Award kepada beberapa Alumni HMI yang masih berjuang dan berkiprah di masyarakat, sesuai dengan visi HMI, sebagai Insan Ulil Albab.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lima orang yang telah mendapatkan HMI Award: Abdullah Hehamahua (Jakarta) sebagai Aktivis yang masih Konsisten dalam Pemberantasan &amp;nbsp;Korupsi di Negeri ini. Ibu Shofiatun (Yogyakarta) sebagai Ibu bagi Anak-anak yatim yang diasuhnya. Saad Suharto (Jakarta), sebagai tokoh Micro Finance Syariah. Sulhan Anwar (Makassar), sebagai orang yang ikut serta dan gigih memperjuangkan kecerdasan bangsa melalui toko buku yang didirikannya dan Sujarwo (Yogyakarta) mendapat HMI Award karena beliau aktif membina anak jalanan di Jogjakarta. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Rombongan Cabang Semarang (Musthofa; Nesvi; Rina; Rani; Fatimah; Beqy; Saiful; Zami; Abdul; kanda Yusuf; kanda Thohir;) &amp;nbsp;Usai Syawalan nasional,&amp;nbsp; bersafari Silaturahmi ke Alumni HMI Cabang Semarang di Bogor (Kanda Wawan &amp;amp; Yunda Indah). Tak terlewat pula Cabang Bogor menjadi tujuan safari Syawalan Rombongan HMI Cabang Semarang di Jakarta, sebelum pulang ke Cabang Semarang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bagi Rombongan Cabang Semarang, syawalan nasional ini memberikan sesuatu hal yang baru. dan tentunya memberikan lebih banyak jaringan-jaringan nasional bagi HMI cabnag Semarang. Dalam pertemuannya, HMI Cabang Semarang dan Cabang Bogor, keduanya bercengrama saling bertukar cerita atas kondisi cabang masing-masing. (BQ)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-367103947325007187?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/367103947325007187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=367103947325007187' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/367103947325007187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/367103947325007187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2011/09/safari-syawalan-hmi-cabang-semarang.html' title='SAFARI SYAWALAN HMI CABANG SEMARANG'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-wtlhk2gxdIY/ToXIk5yZBoI/AAAAAAAAAUM/tTk2M4tXYBQ/s72-c/DSCI0374.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-2941127751816796277</id><published>2011-08-16T14:29:00.000-07:00</published><updated>2011-09-02T19:28:22.223-07:00</updated><title type='text'>HMI, Kamu Mau ke Mana?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;HMI (Himpunan mahasiswa Islam), organisasi mahasiswa yang lumayan  cukup lama lahir di belantara dinamika keagamaan dan kebangsaan  Indonesia. Bila dibandingkan kelahirannya dengan kelahiran bangsa ini  hanya terpaut dua tahun. Umurnya, yang semakin menua terkadang menuntut  dia untuk lebih bijaksana dan kuat dalam menghadapi permasalahan  kehidupan berbangsa dan beragama. Ia ada bukan karena apa-apa, melainkan  adanya dia karena adanya sesuatu yang mengharuskan dia ada. Ia  dilahirkan atas kegelisahan yang mendera. Permasalahan kebangsaan adalah  ibunya dan permasalahan agama adalah bapaknya. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Ketika dua hal ini  bercengkrama bersama maka lahirlah sebuah pergumulan biasa, sebuah  pergumulan anak-anak muda yang peka, yang memfungsikan mereka sebagai  manusia yaitu sebagai makhluk yang harus berfikir akan realitas dan  ber-koeksistensi dengan di luar dirinya. HMI, sebuat saja sebuah  organisasi paguyuban (bukan patembayan) yang didirikan oleh Lafran Pane  selalu menyuguhkan hal-hal yang berbau kebersamaan, persaudaraan dan  kepekaan antar sesama dalam menganalisis kondisi social yang ada dan  selalu berfikir apa yang seharusnya ada.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Entah sejak kapan  organisasi ini mendeklarasikan dirinya menjadi sebuah entititas yang  selalu mendiskripsikan dirinya sebagai organisasi perjuangan dan  perkaderan. Mungkin, jargon bak mawar ini tersemat bersamaan dengan  lahirnya organisasi ini. Tanpa disadari, dengan seiring berjalannya  waktu lambat laun “pergumulan mahasiswa” ini semakin menggemukkan  badannya sehingga eksistensinya tetap menjadi daya tarik di luar  dirinya. Semakin mapan dengan kader-kader yang militant dan penuh daya  juang. Hingga ada hukum sejarah pun memakasa organisasi ini memaksa dia  terkapar dan tertatih-tatih mengikuti perkembangan sejarah. Tepatnya  1986 terjadi sebuah polarisasi yang mengharuskan organisasi ini bak  Amuba yang siap membelah diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti halnya kemajuan HMI tak  terlepas dari manusia-manusianya yang selalu meruntuhkan sesuatu yang  dianggap merusak. Begitupun juga terjadinya polarisasi dalam tubuh HMI  tak terlepas dari manusia-manusia di dalamnya. Ada perbedaan cara  pandang akan sesuatu karena sesuatu diluar dari diri mereka sebuat saja  “kepentingan”. Tapi apa dikata, itulah gerak siklus sejarah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlepas  dari polarisasi yang terjadi di tubuh HMI itu sendiri, HMI tetap  menjargonkan sebagai organisasi paguyuban, perjuangan, intelektual dan  perkaderan. Apapun yang dijargonkan itu hanyalah penyesak kata-kata  dalam sebuah buku ketika manusia-manusia di dalamnya tidak mampu  merefleksikan semuanya dalam kebiasaannya. Timbul pertanyaan yang besar  sekali ketika organisasi ini tetap mendiskripsikan dirinya sebagai  organisasi yang paguyuban, intelektual, perjuangan dan perkaderan.  Apakah HMI memang demikian? Ketika memang dijawab,”iya”, apakah yang  diperjuangkan dan apakah manifestasi gerakan intelektual dan apakah  bentuk paguyuban yang selalu dinyanyikan oleh manusia-manusia di  dalamnya? dengan selalu merefleksikan dirinya dengan aktivitas  kesehariannya nanti akan diketahui apakah memang benar HMI organisasi  adalah paguyuban, intelektual, perjuangan dan perkaderan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Manusia-manusia  yang selalu bergerak di dalamnya merupan gambaran HMI itu sendiri.  Ketika manusia-manusia di dalamnya terjebak dalam kubangan  “berhalanisasi”, maka mudah ditebak bahwa HmI adalah organisasi yang  telah melenceng dari jargon yang sering di dengung-dengungkan. Apa yang  “dinyanyikan” tak sesuai dengan apa yang “ditarikan”. Bukan bermaksud  menyebut manusia-manusia di dalamnya sebagai orang munafik. Mungkin ini  merupakan dinamika keorganisasian yang memang semestinya dirasakan oleh  manusia-manusia di dalmnya. Ketika manusia-manusia di dalamnya terjebak  dalam ideologi-ideologi yang berbasis rasional-materialisme,  pragmatisme, individualisme dan hedonisme tak pelak tarian-tarian  manusia di dalamnya turut menggerogoti organisasi sebagai organisasi  paguyuban dan intelektual. Sepatutnya, manusia-manusia di HMI tetap  mawas diri, harus selalu merefleksikan dirinya dan berkoeksistensi  dengan di luar dirinya. HmI mau dibawa dalam paradigma yang menindas  atau melawan para penindas adalah tergantung dari manusia-manusia yang  ada di dalamnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;YAKUSA....&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-w7kHT7VoXzw/TbO5bhFbC9I/AAAAAAAAATs/-mcddGAdH18/s1600/50412_44113387630_6572647_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-w7kHT7VoXzw/TbO5bhFbC9I/AAAAAAAAATs/-mcddGAdH18/s320/50412_44113387630_6572647_n.jpg" width="125" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hamba Allah ... Kader HMI&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-2941127751816796277?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/2941127751816796277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=2941127751816796277' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2941127751816796277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2941127751816796277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2011/08/hmi-kamu-mau-ke-mana.html' title='HMI, Kamu Mau ke Mana?'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-w7kHT7VoXzw/TbO5bhFbC9I/AAAAAAAAATs/-mcddGAdH18/s72-c/50412_44113387630_6572647_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-8351122426641817096</id><published>2011-08-14T08:11:00.000-07:00</published><updated>2011-09-02T19:28:54.571-07:00</updated><title type='text'>Penyikapan kritis terhadap perusakan lingkungan (galian c) di Rowosari Kota Semarang</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kota semarang adalah kota yang dikenal dengan kota atlas yang merupakan Pusat Ibukota Jawa Tengah. Segala infrasturktur baik &amp;nbsp;jalan, fasilitas-fasilitas umum baik alat transportasi, rumah sakit, lembaga pendidikan, pasar modern ada di kota Semarang. Tetapi dengan fasilitas lengkap ternyata berbanding lurus dengan &amp;nbsp;permasalahan yang terjadi di kota semarang seperti masalah social, kemiskinan, kriminal, polusi pencemaran udara akibat asap pabrik, asap alat transportasi, banjir maupun penambangan galian c (pengeprasan bukit) yang tidak memperhatikan kerusakan lingkungan hidup, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Akhir-akhir ini topik permasalahan yang perlu kita kaji bersama karena adalah mengenai galian c (pengeprasan bukit) karena sangat berdampak sekali terhadap lingkungan.&amp;nbsp; Sebenarnya kalau &amp;nbsp;kita berbicara mengenai galian c menurut Kepmen (Keputusan Menteri) UU No 32 Tahun 1991, bahwasanya galian c adalah&amp;nbsp; &amp;nbsp;galian c adalah bahan galian yang tidak termasuk bahan galian A (strategis) dan bahan&amp;nbsp; galian B (Vital) (Pasal 1), Bahan galian yang termasuk ke dalam bahan galian golongan c adalah nitrat, phospat, garam batu, asbes, talk, betonit, dll termasuk dalam berbagai jenis tanah yaitu tanah liat tahan api, tanah liat tanah liat untuk bahan bangunan, tanah urug dan pasir dan kerikil untuk bahan-bahan bangunan dan urug (Pasal 2). Berdasarkan UU No 32 Tahun 1991 setiap orang ataupun badan usaha berbadan hukum berhak memiliki usaha penambangan galian c sebatas tidak merusak keseimbangan ekosistem dan lingkungan hidup. Berdasarkan UU tersebut bentuk usaha penambangan galian c adalah&amp;nbsp; segala kegiatan yang usaha pertambangan yang meliputi eksplorasi, ekploitasi,pengolahan/seksama adanya dan sifat letakan galian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sebenarnya kalau kita berlandaskan pada UUD 45 pasal 33 ayat 3 bahwasanya cabang-cabang produksi yang penting bagi hidup hajat or ang banyak dikuasai oleh Negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Maka sudah sepantasnya penambangan galian c harus dikuasai oleh Negara, akan tetapi dengan dikeluarkannya Keputusan&amp;nbsp; Menteri UU no 32 tahun 1991 penambangan galian c dapat diserahkan kepada pemilik modal, baik perseorangan maupun berbentuk badan hukum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pada pasal 5 Keputusan&amp;nbsp; Menteri &amp;nbsp;NO 32 Tahun 1991 mengenai &amp;nbsp;wewenang dan tanggung jawab usaha pertambangan bahan galian c adalah dilakukan oleh Gubernur atau Pejabat yang ditunjuk, kemudain pada Pasal 6 nya&amp;nbsp; menyatakan bahwa wewenang dan tanggung jawabnya adalah &amp;nbsp;membina dan mengkoordinasi segala usaha yang berkaitan denagan bahan galian c, melakukan segala upaya penertiban kegiatan penambangan galian c, melakukan pengendalian dan pengawasan usaha pertambangan tersebut serta memberikan izin penambangan atau SIPD (Surat Izin Penambangan Daerah) galian c menjadi tanggung jawab penuh oleh Gubernur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dari Keputusan Menteri UU No 32 Tahun 1991 diturunkan menjadi Peraturan Daerah &amp;nbsp;NO 6 Tahun 1994 tentang usaha pertambangan bahan galian golongan galian c di Provinsi Daerah Tingkat 1 Jawa Tengah. Dalam Pasal 4 Ayat 2 ijin usaha pertambangan bahan Galian Golongan C hanya dapat diberikan kepada Perusahaan Daerah, Koperasi, Badan Usaha Milik Negara, Badan Hukum Swasta yang sesuai Peraturan Perundang-undangan Republik Indonesia, yang berkedudukan di Indonesia, serta perorangan yang berkewarganegaraan Indonesia&amp;nbsp; dan bertempat tinggal di Indonesia. Kemudian dalam Perda tersebut juga mengatur hak dari Pemerintah Kota mengenai perijinan, hanya sebatas memberikan rekomendasi SIPD ke Pemerintah Provinsi (pasal 5 ayat 5). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peraturan Daerah &amp;nbsp;(Perda) NO 6 Tahun 1994 di jadikan &amp;nbsp;landasan dalam berpijak untuk usaha penambangan Galian C. Begitupun yang dilakukan oleh penambangan Galian C&amp;nbsp; di Desa Rowosari Kec Tembalang Kota Semarang. Pada mulanya mereka juga ketika akan mendirikan usaha penambangan Galian C melengkapai syarat-syarat yang harus ditetapkan dalam &amp;nbsp;usahanya memiliki SIPD (Surat Izin Penambangan Daerah), namun seiring dengan adanya otonomi daerah muncul aturan mengenai UU No 32 Tahun 2009&amp;nbsp; tentang perlindungan dan pengelolan lingkungan hidup, maka setiap penambang selain memiliki SIPD (Surat Izin Penambangan Daerah) harus terlebih dahulu memperhatikan dampak lingkungan yang terjadi di lokasi penambangan &amp;nbsp;yang pertama harus uji AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), kemudian membuat Laporan UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup maupun Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup), setelah itu baru dari pemerintah daerah mengeluarkan izin penambangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Permasalahan Penambangan Galian C di Desa Rowosari Kec Tembalang Kota Semarang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berdasarkan observasi yang kami lakukan pada tanggal 21 juli 2011, awalnya galian c yang terjadi di Rowosari Kec Tembalang Kota Semarang adalah berbentuk bukit yang dengan berbagai pohonan yang ada disekitar bukit dengan tanah yang subur untuk dijadikan lahan pertanian. Namun melihat potensi yang dimiliki dibukit tersebut para pemilik modal untuk mendirikan usaha penambangan &amp;nbsp;lokasi tersebut. Pemilik usaha yang mendirikan usaha adalah orang cina.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pemilik tersebut untuk mendirikan usaha telah memenuhi syarat-syarat yang diperlukan dalam mendirikan usaha baik SIPD (Surat Izin Penambangan Daerah),&amp;nbsp; AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), laporan UKL UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) &amp;nbsp;pada Tahun 2008, &amp;nbsp;namun setelah mereka melakukan penambangan di lokasi tersebut berbagai aturan-aturan tidak mereka &amp;nbsp;hiraukan yang pada akhirnya berdampak kepada kerusakan lingkungan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kerusakan lingkungan yang bisa kita lihat adalah pertama mengenai rusaknya ekosistem didaerah lokasi tambang, tanahnya menjadi tandus, terjadinya krisis air bersih, adanya polusi udara dari debu hasil dari penambangan, lokasi pertambangan rawan longsor, kemudian terjadinya keurasakan jalan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dibawah &amp;nbsp;ini beberapa Pelanggaran-pelanggaran yang kami temukan dari galian c di Rowosari yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Secara konstitusional menurut UU no 32 tentang pengelolaan      lingkungan hidup bahwa penambangan galian c di rowosari ilegal karena      secara procedural bahwasanya laporan UKL UPL harus dilaporkan setiap      semester sekali akantetapi yang terjadi mereka tidak melaporkannya hanya      melaporkan pada waktu akan mengadakan penambangan galian c pada tahun      2008.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pembuatan terasiring yang seharusnya dilaksanakan dalam      penambangan tidak dilakukan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Lapisan tanah atas yang menjadi ukuran kesuburan tanah dikeruk      sampai hilang&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setiap kali ada penambangan galian c harus dibuat embong untuk      menampung air, tanah jika terjadi hujan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penambangan harus dilakukan secara bertahap setiap 2 Ha      berhenti, penghijauan dulu, baru dilanjutkan penambangan lagi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Volume tanah yang dibawa truk seharusnya tidak melebihi bak      truk akan tetapi yang terjadi melebihi bak truk nya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Adanya penyiraman ketika musim kemarau akantetapi tidak      dilakukan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kerusakan ekosistem, &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kerusakan jalan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sumber air bersih hilang, sehingga dari penduduk setempat      kesulitan mendapatkan air, yang terjadi mereka memanfaatkan sumur bur      dengan membayar minimal 16 ribu sebulan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pencemaran udara yang berakibat pada penyakit ispa pada      masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dari observasi yang kita lakukan adanya konspirasi terselubung      antara pihak pemerintah dengan pihak penambang untuk menutup-nutupi segala      informasi yang berkaitan dengan galian c.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Adanya kerjasama antara investor antara kelurahan dengan pihak      keamanan,&amp;nbsp; pada tahun 1986 adalah      milik warga setempat kemudian dibeli oleh pihak cina, dengan kesepakatan      antara investor dengan kepala desa. Kesepakannya adalah salah satunya      warga dijadikan pekerja.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.5pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Maka sebagai organisasi kaum intelektual dan pemerhati lingkunagan kami dari HMI menyatakan sikap terhadap pelanggaran Galian C (pengeprasan bukit) di Rowosari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 53.5pt; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Penutupan penambangan galian c di Rowosari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 53.5pt; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pemilik Pertambangan bertanggungjawab terhadap pengembalian fungsi bukit di Rowosari seperti semula &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 53.5pt; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pemilik Pertambangan harus bertanggung jawab terhadap kerusakan jalan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 53.5pt; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pemerintah &amp;nbsp;mengusahakan &amp;nbsp;lapangan pekerjaan baru terhadap para pekerja galian c&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 53.5pt; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pemerintah harus menindak tegas melanggar penambangan galian c yang tidak mau ditertibkan sesuai dengan UU NO 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dan UU NO usaha pertambangan bahan&amp;nbsp; galian golongan galian c di provinsi daerah tingkat 1 Jawa Tenngah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 53.5pt; mso-list: l1 level1 lfo2; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;6.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pemerintah harus mampu memberikan solusi terhadap krisis air tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;HMI Cabang Semarang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-8351122426641817096?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/8351122426641817096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=8351122426641817096' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8351122426641817096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8351122426641817096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2011/08/penyikapan-kritis-terhadap-perusakan.html' title='Penyikapan kritis terhadap perusakan lingkungan (galian c) di Rowosari Kota Semarang'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-2706692719214298275</id><published>2011-07-03T03:52:00.000-07:00</published><updated>2011-07-08T01:15:05.851-07:00</updated><title type='text'>MENUMBUHKEMBANGKAN KEMAMPUAN MENULIS MELALUI PELAJUR  Transformasi Budaya Dengar menuju Budaya Tulis....</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-DF4Qh3ZGF6w/ThBNE3ET6hI/AAAAAAAAAUI/PAdlIJX8kOg/s1600/Pelatihan%2Bjurnalistik.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5625080680482597394" src="http://1.bp.blogspot.com/-DF4Qh3ZGF6w/ThBNE3ET6hI/AAAAAAAAAUI/PAdlIJX8kOg/s320/Pelatihan%2Bjurnalistik.JPG" style="cursor: pointer; float: right; height: 240px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;style type="text/css"&gt;p { margin-bottom: 0.21cm; }&lt;/style&gt;&lt;b&gt;Semarang&lt;/b&gt;- Lembaga Pers Mahasiswa Islam menyelenggarakan (PELAJUR) Pelatihan Jurnalistik selama 2 hari, Kamis- Jum'at, 30 Juni – 1 Juli 2011. Pelatihan diselenggarakan di Aula Majlis Ta'lim bapak Khaerudin, MT, Jln. Sendangsari IV Srondol Kulon Banyumanik Semarang. Kegitan ini di selenggarakan untuk  menumbuhkembangkan kemampuan menulis di kalangan mahasiswa pada umumnya dan khususnya bagi kader Himpunan Mahasiswa Islam. Pelatihan Jurnalistik yang dibuka untuk umum ini bertemakan &lt;i&gt;“Menumbuhkembangkan Skill Kejurnalistikan: upaya Mewujudkan Masyarakat Demokratis”. &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt; Acara dibuka pukul 09.00 WIB, oleh Siti Fatimah, sebagai pelaksana tugas ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Semarang. Peserta dalam pelatihan ini berjumlah sekitar 15 orang.   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;“&lt;i&gt;Kemampuan menulis mahasiswa banyak yang belum muncul”, &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;ujar pak&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Ade&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;salah&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;seorang pembicara dalam pelatihan ini. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;H&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;al ini dikarenakan disebabkan negara Indonesia, sedang berada pada &lt;/span&gt;&lt;i&gt;fase &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;budaya dengar,&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt; bukan &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;budaya tulis&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;. &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Sehingga dalam pelatihan ini&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;diharapkan buday&lt;/span&gt;&lt;i&gt;a &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;menulis&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;di&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;kalangan&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;mahasiswa&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;menjadi&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;lebih&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;berkembang&lt;/span&gt;&lt;i&gt;. &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Dan&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;diharapkan&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;lagi&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;sedikit&lt;/span&gt;&lt;i&gt;-&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;demi&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;sedikit&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;negara&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;kita&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;merambah&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;menjadi&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;negara&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;dengan&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;budaya&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;tuli&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;s. &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Materi-materi dalam pelatihan ini,  sangat bervariasi, mulai dari teknik menulis berita, artikel, puisi, dan karya tulis yang lain. Di sampaikan juga tentang &lt;/span&gt;&lt;i&gt;investigasi reporting, organisasi dan kejurnalistikan &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;serta. Manajemen pengelolaan media massa.  Serta Out Bound sebagai Ice Breaking dalam pelatihan tersebut. &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Keg&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;it&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;an &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;d&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;itutup denga&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;n &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;kunjunga&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;n d&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;an au&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;ensi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;ke h&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;arian R&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;ada&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;r S&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;ema&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;rang-J&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;wa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Po&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;s &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;G&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;roup, di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;l&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;an &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;erintis &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;e&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;merde&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;k&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;an  No. 77 Watugong Semaran&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;g. Kunjungannya ke Jawa Pos – Radar Semarang; yang dipimpin langsung oleh Umi Latifah, direktur Lembaga Pers Mahasiswa Islam. “&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Sangat antusias sekali” &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;ujar bu direktur saat berdiskusi dengan redaktur kedu Bapak Aro dan Bapak Partono. Karena banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta pelatihan jurnalistik. Setelah sebelumnya mendapatkan berbagai teori tentang jurnalistik. Dalam kunjungannya di jawa pos, peserta mendapat informasi tentang bagaimana proses redaksi dalam media massa,  yang dijelaskan secara gamblang oleh Redaktur, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;mulai dari ujung tombak reporting sampai kepada cetak dan distribusi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;BeQy.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="font-style: normal; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;b&gt;Ahmad Subkhi &lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="font-style: normal; margin-bottom: 0cm;"&gt;Crew Lembaga Pers Mahasiswa Islam Cabang Semarang&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-2706692719214298275?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/2706692719214298275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=2706692719214298275' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2706692719214298275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2706692719214298275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2011/07/menumbuhkembangkan-kemampuan-menulis.html' title='MENUMBUHKEMBANGKAN KEMAMPUAN MENULIS MELALUI PELAJUR  Transformasi Budaya Dengar menuju Budaya Tulis....'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-DF4Qh3ZGF6w/ThBNE3ET6hI/AAAAAAAAAUI/PAdlIJX8kOg/s72-c/Pelatihan%2Bjurnalistik.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-6438391716344263668</id><published>2011-05-29T00:10:00.000-07:00</published><updated>2011-07-08T01:15:26.564-07:00</updated><title type='text'>PELANTIKAN PENGURUS HMI CABANG SEMARANG</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-_hHdSbQh3yE/TeIAllvT8dI/AAAAAAAAAT8/HqkD6ySsrck/s1600/DSCI00111.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5612048731442770386" src="http://2.bp.blogspot.com/-_hHdSbQh3yE/TeIAllvT8dI/AAAAAAAAAT8/HqkD6ySsrck/s320/DSCI00111.JPG" style="cursor: pointer; float: left; height: 183px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus HMI Cabang Semarang periode 1432-1433 H,&lt;br /&gt;Semarang-29 Mei 2011, HMI Cabang Semarang mempunyai pimpinan baru sejak dilantik pagi 29 Mei 2011, Pukul  09.30 WIB di gedung PGRI Pedurungan Semarang. Pelantikan dilakukan oleh  kanda Waridjan, dari komisi ekonomi pengurus besar HMI. Pengambilan janji  pelantikan disaksikan oleh sekitar 50 kader ini dari berbagai komisariat se-Semarang, juga di hadiri oleh para  alumni seperti pak Hanafi Sholeh, pak Syam Banyumanik, pak Sapto, mas Muhammad. hadir pula dari instansi pemerintah yang turut serta memberikan sambutan dalam pelantikan tersebut.  Thema dalam pelantikan kali ini adalah   "Revitalisasi Perkaderan melalui Internalisasi Nilai-nilai Perjuangan dalam Membangun Masyarakat Tamaddun".&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seusai acara pelantikan dilanjutkan sarasehan, oleh alumni-alumni dan kader yang hadir. Kesempatan pertama diberikan kepada pak syam, yang mengupas tuntas mengenai perkaderan HMI haruslah mempunyai daya tawar dan daya tarik, agar HMI menjadi organisasi intra kampus yang banyak diminati. di samping itu pak syam mengungkapkan bahwasannya perkaderan HMI haruslah selalu Update sesuai dengan jaman. pembicara kedua diberikan kepada Bapak Hanafi sholeh, yang mengungkap tentang nostalgia ber-HMI di masanya. Yaitu tentang eksistensi seorang kader dalam berrproses di HMI,seperti minimal bertahajut 2 kali dalam seminggu dan berpuasa senin-kamis. serta menggaris bawahi bahwasanya segala proses tidaklah instant/pragmatis. pembicara ketiga pak sapto memberiikan wejangan mengenai bagaimana menejerial yang baik dan rapi, dalam ungkapnya ttg status batasan menjadi alumni yang harus ada kejelasan. Serta bagaimana untuk menjadi pengurus yang berproses sebaik-baiknya dengan adanya tantangan dan prestasi. Dari PB HMI lebih menginformasikan bahwa PB HMI sekarang mempunyai sekretariat yang berupa 2 tempat, yang satu sebagai sekretariat tetap dan yang satu sebagai gedung pelatihan yang terletak di Bogor. pembicara terakhir memberikan penegasan bahwasannya tiap-tiap pengurus dikatakan sukses adalah yang mampu menciptakan preestasi di masaanya dan mampu di kenang dari masa ke masa. dan bagaimana bereksistensi di HMI dalam masyarakat. Beq.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-6438391716344263668?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/6438391716344263668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=6438391716344263668' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6438391716344263668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6438391716344263668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2011/05/pelantikan-pengurus-hmi-cabang-semarang.html' title='PELANTIKAN PENGURUS HMI CABANG SEMARANG'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-_hHdSbQh3yE/TeIAllvT8dI/AAAAAAAAAT8/HqkD6ySsrck/s72-c/DSCI00111.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-7419497418550053628</id><published>2011-05-07T05:06:00.000-07:00</published><updated>2011-07-08T01:15:46.629-07:00</updated><title type='text'>BEDAH BUKU “First Step To Be A Writer”</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Semarang, 07 Mei 2011- &lt;/span&gt;Dalam rangka merecharge kembali semangat kader-kader Himpunan mahasiswa Islam Cabang Semarang, dalam berkarya terutama tulis menulis. Lembaga Pers Mahasiswa Islam Cabang Semarang menyelenggarakan diskusi dan bedah buku &lt;i&gt;“First Step To Be A Writer”&lt;/i&gt;.  Selaku pembicara dalam bedah buku adalah Bapak DBS “Darmawan Budi Suseno” yang sekaligus adalah pengarang dari buku tersebut. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 14.30 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB, bertempat di Lt. 1 Gedung Perpustakaan IKIP PGRI Semarang. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Acara dihadiri oleh 15 kader dari berbagai komisariat  ini nampak antusias sekali, karena Banyak kader-kader yang bertanya ini-itu tentang bagaimana menjadi seorang penulis, mulai dari teknik menulis buku, artikel bebas, opini, sampai dengan pertanyaan tentang kendala-kendala yag sering dihadapi oleh seorang penulis pemula. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Acara ini di tutup dengan Rapat Pembentukan Panitia untuk persiapan training Jurnalistik yang Insya Allah akan dlaksanakan dalam waktu dekat ini. Serta di akhir acara audient peserta bedah buku, langsung di beri kertas kosong oleh panitia –LapmiCs, untuk langsung menuangkan ide-idenya dalam bentuk karya apapun. Dan karya tersebut Insya Allah akan dipublikasikan dalam rangkaian bulletin ke 20 Lapmi Cabang Semarang yang akan datang.**BQ&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-7419497418550053628?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/7419497418550053628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=7419497418550053628' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7419497418550053628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7419497418550053628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2011/05/bedah-buku-first-step-to-be-writer.html' title='BEDAH BUKU “First Step To Be A Writer”'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-7300959607492927379</id><published>2011-04-23T22:27:00.000-07:00</published><updated>2011-07-08T01:16:08.343-07:00</updated><title type='text'>KONFERCA HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SEMARANG</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-w7kHT7VoXzw/TbO5bhFbC9I/AAAAAAAAATs/-mcddGAdH18/s1600/50412_44113387630_6572647_n.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599022644140379090" src="http://3.bp.blogspot.com/-w7kHT7VoXzw/TbO5bhFbC9I/AAAAAAAAATs/-mcddGAdH18/s320/50412_44113387630_6572647_n.jpg" style="cursor: pointer; float: right; height: 320px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 126px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt;Himpunan Mahasiswa Islam  melaksanakan KONFERCA yang ke 51 di Gedung transito Ngaliyan. Agenda terbesar cabang ini berlangsung sejak Kamis, 21 April 2011 pukul 21.10 dengan pembukaan dari Pengurus Besar HMI yang diwakili oleh agus Thohir, S.Pdi. InsyaAllah acara ini akan ditutup pada tanggal 24 April 2011 dengan hasil terpilihnya formatur yang akan menggantikan ketua umum demisioner. Dalam evaluasi pelaporan laporan HMI cabang semarang telah di tetapkan oleh beberapa komisariat yang memberi penilaian 2 komisariat MENOLAK dan 5 komisariat MENERIMA LPJ HMI cabang Semarang periode 2010-2011. Dengan perincian : 2 Komisariat yang menolak FMIPA IKIP PGRI, dan Tarbiyah IAIN Walisingo. 5 yang menerima: Kom Syariah, UNDIP, FPBS, PKn, FIP.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt; dari sekitar 9 Komisariat hanya 7 tersebut yang memberikan suara dan hadir pada saat evaluasi LPJ cabang HMI. dalam konferca nanti akan memilih ketua formateur dan mid formateur, yang akan membentuk kepengurusan cabang semarang yang baru, periode: 2011-2012, yang akan membawa amanah dalam konferca kali ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt;setelah penetapan status LPJ Pengurus HMI cabang Semarang Periode 2010 -2011, dilanjutkan pembahasan PKU (Program kerja umum) untuk satu tahun kedepan. dan alhamdulillah di akhir acara Konferca telah memilih sdr. Mustofa dari Fak Syariah IAIN Semarang sebagai ketua formateur, yang akan mengemban visi -misi yang di tetapkan dalam Konfrensi ke 51 ini. rep:Min-Beq&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-7300959607492927379?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/7300959607492927379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=7300959607492927379' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7300959607492927379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7300959607492927379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2011/04/konferca-himpunan-mahasiswa-islam.html' title='KONFERCA HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM CABANG SEMARANG'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-w7kHT7VoXzw/TbO5bhFbC9I/AAAAAAAAATs/-mcddGAdH18/s72-c/50412_44113387630_6572647_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1132478594606418608</id><published>2011-02-05T23:04:00.000-08:00</published><updated>2011-02-05T23:07:23.724-08:00</updated><title type='text'>SEMARAK MILAD HMI-MPO 64 CABANG SEMARANG</title><content type='html'>Semarang-Milad Himpunan Mahasiswa Islam yang jatuh pada Tanggal 5 Februari Miladiah. menjadi moment yang sangat bersejarah bagi kader-kader HMI, dari masa itulah sanalah letak dasar organisasi Mahasiswa Islam Mulai Bergulir dan sampai tahun 2011 ini mencapai usianya yang ke 64 tahun. tak ketinggalan HMI Cabang Semarang, pada Malam Tanggal 05 Februari 2011, sebagai wujud rasa kebanggaan dan Rasa Syukur,  menyelenggarakan Semarak Milad Himpunan Mahasiswa Islam yang ke- 64. sebagai momentum untuk senantiasa intropeksi diri dan berbenah diri. Rangkaian Kegiatan yang di selenggarakan untuk mengenang hari bersejarah tersebut diantaranya: Do'a Bersama dengan Masyarakat di Sekitar Wisma Cabang, Sarasehan Bersama Alumi, dan Pentas Seni Budaya dari masih-masing Lembaga dan Komisariat. Acara berlangsung mulai dari pukul 19.30 WIB. Acara berlangsung meriah saat pentas Seni Berlangsung, Acara Yang berlasung yang dihadiri oleh sekitar 80 orang, baik pengurus, kader dan masyarakat sekitar, bertempat di WISMA AHMi Cabang Semarang Jalan Sri Rejeki Utara Semarang. Kegiatan ini berlangsung dengan Tujuan untuk lebih mempererat kembali solidaritas Antara kader dan Pengurus di Cabang Semarang, untuk tetap berjuang sesuai yang di khitohkan pada Khitoh Perjuangan HMI.  Acara di tutup sekitar pukul 00.30 WIB setelah beberapa pementasan Seni dan Budaya. Selain acara di atas untuk memperkuat jaringan HMI dengan Lembaga Eksternal, Cabang Semarang Mengadakan Silaturahmi HMI dan Media Massa (4/2) yang di komandoi langsung oleh Ketua HMI Cabang Semarang Sindy Setiadi dan Direktur LAPMI Cabang Semarang Umi Latifah. dari acara tersebut terjalin MOU kerjasama untuk mengadakan Training Jurnalistik LAPMI Cabang Semarang, sebagai Media yang menjadi Corong Bagi Himpunan Mahasiswa Islam. *BQ (Reprt)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1132478594606418608?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1132478594606418608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1132478594606418608' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1132478594606418608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1132478594606418608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2011/02/semarak-milad-hmi-mpo-64-cabang.html' title='SEMARAK MILAD HMI-MPO 64 CABANG SEMARANG'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1288294863279986096</id><published>2011-02-02T18:45:00.000-08:00</published><updated>2011-02-02T18:56:24.810-08:00</updated><title type='text'>SEMARAK MILAD HMI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TUoZTZHI6GI/AAAAAAAAATk/L5ij0mkpz1s/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 87px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TUoZTZHI6GI/AAAAAAAAATk/L5ij0mkpz1s/s320/images.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569291710146078818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.&lt;br /&gt;Dalam Semarak Milad Himpunan Mahasiswa Islam, LAPMI Cabang Semarang Mengadakan beberapa Agenda, untuk itu Di mohon Kehadirannya Temen-Temen HMI Cabang Semarang&lt;br /&gt;Besok pada:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Hari/Tanggal  : Jum'at, 04 Februari  2011&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Waktu : Pukul 09.00&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Acara : AUDIENSI KE SUARA  MERDEKA &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Waktu : Pukul 13.00 &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Acara : AUDIENSI KE KOMPAS &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Waktu : Pukul 15.00 WIB &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Acara : On Air Diskusi dengan KNPI di RRI &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian, Terima Kasih Atas Perhatiannya.&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1288294863279986096?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1288294863279986096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1288294863279986096' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1288294863279986096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1288294863279986096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2011/02/semarak-milad-hmi.html' title='SEMARAK MILAD HMI'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TUoZTZHI6GI/AAAAAAAAATk/L5ij0mkpz1s/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-7047310260703150098</id><published>2010-11-19T04:59:00.000-08:00</published><updated>2011-07-08T01:16:42.768-07:00</updated><title type='text'>Intrik Politik di Peringatan Nyewu Wafatnya Soeharto</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TOZ1vWaCYfI/AAAAAAAAATU/5iU6OesTLd4/s1600/pak%2Blukman.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5541245847855063538" src="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TOZ1vWaCYfI/AAAAAAAAATU/5iU6OesTLd4/s320/pak%2Blukman.JPG" style="cursor: pointer; float: right; height: 246px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;Oleh : Lukman Wibowo&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 78%; line-height: 150%;"&gt;Catatan  : Artikel ini telah dimuat di Harian Joglosemar (21/10/2010)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 78%; line-height: 150%;"&gt;Source    : www.harianjoglosemar.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Menjelang peringatan &lt;i&gt;nyewu&lt;/i&gt; (seribu hari) wafatnya mantan Presiden Soeharto—yang jatuh pada 22 Oktober ini—wacana penganugerahan status pahlawan untuknya, kembali mengemuka. Desas-desus tersebut kembali dicuatkan oleh sejumlah oknum politis, kerabat maupun orang-orang yang pernah dibesarkan oleh rezim Orde Baru. Di lembaga pemerintahan, melalui Kementerian Sosial, usul itu pun kembali digulirkan.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Di lintas kontroversi mengenai status hukum Soeharto yang belum tuntas, tentu tak mudah menentukan posisi tersebut. Sebagaimana pernah dilangsir dalam Harian ini (Joglosemar, &lt;i&gt;7/9/2010&lt;/i&gt;), pro-kontra terjadi di berbagai pihak. Bagi pihak&lt;span lang="IN"&gt; yang &lt;/span&gt;pernah &lt;span lang="IN"&gt;berseberangan dengan&lt;/span&gt; Soeharto&lt;span lang="IN"&gt;, menempatkan&lt;/span&gt;nya sebagai&lt;span lang="IN"&gt; pahlawa&lt;/span&gt;n adalah sikap yang keliru&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sebaliknya, para pengikut Soeharto jelas mendukung agar pemerintah mengakui sang &lt;/span&gt;Presiden ke-2 itu &lt;span lang="IN"&gt;sebagai pahlawan bangsa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Penulis memilih untuk tidak tergesa-gesa mendefinisikan status Soeharto ini, dalam satu-dua perspektif saja. Selain banyak domain yang harus ditelusuri, kaidah-kaidah epistemologi kepahlawanan, juga patut jadi pertimbangan yang seksama. Cikal epistemologi tersebut meliputi tiga analisis yang sebaiknya ditempuh: Etimologis internal, perbandingan terminologi, dan sosio-historis.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Pertama, pada nalar etimologis kita dapat berpijak pada tiga hal. &lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, semantik yang dibangun Yonky Karman (2006) arti pahlawan adalah pelopor, yang lebih dari sekadar produk zaman. Maksudnya, kepeloporan dalam hal gagasan dan perbuatan. &lt;i&gt;Kedua, &lt;/i&gt;kosakata pahlawan dirangkum dari dwitunggal dialek Sansekerta, &lt;i&gt;pahala&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;wan.&lt;/i&gt; Pahala adalah bonus dari laku berbudi. Sementara wan berarti seorang lelaki. &lt;i&gt;Ketiga&lt;/i&gt;, di samping istilah pahlawan, kerap pula kata patriot digunakan. &lt;i&gt;Patri&lt;/i&gt; yang bermakna teguh atau lekat, bersifat cinta tanah air dalam pengertian nasionalisme.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Kedua, mengacu pada Perpres RI Nomor 33/1964 (poin b) yang dimaksud pahlawan adalah warga negara RI yang berjasa membela bangsa dan negara yang dalam riwayat hidup selanjutnya tidak ternoda oleh perbuatan yang membuat cacat nilai perjuangannya. Jika persyaratan “tidak ternoda” mesti dipenuhi, maka mustahil ada orang yang dapat digelari pahlawan. Sebab tiada seorangpun yang sempurna tanpa cela. Masalah ini bisa disederhanakan; banyak atau sedikitkah noda tersebut? Salah satu indikator yang dapat menilik besar-kecil noda seseorang adalah melalui rasionalisasi hukum atau konsensus yang konstitusional.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Ketiga, merujuk pada KBBI (&lt;i&gt;Perum Balai Pustaka&lt;/i&gt;: 1995) kata pahlawan berarti orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran. Maka penyematan pahlawan perlu memerhatikan tiga kriteria yaitu: keberanian, pengorbanan, dan membela kebenaran.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;“Aku berani maka aku ada” merupakan adagium utama yang harus dipenuhi untuk (men)jadi pahlawan. Aspek “berani” harus ada dalam konteks kebenaran itu sendiri. Misalnya, berani mengambil jalan oposisi di zaman pra-reformasi tentu jauh lebih beresiko ketimbang saat ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Persoalannya akan jadi berbeda, ketika kita memasuki dimensi keberanian yang lain. Umpamanya, Yusril Ihza Mahendra dan Herdaman Supandji sama-sama pemberani. Namun aspek manakah yang mengikuti teks kebenaran? Bila keduanya berlandaskan pada nilai yang berseberangan, maka hanya satu yang laik masuk “kandidat” sebagai pahlawan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Soal aspek pengorbanan. Kini, kian sulit ditemui orang yang mau berkorban dengan sikap nir-pamrih. Ikhlas bertindak dan ketulusan nurani merupakan syarat mutlak untuk memperoleh gelar patriotik. Pengorbanan kini ditelikung oleh cara pikir kapitalistik demi penambahan akumulasi keuntungan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Sisanya, kriteria membela kebenaran adalah yang paling sukar diukur. Kita tak dapat mensifatinya secara hitam atau putih. Bukankah kebenaran itu tidak absolut?  Di masa revolusi menentang penjajahan dan kolonialisasi fisik, definisi benar-salah lebih gampang dirumuskan. Tapi kini situasinya berbeda. Ketika mendukung atau menolak Pasar Bebas Neoliberalisme, mana pihak yang dikategori membela kebenaran?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Soal Ruang dan Waktu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Penulis pernah melihat selarik karikatur yang terdiri dari empat kotak. Pada kotak pertama, tergambar seorang pejuang yang sedang bertempur. Di kotak kedua, dia menang. Pada kotak berikutnya, tampak dia memerintah. Dan pada kotak terakhir, dia sewenang-wenang dan menyalahguna kekuasaannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Untuk deskripsi tokoh yang demikian, penulis teringat Presiden Ferdinand Marcos. Dia menerima banyak tanda jasa dari perang melawan fasisme Jepang. Lalu dia menjadi pemimpin yang korup. Hidupnya berakhir tragis, dahulu dipuja-puja sebagai patriot, kemudian dikutuk serta dicaci dan mati menyedihkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Kini “dejavu” buat Soeharto, kontroversi tentang dirinya makin bertambah runyam. Apakah bekas Presiden ke-2 itu laik menyandang gelar pahlawan?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Di era Orde Baru ia ditahta sebagai Bapak Pembangunan. Penyebutan itu terasa berkesan untuk segera menggolongkannya sebagai pahlawan. Namun Asvi Warman Adam (2002) menyitir; bukankah sejarah pada masa terdahulu ditulis oleh pemenang (penguasa), dan pada era reformasi prinsip itu telah berubah? Sejarah juga boleh ditulis oleh pihak yang kalah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Karikatur empat kotak di atas, dapat memuat kisah Soeharto. Ini pelajaran buat kita, bahwa dalam perjalanan hidup seseorang tak ada keajegan. Perubahan adalah niscaya. Yang penting bahwa perubahan mesti mengarah pada perbaikan, bukan sebaliknya. Jadi, konklusinya bukan seseorang itu pahlawan atau tidak, tetapi pada waktu tertentu dia pahlawan, dan pada waktu lain bisa menjadi bukan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Soal lain misalnya. Seorang ibu tentu pahlawan bagi anak-anak yang dilahirkannya, namun apakah ibu tersebut juga pahlawan buat semua anak yang ada di dunia? Intinya, siapapun bisa menjadi pahlawan bagi kelompok tertentu, kendati bukan bagi kelompok lain. Jawaban seperti ini bisa memperluas cakrawala tentang ruang dan waktu, bahwa wujud kepahlawanan itu bersifat relatif.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Komoditas Politik&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Sekali lagi, tak mudah mendefinisikan seseorang sebagai pahlawan atau bukan pahlawan. Kartosuwiryo dan Tan Malaka distempel “bernoda” bukan karena mereka tidak pemberani dan suka pamrih, melainkan visi mereka berujung konflik dengan visi pemerintah yang tengah berkuasa.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Pembangunanisme &lt;i&gt;ala&lt;/i&gt; Soeharto bisa dicap sebagai bentuk kepahlawanan bagi sebagian kalangan, tapi dianggap sebagai praktik penindasan bagi kalangan lain. Kerugian akibat oligarki kekuasaan diderita oleh banyak masyarakat, namun keuntungannya pun telah dinikmati oleh sebagian orang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Persoalannya akan merumit, jika status kepahlawanan hanya melulu terkait soal berani-tak berani, ternoda atau tidak, serta siapa diuntungkan dan dirugikan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Barangkali, kalau esok partai-partai yang (pernah) dibesarkan Soeharto itu berkuasa penuh, Soeharto dapat dinobatkan jadi pahlawan. Sebaliknya, jika kelompok anti-Soeharto yang memerintah kelak, Soeharto mungkin tak menjadi apa-apa. Inilah yang kita khawatirkan! Bahwa penganugerahan sang pahlawan bukan didasarkan atas kebaktian maupun jasa, melainkan dimanfaatkan sebagai komoditas politik. Pada domain ini, Soeharto adalah korban kepentingan. Soeharto tak akan pernah tenang, jika dirinya terus “diatasnamakan” dan dieksploitasi demi sebuah kepentingan kekuasaan yang terus-menerus rakus.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Maka, haul &lt;i&gt;nyewu&lt;/i&gt; ini—yang akan diselenggarakan di berbagai tempat, seperti Masjid At-Tin Jakarta, Kemusuk Bantul, Ndalem Kalitan Solo, Astana Giribangun, dan Monumen Tien Soeharto Karanganyar—seyogianya dilaksanakan sebagai ritual budaya semata, jangan libatkan intrik-intrik politik!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;b&gt;Lukman Wibowo—&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Aktivis Gerakan Mahasiswa &amp;amp; Pelajar untuk Reformasi (GEMPUR 1998), mantan Ketua Umum HMI-MPO Unnes Raya.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Kini bekerja sebagai pengusaha Sandal-Sepatu PROLINDO&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-7047310260703150098?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/7047310260703150098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=7047310260703150098' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7047310260703150098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7047310260703150098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/11/intrik-politik-di-peringatan-nyewu.html' title='Intrik Politik di Peringatan Nyewu Wafatnya Soeharto'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TOZ1vWaCYfI/AAAAAAAAATU/5iU6OesTLd4/s72-c/pak%2Blukman.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-4130460371884399851</id><published>2010-09-16T10:53:00.000-07:00</published><updated>2010-09-16T10:56:53.115-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='file download'/><title type='text'>MONOLOG MAN AND IDE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TJJZ-AL2IDI/AAAAAAAAATM/DUIY3734qzk/s1600/PhotoFunia-4776c1e.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 131px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TJJZ-AL2IDI/AAAAAAAAATM/DUIY3734qzk/s200/PhotoFunia-4776c1e.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5517571415218724914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah sebuah kisah yang sering teralami seseorang yang menyadari eksistensinya. Tampak di kamar dengan cahaya yang terang benerang terlihat seseorang terbaring lemas di atas ranjang, dia sedang berfikir tentang kehidupannya. Ada apa di balik kehidupan yang penuh&lt;br /&gt;misteri itu?&lt;br /&gt;Kamar yang nampak indah itu, namun berantakan oleh makanan ringan yang berceceran di lantai dan meja.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/document/94hJGsPI/MONOLOG_MAN_AND_IDE.html"&gt;DOWNLOAD&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-4130460371884399851?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/4130460371884399851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=4130460371884399851' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4130460371884399851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4130460371884399851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/09/monolog-man-and-ide.html' title='MONOLOG MAN AND IDE'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TJJZ-AL2IDI/AAAAAAAAATM/DUIY3734qzk/s72-c/PhotoFunia-4776c1e.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1577917893144628507</id><published>2010-09-15T01:34:00.000-07:00</published><updated>2010-09-15T01:37:18.765-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>MAAF YA</title><content type='html'>KELUARGA BESAR HMI CABANG SEMARANG MENGUCAPKAN&lt;br /&gt;Minal Aidzin wal faizin&lt;br /&gt;Mohon maaf lahir dan batin&lt;br /&gt;&lt;embed src="http://fc06.deviantart.com/fs46/f/2009/223/7/9/takbiranidulfitri_by_blogclocks.swf?nama="LAPMICSwidth="200" height="300" quality="high" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;noscript&gt;&lt;a href="”http://zawa.blogsome.com”"&gt;Zawa-Takbiran&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1577917893144628507?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1577917893144628507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1577917893144628507' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1577917893144628507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1577917893144628507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/09/maaf-ya.html' title='MAAF YA'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-2529135023411143439</id><published>2010-09-03T03:14:00.000-07:00</published><updated>2010-09-03T03:24:30.133-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>BUKA BERSAMA DI MAS GIMAN (ALUMNUS PURWOKERTO)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NGALIYAN&lt;/span&gt;- Temen-temen Komisariat Tarbiyah IAIN Walisongo Sore ini mengadakan buka bersama di rumahnya mas Giman dan Mbak Dian yang keduanya merupakan alumni jurusan kehutanan di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumahnya terletak di kawasan perumahan permata puri. Buka bersama ini dimaksudkan sebagai ajang tali silatuhrahmi dan mengikat saudara antar HMI dan tentunya pola hubungan interkasi antara yang lebih berpengalaman dengan anak muda yang akan meneruskan gerak perjuangan.&lt;br /&gt;Diharapkan dengan adanya kegiatan semacam ini semakin membangkitakan kita dalam mengapai anugerah terindah dalam bulan ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulfa mengatakan bahwa kegiatan ini akan berlangsung dirumahnya setelah sebelumnya ada konfirmasi yang akan diisi dengan petuah dan siraman hati yang tentunya membangkitkan kita untuk lebih komit akan perjuangan dan perkaderan. (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lukni)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-2529135023411143439?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/2529135023411143439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=2529135023411143439' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2529135023411143439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2529135023411143439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/09/buka-bersama-di-mas-giman-alumnus.html' title='BUKA BERSAMA DI MAS GIMAN (ALUMNUS PURWOKERTO)'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-5149234034818214152</id><published>2010-08-18T07:17:00.000-07:00</published><updated>2010-08-18T07:18:39.227-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>INISIASI BADAN WAKAF DAN BUKA BERSAMA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;TEMBALANG &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;- Mengundang seluruh komponen pengerak komunitas kesemarangan untuk bisa menghadiri acara yang akan mengemparkan peradaban baru dalam konteks keindonesian:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Hari, tanggal : Sabtu, 21 Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Tempat         : Saudara Tasrofi (Perum Dinar Elok Blog A1 No 2 Tembalang Semarang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Agenda         : Buka bersama dan inisiasi badan wakaf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Demikian kami mengundang segenap peradana baru umtuk indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Info hubungi Lukni Maulana (081225761827)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-5149234034818214152?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/5149234034818214152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=5149234034818214152' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5149234034818214152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5149234034818214152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/08/inisiasi-badan-wakaf-dan-buka-bersama.html' title='INISIASI BADAN WAKAF DAN BUKA BERSAMA'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-8612663728897204551</id><published>2010-08-16T08:28:00.000-07:00</published><updated>2010-08-16T08:31:19.181-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara lapmi'/><title type='text'>Perempuan dalam Jebakan Kapitalisme</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/08/11/120051/Perempuan-dalam-Jebakan-Kapitalisme"&gt;Tulisan ini pernah di muat suara merdeka&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Oleh : Istifaiyah, (aktivis perempuan PKK Padangsari, mantan Ketua Kohati Cabang Semarang, dan staf pengajar AKP Widya Buana)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;KONFLIK soal wacana keperempuanan adalah konflik berkesinambungan tak kunjung berakhir, tetapi menarik dibahas. Seperti wacana kelelakian, dalam pembahasan tentang perempuan, tanpa sadar perempuan diletakkan sebagai objek. Padahal, posisi sebagai subjek dan objek sebenarnya bukan kontradiksi, melainkan proporsi. Kini, kita tak bisa lagi melihat persoalan itu secara hitam-putih. Namun bagaimana mengelolanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat Lukni Maulana (Suara Merdeka, 30/6) menuai serangan dari Zusiana E Triantini (Suara Merdeka, 21/7). Namun perdebatan itu mengalami distorsi semantik cukup parah. Setidaknya, Lukni dan Zusiana berangkat dari pemahaman berbeda tentang peran dan fungsi perempuan. Bagi Lukni, perempuan adalah ibu. Adapun bagi Zusiana, perempuan yang dimaksud adalah secara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam filsafat taotologi, ”peran” dan ”fungsi” memiliki makna berbeda. Peran bersifat perenial (abadi), sedangkan fungsi bersifat spasial dan temporal (kesementaraan, mengikuti ruang dan waktu). Peran adalah tugas yang tak tergantikan. Peran perempuan adalah melahirkan dan menyusui. Perempuan niscaya berperan sebagai ibu. Sampai kapan pun, peran perempuan sebagai ibu adalah abadi dan tak tergantikan. Adapun fungsinya sebagai pengasuh, membesarkan anak, atau mengurus rumah tangga adalah tugas yang dapat (boleh) tergantikan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Semantik itu mudah dipahami jika kita menganalogikan dua tugas sebagai manusia, yakni abdullah dan khalifatullah. Abdullah bersifat abadi; sejak awal hingga kapan pun manusia adalah abdi Tuhan. Khalifatullah hanya tugas sementara bagi manusia selama ada di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula peran (kodrat) perempuan sebagai ibu dan fungsi (iradat) sebagai bagian dari keluarga dan masyarakat. Kesalahan utama Lukni — sehingga dia mendapat koreksi dari Zusiana — adalah lebih banyak menuliskan ”perempuan” ketimbang ”ibu”. Kekeliruan mengoreksi pun terjadi pada Zusiana, lantaran terjebak pada kata ”perempuan”. Bukan ”ibu”. Peempuan dan ibu adalah satu kesatuan, tetapi memiliki peran dan fungsi yang terkadang berbeda. Membaca konteks adalah jawabannya.&lt;br /&gt;Menolak Jadi Objek Dalam hegemoni kapitalisme, sang objek adalah siapa pun yang bisa dimanfaatkan (dieksploitasi) demi meraih keuntungan. Sang subjek (kapitalis) tak peduli ranah moral, apalagi sekadar soal kosmologi gender. Dan bila perlu, Tuhan sekalipun dieksploitasi demi nilai lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konflik kemanusiaan dan kapitalisme hanya dapat diselesaikan secara utuh dan kompak. Perempuan dan lelaki tak perlu terus-menerus saling menyalahkan. Sebab, musuh kemanusiaan bukan fisik atau gender, melainkan watak. Kapitalisme yang berwatak eksploitatif akan memanfaatkan siapa pun sebagai objek — tak peduli lelaki atau perempuan, asal menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, kapitalis terdiri atas lelaki dan perempuan. Meski borjuisme beda gender, kapitalis tetap kapitalis. Merekalah musuh kemanusiaan. Jadi perbedaan gender bukan prinsip perseteruan, melainkan watak dan perilaku jahatlah yang jadi musuh bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya setuju dengan Lukni dan Zusiana bahwa perempuan (baik perempuan dalam definisi ibu rumah tangga maupun dalam definisi sosiomatrik) memang sering jadi objek, korban, serta dieksploitasi. Karena itu — menyitir ucapan Karl Marx, ”Kaum perempuan di seluruh dunia, bersatulah!” Bukan untuk menghapus peng-objek-an, melainkan meletakkannya secara proporsional di antara tugas sebagai subjek dan objek. Di sisi lain, ketika perempuan menolak diposisikan sebagai ”korban”, pada dimensi berikutnya perempuan juga harus menghindarkan diri jadi ”terdakwa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan harus menolak kapitalisasi. Perempuan telah terjebak atau dijebak globalisasi, seperti yang digugat Zusiana, bukan lagi pertanyaan yang mendasar. Sebab, globalisasi sebagai diferensiasi dari kapitalisme memang jebakan yang dibuat secara sistematis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan, bersama pemangku kepentingan yang lain (seperti negara, media, masyarakat) mesti berjuang terus-menerus menentang sistem dan perilaku yang eksploitatif itu. Jadi, gagasan Lukni dan Zusiana tentang eksistensi peradaban baru dan Indonesia yang lebih bermartabat bisa terwujud. Sesungguhnya, perempuan dan lelaki adalah dua pilar determinisme kehidupan. (51)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-8612663728897204551?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/8612663728897204551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=8612663728897204551' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8612663728897204551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8612663728897204551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/08/perempuan-dalam-jebakan-kapitalisme.html' title='Perempuan dalam Jebakan Kapitalisme'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-5872404529600510328</id><published>2010-08-12T07:01:00.000-07:00</published><updated>2010-08-12T07:07:49.388-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>KOMSAT FPBS IKIP PERSIPAN RAKER 2</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEMARANG&lt;/span&gt; - Tepatnya di Komisariat FPBS IKIP PGRI Semarang temen-temen sibuk dalam menjalankan aktivitas bulan ramadhan. Dari berbagai acara di gelar seperti buka bersama, kajian keislaman dan sastra budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada kali ini temen-temen FPBS disibukan dengan persiapan Raker ke 2 yang rencananya akan diadakan bulan ramadhan yang bertmpat di salah kader, sekaligus silatuhrahmi dan buka bersama. Untuk info lebih jelasnya dapat menghubungi Sekretaris Komsat FPBS Ukhti Resty. (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lukni&lt;/span&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-5872404529600510328?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/5872404529600510328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=5872404529600510328' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5872404529600510328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5872404529600510328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/08/komsat-fpbs-ikip-persipan-raker-2.html' title='KOMSAT FPBS IKIP PERSIPAN RAKER 2'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-6470167408075687634</id><published>2010-08-12T06:55:00.000-07:00</published><updated>2010-08-12T06:59:45.586-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>MENANTI KEPEMIMPINAN KOMSAT TARBIYAH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NGALIYAN&lt;/span&gt; - Komisariat Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang, akan mengadakan acara buka bersama di Sekretariat Wisma As-Salam yang berdekatan dengan kampus 1 IAIN Ws.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ini untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan tahuni ini dan rencana setelah lebaran akan ada Rapat Kerja Anggota (RAK) yang akan dilaksanakan setelah hari raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya bisa menanyakan pengurus Komisariat Tarbiyah yang sebelumnya mengadakan Bimbingan Belajar bagi Mahasiswa Baru untuk masuk pintu Gerbang IAIN Walisongo Semarang yang di ikuti 25 peserta dari berbagai daerah (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lukni&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-6470167408075687634?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/6470167408075687634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=6470167408075687634' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6470167408075687634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6470167408075687634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/08/menanti-kepemimpinan-komsat-tarbiyah.html' title='MENANTI KEPEMIMPINAN KOMSAT TARBIYAH'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-5795303685389677713</id><published>2010-08-12T06:44:00.000-07:00</published><updated>2010-08-12T07:00:09.922-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>KENDURI HANI PERTEMUAN RUTIN DAN BUKA PUASA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UNGARAN&lt;/span&gt; - Forum Keluarga Besar Komunitas Semarang atau biasa di sebut dengan KENDURI HANI akan mengandakan pertemuan atau jumpa bulan dan buka bersama. Untuk acaranya lebih lanjut:&lt;br /&gt;Hari           : Sabtu&lt;br /&gt;Tanggal     : 14 Ahustus 2010&lt;br /&gt;Tempat    : Ungaran (Saudara Andri)&lt;br /&gt;Jam          : 15.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengharap teman-temanKenduri Hani dan seluruh komunitas serta simpatisan Kenduri hani untuk bisa menyempatkan waktunya datang ke Ungaran. Demikian dan terima kasih.&lt;br /&gt;Info lebih lanjut bisa Kontak Saudara Muhammad Sri Handoko (088215061041). (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lukni&lt;/span&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-5795303685389677713?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/5795303685389677713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=5795303685389677713' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5795303685389677713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5795303685389677713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/08/kenduri-hani-pertemuan-rutin-dan-buka.html' title='KENDURI HANI PERTEMUAN RUTIN DAN BUKA PUASA'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-413301841931818983</id><published>2010-08-09T22:19:00.000-07:00</published><updated>2010-08-09T22:22:39.650-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>MENJELANG RAMADHAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TGDiCA1jw0I/AAAAAAAAAS0/pTOPwCZHZfw/s1600/Picture+265.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TGDiCA1jw0I/AAAAAAAAAS0/pTOPwCZHZfw/s200/Picture+265.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503647268859003714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LEMBAGA PERS MAHASISWA ISLAM CABANG SEMARANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan. Semoga menjadi insan-insan yang terserahkan untuk peradaban baru yang lebih baik.&lt;br /&gt;Berjalan menuju ridhoNya.&lt;br /&gt;Yakin Usaha Sampai&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-413301841931818983?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/413301841931818983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=413301841931818983' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/413301841931818983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/413301841931818983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/08/menjelang-ramadhan.html' title='MENJELANG RAMADHAN'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TGDiCA1jw0I/AAAAAAAAAS0/pTOPwCZHZfw/s72-c/Picture+265.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-2345924547827192948</id><published>2010-08-09T22:13:00.000-07:00</published><updated>2010-08-09T22:18:32.269-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>KUMPUL ALUMNI DAN PASTUR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GENUK&lt;/span&gt; - Tepatnya di rumahnya saudara Muhammad (ketua umum HMI Cbang Semarang periode 2007), diadakan pertemuan alumni dan pastur Himpunan Mhasiswa Islam Semarang.&lt;br /&gt;Acara di hadiri dari berbagai macam komunitas kesemarangan yang dibina oleh alumni dan pastur HMI seperti; Kenduri Hani, Philosofy Chollege, Badan Wakaf, Sciena Universe, Majlis Qodar dan Rumah pemikiran.&lt;br /&gt;Acara dengan berbagai macam agenda untuk mempererat HMi di wilayah keSemarangan.&lt;br /&gt;Semoga tetap istiqomah dalam menjalani gerak peradaban yang di ridhoi Allah. Yakin Usaha Sampai&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-2345924547827192948?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/2345924547827192948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=2345924547827192948' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2345924547827192948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2345924547827192948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/08/kumpul-alumni-dan-pastur.html' title='KUMPUL ALUMNI DAN PASTUR'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-44955677935197714</id><published>2010-08-09T22:08:00.000-07:00</published><updated>2010-08-09T22:13:23.437-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>PELANTIKAN KORP PENGADER CABANG DAN DISKUSI PERKADERAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TGDf40-mEOI/AAAAAAAAASs/qh4mj7F8PRo/s1600/39725_1341497024975_1457675238_1676540_7808118_s.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 173px; height: 131px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TGDf40-mEOI/AAAAAAAAASs/qh4mj7F8PRo/s200/39725_1341497024975_1457675238_1676540_7808118_s.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503644912033599714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEMARANG&lt;/span&gt; - Minggu di sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Semarang ada pelantikan pengurus baru Korp Pengader Cabang Semarang.&lt;br /&gt;Semoga tetap istiqamah dalam mewujudkan kader insan ulil albab yang di ridhoi Allah. Para pengurus mampu solid dan menjaga manahnya untuk tetp berjalan dan yakin usaha sampai.&lt;br /&gt;Sekretariat HMI di penuhi kader-kader KPC Semarang.&lt;br /&gt;Pengurusnya yakni Ketua Siti Chotimah dan pengurus lainnya yakni Sugiarti, Isti Faizah dan Ninik Ambarwati.&lt;br /&gt;Setelah itu ada rangkaian kegiatan oleh pengader cabang ini dengan menghadirkan Direktur Zero Point Pak Sapto Widodo yang memberikan pengarahan menjadi kader dan pengader ideal yang mampu menciptakan pelatihan-pelatihan yang handal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-44955677935197714?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/44955677935197714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=44955677935197714' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/44955677935197714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/44955677935197714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/08/pelantikan-korp-pengader-cabang-dan.html' title='PELANTIKAN KORP PENGADER CABANG DAN DISKUSI PERKADERAN'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TGDf40-mEOI/AAAAAAAAASs/qh4mj7F8PRo/s72-c/39725_1341497024975_1457675238_1676540_7808118_s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-4308665123197572015</id><published>2010-07-26T00:47:00.001-07:00</published><updated>2010-08-05T07:24:29.463-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara lapmi'/><title type='text'>Meneguhkan Konsep Kedirian Kader</title><content type='html'>&lt;strong&gt;dalam Menggerakkan Sektor-sektor Peradaban&lt;br /&gt;(Suatu Masukan bagi Dasar Pemikiran LK-III HMI Yogyakarta 2010)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Oleh : Lukman Wibowo&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apa yang orang anggap sebagai semangat zaman, &lt;br /&gt;sesungguhnya adalah semangat seseorang &lt;br /&gt;yang dicerminkan kepada zamannya (JWG Gothe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Himpunan, pergolakan fikir telah berjalan lebih dari 63 tahun. Bukan hanya pemikiran, namun juga perbuatan yang senantiasa tumbuh secara fluktuatif. Zaman per periodik, telah mencatat itu. Bergolaknya fikiran dan konsekuensi wujudnya gerakan, hampir-hampir bisa dibilang tak pernah mengenal jeda. Harus diakui, organisasi yang terlahir dari persekutuan antara spektrum politik dan intelektual ini, bahkan telah tumbuh kian dewasa dalam spektrum-spektrum lain yang jauh lebih universal. Artinya, HMI tidak semata bergulat pada dua dimensi tersebut, tapi juga niscaya merambah ke dimensi-dimensi lain yang sesungguhnya saling menopang bagi tegaknya sebuah peradaban.&lt;br /&gt;Himpunan sadar, jika eksistensinya juga tak kalah penting dengan esensinya. Aksi dan pemikiran harus manifes secara konsisten. Produktifitas kebudayaan tidak dibiarkan keluar dari nalar awalnya, yakni budi dan daya. Langkah majunya, sebuah peradaban baru yang dicanangkan HMI, harus melulu dibangun dari berbagai arah (vektor) dan tempat (sektor). &lt;span class="fullpost"&gt;Maka keharusan logis yang mesti dilaksanakan HMI adalah melahirkan kader-kader nan tangguh dalam skala internal maupun sosiomatrik yang menjangkau luas. Kader yang bukan cuma berkualifikasi intellectual exercise, namun pula petarung di segala lini. Kader yang tidak hanya berkutat sebagai jago kandang, tapi juga pemenang di berbagai kompetisi. Tentu saja, kompetisi yang dimaksud ini adalah perhelatan dalam membangun kebajikan peradaban; bukan sebaliknya.&lt;br /&gt;Menjadi kader idiil semacam itu, bukanlah pertumpahan proses kekaderan yang mudah dijalani. Bagi perkaderan HMI, berhenti sejenak ketika ada interupsi, adalah kewajaran manusiawi. Namun bersikap stagnan—apalagi berbalik arah—bukanlah tradisi yang patut dihargai. Kehilangan konsep diri adalah sikap manusiawi yang tak wajar. Ini bahkan tak bisa ditolerir. Jika konsep diri hilang, maka mesti dipertanyakan toriqoh (metode) hidupnya. Dan bila metode hidupnya masih menyimpan masalah, maka manhaj (cara pandang atau framework) keorganisasiannya pastilah mengalami banalitas.&lt;br /&gt;Mengukuhkan konsep kedirian menjadi amat penting. Ia bukan semata berguna bagi individu, melainkan juga peradaban. Kader-kader HMI-lah yang menentukan jalannya sistem HMI. Dalam jangka panjang, konsistensi tersebut niscaya berlaku: Benar kadernya, maka benar organisasi HMI-nya. Benar HMI-nya, maka benar masyarakatnya. Benar masyarakatnya, maka benar pula peradabannya. Pada situasi ini, konsep kosmologi bahwa yang mikro mempengaruhi yang makro, menemui titik temunya.&lt;br /&gt;Kesejatian manusia adalah mikrokosmos yang mengendalikan makrokosmos. Tapi dalam catatan sejarah, kendali itu hanya dimainkan oleh sedikit manusia. Kendatipun demikian, problemnya bukanlah pada banyak atau sedikit, namun masih adakah manusia-manusia pengendali itu. Peradaban tiba-tiba saja menjadi linglung, sebab yang pinggir tidak mampu mengambil alih menjadi pusat, di saat yang pusat sudah tidak bermanfaat. Maka terjadilah suatu individu, jama’ah, bahkan peradaban yang kehilangan sentral. Lantaran sentralnya hilang, maka arah dan tujuan hidup menjadi tidak jelas.&lt;br /&gt;Sebaliknya, anggapan bahwa makrokosmoslah yang mempengaruhi mikrokosmos, itu memang terjadi bagi kebanyakan orang. Tapi tidak melulu buat manusia yang faham dengan tugasnya sebagai khalifah fil ard dan pengakses prinsip teologis yang berbilang: Kami tidak menciptakan kamu, melainkan sebagai rahmat bagi sekalian alam. Hubungan kosmos mikro-makro ini, dapat dijawab dalam standar matematika pada teori integral dan diferensial. Jadi, sekali lagi, ini adalah soal pilihan. Apakah HMI sekadar ingin menjadi kontestan kehidupan, atau hendak menentukan jalannya suatu peradaban. HMI semestinya dan pasti akan menjawab di pilihan yang terakhir.&lt;br /&gt;Untuk mengemban tugas berat di atas, HMI perlu terus berlatih. Mengentalkan dirinya pada sikap belajar dan mematuhi ”proses”. Berjibaku dengan problematika hidup, merupakan ikhwal yang mustahil terhindarkan. Sebagaimana spiritualitas, intelektualitas pun tidak tumbuh begitu saja tanpa proses belajar. Kearifan puncak seperti yang dikemukakan Mulla Sadra, hanya dapat berdiri tatkala spiritual serta intelektual dipelajari melalui proses individual maupun sosiologis yang berangkat dari jenjang dasar.&lt;br /&gt;Bagi HMI, proses belajar dan berlatih itu adalah semantik yang terpenuhi dalam istilah: perkaderan. Tesis bahwa lingkup perkaderan HMI itu luas dan meliputi segala hal, adalah benar. Jadi benar pula bahwa perkaderan dapat dilakukan dengan berbagai alat dan cara atau metodologi.&lt;br /&gt;Latihan Kader (LK) merupakan salahsatu cara yang efektif bagi pemenuhan proses perkaderan tersebut. Sebagaimana semua telah mafhum, bahwa penyelenggaraan LK telah disepakati secara berjenjang; Basic Training, Intermediate Training, dan Advance Training. Adapun konsep dasarnya telah dirumuskan dalam Pedoman Perkaderan HMI.&lt;br /&gt;Seperti juga bergiatnya kegiatan-kegiatan HMI yang lain, Advance Training (LK-3) sepatutnya diselenggarakan atas dasar sintesa antara kebutuhan (realitas) dan keharusan (idealitas). Mencandra zaman adalah kuncinya. Membaca konteks perkaderan juga tak mungkin dielakkan.&lt;br /&gt;Sekadar menorehkan kembali apa yang sudah jelas, LK-3 adalah bagian dari pelatihan berjenjang di HMI. LK-3 bertujuan untuk lebih mendewasakan cara hidup (dien) beserta konsep dirinya. Konsepsi diri akan menjadi pangkal pemberangkatan bagi perjuangan HMI; yang bukan ansich bersifat personal, melainkan juga berguna untuk menata sekaligus mengendalikan jejaring peradaban secara meluas—Paling tidak, bermanfaat di medan juang di mana kader individu HMI itu berada.&lt;br /&gt;Di saat yang sama, membangun kapasitas keilmuan di berbagai sektor peradaban—seperti: kebudayaan, pendidikan, sains, sosial, ekonomi, hukum, dan politik—juga menjadi titik tekan dalam LK-3 kali ini. Dengan penajaman atas masalah kesemestaannya, niscaya dimungkinkan munculnya sikap tanggap hingga kemampuan menjawab persoalan secara konseptual.&lt;br /&gt;Meneguhkan konsep diri beserta positioning-nya, merupakan konsekuensi logis bagi kader HMI untuk mewujudkan peradaban yang dicita-citakan. Baldatun thoyyibatun wa robbun ghofuur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usulan Materi LK-III :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memperbarui paradigma dan strategi perkaderan HMI.&lt;br /&gt;Peserta diharapkan mampu membangun konsepsi perkaderan HMI untuk masa kini dan mendatang. Pembaruan ini tetap berangkat dari tafsir kesejarahan, baik tela’ah terhadap dokumen-dokumen konstitusi sepanjang masa maupun proses perkaderannya dari waktu ke waktu. Sehingga estafet gagasan mampu berjalan secara berkesinambungan dan visioner.&lt;br /&gt;Evaluasi (Ev) : Studi kritis atas latarbelakang dan muatan Khittah &lt;br /&gt;  Perjuangan HMI.&lt;br /&gt;Solusi (So) : Memperbarui tafsir integral HMI untuk masa mendatang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ev : Tela’ah kritis mengenai anatomi konstitusi HMI.&lt;br /&gt;So : Memformat anatomi konstitusi HMI yang lebih kontemporer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ev : Evaluasi atas realitas perkaderan perkaderan HMI&lt;br /&gt;So : Urgensi membangun paradigma dan strategi baru bagi perkaderan HMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Visi kebudayaan Indonesia untuk masa depan&lt;br /&gt;Ev : Inventarisasi problematika kebudayaan di Indonesia.&lt;br /&gt;Ev : Kebudayaan telah keluar dari semantik awalnya (ber-budi dan ber-daya).&lt;br /&gt;Ev : Anarkisme semiotika: budaya versus kultur.&lt;br /&gt;So : konsepsi jati diri kebudayaan sebagai solusi rebuilding kultur masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Solusi untuk problematika pendidikan di Indonesia&lt;br /&gt;Ev : Kesalahan berfikir kurikulum pendidikan Indonesia.&lt;br /&gt;Ev : Standar pendidikan Indonesia adalah “pesanan” asing.&lt;br /&gt;Ev : Salah arah jalannya pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;So : Menemukan kembali diri dan kebutuhan pendidikan khas Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Studi tentang integrasi sains dan kehidupan&lt;br /&gt;Ev : Dilema sains dalam kehidupan.&lt;br /&gt;Ev : Sains tanpa filsafat, yang melulu pragmatis, adalah pembodohan.&lt;br /&gt;Ev : Dis-implementasi sains dalam agama.&lt;br /&gt;So : Meneguhkan sains sebagai life tool yang dikendalikan oleh kebutuhan &lt;br /&gt;  proporsional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menggagas konsepsi ekonomi alternatif; upaya menyelamatkan perekonomian Indonesia&lt;br /&gt;Ev : Neoliberalisme adalah “hantu”, OTB, dan sebagai the invisible enemy.&lt;br /&gt;Ev : Kekeliruan-kekeliruan teori ekonomi dalam dunia akademis&lt;br /&gt;Ev : Kekeliruan-kekeliruan praktik ekonomi dalam masyakarat/kenegaraan.&lt;br /&gt;So : Membangun ketegasan untuk menolak neoliberalisme, dan menciptakan   &lt;br /&gt;  sistem keekonomian berbasiskan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mindset pemikiran politik di Indonesia &lt;br /&gt;Ev : Indonesia adalah negara tanpa konsep politik yang jelas, sekadar&lt;br /&gt;machievelis, oportunistik, dan penghambaan kekuasaan.&lt;br /&gt;Ev : Kesalahan proporsi paradigma politik: Mengedepankan politik praktis, ketimbang filsafat politik dan akademia politik.&lt;br /&gt;So : Pemikiran politik yang berbasis pengabdian kepada ummat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Analisis permasalahan dan solusi penegakan hukum di Indonesia&lt;br /&gt;Ev : Kesalahan konsep dan operasional hukum di Indonesia.&lt;br /&gt;Ev : Membandingkan penegakkan hukum Indonesia dengan negara-negara lain&lt;br /&gt;So : Hukum ditegakkan berdasarkan nalar awalnya, yakni kebenaran, keadilan, dan kearifan nurani; Upaya mengembangkan basis Hukum Progresif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Materi Alternatif / Pilihan&lt;br /&gt;a. Strategi meruntuhkan tiga pilar kapitalisme modern: Pasar Bebas (ekonomi), demokrasi liberal (politik), dan konsumtivisme (life style)&lt;br /&gt;Ev : diuraikan bersama.&lt;br /&gt;So : disusun bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Studi metodologi pemikiran Islam: Klasik hingga kekinian: Dalam tradisi sunni maupun syi’ah&lt;br /&gt;Ev : diuraikan bersama.&lt;br /&gt;So : disusun bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pergulatan ideologi sosial-ideologi sosial di dunia (khususnya di Indonesia)&lt;br /&gt;Ev : diuraikan bersama.&lt;br /&gt;So : disusun bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. (Rekayasa intelejen; sebuah gerakan dalam menskenario jatuh-bangunnya kekuasaan)&lt;br /&gt;Ev : diuraikan bersama.&lt;br /&gt;So : disusun bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Positioning dan revitalisasi HMI dalam pergulatan zaman kontemporer&lt;br /&gt;Ev : tantangan-tantangan dan disposisi gerakan HMI.&lt;br /&gt;Ev : Visi dan strategi HMI.&lt;br /&gt;So : Repositioning dan revitalisasi perjuangan HMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Semarang, 25 Juni 2010&lt;br /&gt;Lukman Wibowo; &lt;br /&gt;Anggota Tim Perumus (dan Pemandu LK-III)&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-4308665123197572015?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/4308665123197572015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=4308665123197572015' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4308665123197572015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4308665123197572015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/07/meneguhkan-konsep-kedirian-kader-dalam.html' title='Meneguhkan Konsep Kedirian Kader'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-457807145111797040</id><published>2010-07-17T04:35:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T07:25:05.861-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>Upgrading Lapmi Cabang Semarang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TEGX3fkQbCI/AAAAAAAAASc/t01xUrDP_nM/s1600/35307_1315022083118_1457675238_1613550_7359527_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 148px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TEGX3fkQbCI/AAAAAAAAASc/t01xUrDP_nM/s200/35307_1315022083118_1457675238_1613550_7359527_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494839999990885410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;UP GRADING LAPMI CABANG SEMARANG (Kunjungan Ke SM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMARANG- Beberapa waktu yang lalu pada hari Rabu, 7 Juli 2010, Lembaga Pers Mahasiswa Islam Cabang Semarang yang dipimpin langsung oleh direkturnya  melakukan kunjungan ke redaksi harian suara merdeka. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka Up grading LAPMI Cabang Semarang, yang memang sebelumnya juga telah dilakukan dalam bentuk yang berbeda (Diskusi-kajian, dll) yang dipandu langsung oleh pengurus LAPMI periode sebelumnya dan alumni. &lt;br /&gt;Sebagai langkah awal kunjungan LAPMI ini, bertujuan untuk meneguhkan visi-misi yang telah di embannya, dan menjalin hubungan kerjasama yang sinergis LAPMI cabang Semarang dengan harian SM. Yang oleh karenanya,  dalam kepengurusan kali ini banyak yang dari kalangan non jurnalistik. Sehingga UP grading ini seperti mutlak harus dilaksanakan. &lt;br /&gt;Dalam lawatannya ke SM, yang diikuti + 10 Kader, LAPMI cabang Semarang di sambut hangat oleh Bapak Eko selaku pimpinan redaksi SM. yang memimpin langsung jalannya kegiatannya di Suara Merdeka. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan berupa: dialog tentang kejurnalistikan, melihat secara langsung proses cetak dan management –ruang redaksi harian SM. kunjungan di akhiri sekitar pukul 13.00 WIB, yang dilanjutkan dengan rapat Pengurus LAPMI di Halaman SM Kaligawe. &lt;br /&gt;Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penggugah semangat untuk kepengurusan periode ini. dan menjadi motivasi bagi LAPMI untuk terus berkarya. (Crew Lapmi -BQ)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-457807145111797040?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/457807145111797040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=457807145111797040' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/457807145111797040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/457807145111797040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/07/upgrading-lapmi-cabang-semarang.html' title='Upgrading Lapmi Cabang Semarang'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TEGX3fkQbCI/AAAAAAAAASc/t01xUrDP_nM/s72-c/35307_1315022083118_1457675238_1613550_7359527_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-7367813787345671530</id><published>2010-06-04T08:11:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T07:25:36.508-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seni'/><title type='text'>SYAHADAT VS SYAHWAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TAkYwphnlEI/AAAAAAAAASU/ETE8qpCfP2A/s1600/27455_1518012668_4409_q.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 50px; height: 50px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TAkYwphnlEI/AAAAAAAAASU/ETE8qpCfP2A/s200/27455_1518012668_4409_q.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5478937645732566082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Da, kamu ini beragama Islam ya, kapan bersyahadat”, tanya Kambing kepada Kuda.&lt;br /&gt;“Iya, kapan saya ngak tau. Jelasnya orang tuaku beragama Islam dan mungkin saat pelajaran pendidikan agama di sekolah SD dulu. Sekarang setiap shalat pastikan mengucap syahadat”, jawab Kuda sambil mengingat-ingat.&lt;br /&gt;“Mengapa masuk agama perlu syahadat, seperti ngelamar kerja ada saratnya”, komentar Kambing.&lt;span class="fullpost"&gt;”Seperti kamu masuk rumah orang, masyak tingal masuk begitu aja. Ntar di kira kamu pencuri”.&lt;br /&gt;”Syahadat itu perlu, tapi sekarang kan banyak syirik atau berhala modern. Tidak seperti dulu penyembah patung”.&lt;br /&gt;”Iya...musuh sekarang ini bukan lagi soal bagaimana meng-Esakan Allah. Tapi persoalan syahwat dunia”, retorika kuda semakin menjadi-jadi.&lt;br /&gt;”Lha…kok, emang bedanya syahadat dan syahwat itu apa. Kok musuh kita urusan syahwat”, tanya Kambing&lt;br /&gt;”Syahadat ketegangan jiwa dengan Allah sedangkan syahwat ketegangan kelamin dan nafsu dunia antar manusia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisma Perjuangan&lt;br /&gt;Semarang, 3 Juni 2010 &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-7367813787345671530?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/7367813787345671530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=7367813787345671530' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7367813787345671530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7367813787345671530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/06/syahadat-vs-syahwat.html' title='SYAHADAT VS SYAHWAT'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TAkYwphnlEI/AAAAAAAAASU/ETE8qpCfP2A/s72-c/27455_1518012668_4409_q.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-6309747704099794211</id><published>2010-05-22T20:29:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T07:25:58.429-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>LOKAKARYA PERKADERAN KPC HMI SEMARANG</title><content type='html'>BANYU MANIK - Bertempat di gedung komplek al-azhar Semarang ada acara hajatan besar oleh Korp Pengader Cabang (KPC) Semarang. Hajatan tersebut merupakan upaya rekonstruksi baru arah perkaderan di wilayah HMI Cabang Semarang. Memformat kembali sesuai dengan kekuatan lokalitas yang dimiliki dan upaya membangun kultur baru pada dataran nilai yang sesuai dengan arah perkembangan zaman. Acara tersebut merupakan Lokakarya Perkadera yang dihadiri para anggota KPC di Semarang.&lt;span class="fullpost"&gt; Dengan adanya Lokakarya tersebut diharapkan menemukan kembali format yang ideal sebagai arah perkaderan yang mampu menciptakan iklim yang dinamis seiring tuntutan kampus yang cenderung paragmatis. Akan tetapi upaya tersebut bukannya mengikuti perkembangan zaman, tapi bagaimana mampu menyaring dan dapat menjadikan ikon perkaderan HMI dapat di terima dikalangan kampus khusunya para mahasiswa islam sebagai generasi intelektual dan spiritual. Ketua umum KPC Ukhti Haryanti mengatakan bahwa Lokakarysa Perkaderan ini merupakan progaram yang sudah menajdi kesepakatan untuk mendapatkan format baru pada arah perkaderan di wilayah ke-semarangan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-6309747704099794211?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/6309747704099794211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=6309747704099794211' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6309747704099794211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6309747704099794211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/05/lokakarya-perkaderan-kpc-hmi-semarang.html' title='LOKAKARYA PERKADERAN KPC HMI SEMARANG'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-918742709476583656</id><published>2010-05-22T11:29:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T07:26:12.513-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>kader semarang ikut Training Politik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S_gkgJvAJ2I/AAAAAAAAAR8/I_EmlEJIzIA/s1600/DSCI0007.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S_gkgJvAJ2I/AAAAAAAAAR8/I_EmlEJIzIA/s200/DSCI0007.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5474165481856313186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA - Politik merupakan salah satu dari ikatan peradaban yang menguatkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Politik dilandsi untuk mencari format terbaik dalam ketatanegaraan dan pemerintahan. Namun jika membeincang politik ada beberapa pemaknaan yang negatif, ada yang beranggapan bahwa politk itu kotor. Karena politk menjadi alat untuk mencari kekuasaan. Indonesia telah menjadi labhan basah untuk menjadi ajang politik para pengusaha dan politikus untuk merebutkan satu kekuasaan yang disebut kepuasan. Dalam hal inilah demi sebuah perkaderan dan pembelakaln kepada kader untuk memahami dunia politik mengirim kadernya untuk mengiikuti Training Politk yang diadakan oleh Komisi Politik PB HMI. Mereka berjumlah 9 orang dari berbagai komisariat di semarang. Sebut saja Muhaz, Sigit, Tian, Saiful, Megan, Puput, Ali, dan kader ahwat satu satunya ukti Ningsih &lt;span class="fullpost"&gt;Semoga denga pelatihan terebut kader semakin termitivasi dan dapat memhami dinamika politk kebangsaan yang di kuasau oleh politk kartel. Memahami politik bukan sebuah persaingan untuk merebut kekuasaan tapi pemahaman untuk menjaid negara dan bangsa yang lebih beradab&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-918742709476583656?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/918742709476583656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=918742709476583656' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/918742709476583656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/918742709476583656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/05/kader-semarang-ikut-training-politik.html' title='kader semarang ikut Training Politik'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S_gkgJvAJ2I/AAAAAAAAAR8/I_EmlEJIzIA/s72-c/DSCI0007.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-5325881100502857810</id><published>2010-05-22T11:23:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T07:26:27.519-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>SILATUHRAHMI KE BOGOR DAN HMI CABANG BOGOR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S_giYuhayQI/AAAAAAAAARs/yMUFygZvedE/s1600/DSCI0002.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S_giYuhayQI/AAAAAAAAARs/yMUFygZvedE/s200/DSCI0002.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5474163155269241090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;BOGOR- Beberapa kader dari semarang yang berjumlah empat orang sedang berjalan menuju waktu untuk silahturahmi ke Kanda Wawan yang tinggal di Perum Depag Bogor. Disana mereka mendapatkan beberapa pelajaran tentang perkaderan dan perjuangan tentang eksistensi diri di zaman yang dipenuhi dengan pergolakan zaman. Keempat kader tersebut yakni Muhaz, Huda,, Lukni dan Puput, mereka sangat menikmati hal tersebut&lt;span class="fullpost"&gt; Selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke HMI Cabang Bogor, diteng malam yan gkebetulan lampunya mati mereka tetap bersemangat untuk menyambung ikatan silahturahmi. Sungguh mulyannya jika kita memulyakan malam. Dua piring makanan dihabiskan ditemani secangkir kopi dan makanan ringan menjadikan nikmatinya malam. Semoga dengan tali ikatan keluarga menjadi yang terbaik untuk menjalin ikatan ulul albab&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-5325881100502857810?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/5325881100502857810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=5325881100502857810' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5325881100502857810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5325881100502857810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/05/silatuhrahmi-ke-bogor-dan-hmi-cabang.html' title='SILATUHRAHMI KE BOGOR DAN HMI CABANG BOGOR'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S_giYuhayQI/AAAAAAAAARs/yMUFygZvedE/s72-c/DSCI0002.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-2318871917300696230</id><published>2010-05-21T11:07:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T07:27:16.984-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara lapmi'/><title type='text'>(Refleksi Hari Buruh Internasional 1 Mei 2010) Narasi Baru Gerakan Kaum Buruh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TAdKKk4cqSI/AAAAAAAAASM/mxIfqeeH2NA/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 81px; height: 96px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TAdKKk4cqSI/AAAAAAAAASM/mxIfqeeH2NA/s200/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5478429017279080738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh Lukman Wibowo&lt;br /&gt;Sumber : Artikel ini telah dimuat di Harian Joglosemar, 1 Mei 2010.&lt;br /&gt;    (sumber ditulis, agar tiada tuduhan praktik artikel ganda bertujuan profit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat tahun yang lalu, penulis terlibat dalam aksi massa yang melibatkan sekitar seratus ribu buruh yang berpusat di depan Gedung DPR-RI. Demonstrasi tersebut adalah bagian dari refleksi Hari Buruh Internasional pada tanggal 1 Mei 2006. Hampir seperti biasanya, mobilisasi massa berakhir rusuh. Pintu gerbang halaman gedung parlemen dirobohkan. Sebelum massa dibubarkan secara paksa, sebuah jembatan penyeberangan kondisinya sudah setengah terbakar. Delapan orang buruh ditangkap, lalu dibawa ke Polda Metro Jaya dan ditahan sampai dua minggu kemudian.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Saya bukanlah aktivis buruh, saya hanya “kebetulan” berada dalam lingkaran mereka. Pada saat itu, saya adalah seorang fungsionaris Ormas (baca: PB HMI) yang bersimpati dengan suara serta gerakan mereka. Bagi saya, ini merupakan “kenangan terindah” yang pernah saya peroleh bersama gerakan kaum buruh di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesejahteraan versus Keterasingan&lt;br /&gt;Hari ini—hampir di semua negara—kita akan merefleksikan kembali momentum May Day. Di tiap kota, aparat keamanan sudah disiagakan untuk mencegah sekaligus melibas dari kemungkinan terjadinya anarkisme gelombang massa buruh yang berdemonstrasi secara serentak.. Khusus di Ibukota Jakarta, pengamanan berlapis terjadi di area-area pusat pemerintahan (seperti Istana Negara, Istana Presiden/Wapres, dan gedung DPR) serta kantor-kantor perwakilan internasionalisme (seperti Kedubes AS, China, Korea, maupun lembaga mutilateral PBB dengan ILO-nya). Di kota-kota besar semacam Semarang, Solo, atau Yogyakarta, disinyalir massa akan tumpah ruah di depan gedung DPRD serta kantor Walikota.&lt;br /&gt;Massa akan bergerak serentak. Namun, narasi apa yang sesungguhnya perlu disampaikan oleh gerakan buruh, selain soal kesejahteraan? Posisi yang sulit bagi kaum buruh, lantaran mereka sudah jauh terperangkap dalam lingkaran setan kapitalisme.&lt;br /&gt;Buruh sesungguhnya merupakan fenomena by product industrialisasi sebagai salah satu varian perubahan sosial. Kelas buruh muncul dalam logika pembagian kerja (division of labour) dari konsekuensi industri yang dipacu oleh kapitalisme. Suatu teori umum yang dapat kita ketahui, bahwa pemilik modal berhajat terjadinya produksi massal dengan motif efisiensi sehingga memurahkan biaya produksi dan naiknya besaran keuntungan.&lt;br /&gt;Menurut Karl Marx—sebagaimana dikutip Daniel Sparringa (2004)—kelas bukanlah fenomena umum dalam masyarakat. Kelas adalah hasil ciptaan sejarah, khususnya kapitalisme. Hubungan kelas semacam ini, senantiasa bersifat eksploitatif dan berdampak pada lahirnya konfliktual dua kepentingan yang berbeda di antara kelas yang berkuasa dengan kelas yang tersubordinasi.&lt;br /&gt;Tesis Marx telah memenuhi narasi “penderitaan” buruh dewasa ini. Ketika kaum kapitalis kian besar, pihak-pihak yang tak memiliki modal terpaksa menjual tenaganya (wage workes) semata-mata demi bertahan hidup.&lt;br /&gt;Buruh menjual tenaganya, lalu pada saat yang sama mereka kehilangan kontrol atas hal yang amat esensial sebagai manusia; karena sepenuhnya telah dimekanisir oleh pemilik alat produksi. Maka terjadilah—sebagaimana yang ditulis oleh para sosiolog Kiri—“keterasingan diri” (alienasi) bagi kaum buruh.&lt;br /&gt;Kaum buruh kehilangan harkatnya sebagai manusia (human species being) sebab menjadi terasing bukan saja dari proses produksi (karena bekerja sebagai sekrup kecil dari satu mesin besar) tapi juga teralienasi dari tetesan karyanya. Buruh layaknya alat mekanis, tak mendapat pujian kecuali upah yang dibayarkan padanya.&lt;br /&gt;Pemosisian buruh dalam kerja yang bersifat repetitif (berulang-ulang dan berjam-jam melakukan pekerjaan yang sama) menjadikan dirinya kehilangan kemampuan adaptasi karena hanya merespon tugas secara pasif. Pikirannya tidak dipakai sama sekali, hanya tenaganya saja yang dimanfaatkan. Kondisi semacam ini, menurut Marx, tak ubahnya mengondisikan manusia menjadi binatang; human being animal (Terj. Das Kapital, 1999).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun Narasi Kemanusiaan&lt;br /&gt;Kritik demi kritik yang dilontarkan gerakan buruh beserta mazhab Kiri, faktanya telah membuat kapitalisme melakukan koreksi dari dalam (self correction) secara berangsur-angsur. Tidak mudah memang menerka, apa itikad dari kaum kapitalis dalam koreksi tersebut. Satu hal yang pasti, kesejahteraan buruh akan membaik. Jika buruh sebagai mesin dan alat produksi (manusia mekanis-robotis), maka buruh harus sejahtera, sehat dan kuat agar hasil produksi selalu meningkat (surplus product). Namun, apakah keterasingan buruh juga akan diperhatikan? Kapitalisme memang culas dan licik.&lt;br /&gt;Perjuangan organisasi buruh, seyogianya tidak saja mengaspirasikan hak-hak ekonomi semata, melainkan juga hak politik dan hak kemanusiaannya. Resistensi dari kaum kapitalis pasti akan muncul, namun bangunan narasi kemanusiaan (humanity) buruh merupakan faktor kunci yang menjelaskan kemenangan nasib buruh secara keseluruhan.&lt;br /&gt;Sebuah hal yang amat vital adalah terbentuknya visi, struktur, dan jejaring gerakan buruh yang independen dari pengaruh kekuasaan, pemerintah, dan pemilik modal: Sebuah gerakan yang bukan hanya secara efektif sanggup mewadahi aspirasi kaum buruh, melainkan pula mampu memberikan tekanan pada sistem untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan yang bisa menghentikan terjadinya eksploitasi buruh serta menegakkan hak-hak manusiawi mereka.&lt;br /&gt;Gerakan May Day telah berlangsung sejak 1 Mei 1886. Selama 124 tahun, gerakan buruh sedunia sudah “berperang” kendatipun dengan skor kekalahan lebih banyak. Kini kita kembali merefleksi itu semua.&lt;br /&gt;Kelas buruh adalah fenomena yang tak mungkin terhindarkan. Memperbaiki nasib buruh, bukan berarti memutus mereka dari alat produksi dan pemilik modal; tetapi meniadakan penindasan, serta kesenjangan sosial yang menderanya selama ini. Lebih dari, buruh harus diposisikan menjadi manusia sejati; manusia seutuhnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukman Wibowo; Ketua Komisi PTK PB HMI 2005-2007&lt;br /&gt;(Source : http//www.harianjoglosemar.com. 1-5-2010)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-2318871917300696230?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/2318871917300696230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=2318871917300696230' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2318871917300696230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2318871917300696230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/05/refleksi-hari-buruh-internasional-1-mei.html' title='(Refleksi Hari Buruh Internasional 1 Mei 2010) Narasi Baru Gerakan Kaum Buruh'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/TAdKKk4cqSI/AAAAAAAAASM/mxIfqeeH2NA/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1233693930901234506</id><published>2010-05-04T23:11:00.001-07:00</published><updated>2010-08-05T07:29:09.059-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>PERNYATAAN SIKAP HMI CABANG SEMARANG Menyambut Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2010  “ KEMBALIKAN RUH PENDIDIKAN SEBAGAI PENCERDAS BANGSA”</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/jogja/2010/05/04/brk,20100504-245446,id.html"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S-EN2HfWDgI/AAAAAAAAARg/xEN3E2UfsV8/s1600/image.tempointeraktif.com.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 114px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S-EN2HfWDgI/AAAAAAAAARg/xEN3E2UfsV8/s200/image.tempointeraktif.com.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5467666645979106818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/05/05/108252/HMI-Demo-Tolak-UN-"&gt;Semua bangsa di dunia pasti menempatkan pendidikan pada posisi yang tinggi. Nyaris tak ada suatu bangsa yang melecehkan pendidikan bagi bangsanya sendiri. Mereka sangat menyadari kemajuan bangsa ditentukan oleh kepandaian generasi baru dari bangsa itu sendiri.&lt;/a&gt; Pendidikan dalam pandangan kontemporer seharusnya diartikan sebagai sebagai tulang punggung (read:sistem nilai) bangsa dan negara untuk mencapai visi besar bangsa. Demikian pula dengan Indonesia yang pada dasarnya menempatkan pendidikan di level tinggi, Hal ini terbukti bahwa bangsa ini secara teoritis menempatkan pendidikan sebagai alat ideal mencapai tujuan bangsa. Kita bisa melihat makna dalam UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003 pasal 1 yakni “untuk mengembangkan peserta didik secara aktif dalam mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual kegamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta kerampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan bangsa”. Jelas sekali paradigma pendidikan (read:ruh) kita menggambarkan betapa esensi pendidikan merupakan entitas yang sangat komprehensif menyangkut berbagai dimensi perkembangan individu dalam kaitannya dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.&lt;span class="fullpost"&gt;Realitas yang terjadi di masyarakat, seharusnya menempatkan hubungan yang serasi antara pemerintah, pelaku pendidikan dan objek pendidikan. Dalam hal ini dibuktikan dengan keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan problematika pendidikan yang selama ini sudah menjamur dengan menghadirkan solusi yang tepat, pelaku pendidikan dengan menyelenggarakan pendidikan berdasarkan sebagaimana tertuang dalam pasal 19 ayat (1) PP 19/2005 tentang Standar Nasional pendidikan, dan peserta didik berlomba-lomba dalam peningkatan mutu. Dalam budaya akademik modern pun mestinya ada tiga hal penting yang harus diperhatikan. Pertama, ku-rikulum program studi harus berbasis mutu dan silabus dari kurikulum tersebut harus terus dikaji apakah sudah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau belum. Kedua, proses pembelajaran yang terkendali. Ketiga, standar output yang terjamin.&lt;br /&gt;Dinamika ini mestinya menjadi refleksi pendidikan sehingga membuat kita mampu menilai potret pendidikan nasional kita, semakin mendekati visi/ tujuan nasional pendidikan atau bahkan keluar jalu pendidikan nasional. Pertama, UU BHP telah diputuskan oleh MK dengan dasar bertentangan dengan UUD 1945 karena ketentuan-ketentuan yang diatur UU BHP yang dinilainya merupakan penyeragaman bentuk tata kelola, Penyeragaman itu terjadi karena UU BHP membuat penyelenggara pendidikan harus berbentuk BHP. Hal ini yang sejak awal terbentuknya ditentang mahasiswa, baru terealisasi kemarin dan bahkan belum disiapkan konsep ideal penggantinya. Kedua Kapitalisasi perguruan tinggi sebagai cara baru (read:neo liberalisme) yang dirasakan dunia pendidikan sekarang ini adalah terjadinya pengurangan subsidi pendidikan. Perguruan tinggi negeri harus menjadi badan yang mandiri. Subsidi yang dulu dilakukan terhadap SPP mahasiswa semakin berkurang. Subsidi dan campur tangan pemerintah di hampir semua sektor memang tidak disukai neoliberal akhirnya Beberapa PTN favorit untuk kepentingan penggalian sumber dananya dengan membukaj alur non -SPMB dengan menetapkan sumbangan puluhan juta sebanyak-banyaknya yang artinya pula sumber pendapatannya banyak. Kemudian yang terjadi terjadi privatisasi sekolah dan universitas. Itu sangat sesuai dengan semangat neoliberal persaingan bebas yang dalam hal ini pemerintah tutupi dengan menurunkan 20% APBD untuk pendidikan, namun realisasinya tidak jelas.Ketiga profesionalisme tenaga kependidikan berpegang pada idealisme dan progresifitas menuju tercipanya nuansa pndidikan yang harmonis, menyediakan sumber belajar, membenahi guru dan tenaga kependidikan lainnya dengan tetap mewujudkan manajemen pendidikan yang proffesional, penyelenggaraan evaluasi pendidikan baik proses maupun hasil secara obyektif, komprehensif, dan berkesinambungan. Keempat problematika UN yang menjadi satu-satunya indikator mutu (read:kelulusan) telah menunjukan kgagalannya, Dengan kata lain, UN tidak mampu meningkatkan kinerja pendidikan dalam konteks makna pendidikan atau terjadi simplifikasi kinerja pendidikan. Dalam konteks proses pembelajaran, UN telah mereduksi makna pembelajaran dari situasi pembelajaran yang seharusnya terwujud dalam pendidikan. Tentu saja cara makna pendidikan yang sesungguhnya yakni proses perwujudan pendidikan menyeluruh menjadi terreduksi, menyempitkan makna pendidikan dan dapat mengarah kepada suatu pola pikir intelektual-elitis, yaitu memandang kesuksesan dari sudut in-telektual/kognitif dengan alat ukur UN an sich. Kelima belum meratanya orang-orang yang merasakan pendidikan, apalagi kaum miskin. Kesempatan orang kaya memilih perguruan tinggi memang selalu lebih banyak dari pada orang miskin. Dengan adanya model seleksi yang target sebenarnya adalah mendapatkan sumber dana sebesar-besarnya, maka mereka yang berasal dari keluarga kaya meskipun prestasi akademiknya tidak bagus memiliki kesempatan yang besar, sedangkan yang dari keluarga miskin meskipun kecerdasannya mumpuni, tetap saja terpenjara dalam kemiskinannya. &lt;br /&gt;Sesuai dengan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Departemen Pendidikan Nasional berkewajiban mencapai visi pendidikan nasional sebagai berikut. "Ter wujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah".&lt;br /&gt;Diharapkan, ada kebijakan baru dalam menangani problematika pendidikan. Pertama, ini diawali dengan dibentuknya komitmen politik yang kuat dan tangguh dari pemerintah untuk menengok dan memedulikan persoalan pendidikan sampai  akar rumput. Kedua, keseriusan pemerintah pusat maupun daerah untuk merealisasikan anggaran pendidikan minimal 20%, baik dari APBN maupun APBD, bukan hanya di atas kertas, melainkan dalam bentuk kerja nyata. Ketiga, perlunya dibentuk aparatus pendidikan di elite pemerintahan yang berjiwa bersih, suci, dan jujur demi pemenuhan pendidikan murah meriah dan gratis bagi rakyat miskin. Ini sangat menjadi pijakan utama agar pemerintah mampu mempermudah dilahir-kannya kebijakan-kebijakan pendidikan pro rakyat miskin.&lt;br /&gt;Oleh karena itu HMI Cabang Semarang mengambil sikap :&lt;br /&gt;1.Segera tentukan sistem ideal pendidikan tinggi sebagai pengganti BHP&lt;br /&gt;2.Hapus UN sebagai alat penentu kelulusan tunggal&lt;br /&gt;3.Realisasikan pemerataan yang proporsional untuk fasilitas pendidikan berdasar pengembangan keilmuan dan pengetahuan di sekolah negeri maupun swasta&lt;br /&gt;4.Tetapkan UMR bagi GTT sebagai bukti keseriusan perhatian pemerintah  secara adil terhadap nasib guru &lt;br /&gt;5.Maksimalkan anggaran 20% APBD pendidikan dan sosialisasikan transparansinya&lt;br /&gt;6.Wujudkan pendidikan murah bagi rakyat miskin dengan tetap bervisi kualitas&lt;br /&gt;7.Optimalkan caracter building di semua sektor pendidikan&lt;br /&gt;8.Optimalisasi sistem sertifikasi sebagai indikator kualitas pendidik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindi Setiyadi&lt;br /&gt;Ketua HMI Cabang Semarang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1233693930901234506?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1233693930901234506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1233693930901234506' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1233693930901234506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1233693930901234506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/05/pernyataan-sikap-hmi-cabang-semarang.html' title='PERNYATAAN SIKAP HMI CABANG SEMARANG Menyambut Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2010  “ KEMBALIKAN RUH PENDIDIKAN SEBAGAI PENCERDAS BANGSA”'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S-EN2HfWDgI/AAAAAAAAARg/xEN3E2UfsV8/s72-c/image.tempointeraktif.com.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-8361481748155508420</id><published>2010-05-04T23:01:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T07:30:03.455-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara lapmi'/><title type='text'>“ Resolusi Tata Ruang Kota menuju kesejahteraan kaum miskin”</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S-EKVaNohZI/AAAAAAAAARY/BGNFXmtv-E4/s1600/P3060397.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S-EKVaNohZI/AAAAAAAAARY/BGNFXmtv-E4/s200/P3060397.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5467662785534526866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sindi Setiyadi (Ketua Umum HMI Cabang Semarang)&lt;br /&gt;Perkembangna konsep dualistik ang terjadi khususnya di negar-negara berkembang &lt;br /&gt;mengalami dinamika ang seringkali menimbulkan permasalahan-permasalahan &lt;br /&gt;dalam negara-negara tersebut, terlebih di perkotaan&lt;br /&gt;(Lincolyn, 1992:208)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan ruang kota sebagai arah dan pedoman dalam pengembangan dan pembangunan kota mengalami perubahan paradigma, yaitu dari skala keseragaman menuju keberagaman, dari lahan sebagai sekedar wadah aktifitas menjadi bagian dari investasi dan pemberdayaan kandungan lokal. Perubahan paradigma ini memberikan konsekuensi logis bagi kota untuk mengembangkan diri sesuai dengan potensi yang dikandungnya. Lebih dari itu, diperlukan pengembangan antar kawasan yang bertumpu pada keselarasan antar sinergisitas dengan wilayah sekitar. Dengan demikian diharapkan kebijakan tata ruang akan terhindar dari segala benturan kepentingan ego regional masing-masingwilayah pengembangan. Kegiatan pembangunan infrastruktur perkotaan memiliki peran yang sangat signifikan terhadap keberhasilan pemanfaatan ruang. Berpijak pada Perda Nomor 1 Tahun 1999, tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Semarang, konsep dasar pembangunan sarana dan prasarana dasar perkotaan berorientasi pada pemenuhan pelayanan infrastruktur perkotaan yang mampu mendukung terwujudnya pola perkembangan kota metropolitan yang aman, tertib, lancar, asri dan sehat. Implementasi konsep tersebut di atas memiliki banyak tantangan, hal ini disebabkan karena kondisi infrastruktur perkotaan yang terbangun telah mengalami penurunan kualitas dan fungsi yang cukup tajam, sehingga membutuhkan biaya pemeliharaan yang cukup besar. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjawab tantangan yang demikian maka diperlukan prioritas program yang proporsional sehingga dapat menciptakan infrastruktur yang berdaya dukung pada segala aktifitas perkotaan secara efektif dan efisien.Disisi lain, sumber daya alam merupakan potensi yang dapat memacu percepatan pembangunan, sebab merupakan sumber daya yang sudah tersedia secara alami. Namun demikian, kuantitas sumber daya alam yang tersedia sangat berbeda satu dengan lainnya, di satu sisi ada yang berlimpah sedang yang lainnya relatif terbatas. Pada sumber daya alam yang relatif terbatas, perlu kajian yang lebih mendalam untuk pemanfaatannya, agar dalam pengembangan potensinya masih tetap dalam ambang batas terciptanya daya dukung lingkungan yang handal. Potensi sumber daya alam yang sangat berlimpah ternyata belum dimanfaatkan secara optimal, contoh sumber daya air, yang karena lemahnya pengelolaan sumber daya tersebut, belum memberikan nilai tambah pada masyarakat seperti untuk kebutuhan air bersih, tetapi justru menjadi masalah yang sangat merepotkan, yaitu dengan adanya bencana banjir dan rob. Terlepas dari keterbatasan dana dan kemampuan pengelolaan, sudah sepantasnya masalah sumber daya air yang berlimpah tersebut diubah sebagai potensi yang menjanjikan bagi perkembangan kota. Oleh karena itu, konsep pemanfaatan sumber daya air sebagai primadona pembangunan kota, mulai patut untuk dikedepankan pada era pembangunan kali ini. Sebagai gambaran permasalahan utama bidang tata ruang, infrastruktur dan sumber daya alam dalam kajian ini adalah sebagai berikut : Kurang konsistennya pengendalian pemanfaatan ruang; Kurang lengkapnya perencanaan tata ruang kawasan (RTRK); Belum optimalnya penanganan perkampungan kumuh, bangunan dan hunian liar; Adanya kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan rumah layak huni; Belum meratanya penyebaran fasilitas perumahan&amp; lingkungan permukiman (fasum &amp; fasos); Belum optimalnya penanganan banjir dan rob; Kurang optimalnya penanganan kebersihan kota; Belum optimalnya pelayanan infrastruktur dasar kelompok miskin;· Belum optimalnya pelayanan infrastruktur serta sistem transportasi internal dan eksternal perkotaan;· Belum memadainya prasarana transportasi udara, laut &amp; darat yang mendukung fungsi kota metropolitan;· Belum optimalnya pengelolaan dan estetika ruang publik; Kurangnya area hijau kota; Kurang optimalnya pengendalian Air Bawah Tanah; Belum optimalnya pengelolaan irigasi dan Daerah Aliran Sungai (DAS); Lemahnya pengendalian penambangan bahan Galian Golongan dan belum optimalnya pengendalian pencemaran lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arah Kebijakan Kebijakan penataan ruang kota merupakan basis dari segala kebijakan pengembangan fisik kota, sebab hampir semua aspek pemanfaatan ruang kota harus berpijak pada tata ruang kota yang telah ditetapkan. Mengingat strategisnya aspek kebijakan ini bagi perkembangan fisik kota, maka diharapkan kebijakan ini seyogyanya mampu mengakomodasi semua potensi kota baik secara internal maupun eksternal, sehingga arah pembangunan kota tidak meninggalkan elemen potensi dalam setiap tahap pembangunan. Berlandaskan kajian tata ruang kota tahun 1995 &amp; ndash; 2005 makapemanfaatan ruang kota dalam kebijakan tata ruang ini diarahkan: Keselarasan pemanfaatan ruang yang mampu mengembangkan fungsi setiap kawasan; Terciptanya hubungan sinergis antara wilayah kota Semarang dengan wilayah/ daerah sekitar; Pengembangan sumber daya lokal dan berdaya dukung lingkungan yang berkesinambungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Problematika utama yang dialami kota Semarang diantaranya adalah cara penanggulangan banjir/rob yang belum menemukan cara yang ideal. Hal ini tidak hanya terjadi di daerah-daerah pinggiran saja melainkan di pusat kota dan di pasar yang notabenenya sebagai pusat terjadinya interaksi sosial dalam bentuk jual beli dalam masarakat. Ini tentu tidak hanya berkaitan dengan drainase saja tetapi juga karena bangunan-bangunan pencakar langit yang semakin banyak ditambah penghijauan mengalami stagnasi apalagi budaya masyarakat ang membuang sampah sembarangan. Ini disinyalir yang menjadi sebab dari tidak terselesaikannya problem banjir hingga memunbulkan isu untuk pemindahan ibu kota jawa tengah ke Yogyakarta karena kondisi semarang yang dirasa sudah tidak representatif untuk jadi ibukota jawa tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang tidak kalah penting adalah berkaitan dengan pembangungan dan perbaikan pemukiman, prasarana kota,  yang tujuan utamannya adalah meningkatkan harkat dan martabat masyarakat sebagai warga kota pantai metropolitan. Prioritas dalam hal ini adalah pemenuhn kebutuhan papanmasyarakat kurang mampu, baik berupa lahan maupun berupa rumah layak huni dan terjangkau. Fasilitas pun menjadi entitas yang tak kalah penting bagi masyarakat luas diantaranya; pengadaan infrastruktur air bersih oleh PDAM, pengadaan MCK umum yang bersih dan sehat, dan masalah yang berkaitan dengan PKL. Keberadaan PKL dapat mendukung kegiatan formal di lokasi tersebut, tetapi kenyataan yang ada justru cenderung termarginalkan baik dari segi lokasi danruang, maupun regulasi/hukum pengaturannya. Fenomena sektor informal pedagang kaki lima ini pada dasarnya merupakan bentukpengkondisian dari pembangunan yang tidak memadai kapasitasnya, baik dari strategi dankebijakan yang diterapkan maupun perlakuan pemerintah sendiri yang tidak sungguh-sungguh memperhatikan sektor ini (Rachbini, 1994: 81). Sampai dengan saat ini, penanganan masalah sektor informal pedagang kaki lima di perkotaan masih belum berubah dari pola lama, yaitu penggusuran demi kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kota. Beberapa regulasi mengenaipedagang kali lima dapat dikatakan belum aspiratif karena masih berupa penggusuran penggusuran. Seperti ang sering terjadi, para PKL di sekitar lokasi dagang mereka digusur karena alasan kebersihan dan penertiban dalam rangka menyongsong lomba Adipura misalkan. Parahnya lagi, ternyata dari pihak Pemkot tidak mempunyai rencana lokasi baruuntuk relokasi PKL tersebut. Hal inilah, yang kemudian menimbulkan protes dari pedagang kaki lima tersebut karena merasa diperlakukan tidak adil (Kedaulatan Rakyat, 17 Februari 2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya untuk menata visi kebijakan yang pro poor diantaranya dengan penataan bangunan, guna menjembatani kesenjangan antara rencana tata ruang dengan implementasi pemanfaatan ruang. Hal ini disebabkan oleh karena perencanaan tata ruang kota belum mampu sebagai arahan detail dalampemanfaatan ruang. Untuk itu, setiap kawasan strategis kota sudah selayaknya dilengkapi Rencana Tata Bangunan danLingkungan. Perwujudan program ini melalui kegiatan penyusunan Rencana Tata Ruang Kota, Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTRK, RTBL), pengendalian dan evaluasi bangunan. Kemudian upaya ang lain adalah dengan konservasi Lahan Pemenuhan kawasan hijau sebagai media penyelaras akan kecenderungan degradasi ketersediaan udara bersih dan sehat. Dengantersedianya ruang terbuka hijau yang cukup diharapkan mampu menurunkan tingkat polusi udara kota, sekaligus sebagai media resapan air hujan yang pada akhirnya berfungsi sebagai media pencegah bahaya banjir. Implementasi ini dilakukan melalui penyusunan rencana kawasan konservasi dan pengendalian atas implementasi peruntukan lahan serta konservasi lahan kritis.&lt;br /&gt;Tentunya dari realitas yang sudah terlihat, kemudian menjadi jelas langkah mana yang harus dijadikan strategi yang di prioritaskan. Kesejahteraan rakyat lah yang menmpati posisi pertama dalam orientasi penetapan kebijakan, bukan kepada orientasi status quo yang tendensius dengan mengambil hak rakyat secara formal kelembagaan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-8361481748155508420?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/8361481748155508420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=8361481748155508420' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8361481748155508420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8361481748155508420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/05/resolusi-tata-ruang-kota-menuju.html' title='“ Resolusi Tata Ruang Kota menuju kesejahteraan kaum miskin”'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S-EKVaNohZI/AAAAAAAAARY/BGNFXmtv-E4/s72-c/P3060397.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-324628678578938148</id><published>2010-05-04T22:56:00.000-07:00</published><updated>2010-05-04T23:00:43.210-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>LALU LINTAS IDEAL KOTA SEMARANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S-EJIdPxuoI/AAAAAAAAARQ/d-66FyUW-X4/s1600/IMG_2803.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S-EJIdPxuoI/AAAAAAAAARQ/d-66FyUW-X4/s200/IMG_2803.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5467661463498898050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Sugiharti*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polusi dan kemacetan lalu lintas sepertinya telah menjadi pemandangan  sehari-hari di kota Semarang yang panas ini. Di jalan-jalan tertentu, khususnya pada jam-jam kerja sudah dipastikan jalanan akan macet. Tidak adakah alternatif untuk  menyelesaikan permasalahan ini? Bukan tidak mungkin masalah kemacetan ini dapat diatasi, tentu saja, semua ini memerlukan dukungan dan kesadaran dari berbagai pihak baik masyarakat, pemerintah dan aparat lalu lintas.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Faktor kemacetan&lt;br /&gt; Masalah kemacetan lalu lintas di Semarang terjadi karena beberapa faktor; pertama, penggunaan kendaraan pribadi selain menyebabkan bertambahnya polusi udara dan suara juga menyebabkan kapasitas jalan raya terkesan sempit, walaupun sebenarnya di beberapa jalan utama seperti di Kalibanteng dan di sepanjang jalan Peterongaan memang tergolong sempit sehingga sering terjadi kemacetan yang luar biasa tidak hanya pada jam-jam sibuk saja. Kedua, belum tersedianya lahan parkir khusus. Beberapa tempat parkir saat ini belum dikelola secara maksimal dan belum cukup memadai untuk menampung banyaknya kendaraan sehingga tempat-tempat parkir masih memanfaatkan bagian tepi jalan raya yang memicu semakin sesaknya jalan, jalanan menjadi tidak rapi dan mengganggu pemandangan. Parkir kendaraan di pinggir jalan khususnya mobil,  menghabiskan hampir separuh jalan, maka selain menyebabkan macet juga membuat jalanan menjadi sesak. Ketiga, zebra cross dan jembatan penyeberangan yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh para pejalan kaki. Umumnya mereka masih memilih menyeberang di tempat yang dikehendaki sehingga menambah lalu lintas semakin semrawut.&lt;br /&gt;Perlu solusi&lt;br /&gt; Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menangani masalah kemacetan lalu lintas. Langkah solutif dapat meminimalisasi kondisi lalu lintas di Semarang yang padat dan rawan macet. &lt;br /&gt;Mengurangi problem kemacetan di Semarang, salah satunya bisa melalui peningkatkan kualitas layanan transportasi umum. Hingga kini, angkutan umum di Semarang belum bisa dikatakan cukup layak sebagai transportasi yang memanusiakan manusia. Barangkali, hal ini tidak hanya terjadi di Semarang saja, tetapi hampir di seluruh kota di Indonesia. Banyak transportasi umum sering memuat penumpang secara over load sehingga penumpang tidak mendapatkan kenyamanan, belum lagi ketika kernet bis memberlakukan tarif secara berlebih kepada penumpang (red-ngentol). Keadaan demikian membuat masyarakat akhirnya banyak yang memilih menggunakan kendaraan pribadi yang dirasa lebih efisien. Namun, banyaknya pemakaian kendaraan pribadi justru berpotensi menyebabkan kemacetan. &lt;br /&gt; Kehadiran BRT (Bus Rapid Transit) Semarang merupakan satu inovasi dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan transportasi umum. Namun, kehadiranya belum dikelola secara maksimal. Dibanding dengan trans Jogja, trans Semarang masih perlu peningkatan dalam berbagai aspek, khususnya manajemen, SDM dan operasianal. Kenyamanan dan efisiensi menjadi hal terpenting dalam pelayanan terhadap penumpang, karena kedua hal itu menjadi daya tawar untuk menarik masyarakat agar beralih ke penggunaan transportasi umum sehingga pemakaian kendaraan pribadi akan berkurang. Rute BRT juga harus strategis, sehingga menjangkau  masyarakat di berbagai wilayah di Semarang. Bila BRT sudah difungsikan secara optimal, memungkinkan dapat mengurangi pemakaian kendaraan pribadi, sehingga dapat mencegah kepadatan lalu lintas. Selain itu, untuk mencegah agar para penyeberang jalan tidak menyeberang di tempat yang tidak semestinya, maka traffic light tidak hanya di pasang di perempatan atau pertigaan jalan saja, tetapi di tempat-tempat zebra cross berada. Demi ketertiban lalu lintas, selalu dielu-elukan bahwa di setiap zebra cross, kendaraan harus mendahulukan penyeberang jalan, tetapi realitas yang terjadi sebaliknya. Para penyeberang jalan biasanya mendahulukan pengguna kendaraan karena saking banyaknya kendaraan yang melaju kencang walaupun terdapat zebra cross. Maka, demi keselematan, para penyeberang jalan terpaksa menunggu lama untuk kendaraan lewat hingga jalan benar-benar aman untuk menyeberang.&lt;br /&gt; Di Negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, traffic light diberlakukan di setiap zebra cross, bahkan di jalan satu arah sekalipun. Traffic light biasanya dikontrol sendiri oleh penyeberang jalan karena di tiap tiang traffic light diberi tombol yang ketika di pencet maka dalam 10 detik traffic light akan menyala merah, sehingga penyeberang jalan dapat menyeberang dengan aman tanpa menunggu lama hingga kendaraan habis. Cara demikian akan lebih efektif dan efisien karena tanpa perlu dielu-elukan bahwa penyeberang jalan harus didahulukan, secara otomatis mereka sudah didahulukan, karena traffic light dikendalikan sendiri oleh penyeberang jalan.&lt;br /&gt; Membudayakan jalan kaki di area pusat kota seperti simpang lima, barangkali bisa menjadi solusi alternatif untuk mengurangi pemakaian kendaraan pribadi. Hal ini bisa dimulai dengan meningkatkan perbaikan di area “city walk” khususnya di sepanjang jalan Pandanaran, kawasan Simpang Lima, Johar serta tempat-tampat tertentu yang strategis.  Di sepanjang trotoar bisa dibuat agar para pejalan kaki merasa nyaman dengan ditanami pepohonan di setiap sisi-sisinya, sehingga dapat menciptakan kerindangan. Selain itu, beberapa pedagang kaki lima yang masih menggunakan trotoar untuk berdagang bisa menggunakan tempat yang lebih sesuai demi ketertiban dan keindahan. Trotoar hanya diperuntukan oleh para pejalan kaki saja. Berjalan kaki, Selain dapat mengurangi polusi, kemacetan lalu lintas, juga dapat mengurangi kepadatan lahan parkir. Selain itu, berjalan kaki juga menciptakan tubuh lebih bugar dan sehat serta bebas polusi.&lt;br /&gt; Tidak ada salahnya, berkaca dengan Negara tetangga baik Singapura maupun Malaysia yang  telah beberapa langkah lebih maju kondisi lalu lintas serta jalanan umumnya. Tidak hanya, lalu lintasnya yang tertib, tetapi kawasan “city walk” di sana juga berfungsi secara optimal. Maka, tidak menutup kemungkinan bahwa di kota Semarang yang tercinta ini dapat menjadi kota yang nyaman dengan lalau lintasnya yang teratur. Tentu saja, dengan kerja sama berbagai pihak baik pemerintah, masyarakat dan aparat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pemerhati masalah lingkungan, tinggal di Semarang.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-324628678578938148?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/324628678578938148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=324628678578938148' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/324628678578938148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/324628678578938148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/05/lalu-lintas-ideal-kota-semarang.html' title='LALU LINTAS IDEAL KOTA SEMARANG'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S-EJIdPxuoI/AAAAAAAAARQ/d-66FyUW-X4/s72-c/IMG_2803.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-2338599056009957704</id><published>2010-05-04T22:52:00.000-07:00</published><updated>2010-05-04T22:56:07.357-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SUARA TAMADUN'/><title type='text'>DINAMIKA SEJARAH ISLAM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S-EIW-aFgII/AAAAAAAAARI/ztL0k9lkTHY/s1600/Picture+260.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S-EIW-aFgII/AAAAAAAAARI/ztL0k9lkTHY/s200/Picture+260.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5467660613407047810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sindi Setiyadi al Barobisyi&lt;br /&gt;(Ketua Umum HMI Cabang Semarang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendahuluan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sejarah eksternal tradisi religius sering tampak terpisah dari alas an yang paling utama (raison d’)kepercayaan. Pencarian spiritualitas adalah sebuah perjalanan batin yang bersifat ruhaniah. Apalagi dalam Islam, sejarah ini lebih bersifat sebagai peletak dasar aqidah yang tentunya terbungkus dalam agama. Agama tentu saja juga mencakup kehidupan diluar ruhani yang berfungsi komprehensif sebagai sebuah way of life. Pemahaman ini hanya akan menjadi jargon saja jika saat ini tidak difahami secara totalitas yang pada akhirnya menjadi sebuah kepercayaan yang lengkap. Inilah yang menjadi titk awal dari aqidah.&lt;br /&gt;Secara kebahasaan (etimologi) kata “peradaban” adalah terjemahan dari kata arab al hadlaraah atau al madaniyah, dan civilization dalam bahasa inggris. Kata peradaban sering dikaitkan dengan kata kebudayaan yang dipersamakan dengan kata al tsaqafah dalam bahasa arab, dan cultre dalam bahsa inggris.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Lalu apa bedanya kebudayaan dengan peradaban?, peradaban adalah bentuk kebudayaan yang paling ideal dan puncak, sehingga menunjukan keadaban (madaniyah), kemajuan (taqaddum), dan kemakmuran (umran) suatu masyarakay. Jika kebudayaan bersifat konsep-konsep abstrak seperti sains murni, maka peradaban adalah lebih dari itu sebagai hasil penerapan nya seperti teknologi dan produk-produknya. Ada beberapa periodesasi yang telah diupayakan sejarawan untuk menentukan waktu peradaban berlangsung. Diantaranya adalah Masa Awal (570–660 M), Perkembangan Islam (661-935 M, Puncak kejayaan (935-1500 M), Kemenangan Islam (1500-1750M), Degradasi Besar Umat Islam (1750-2000 M).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinamika Perkembangan Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Masa Rasulullah&lt;br /&gt; Masyarakat Arab, pada khususnya Makkah mengalami perkembangan yang pesat dalam hal perdagangan, bahkan sampai-sampai Makkah disebut sebagai Kota Perdagangan, tetapi karena desakan kemakmuran, beberapa nilai kesukuan yang lama terbangun sedikit demi sedikit memudar. Orientasi materi serta nafsu kekuasaan membuat Masyarakat Quraisy hanya berkonsentrasi mencari uang dengan mengorbankan keluarga atau kelompok yang lebih miskin. Keresahan spiritual juga telah melanda Makkah dan seluruh jazirah arab. Bangsa arab tahu bahwa agama Kristen dan yahudi yang dianut oleh di Kekaisaran Byzantium dan Persia hanya bernilai tradisi menyembah berhala mereka. Ditengah kondisi seperti inilah lahir seorang penerang dunia yang diberikan tugas besar untuk memberikan petunjuk hakikat hidup yang seharusnya, dialah Muhammad bin Abdullah yang lahir pada 12 Rabiul Awal 570 M. Setelah masa kenabiannya di tahun 610 beliau memulai untuk mendakwahkan Islam kepada khalayak umum, namun baru di mulai di tahun kedua kenabiannya dengan cara (memperkenalkan tauhid kepada Allah sebagai pondasi kehidupan dalam arti menyeluruh). Dilanjutkan dengan pembangunan masjid sebagai tempat peribadatan dan pembinaan umat islam di madinah setelah berdakwah selama 10tahun di mekkah yang pada akhirnya harus ditinggal karena derasnya tekanan dari internal mekkah. Di madinah beliau melanjutkan dakwah serta melakukan pembentukan system social yang didiplomasikan berbentuk piagam madinah yang pada intinya menitik beratkan kepada system keadilan. Tahapan selanjutnya adalah beliau meletakkan dasar politik, ekonomi dan social untuk masyarakat baru. Namun dari upaya ini menghasilkan perlawanan dari golongan yahudi (musyrikin dan kafirin) karena mereka melanggar perjanjian yang telah disepakati didalam piagam madinah, yang pada akhirnya berujung kepada peperangan (badar, uhud, handaq, khaibar, mut’ah, penaklukan makkah, hunain, tabuk) setelah perjuangan panjang menyampaikan misi illahiyah (tersampaikannya wahyu Allah secara bertahap selama 23 tahun) sampailah pada akhir perjuangan yang tentunya menjadi awal bagi umat islam yang sebelumnya diakhiri denga haji wada, sebagai pertanda perpisahan nabi dengan umatnya. Rasulullah mengakhiri pesan dengan surat al maidah ayat 5. Beliau wafat pada 12 Rabiul Awal 632 M setelah menyempurkan agama Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Masa Khulafaur Rasyidin&lt;br /&gt; Sepeninggal nNabi Muhammad beliau digantikan oleh keempat orang sahabat dekat beliau yakni bu Bakar, Umar, Usman dan Ali, yang kemudian dikenal dengan sebutan Khulafaur Rasyidin. Masa Khulafah al-Rasyidin mulai oleh Abu Bakar yang berkuasa tahun 632-634 M. Pemerintahan Abu Bakar yang singkat habis untukmenyelesaikan persoalan dalam negeri, terutama tantangan yangditimbulkan oleh suku-suku Arab yang tidak mau tunduk pada Madinah. Mereka menganggap bahwa perjanjian yang dilakukanhanya dengan Nabi, sehingga secara otomatis batal dengan meninggalnya Nabi. Abu Bakar menyelesaikan ini dengan apa yangdikenal sebagai perang riddah (perang melawan kemurtadan). Pemerintahan yang dijalankan Abu Bakar mengikuti apa yangterjadi pada masa Nabi, bersifat sentralistik, dimana kekuasaan legislative, eksekutif dan yudikatif terpusat di tangan khalifah. Abu Bakar sendiri yang diangkat khalifah dengan baiat menyebut dirinya sebagai  khalifah al-nabi (pengganti nabi). Umar ibn Khathab(634-644 M) menggantikan Abu Bakar lewat penunjukan langsung,. Masa ini ekspansi Islam pertama terjadi. Syiria, Palestina, sebagian besar Persia dan Mesir jatuh dalam kekuasaan Islam. Luasnya wilayah kekuasaan memaksaUmar untuk membangun system pemerintahan dan administras inegera. Dalam hal ini, ia mencontoh adiministrasi yang berkembang di Persia. &lt;br /&gt;Administrasi pemerintahan dibagi menjadi 8 propinsi:Makkah, Madinah, Syiria, Jazirah, Basrah, Kufah, Palestina dan Mesir.Departemen-departemen ditingkat pusat juga dibentuk, seperti keuangan, pekerjaan umum dan pengadilan. Umar yang menyebut dirinya sebagai amir al-mukminin (komandan orang beriman) juga membentuk bait al-mal, menempa mata uang dan menciptakan tahunhijrah, menerapkan system gaji dan pajak tanah. Dalam bidang&lt;br /&gt;hokum, untuk pertama kalinya system ghanimah (pembagian hartarampasan perang sesuaidengan ajaran al-Qur’an dan Sunnah) tidak diberlakukan dan diganti dengan system gaji. Ustman ibn Affan(644-655 M) yang berkuasa setelah Umar dipilih dengan system formatur yang terdiri atas 6 orang; Utsman, Ali, Thalhah,Zubair, Sa’ad ibn Abi Waqash dan Abd Rahman ibn Auf. Pada paruhpertama kekuasaannya yang panjang, tahun, Ustman meneruskan politik Umar melakukan ekspansi ke luar. Menaklukkan Armenia, Tunisia, Cyprus, Rhodes dan yang tersisa dari wilayah Persia.Dalam keilmuan, Utsman pertama kali yang membukukan al-Qur’an yang dikenal dengan mushaf utsmani sampai sekarang, untukmembakukan system pembacaan al-Qur’an yang mulai berbeda-bedasaat itu sesuai dialek wilayah masing-masing.Akan tetapi, setelah itu, Utsman tampak mulai tidak dapat mengendalikan ambisi politik keluarganya (Bani Umaiyah) dan mengangkat mereka sebagai pejabat-pejabat penting dan “basah”.Parahnya, Utsman juga mengklaim diri sebagai khalifah Allah(pengganti Allah) bukan khalifah al-nabi sebagaimana Abu Bakar, sehingga memberi kesan dictator dan berkuasa penuh. Perubahan politik Ustaman ini kemudian menimbulkan kekecewaan danketidakpuasan di kalangan shahabat dan kebanyakan masyarakat,sehingga melahirkan pemberontakan dan berpuncak pada terbunuhnya Utsman. Ali ibn Abi Thalib (655-660 M) yang dibaiat setelah Utsman berkuasa tahun. Masa pemerintahan Ali penuh dengan gejolak sebagai warisan dari system sebelumnya dan dampak kebijakan radikal yang diterapkan Ali. Ali memecat para gubernur yang diangkat Utsman, menarik kembali tanah-tanah yang dihadiahkan Utsman dan mengembalikan kepada negara, menerapkan system pajak tahunan dan menghilangkan tunjangan shahabat. Gejolak pertama adalah pemberontakan yang dilakukan Aisyah, Zubair dan Thalhah, sedang yang kedua pemberontakan yang dilakukan oleh Muawiyah ibn Abi Sofyan, keluarga dan gubernur Syiria yang diangkat Utsman. Dua pemberontakan ini memberikan dampak teologis yang serius. Ketika Aisyah bertempur melawan Ali, sebagian shahabat seperti Abd Allah ibn Umar tidak dapat mengambil sikap dan menyerahkankeputusannya kepada Allah, karena keduanya adalah keluarga Nabi.Aisyah adalah istri Nabi yang berarti ummul al-mukminin (ibunya orang mukmin) sedang Ali adalah menantu dan orang yang sangat dekat dengan Nabi. Sikap abstain sebagian shahabat inilah yang kemudian berkembang menjadi Murjiah. Sementara itu,pertempuran Ali melawan Muawiyah melahirkan tiga aliran teologibesar dalam Islam. Mereka yang membela Ali kemudian menjadi Syiah, yang mendukung Muawiyah menjadi Jama’ah atau Sunni,sedang yang tidak puas dengan keduanya menjadi Khawarij.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Dinasti Umayyah&lt;br /&gt;Setelah khulafaur Rasyidin memimpin umat islam, pemerintahan umat muslim berada di bawah dinasti Umayyah (661-750 M) yang berpusat di Damaskus, Syiria. Pendirinya adalah Muawiyah bin Abd Syam, tokoh Quraisy pada masa jahiliyah yang masuk islam pada fatkhul Makkah. Pemerintahan Bani Umayyah berumur 90 tahun, dengan khalifahnya berjumlah 14 orang, dimulai dengan Muawiyyah bin Abu Sufyan, dan diakhiri oleh Khalifah Marwan II. Khalifah-khalifah yang paling besara pengaruhnya adalah Muawiyyah (661-680 M), Abdul Malik bin Marwan (685-705 M), Walid bin Abdul Malik (705-720 M), Umar bin Abdul Aziz (717-720 M), dan Hasyim bin Abdul Malik (724-743 M). Wilayah kekuasaan bani umayyah sangat luas. Daerah-daerah yang berhasil dikuasai meliputi spanyol, afrika utara, syiria, palestine, jazirah arab, irak, sebagian asia kecil, persia, afganistan, pakistan, uzbek, dan kirgis di asia tengah (Yatim, 1993:44). Berbeda dengan khalifah-khalifah sebelumnya, khususnya Muawiyyah lebih banyak memasukan unsur pemerintahan dan adminstrasi dari persia, contohnya diterapkannya sistem monarki absolut dan sistem administrasi pembagian lembaga-lembaga, pakaian kebesaran seperti kaisar-kaisar persia, kurang merakyat. Penggunaan bahasa arab dan pengubahan nama mata uang Byzantium dan Pesia menjadi dinar. Sistem pemerintahan pun sudah menggunakan peran gubernur, Qadi, Shahih al Haraj dll. Namun dalam strata sosial Umayyah membagi membagi menjadi 4 yakni muslim arab, muslim non arab, non muslim dan budak (padahal ini adalah sesuatu yang R asulullah hapus, malahan dihidupkan kembali oleh Umayyah) Dalam konteks politik pun sudah dilancarkan pemaksaan pembaiatan Yazid kepada rakyat, hal inilah yang membuat rakyat merasa dipebudak oleh Muawiyyah. Terlebih dengan dihembuskannya paham Jabariah (semua telah ditentukan Allah) dengan tujuan bahwa pembaiatan Yazid sudah ditentukan jadi rakyat harus mentaati keputusan itu. Dengan adanya paham Jabariah maka muncul pula paham yang berfikir sebaliknya yakni Mu’tazilah yang menitik beratkan pada akal fikiran manusia yang akan menentukan. Dalam sisi agama Muawiyyah memerintahkan untuk memunculkan hadist yang mengunggul-unggulkan utsman agar selalu bisa diingat, keputusan ini yang kelak menyebabkan maraknya hadist palsu (oleh karenanya Muawiyyah sangat bertanggung jawab dengan banyaknya hadist palsu yang tersebar luas). Dari cabang agama yang lain yakni fiqh juga dimunculkan namun dengan tujuan untuk menciptakan hujjah masing-masing sesuai dengan harapannya (fiqh politis). Hal inilah yang pada akhirnya menjadi penyebab runtuhnya dinasti umayyah selain beberapa penyebab dintaranya yang paling benar-benar berpengaruh adalah Munculnya gerakan baru yang dipelopori oleh keturunan Al Abbas bin Abdul Muntalib yang telah mendapat dukungan dari Bani Hasyim, Syi;ah serta kaum mawali yang merasa dinomorduakan pemerintahan Bani Umayyah. Inilah akhir dinasti Umayyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Dinasti Abbasyiah&lt;br /&gt;Penerus Dinasti Umayyah adalah Dinasti abbasyiah, Perwakilan dari kekhilafahan Islam yang  terbesar dan terpanjang dalam sejarah islam klasik. Dinasti yang didirikan di Baghdad oleh Abu Al Abbas al saffah, keturunan Al Abbas paman Nabi Muhammad, sejak 750 M dan mengalami kejatuhan pada 1258 M. Sejumlah khalifah yang mampu membawa Dinasti Abbasyiah ke arah keemasanya adalah Al Mahdi (775-785 M), Al Hadi (785-786 M), Harun Ar Rasyid (786-809 M), Al Makmun (613-833 M), Al Mu’tasim (833- 842 M), Al Watsiq (842-847 M), dan Al Mutawakkil (847-861 M). Pembentukan dinasti ini sebagai bentuk perlawanan terhadap paham yang diciptakan muawiyyah (militeristik dan sekularistik) sedangkan pemerintahan Bani Abbasyiah adalah bercorak pluralistic-etnist, etnis, scientific dan religius. Sumbangan utama Bani Abbas dalam sejarah peradaban Islam,  berbeda dengan Bani Umaiyah yang lebih mengedepankan aspekpolitik, adalah dukungannya yang besar terhadap perkembangan keilmuan, filsafat dan sains. Secara umum, kebanyakan khalifah Bani Abbas adalah orang yang gandrung ilmu dan hikmah, dan memberikan dukungan besar pada bidang ini. Al-Makmun (811-833M) adalah khalifah yang mempelopori proses penterjemahan filsafatYunani ke dalam Islam, yang kemudian didukung oleh penggantinya,Harun al-Rasyid, dengan didirikannya Bait al-Hikmah, perpustakaan  besar dan pusat penelitian. Hasil terjemahan-terjemahan filsafat dan pemikiran Yunani kemudian memberikan kontribusi besar bagi perkembangan filsafat, pemikiran dan sains Islam. Bukti bahwa pada dinasti ini memunculkan khasanah baru bagi dunia islam dintaranya adalah Silih berganti orang- orang yang membawa perubahan besar diantaranya adalah Imam Madzhab Imam Hanifah ( 690- 767 M), Imam Maliki (716-796 M), Imam Syafi’i (767- 820 M), Imam Hambali (780-855 M) inilah diantaranya penggagas fiqh. Serta dari golongan rasionalis islam yakni Al Farabi (1153-1191 M), Ibn Sina (980-1037M), Al Kindi (691-878 M ) dll. Dalam perihal hadist pun berasal pada dinasti ini yakni Bukhari (w.870 m) dan Muslim (w.878 M) Penyebab jatuhnya dinasti abbasyiah diantaranya masuknya dominasi kekuatan luar dalam pusat pemerintahan baghdad, sehingga menjadikan khalifah boneka, pada periode 950 – 1050 M, banyak wilayah yang dipimpin oleh para gubernur-gubernur dari pusat Baghdad melepaskan diri, kesulitan ekonomi, ketidakjelasan sistem pergantian khalifah, dan muncul grerakan pemberontakan. Dan faktor eksternalnya adalah serangan Hulagu Khan pada 1258 M (ini yang jadi alasan paling tepat tentang jatuhnya abbasyiah) yang perlu diingat adalah pada saat negara islam menyerang negara islam yang lain adalah masalah politik, bukan masalah agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Masa Disintegrasi Politik Islam&lt;br /&gt;Ketika Dinasti Abbasyiah ini mengalami kemunduran dan kemunduran, tentu pengaruhnya sangat besar terhadap konstelasi politik serta kehidupan yang lain di dunia islam. Disamping itu masa panjang kekhalifahan Abbasyiah, masa keemasannya yakni hanya di awal periode (750-950 M), berikutnya adalah masa disintegrasi (950-1050 M), kehancuran (1050-1250 M) sisanya adalah masa stagnasi. Masa disintegrasi ini ditandai dengan munculnya dinasti-dinasti kecil di barat mauoun di timur baghdad yang berusaha melepaskan diri ataupun meminta otonomi, perebutan kekuasaan oleh dinasti buwaih dari persia dan dinasti seljuk dari turki di pusat pemerintahan Bani Abbasyiah di baghdad, dan lahirnya perang salib antara pasuan islam dan pasukan salib (3 periode selama 1095-1291 M) dari Eropa. Kemudian setelah itu Dinasti Fatimiah di mesir muncul menjadi dinasti besar, dan dilanjutkan dengan dinasti murabithun di afrika utara. Kekuasaan Islam di spanyol menunjukan sebagai pengaruh islam yang luas terhadap renaisance eropa.dari 756-1031 M). Dan dilanjutkan dengan kerajaan Islam, Utsmani di turki dan kerajaan safawi di persia. Dan Kerajaan Mughal di Indi sebagai simbol minoritas muslim dalam mayoritas umat hindu-budha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Masuknya Penjajahan Barat ke Islam&lt;br /&gt; Sentuhan Barat ke dunia Islam sudah mulai merebak, adalah pada saat kekuasaan Islam menduduki Spanyol, perkembangan Islam yang sangat berarti dengan kemajuan peradabanya. Inilah juga yang mempengaruhi renaisance eropa. Karena dengan sumbangsih islam kota cordova sebelum dikuasai islam, telah disulap menjadi kota cantik yang penuh dengan keindahan.Peradaban yang sangat berkembang dan tentunya dengan Umat Muslim yang sangat kuat, memunculkan kecemburuannya, dan bergulirlah isu dari pihak nasrani di palestina yang mengatakan terjadi perlakuan buruk terhadap umat nasrani disana yang disampaikan kepada Raja Ferdinand dan Ratu EIsabela yang telah berada di spanyol, Hal ini yang membuat raja Ferdinand geram dan memulai untuk menghancurkan Islam yang berhasil pada tahun 1492 M. Dan usahanya berhasil menumbangkan Islam di spanyol sampai sekarang lenyap tanpa sisa padahal dulu telah menguasai sejak 756-1031 M. Bangsa portugis pun mulai turut serta yang diawali dengan mendirikan kerajaan komersial eropa pertamanya yang bertujuan juga untuk mengurangi penguasaan Islam (menguasai perdagangan, ekonomi), Said Pasya, gubernur mesir memberikan konsesi terusan suez kepada Prancis, dan menrima hutang luar negerinya yang pertama di tahun atara 1854-1856 M dan karena tidak mampu membayar hutang itu maka terusan suez di jual ke Inggris, Pemberontakan India pun berkembang karena ingin melawan kekuasaan Inggris, sekali lagi kekuasaan Islam di India tumbang oleh barat. Sir Sayyid Ahmad Khan mendesak dilakukannya reformasi Islam dengan cara Barat dan mengadopsi budaya Inggris. Di Iran Syah Reza mengkonsesi tembankau dan minyak ke Inggris. Penguasaan Inggris di iran juga sangat besar, apalagi pada saat kudeta Syah Reza dengan intelegen inggris dan CIA Mengenai berdirinya negara yahudi pun tidak lepas dari Inggris yang berdasarkan deklarasi balfour diberikan izin untuk mendirikan negara yahudi, ini dilancarkan dengan sebuah misi rahasia yang dihasilkan pada Konferensi Zionis pertama di Basel. Di Mesir pun terjadi penandatanganan perjanjian damai (Camp David) antara israel dan mesir, &lt;br /&gt;dampak dari hal ini adalah Anwar Sadad sebagai presiden Mesir ditembak oleh seorang ekstrimis muslim ysng mengecam perlakuan tidak adil dan kekerasan presiden terhadap rakyat mesir serta karena penandatanganan perjanjian damai itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Perlawanan Mujahid terhadap pengaruh Barat&lt;br /&gt; Peran mujahid Islam juga tidak kalah besar mengartikan peran barat. Barat dalam perspektif perkembangan peradaban telah memberikan alam pemikiran yang ilmiah, serta pengkajiannya terhadap kebebasan berfikir, meskipun literatur yang mereka dapatkan juga dari islam pada saat penghancuran kerajaan islam di spanyol. Di satu sisi ada kelompok yang ingin menjaga kemurnian Islam dengan menolak seluruh pandangan barat tanpa terkecuali. Munculnya Ikhwanul Muslimin pimpinan Hasan Al Bana membawa angin segar perjuangan yang mengarah kepada kekuatan politik terbesar di Mesir memunculkan harokah-harokah oposisi pemerintah dan ingin mengembalikan umat islam pada hakikat islam. Dia memandang ketimpangan yang telah terjadi di tengah umat  memerlukan solusi islam selain reformasi illahiah. Dia membuat sekolah islam, klinik, pelatiha generasi muda dll Syeikh Ahmad Yassin menghadirkan gerakanislam modern di GazaPertama kali yang menyerukan ijtihad untuk menunjukan bahwa umat islam harus merdeka di bawah panji Qur’ani adalah Jalaludin Al Afgani (1839-1897 M) seorang aktivis Iran yang selalu mengumandangkan persatuan negara islam dalam melawan Eropa, kembali kepada tradisi Rasulullah yakni islam. Dari rekan perjuangannya, adalah ilmuan mesir Muhamad Abduh yang lebih sistematis dan mendalam, dalam fikirannya negara islam bisa menrapkan apa yang dalam barat disebut sebagai pengkajian ilmiah, namun yang beliau selali dengan rekannya yang seorang jurnalis mesir adalah  ”syariah malah yang harus mengikuti zaman”. Kondisi intelektualitas barat membuat orang islam mencela islam sendiri karena mengekang keinginan umatnya dengan ditutupnya pintu ijtihad. Ridha lah yang pertama kali mengusulkan modernisme islam, tetapi sangat islami dengan berdasarkan syariah reformasi. Di India pun muncul seorang penyair dan filsuf Muhamad Iqbal (1876-1938 M) menyatakan bahwa islam sama rasionalnya dengan barat. Bahkan islam lebih rasional dan paling maju diantara semua kepercayaan. Penekanan Iqbal pada semangat empiris membuatnya mencela sufisme, dia  mengajukan sistem baru yang jauh dari mistik yang sudah lazim di sunia muslim serta rasionalisme modern dianggap satu-satunya cara untuk maju. Abu A’la al Maududi (1903-1979M) mendirikan jamaah Islam dengan harapan diterapknnya syriah islam yang lebih ketat di India agar mempu memberikan pelawanan terhadap gempuran inggris yang menjadi inspirasi bagi soerang fundamental islam  suni Sayyid Qutb (1906-1966 M) yang sangat menentang bentuk sekulerisme barat. Sekulerisme Naseer yang kejam menyebabkan Qutb mendukung bentuk islam yang berbeda dari masa Rasulullah, beliau meminta umat muslim meneladani Muhammad dengan kaffah (seperti hijrah seperti hijrah dari mekkah ke madinah sangat pemerintah membahayakan spiritualitas umat muslim). Perjuangan yang lain adalah Revolusi Iran (1978-1979 M), selama tahun 1960an, Ayatullah Ruhollah Khomeini (1902-1989 M) memimpin rakyat Iran untuk turun ke jalan memprotes kebijakan yang kejam dan tidak konstitusional dari Syah Muhamad Reza. Perlawana seperti inilah yang seharusnya mampu dimunculkan umat muslim sekarang agar kemurnian islam dan perjuangannya tidak tergeser dengan pengaruh barat yang ingin menghancurkan ISLAM. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. Penutup&lt;br /&gt; Pemahaman sejarah yang akaffah akan semakin mempekuat statement bahwa Islam lah satu-satunya peradaban yang mampu memberikan pencerahan aqidah dan hubungan dengan manusia yang lain. Dengan fikiran yang tetap berpegang pada Al Qur’an niscaya kita akan berani menjadi penerus Rasulullah yang mewarisi semangat juang luar biasa terhadap islam. Perang yang dilakukan selama berlangsungnya masa keemasan Islam bukan karena semangat untuk membunuh dan menyerang umat manusia yang lain, melainkan karena kecintaan islam akan umat islam yang lain yang merasa disakiti oleh orang yahudi, kafir quraisy dan pihak yang tidak memperlakukan islam sebagai agama dan bahkan memerangi dengan alasan politik dan benturan agama. Rasulullah hanya ingin memberikan pencerahan islam agar umat manusia mengetahui esensi dia hidup di bumu Allah. Totalitas aqidah sebagai misinya semoga mampu kita laksanakan dan amalkan&lt;br /&gt;                    Pilihannya hanya BERJIHAD n SYAHID  (,,selamat berjuang sahabatQ,,)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-2338599056009957704?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/2338599056009957704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=2338599056009957704' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2338599056009957704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2338599056009957704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/05/dinamika-sejarah-islam.html' title='DINAMIKA SEJARAH ISLAM'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S-EIW-aFgII/AAAAAAAAARI/ztL0k9lkTHY/s72-c/Picture+260.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-2178214922262597958</id><published>2010-04-25T01:24:00.000-07:00</published><updated>2012-01-09T19:12:29.648-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SUARA TAMADUN'/><title type='text'>MASALAH-MASALAH SOSIAL DALAM MASYARAKAT</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S9P9EbgbjrI/AAAAAAAAARA/7vr0YVL67fo/s1600/siranda_maret09.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463989025475628722" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S9P9EbgbjrI/AAAAAAAAARA/7vr0YVL67fo/s200/siranda_maret09.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; float: left; height: 150px; margin: 0 10px 10px 0; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oleh: Lukni Maulana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Direktur Rumah Pendidikan Sciena Madani)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peperangan mungkin merupakan masalah sosial yang paling sulit dipecahkan sepanjang sejarah kehidupan manusia. Masalah peperangan berbeda dengan masalah sosial lainnya karena menyangkut beberapa masyarakat sekaligus, sehingga memerlukan kerja sama internasional yang hingga kini belum berkembang dengan baik. Perkembangan teknologi yang pesat semakin memodernisasikan cara-cara berperang dan menyebabkan pula kerusakan-kerusakan yang lebih hebat ketimbang masa-masa lampau.&lt;span class="fullpost"&gt;Peperangan merupakan bentuk pertenangan yang setiap kali diakhiri dengan suatu akomodasi. Keadaan dewasa ini yang sering disebut “perang dingin” merupakan suatu bentuk akomodasi. Akomodasi mungkin menghasilkan kerja sama seperti yang tertuang akan bentuk organisasi internasional, umpamanya Perserikatan Bangsa Bangsa. Di lain pihak akomodasi juga menyebabkan kerja sama antara satu golongan agar sanggup mempertahankan diri terhadap golongan lain yang dianggap lawan. &lt;br /&gt;Peperangan juga menyababkan disorganisasi dalam berbagai aspek kemasyarakatan, baik bagi negara yang keluar sebagai pemenang, apalagi bagi negara yang takluk sebagai si kalah. Apalagi peperangan pada dewasa ini biasanya merupakan perang total, yaitu dimana tidak hanya angkatan bersenjata yang tersangkut, akan tetapi seluruh lapisan masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat&lt;br /&gt;Yang merupakan bentuk-bentuk pelanggaran norma-norma dalam masyarakat yaitu : &lt;br /&gt;Pelacuran &lt;br /&gt;Pelacuran dapat diartikan sebagai suatu pekerjaan yang bersifat menyerahkan menyerahkan diri kepada umum untuk melakukan perbuatan-perbuatan seksual dengan mendapat upah. Pelacuran mempunyai pengaruh yang besar terhadap moral. &lt;br /&gt;Sebab-sebab terjadinya pelacuran haruslah dilihat pada faktor-faktor endogen dan eksogen. Di antara faktor-faktor endogen dapat disebutkan nafsu kelamin yang besar, sifat malas dan keinginan yang besar untuk hidup mewah. Di anatara faktor-faktor eksogen yang utama adalah faktor ekonomi, urbanisasi yang tidak teratur, keadaan perumahan yang tidak memenuhi syariat dan seterusnya. &lt;br /&gt;Usaha untuk mencegah pelacuran adalah dengan jalan meneliti gejala-gejala yang terjadi jauh sebelum adanya gangguan-gangguan mental, misalnya gejala insekuritas pada anak-anak wanita, gejala membolos, mencuri kecil-kecilan dan sebagainya. Hal itu semuanya dapat dicegah dengan usaha pembinaan sekuritas dan kasih sayang yang stabil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkoholisme &lt;br /&gt;Masalah alkoholisme dan pemabuk pada kebanyakan masyarakat pada umumnya tidak berkisar pada apakah alkohol boleh atau dilarang dipergunakan. Persoalan pokoknya adalah siapa yang boleh menggunakannya, di mana, bilamana, dan dalam kondisi yang bagaimana. Umumnya orang awam berpendapat bahwa alkohol merupakan suatu stimulant, padahal sesungguhnya alkohol merupakan racun protoplasmic yang mempunyai efek depresan pada system syaraf. Akibatnya, seorang pemabuk semakin kurang kemampuannya untuk mengendalikan diri, baik secara fisik, psikologis maupun sosial. &lt;br /&gt;Dalam kenyataanya, masyarakat mempunyai pengaruh tertentu terhadap penggunaan alkohol. Pada umumnya proses pengaruh tersebut adalah sebagai berikut : &lt;br /&gt;a.Setiap masyarakat mempunyai mekanisme untuk mengendalikan, mengintegrasikan dan membangun warganya. Proses mana tidak selalu mempunyai pengaruh yang seluruhnya posistif. Apabila ada pengaruh negatif, maka akan terlihat ketegangan atau keresahan kepada diri masyarakat. Salah satu upaya mengatasinya adalah menggunakan alkohol kalau perlu sampai mabuk. &lt;br /&gt;b.Setiap masyarakat membentuk lembaga-lembaga atau pola-pola tertentu yang dapat menyalurkan rasa tegang atau rasa khawatir. Lembaga atau pola-pola tersebut mempunyai tarif kemampuan tertentu di dalam menyalurkan rasa tegang atau rasa khawatir. Taraf kemampuan itu ikut mempengaruhi luas-sempitnya kemungkinan menggunakan alkohol untuk penyaluran keresahan diri. &lt;br /&gt;c.Setiap masyarakat cenderung menempatkan pemabuk sebagai pihak yang menyimpang atau bahkan melanggar. Dengan lain perkataan, peminum adalah pihak yang secara potensial merupakan pelanggar. Akan tetapi hal itu juga tergantung pada taraf ketetapan norma-norma yang mengatur perilaku yang berkaitan. &lt;br /&gt;Dalam kenyataannya ketentuan-ketentuan itu secara relatif kurang diterapkan, sehingga perkara mengenai orang-orang mabuk jarang yang diumumkan di media masa. Ada kemungkinan bahwa pada waktu peraturan ini dibuat, gejala orang-orang yang mabuk dan berada di tempat umum belum begitu membahayakan oleh karena itu pasal-pasal tersebut dimasukkan dalam bab mengenai kejahatan dan pelanggaran terhadap aturan sopan-santun yang dalam KUHP dibut kejahatan dan pelanggaran terhadap kesusilaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.KESIMPULAN &lt;br /&gt;Sosiologi menganggap bahwa peperangan sebagai suatu gejala yang disebabkan oleh berbagai faktor. &lt;br /&gt;Dari aspek sosial yang penting adalah mencegah adanya pemabuk. Disamping itu yang juga penting adalah menanggulangi keadaan di mana sudah ada pemabuk. Aspek hukum di Indonesia tampaknya mengikuti aspek sosial. Hanya saying bahwa kalangan penegak hukum belum menaruh perhatian yang proporsional terhadap masalah ini, misalnya timdakan-tindakan yang dilakukan terhadap pengedar dan pengguna narkotika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.PENUTUP&lt;br /&gt;Demikian makalah ini kami buat, kami sadar bahwa dalam penyusunan makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun penyusunan makalah ini. Dan kami berharap semoga makalah yang kami susun ini dapat memberikan manfaat pada kita semua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA &lt;br /&gt;Abdullah Taufiq, Pemudan dan Perubahan Sosial, Jakarta : LP3ES, 1978.&lt;br /&gt;M. Arifin Noor, Drs. H., Ilmu Sosial Dasar, Bandung : CV. Pustaka Setia, 1999.&lt;br /&gt;Soekanto Soejarno, Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 1982. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-2178214922262597958?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/2178214922262597958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=2178214922262597958' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2178214922262597958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2178214922262597958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/04/masalah-masalah-sosial-dalam-masyarakat.html' title='MASALAH-MASALAH SOSIAL DALAM MASYARAKAT'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S9P9EbgbjrI/AAAAAAAAARA/7vr0YVL67fo/s72-c/siranda_maret09.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-5737726718953041365</id><published>2010-04-25T01:17:00.000-07:00</published><updated>2010-04-25T01:43:02.283-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>PERBANDINGAN HUKUM PERCERAIAN  ANTARA INDONESIA DAN PAKISTAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S9P8Ams9MXI/AAAAAAAAAQ4/z0MtjEdAYdg/s1600/ANIMASIKU7.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S9P8Ams9MXI/AAAAAAAAAQ4/z0MtjEdAYdg/s200/ANIMASIKU7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463987860249850226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh: MUhaz Ali Jidzar&lt;br /&gt;(Sekretaris Umum HMI Cabang Semarang)&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan adalah rahmat dan nikmat dari Allah subhanahu wata’ala, yang dengan pernikahan itu manusia merasakan kasih sayang, kedamaian, kelembutan dan nikmatnya kehidupan. Namun di sisi lain tidak setiap orang yang membina rumah tangga akan mendapatkan apa yang tersebut di atas. Bahkan hampir dipastikan bahwa setiap rumah tangga akan menghadapi berbagai problem, keretakan dan gesekan yang dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga. Masalah rumah tangga terkadang dapat diatasi dan diselesaikan dengan baik, namun terkadang sangat sulit diselesaikan sehingga semakin hari semakin besar dan berlarut-larut dan tak jarang yang akhirnya berujung dengan perceraian.&lt;br /&gt;Maka merupakan nikmat dan rahmat dari Allah subhanahu wata’ala juga, bahwa manusia tidak dibebani oleh Allah dengan sesuatu yang dia tidak mampu memikulnya. Oleh karena itu ketika kehidupan rumah tangga yang tadinya merupakan nikmat telah berubah menjadi bencana, prahara dan bahkan seperti neraka maka talak bisa jadi merupakan rahmat yang dapat membebaskan suami istri dari prahara tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;ni jika suami istri memandang bahwa permasalahan sudah menemui jalan buntu dan kedua belah pihak atau salah satunya benar-benar sudah menghendaki perpisahan. &lt;a href="http://www.4shared.com/document/mLQFyvds/PERBANDINGAN_HUKUM_PERCERAIAN_.html"&gt;DOWNLOAD FILE PENUH&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-5737726718953041365?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/5737726718953041365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=5737726718953041365' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5737726718953041365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5737726718953041365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/04/perbandingan-hukum-perceraian-antara.html' title='PERBANDINGAN HUKUM PERCERAIAN  ANTARA INDONESIA DAN PAKISTAN'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S9P8Ams9MXI/AAAAAAAAAQ4/z0MtjEdAYdg/s72-c/ANIMASIKU7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-2062199411835391140</id><published>2010-04-08T06:38:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T07:34:28.667-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara lapmi'/><title type='text'>EVALUASI DIRI DI HARI YANG FITRI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S73dAxIkaVI/AAAAAAAAAQw/1enOimHI-Ok/s1600/14350_1053326711589_1778455434_105977_2508978_s.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 97px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S73dAxIkaVI/AAAAAAAAAQw/1enOimHI-Ok/s200/14350_1053326711589_1778455434_105977_2508978_s.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457761328701925714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sungguh suatu keberuntungan ketika seorang hamba masih di izinkan untuk bertemu dengan Ramadlan, bulan mulia yang kedatangannya dinantikan oleh jutaan umat muslim, karena Ramadlan merupakan bukti cinta Allah kepada hambanya, bulan dimana Allah akan melipatgandakan pahala bagi orang yang beramal baik dan seperti yang kita tahu dalam Ramadlan terdapat lailatul Qadar yang diinginkan oleh orang-orang Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seorang muslim akan lebih beruntung lagi bila ia dapat menyelesaikan puasa selama sebulan dan dapat bertemu dengan Idul Fitri di awal bulan Syawal, di bulan inilah saatnya kita mengevaluasi diri apakah ramadlan yang telah kita jalani penuh makna atau puasa kita tidak ada artinya, hanya menahan lapar dan dahaga, tanpa mendapatkan Rachmat dan Ridlo Allah. Karena di waktu Ramadlan masih saja kita melakukan hal yang keji dan tidak pernah mendekatkan diri dengan Allah. Nabi Muhammad SAW bersabda: “banyak sekali orang yang berpuasa yang hanya puasanya sekedar menahan lapar dan dahaga”&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hendaknya manusia dapat belajar dari seekor ulat bulu yang menjijikkan, dengan niat dan kemauan untuk berpuasa, setelah 36 hari dalam kepompong, ulat bulu yang dulunya menjijikkan berubah menjadi kupu-kupu indah yang mengundang decak kagum manusia yang melihatnya. Begitu juga manusia jika dia benar-benar berniat berpuasa di bulan Ramadlan kemudian senantiasa membasahi bibirnya dengan dzikir serta memperbanyak amal baik. Maka allah akan menaikkan derajat hamba tersebut, dan di harapkan pasca Ramadlan seorang hamba dapat menata hatinya dan memiliki jiwa yang bersih sebagaimana dia baru saja dilahirkan dari rahim ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idul fitri merupakan penghargaan Allah kepada hambanya yang telah berjuang melawan nafsu di bulan ramadlan dan dalam moment ini sebaiknya kita memaknai sebagai kepulangan seseorang kepada fitrah asalnya ynag suci. Idul fitri adalah hari raya yang jatuh pada tanggal 1 syawal yang menandai puasa kita telah selesai, dan kita diperbolehkan untuk makan dan minum di siang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan syawal inilah saatnya kita berbenah dan menginstropeksi diri, inilah waktu yang tepat membuka hati untuk minta maaf dan memaafkan Allah sangat menyayangi hamba yang mau menjalin ukhwah antar saudaranya, selama masih hidup hendaknya kita selalu menjalin silaturahmi. Allah berfirman dalam surat ali-imran ayat 112 “mereka itu akan ditimpa kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka menyambung tali hubungan baik dengan Allah dan tali hubungan baik dengan sesama manusia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silaturahmi dapat diartikan menyambungkan kasih sayang, dalam silaturahmi tidak terbatas dengan nasab, tapi hubungan dengan semua umat muslim, Allah berfiman “sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai makhluk social tentu kita tidak dapat menghindari interaksi dengan orang lain, dan bagaimana kita hidup tenang bila di dalam hati kita masih tersimpan kebencian dan rasa permusuhan kepada sesama muslim. Maka dalam moment Idul fitri inilah saatnya kita untuk memperbaiki hubungan kita dengan saudara kita yang lain, dan dengan menjaga silaturahmi kita akan mendapatkan ketenangan hati dan memperkuat ukhuwah islamiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silaturahmi merupakan kunci terbukanya rachmat dan pertolongan Allah, dengan menjaga silaturahmi maka ukhuwah islamiyah akan terjalin dengan baik, Rosulullah bersabda; barangsiapa yang menjaga tali silaturahmi, Allah SWT akan melapangkan rezeki dan umurnya. Dan dengan silaturahmi pula kita dapat menyempurnakan rasa cinta dan interaksi social antar umat manusia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-2062199411835391140?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/2062199411835391140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=2062199411835391140' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2062199411835391140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/2062199411835391140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/04/evaluasi-diri-di-hari-yang-fitri.html' title='EVALUASI DIRI DI HARI YANG FITRI'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S73dAxIkaVI/AAAAAAAAAQw/1enOimHI-Ok/s72-c/14350_1053326711589_1778455434_105977_2508978_s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-6535555982280069484</id><published>2010-04-08T06:35:00.000-07:00</published><updated>2010-04-08T06:38:07.199-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SUARA KADER'/><title type='text'>MENJAGA KEFITRAHAN DAN SILATURRAHMI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S73cOcmYguI/AAAAAAAAAQo/_nJa1RRqI38/s1600/images2.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 85px; height: 128px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S73cOcmYguI/AAAAAAAAAQo/_nJa1RRqI38/s200/images2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457760464196371170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh:&lt;br /&gt;Sulaiman Al-Kumayi&lt;br /&gt;Kandidat Doktor Islamic Studies IAIN Walisongo dan &lt;br /&gt;Mantan Kader HMI Semarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah kita tinggalkan bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Imam 'Ali Zainal 'Abidin a.s., cucu Rasulullah Saw., selalu meninggalkan bulan Ramadhan dengan penuh kesedihan. Dengan air mata yang tidak henti-hentinya membasahi wajah yang mulia, beliau mengucapkan salam perpisahan pada bulan Ramadhan. Ia berpisah dengan bulan yang telah menyertainya dalam mengabdi kepada Allah. Bulan yang menaburkan harapan hamba dari ampunan Tuhan. Bulan yang di dalamnya orang-orang saleh membersihkan hati dengan air mata tobat dan penyesalan. Bulan yang di dalamnya ada satu malam yang lebih utama daripada seribu bulan. Seperti Imam 'Ali Zainal  Abidin a.s., marilah kita ucapkan salam perpisahan kepada Ramadhan:&lt;br /&gt;Wahai bulan Allah yang agung, assalamualaika, wahai waktu-waktu yang menyertai kami dengan penuh kemuliaan. Wahai bulan dengan jam-jam dan hari-hari kebaikan. &lt;br /&gt;Assalamualaika, wahai bulan yang ketika harapan didekatkan dan amal dihamparkan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salam bagimu wahai Ramadhan, sahabat yang datang membawa kebahagiaan dan pergi meninggalkan kepedihan. &lt;br /&gt;Salam bagimu wahai kawan, yang membuat hati menjadi lembut dan dosa berguguran. &lt;br /&gt;Salam bagimu wahai bulan penolong yang membantu kami melawan setan dan memudahkan kami menapak jalan kebaikan. &lt;br /&gt;Salam bagimu wahai Ramadhan. Betapa panjangnya Engkau bagi para pendurhaka. Betapa mulianya Engkau bagi hati orang-orang yang percaya. &lt;br /&gt;Salam bagimu wahai Ramadhan, engkau datang kepada kami membawa keberkahan dan membersihkan kami dari kesalahan. &lt;br /&gt;Salam bagimu wahai Ramadhan. Wahai yang dirindukan sebelum kedatangannya dan disedihkan sebelum kepergiannya. &lt;br /&gt;Salam bagimu wahai Ramadhan. Karenamu betapa banyaknya kejelekan telah dipalingkan dari kami. Karenamu betapa banyaknya kebaikan telah dilimpahkan kepada kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah meninggalkan bulan Ramadhan. Bulan penyucian ruhani. Mulai hari ini kita semua memikul beban berat untuk mempertahankan kesucian ini. Selama sebulan, Tuhan menyaksikan kita bangun di waktu dini hari dan mendengarkan suara istighfar kita. Alangkah malangnya bila setelah hari ini Tuhan melihat kita tidur lelap. Tak lagi bangun di tengah malam untuk salat malam (salat tahajud). Bahkan melewati waktu subuh seperti bangkai tak bergerak. &lt;br /&gt;Selama sebulan bibir kita bergetar dengan doa, zikir, dan kalimat suci Al-Quran. Celakalah kita bila kita gunakan bibir yang sama untuk menggunjing, memfitnah, dan mencaci maki kaum Mukmin.&lt;br /&gt;Selama sebulan kita melaparkan perut dari makanan dan minuman yang halal di siang hari. Relakah kita sekarang memenuhi perut kita dengan makanan dan minuman yang haram. Setelah hari ini, kita akan diuji apakah kita termasuk orang yang terus mensucikan diri, berzikir, dan shalat atau tetap mencintai dan mendahulukan dunia. Apakah kita termasuk orang yang disebut Al-Quran: “Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri,dDan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia shalat” (QS. Al-A`la, 87: 14-15). Atau “Tetapi kamu memilih kehidupan duniawi” (QS. Al-A`la, 87: 16).&lt;br /&gt;Saat hari raya Idul Fitri tiba, itu pertanda kemenangan hakiki bagi orang-orang mukmin yang melaksanakan ibadah puasa dan amal-amal lainnya selama bulan Ramadhan dan predikat muttaqîn (orang-orang yang bertakwa)—insya Allah—kita peroleh saat ini. Ini adalah gelar atau predikat tertinggi yang diberikan langsung oleh Allah SWT. Melalui predikat ini akan tumbuh kesadaran dalam diri manusia tentang kehadiran Allah dalam hidupnya. Sehingga, kapan pun dan di mana pun berada kita selalu merasa diawasi oleh Allah; Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas ´arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya . Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan (QS. Al-Hadid [57]: 4); Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah keempatnya, dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah keenamnya. dan tiada (pula) pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu (QS. Al-Mujadilah [58]: 7).&lt;br /&gt;Kesadaran ‘kehadiran Allah dalam diri’ ini sudah kita bangun selama Ramadhan yang lalu. Kita sendiri yang merasa takut akan Allah baik secara rahasia maupun terang-terangan. Kita menjaga betul agar puasa kita tidak batal, sehingga saking hati-hatinya ada di antara kita sanggup tidak sikat gigi meskipun mulut sangat bau. Padahal kalau kita mau curang, tidak ada yang memata-matai kita. Namun, iman yang ada dalam dada kita mendorong kita untuk berlaku jujur dan tidak mau berbuat curang. &lt;br /&gt;Rasa takut akan Allah inilah seharusnya yang menjadi pegangan dalam hidup kita. Pegangan yang dapat memotivasi kita untuk selalu berbuat yang terbaik dalam hidup ini. Berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk diri kita dan orang lain. Kita sangat takut untuk berbuat sesuatu yang dilarang oleh Allah. Karena kita sadar sekecil apa pun kebaikan atau keburukan yang dilakukan pasti akan menerima ganjarannya. Firman Tuhan kita: "Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun [sekecil partikel], niscaya ia akan melihat [balasan]nya; dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya ia akan melihat [balasan]nya pula." (QS. Al-Zalzalah [99]: 7-8); betul-betul selalu kita ingat bersamaan dengan keluar masuk nafas kita. Kalau kita sudah selalu menempatkan Allah dalam setiap aktivitas kita, maka kita tidak lagi merasa sendirian. Dan hidup dijalani dengan penuh suka cita dan kebahagiaan. Apa pun bentuk ujian yang kita alami di tengah-tengah perjalanan hidup kita, kita dengan tegas dan mantap mengatakan bahwa ini adalah ‘pertanda Allah mencintaiku, bukan membenciku.’&lt;br /&gt;Menyambung Silaturrahmi&lt;br /&gt;Siapa pun kita, setelah dosa-dosa kita kepada Allah diampuni, maka kewajiban selanjutnya adalah menyambung tali silaturrahmi dengan cara membuka pintu maaf dan meminta maaf kepada orang-orang yang memutuskan hubungan tali silaturrahmi. Allah berfirman: Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan Mengawasi kamu (QS. An-Nisa [4]: 1).&lt;br /&gt;Begitu pentingnya silaturrahmi, sehingga orang yang memutuskannya dikecam dalam agama. Ada tiga orang yang tidak akan masuk surga: orang yang terus-menerus minum minumam keras, orang mukmin yang melakukan sihir, dan yang memutuskan silaturrahmi (Al-Bihar, 74: 90). &lt;br /&gt;Sesungguhnya rahmat Allah tidak turun kepada satu kaum yang di dalamnya ada orang yang memutuskan silaturrahmi. Tidak ada dosa yang Allah segerakan siksanya kepada pelakunya di dunia ini selain memutuskan tali kekeluargaan. &lt;br /&gt;Pada suatu hari, Ali bin Abi Thalib berdoa: “Aku berlindung kepada Allah dari dosa yang mempercepat kebinasaan.” Abdullah bin Al-Kawwa bertanya: “Ya Amir Al-Mukminin, apakah ada dosa yang mempercepat kebinasaan?” Ia berkata: “Memutuskan silaturrahmi.”&lt;br /&gt;Seorang laki-laki datang menemui Nabi SAW. Ia berkata: “Ya Rasulullah, aku punya keluarga yang berasal dariku. Mereka menyakiti hatiku dan aku bermaksud mengusir mereka.” Rasulullah SAW berkata kepadanya: “Kalau begitu, Allah akan mengusir kamu semua.” Ia berkata: “Apa yang harus saya lakukan?” Rasulullah SAW bersabda: “Kamu memberikan hartamu kepada orang yang tidak pernah memberi kamu. Kamu sambungkan persaudaraan dengan orang yang memusuhi kamu, dan kamu memaafkan orang-orang yang menyakiti kamu. Jika kamu melakukan itu semua, Allah SWT akan selalu menjadi pembela kamu.” (Al-Bihar, 74: 100).&lt;br /&gt;Sambungkanlah persaudaraan dengan orang yang sudah putus dengan kita. Berbuat baiklah kepada orang yang berbuat buruk kepada kita. Katakanlah kebenaran walaupun bertentangan dengan kepentingan diri kita. Semoga Allah selalu menyertai kita. []&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-6535555982280069484?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/6535555982280069484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=6535555982280069484' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6535555982280069484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6535555982280069484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/04/menjaga-kefitrahan-dan-silaturrahmi.html' title='MENJAGA KEFITRAHAN DAN SILATURRAHMI'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S73cOcmYguI/AAAAAAAAAQo/_nJa1RRqI38/s72-c/images2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-6920595552023087335</id><published>2010-04-08T06:18:00.000-07:00</published><updated>2010-04-08T06:20:14.436-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SUARA KADER'/><title type='text'>CATUR PERADABAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S73X-c29BgI/AAAAAAAAAQg/3H3zYt1R3L8/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 104px; height: 137px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S73X-c29BgI/AAAAAAAAAQg/3H3zYt1R3L8/s200/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457755791341454850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Enak rasanya menikmati secangkir kopi ditengah malam untuk menemani bermain catur. Walau lelah dan rasa capek telah menusuk tulang dan otot terasa tegang sehabis melakukan aktivitas di siang hari. Seharusnya istirahat sih..!, akan tetapi kehendak pikiran tidak dapat di kendalikan oleh nafsu. Antara pikiran dan nafsu bekerja sesuai dengan arah dan waktu yang berbeda serta saling mempengaruhi, namun sangat indah karena perpaduan itu dapat membangun lingkaran jiwa yang tenang.&lt;br /&gt;Di sini tidak akan membahas, apa itu nafsu, jiwa, pikiran dan bagaimana memadukan hal tersebut. Kita lanjutkan perjalanan ceritanya, seperti ingin mendongengkan anak yang ingin tidur aja heh hee. Tapi ngaklah, hanya berusaha memastikan bahwa engkau mengikuti alur ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Secangkit kopi untuk menemani bermain carut. Kita tahu permaian catur dengan 16 (enam belas) butir serdadu, di situ ada; pion yang berjumlah delapan, 2 menteri, 2 beteng, 2 kuda, 1 sterr dan 1 raja. Sangat indah rupanya permainan tersebut, dengan perbedaan karakter yang tajam. Dari berbagai butir serdadu tersebut memiliki karakter sendiri. Menteri yang berjalan menyilang, kudang yang berjalan leter el, beteng yang berjalan vertikal dan horisontal, pion dan raja yang hanya bisa berjalan perpetak serta sterr yang bisa berjalan semuanya namun tidak bisa berjalan seperti karakternya kuda.&lt;br /&gt;Itu semua mengisyarakatkan perbedaan dalam satu team lembaga atau organisasi. Mereka memiliki karakter dan tugas yang berbeda. Membentuk satu kesatuan untuk dapat mencapai tujuan bersama yaitu kemenangan dalam menghadapi rintangan dan tantangan pihak lain yang berusaha menjajah.&lt;br /&gt;Mari kita lanjutkan ceritanya, diatas sudah dijelaskan sedikit tentang satu dimensi yakni kebersamaan team. Secangkir kopi telah membasahi bibir kemerah-merahan itu. Otaknya terus berjalan guna memenangkan pertandingan catur. Kita simak bersama pertandingan tersebut. Ya..pastilah dengan saling memahami bukannya menganggu pikiran mereka.&lt;br /&gt;Ternyata kelelahan itu membuat menjadi diri kita semangat, karena telah menjalankan kinerja otak yang semestinya akan selalu bekerja terus. Jika otak ini hanya di diamkan maka akan terasa kaku dan dapat menyebabkan matinya daya akal kita. Selamat bagi mereka yang menjalankan otaknya sesuai fungsinya, bukannya berfikiran ngeres he he he.&lt;br /&gt;Sunguh beruntung kita dianugerahi akal pikiran yang membedakan kita dengan mahluk tuhan lainnya. Maka sepatutunya kita bersyukur dan berterima kasih karena dengan akal pikiran itu kita menjadi mahluk yang beradab. Bersambung dulu ya....ah..lanjutkan aja..ok.&lt;br /&gt;Permainan catur mengisaratkan kelompok atau himpunan yang terdiri dari berbagai golonganm, suku, agama dan ras. Membentuk suatu kerajaan atau negara yang memiliki raja, menteri dan rakyat. Raja atau pemimpin dilindungi rakyatanya, makanya dalam permainan catur raja terletak ditengah paling belakang. Hal ini menunjukan peran pemimpin sangat vital dan dijunjung tinggi oleh rakyatnya yang rela berkorban. Begitu juga pemimpinnya menjaga tahta singasanannya demi kemakmuran dan keadilan negeri.&lt;br /&gt;Bukannya pemimpin yang memanfaatkan situasi untuk menindas rakyatknya. Atau bahkan memanfaatkan rakyat demi kepentingan pribadi dan politiknya. Di situlah sejatinya kepemimpinan yang dapat mengayomi semua pihak.&lt;br /&gt;Catur adalah sebuah peradaban yang dibangun berdasarkan satu visi yaitu membangun masyarakat yang di rihoi Allah. Dengan misi untuk kedamaian negeri dan menjunjung harkat martabat manusia dan alam semesta.&lt;br /&gt;Catur merupakan simbol permainan raja-raja, yang dimainkan oleh para bangsawan sejak kerajaan Babilonia di Andalusia Spanyol. Karena dengan bermain catur para bangsawan tidak hanya sekedar menikmati permainan dan seduhan teh manis. Akan tetapi sebagai media untuk mengasah dan teliti untuk mengatur startegi perang. Tidak heran jika masa lalu seorang pemimpin bukanlah dari mereka yang memiliki otak yang pandai, cerdas, baik hati dan keturunan raja. &lt;br /&gt;Pemimpin adalah orang yang dapat mengatur startegi perang dan memiliki kekuatan fisik yang tangguh. Maka seorang pangeran atau anak turunan raja pasti diberikan bekal ilmu pengetahuan sastra, politik dan ekonomi dan yang paling utama adalah pelajaran berkuda, memanah, berenang dan berperang.&lt;br /&gt;Aduhh...rasanya lagi males nih, tapi jangan terlalu males ah. Katanya intelektual kok males, dilanjutin ceritanya dong. Tapi sepertinya sampai di sini aja dulu ya. Sebelum itu, akan diberikan sedikit permainan catur.&lt;br /&gt;Sesungguhnya dalam bermain catur akan mengasah kita untuk berfikir tenang dan kosentrasi. Melatih daya evaluasi jika akan diserang lawan. Memberikan kesegaran mata untuk memandang yang lebih jeli. Dan yang paling indah adalah kebersamaan antara kau dan aku untuk memainkan catur ini.&lt;br /&gt;Terima kasih, dan akupun berjabatan tangan dengan dia. Walaupun aku bermain dengan dia dengan hasil seri. &lt;br /&gt;Jangan mudah menyerah dan merasa kalah. Sejatinya pada diri kita tercermin kekuatan untuk menang. Hanya pikiran negatiflah yang mengendalikan kita untuk menyerah. Sebenarnya pada diri kita tersimpan energi untuk mematahkan lemahnya semangat dan memunculkan kembali semangat perjuangan.&lt;br /&gt;Catur ialah simbol kehidupan, didalamnya ada kerukunan dan tali persaudaraan. Maka jagalah tali ukhuwah silatuhrahmi itu walau sekedar minum kopi dan menikmati permainan catur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Lukni Mualana&lt;br /&gt;17 – 19 Maret 2009&lt;br /&gt;Wisma Idaman Kemiri, RT 05 RW 01, Sukorejo, Mojotengah, Wonosobo, 56351&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-6920595552023087335?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/6920595552023087335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=6920595552023087335' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6920595552023087335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6920595552023087335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/04/catur-peradaban_08.html' title='CATUR PERADABAN'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S73X-c29BgI/AAAAAAAAAQg/3H3zYt1R3L8/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-6626974895400930639</id><published>2010-04-05T21:09:00.000-07:00</published><updated>2010-04-05T21:14:31.423-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>SEMINAR DAN PELANTIKAN PENGURUS HMI CABANG SEMARANG PERIODE 2010-2011 M</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;HADIRILAH SEMINAR DAN PELANTIKAN PENGURUS HMI CABANG SEMARANG PERIODE 2010-2011 M&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Seminar dengan bahasan seputar, "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Strategi Gerakan Kota&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Dengan tema,“ &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Resolusi Tata Ruang Kota Semarang antara Kebijakan Pemerintah dan Nasib Kaum Mustadz’afin&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara tersebut akan dilaksanakan pada:&lt;br /&gt;Hari/ tanggal  : Ahad, 11 April 2010&lt;br /&gt;Waktu   : 10.00 s/d selesai&lt;br /&gt;Tempat   : Aula IKIP PGRI Semarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Diharapkan kepada seluruh kader, simpatisan dan seluruh masyarakat yang sangat menghargai perkembangan tata ruang kota untuk bisa menghadiri demi rasa persaudaraan untuk kemandirian bangsa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Sekian dan terima kasih semoga menjadi jalinan ikatan silatuhrahmi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-6626974895400930639?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/6626974895400930639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=6626974895400930639' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6626974895400930639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6626974895400930639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/04/seminar-dan-pelantikan-pengurus-hmi.html' title='SEMINAR DAN PELANTIKAN PENGURUS HMI CABANG SEMARANG PERIODE 2010-2011 M'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-4229053574906993763</id><published>2010-04-05T20:58:00.000-07:00</published><updated>2010-04-05T21:08:43.683-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SUARA KADER'/><title type='text'>Resolusi Tata Ruang Kota Semarang antara Kebijakan Pemerintah dan Nasib Kaum Mustadz’afin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Perkembangna konsep dualistik ang terjadi khususnya di negar-negara berkembang &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengalami dinamika ang seringkali menimbulkan permasalahan-permasalahan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dalam negara-negara tersebut, terlebih di perkotaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Lincolyn, 1992:208)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan ruang kota sebagai arah dan pedoman dalam pengembangan dan pembangunan kota mengalami perubahan paradigma, yaitu dari skala keseragaman menuju keberagaman, dari lahan sebagai sekedar wadah aktifitas menjadi bagian dari investasi dan pemberdayaan kandungan lokal. Perubahan paradigma ini memberikan konsekuensi logis bagi kota untuk mengembangkan diri sesuai dengan potensi yang dikandungnya. Lebih dari itu, diperlukan pengembangan antar kawasan yang bertumpu pada keselarasan antar sinergisitas dengan wilayah sekitar. Dengan demikian diharapkan kebijakan tata ruang akan terhindar dari segala benturan kepentingan ego regional masing-masingwilayah pengembangan. Kegiatan pembangunan infrastruktur perkotaan memiliki peran yang sangat signifikan terhadap keberhasilan pemanfaatan ruang. Berpijak pada Perda Nomor 1 Tahun 1999, tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Semarang, konsep dasar pembangunan sarana dan prasarana dasar perkotaan berorientasi pada pemenuhan pelayanan infrastruktur perkotaan yang mampu mendukung terwujudnya pola perkembangan kota metropolitan yang aman, tertib, lancar, asri dan sehat. Implementasi konsep tersebut di atas memiliki banyak tantangan, hal ini disebabkan karena kondisi infrastruktur perkotaan yang terbangun telah mengalami penurunan kualitas dan fungsi yang cukup tajam, sehingga membutuhkan biaya pemeliharaan yang cukup besar.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjawab tantangan yang demikian maka diperlukan prioritas program yang proporsional sehingga dapat menciptakan infrastruktur yang berdaya dukung pada segala aktifitas perkotaan secara efektif dan efisien.Disisi lain, sumber daya alam merupakan potensi yang dapat memacu percepatan pembangunan, sebab merupakan sumber daya yang sudah tersedia secara alami. Namun demikian, kuantitas sumber daya alam yang tersedia sangat berbeda satu dengan lainnya, di satu sisi ada yang berlimpah sedang yang lainnya relatif terbatas. Pada sumber daya alam yang relatif terbatas, perlu kajian yang lebih mendalam untuk pemanfaatannya, agar dalam pengembangan potensinya masih tetap dalam ambang batas terciptanya daya dukung lingkungan yang handal. Potensi sumber daya alam yang sangat berlimpah ternyata belum dimanfaatkan secara optimal, contoh sumber daya air, yang karena lemahnya pengelolaan sumber daya tersebut, belum memberikan nilai tambah pada masyarakat seperti untuk kebutuhan air bersih, tetapi justru menjadi masalah yang sangat merepotkan, yaitu dengan adanya bencana banjir dan rob. Terlepas dari keterbatasan dana dan kemampuan pengelolaan, sudah sepantasnya masalah sumber daya air yang berlimpah tersebut diubah sebagai potensi yang menjanjikan bagi perkembangan kota. Oleh karena itu, konsep pemanfaatan sumber daya air sebagai primadona pembangunan kota, mulai patut untuk dikedepankan pada era pembangunan kali ini. Sebagai gambaran permasalahan utama bidang tata ruang, infrastruktur dan sumber daya alam dalam kajian ini adalah sebagai berikut : Kurang konsistennya pengendalian pemanfaatan ruang; Kurang lengkapnya perencanaan tata ruang kawasan (RTRK); Belum optimalnya penanganan perkampungan kumuh, bangunan dan hunian liar; Adanya kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan rumah layak huni; Belum meratanya penyebaran fasilitas perumahan&amp;amp; lingkungan permukiman (fasum &amp;amp; fasos); Belum optimalnya penanganan banjir dan rob; Kurang optimalnya penanganan kebersihan kota; Belum optimalnya pelayanan infrastruktur dasar kelompok miskin;· Belum optimalnya pelayanan infrastruktur serta sistem transportasi internal dan eksternal perkotaan;· Belum memadainya prasarana transportasi udara, laut &amp;amp; darat yang mendukung fungsi kota metropolitan;· Belum optimalnya pengelolaan dan estetika ruang publik; Kurangnya area hijau kota; Kurang optimalnya pengendalian Air Bawah Tanah; Belum optimalnya pengelolaan irigasi dan Daerah Aliran Sungai (DAS); Lemahnya pengendalian penambangan bahan Galian Golongan dan belum optimalnya pengendalian pencemaran lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Arah Kebijakan Kebijakan penataan ruang kota merupakan basis dari segala kebijakan pengembangan fisik kota, sebab hampir semua aspek pemanfaatan ruang kota harus berpijak pada tata ruang kota yang telah ditetapkan. Mengingat strategisnya aspek kebijakan ini bagi perkembangan fisik kota, maka diharapkan kebijakan ini seyogyanya mampu mengakomodasi semua potensi kota baik secara internal maupun eksternal, sehingga arah pembangunan kota tidak meninggalkan elemen potensi dalam setiap tahap pembangunan. Berlandaskan kajian tata ruang kota tahun 1995 &amp;amp; ndash; 2005 makapemanfaatan ruang kota dalam kebijakan tata ruang ini diarahkan: Keselarasan pemanfaatan ruang yang mampu mengembangkan fungsi setiap kawasan; Terciptanya hubungan sinergis antara wilayah kota Semarang dengan wilayah/ daerah sekitar; Pengembangan sumber daya lokal dan berdaya dukung lingkungan yang berkesinambungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Problematika utama yang dialami kota Semarang diantaranya adalah cara penanggulangan banjir/rob yang belum menemukan cara yang ideal. Hal ini tidak hanya terjadi di daerah-daerah pinggiran saja melainkan di pusat kota dan di pasar yang notabenenya sebagai pusat terjadinya interaksi sosial dalam bentuk jual beli dalam masarakat. Ini tentu tidak hanya berkaitan dengan drainase saja tetapi juga karena bangunan-bangunan pencakar langit yang semakin banyak ditambah penghijauan mengalami stagnasi apalagi budaya masyarakat ang membuang sampah sembarangan. Ini disinyalir yang menjadi sebab dari tidak terselesaikannya problem banjir hingga memunbulkan isu untuk pemindahan ibu kota jawa tengah ke Yogyakarta karena kondisi semarang yang dirasa sudah tidak representatif untuk jadi ibukota jawa tengah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hal yang tidak kalah penting adalah berkaitan dengan pembangungan dan perbaikan pemukiman, prasarana kota,  yang tujuan utamannya adalah meningkatkan harkat dan martabat masyarakat sebagai warga kota pantai metropolitan. Prioritas dalam hal ini adalah pemenuhn kebutuhan papanmasyarakat kurang mampu, baik berupa lahan maupun berupa rumah layak huni dan terjangkau. Fasilitas pun menjadi entitas yang tak kalah penting bagi masyarakat luas diantaranya; pengadaan infrastruktur air bersih oleh PDAM, pengadaan MCK umum yang bersih dan sehat, dan masalah yang berkaitan dengan PKL. Keberadaan PKL dapat mendukung kegiatan formal di lokasi tersebut, tetapi kenyataan yang ada justru cenderung termarginalkan baik dari segi lokasi danruang, maupun regulasi/hukum pengaturannya. Fenomena sektor informal pedagang kaki lima ini pada dasarnya merupakan bentukpengkondisian dari pembangunan yang tidak memadai kapasitasnya, baik dari strategi dankebijakan yang diterapkan maupun perlakuan pemerintah sendiri yang tidak sungguh-sungguh memperhatikan sektor ini (Rachbini, 1994: 81). Sampai dengan saat ini, penanganan masalah sektor informal pedagang kaki lima di perkotaan masih belum berubah dari pola lama, yaitu penggusuran demi kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kota. Beberapa regulasi mengenaipedagang kali lima dapat dikatakan belum aspiratif karena masih berupa penggusuran penggusuran. Seperti ang sering terjadi, para PKL di sekitar lokasi dagang mereka digusur karena alasan kebersihan dan penertiban dalam rangka menyongsong lomba Adipura misalkan. Parahnya lagi, ternyata dari pihak Pemkot tidak mempunyai rencana lokasi baruuntuk relokasi PKL tersebut. Hal inilah, yang kemudian menimbulkan protes dari pedagang kaki lima tersebut karena merasa diperlakukan tidak adil (Kedaulatan Rakyat, 17 Februari 2006).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Upaya untuk menata visi kebijakan yang pro poor diantaranya dengan penataan bangunan, guna menjembatani kesenjangan antara rencana tata ruang dengan implementasi pemanfaatan ruang. Hal ini disebabkan oleh karena perencanaan tata ruang kota belum mampu sebagai arahan detail dalampemanfaatan ruang. Untuk itu, setiap kawasan strategis kota sudah selayaknya dilengkapi Rencana Tata Bangunan danLingkungan. Perwujudan program ini melalui kegiatan penyusunan Rencana Tata Ruang Kota, Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTRK, RTBL), pengendalian dan evaluasi bangunan. Kemudian upaya ang lain adalah dengan konservasi Lahan Pemenuhan kawasan hijau sebagai media penyelaras akan kecenderungan degradasi ketersediaan udara bersih dan sehat. Dengantersedianya ruang terbuka hijau yang cukup diharapkan mampu menurunkan tingkat polusi udara kota, sekaligus sebagai media resapan air hujan yang pada akhirnya berfungsi sebagai media pencegah bahaya banjir. Implementasi ini dilakukan melalui penyusunan rencana kawasan konservasi dan pengendalian atas implementasi peruntukan lahan serta konservasi lahan kritis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tentunya dari realitas yang sudah terlihat, kemudian menjadi jelas langkah mana yang harus dijadikan strategi yang di prioritaskan. Kesejahteraan rakyat lah yang menmpati posisi pertama dalam orientasi penetapan kebijakan, bukan kepada orientasi status quo yang tendensius dengan mengambil hak rakyat secara formal kelembagaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Oleh karena itulah melalui agenda pelantikan yang merupakan awal terbentuknya kepengurusan baru ditataran struktural HMI Cabang Semarang, yang nantinya akan kami selenggarakan tersebut nantinya dengan harapan sebagai pengaharapan yang berbenah baik untuk organisasi sendiri maupun untuk konsep semarang kedepan pada umumnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;TOR SEMINAR DAN PELANTIKAN HMI CABANG SEMARANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-4229053574906993763?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/4229053574906993763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=4229053574906993763' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4229053574906993763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4229053574906993763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/04/resolusi-tata-ruang-kota-semarang.html' title='Resolusi Tata Ruang Kota Semarang antara Kebijakan Pemerintah dan Nasib Kaum Mustadz’afin'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-8563051383110315958</id><published>2010-04-05T20:31:00.000-07:00</published><updated>2010-04-05T20:58:34.810-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>LK KOMISARIAT FIP IKIP PGRI SEMARANG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;SEMARANG-BANYUMANIK-Selamat atas dilantiknya kader baru LK I Komisariat FIP IKIP PGRI Semarang. Semoga kader yang dilantik menjadi kader ulul albab untuk menjadi jati dirinya. Baik menjadi mujtahid, mujahid, mujadid, muababid. Tapi konskwensinya adalah setiap kader harus mampu menjadi pejuangn dan tanggung jawab yang semestinya tertanam pada benak yang berfikir. Saatnyalah berjuang bersama di lingkarang himpunan yang di sebut HMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidak ada keraguan untuk tidak melakukan gerakan perubahan pada ranah sosial kemasyarakatan dan pembangunan nasional demi terwujudnya masyarakat yang di ridhoi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah kader yang semestinya tahu peran dan fungsi.&lt;br /&gt;Selamat datang kader baru Kom. FIP IKIP PGRI Semarang. (Lukni)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-8563051383110315958?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/8563051383110315958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=8563051383110315958' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8563051383110315958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8563051383110315958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/04/lk-komisariat-fip-ikip-pgri-semarang.html' title='LK KOMISARIAT FIP IKIP PGRI SEMARANG'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-152498856537519691</id><published>2010-03-09T02:29:00.000-08:00</published><updated>2010-03-09T02:34:28.541-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S5YkH7TXGbI/AAAAAAAAAQQ/4pfVlf7wyJU/s1600-h/Image0422.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S5YkH7TXGbI/AAAAAAAAAQQ/4pfVlf7wyJU/s200/Image0422.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446580517947775410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LPJ Di Ujung Tanduk&lt;br /&gt;Saturday, 06 March 2010 23:35&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada permulaan pasti ada akhiran. Ya, ungkapan itu mungkin cocok diterapkan pada Rapat Tertinggi HMI Cabang Semarang. Hari ini adalah Konferensi HMI Cabang Semarang yang ke-50. yang bertempat di Pon-Pes Inabah, Mondosari Rt/Rw: 007/005, Batursari, Mranggen, Demak. Ada sembilan komisariat yang terlibat dalam acara Konferensi tersebut. Yaitu sebagai peserta utusan dan peninjau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembahasan sidang pleno, dari pembacaan Tartib, Pemilihan Ketua Sidang Tetap telah dilalui dengan baik. Pergulatan dan perang argument terus berlanjut, Sidang demi sidang masih terus bergulir. Akhirnya, masuk pada detik-detik pembahasan Laporan pertanggungjawaban Cabang Semarang periode 1430 – 1431 H/ 2009-2010 M.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kali ini adalah momen dimana harga diri dari kepengurusan HMI Cabang Semarang dipertaruhkan. Apakah diterima atau ditolak. Pasalnya, banyak evaluasi yang di sampaikan kader dari masing-masing komisariat yang tidak sepakat dengan apa yang di sampaikan pengurus Cabang. Pertanyaan dan jawaban adalah keniscayaan. Jadi,  keterbukaan dari setiap kegiatan harus dipertanggungjawan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pembahasan Laporan pertanggungjawaban semakin memanas. Manufer pertanyaan antar kubu kian bergulir. Pembahasan tidak menemukan ujung pangkalnya. Lobi-lobi  pun dilakukan. Untuk menuju satu hal. Yaitu kesepakatan. Akhirnya, detik-detik akhir keputusan, dari sembilan komisariat, delatan komisariat menyatakan menerima, dan hanya satu komisariat yang menolak. Pukul 21.15 WIB, akhirnya keputusan diambil. Pengurus HMI Cabang Semarang periode 1430-1431 H/2009-2010 M dinyatakan demisioner. Dengan catatan yang memuaskan. Yaitu Laporan Pertanggungjawaban diterima.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Agus Tohir, Ketua Cabang Semarang mengatakan “Sudah menjadi keputusan bahwa konferensi akan membuahkan hasil, baik itu diterima atau di tolak. Jadi, keputusan diterimanya Laboran Pertanggungjawaban HMI Cabang Semarang, adalah sebuah bentuk apresiasi kader HMI Cabang Semarang terhadap kinerja Cabang yang baik. Namun, yang terpenting adalah semoga kepengurusan yang akan datang dapat mengemban amanah dengan baik dan menjadikan HMI Cabang Semarang lebih maju dan berkualitas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Selamat atas terpilihnya akhi SIndi Setyadi sebagai formaturiat HMI Cabang Semarang 1431-1431 H&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Muhammad Hanafi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Direktur LAPMI HMI Cabang Semarang&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-152498856537519691?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/152498856537519691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=152498856537519691' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/152498856537519691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/152498856537519691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/03/lpj-di-ujung-tanduk-saturday-06-march.html' title=''/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S5YkH7TXGbI/AAAAAAAAAQQ/4pfVlf7wyJU/s72-c/Image0422.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-7121646933425896013</id><published>2010-03-08T07:39:00.000-08:00</published><updated>2010-03-08T07:41:04.995-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Kapolda Jateng Ajak Aktivis HMI Jaga Keamanan</title><content type='html'>&lt;div class="content"&gt;   &lt;p&gt;&lt;a href="http://id.news.yahoo.com/kmps/20100307/tid-kapolda-jateng-ajak-aktivis-hmi-jaga-376aae3.html"&gt;SEMARANG, KOMPAS.com &lt;/a&gt;— Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Alex Bambang Riatmodjo mengajak aktivis Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Semarang ikut menjaga keamanan di wilayah provinsi setempat. ”Kalau ada unjuk rasa atau aksi solidaritas yang berkaitan dengan kejadian di Makassar, saya harap dilakukan dengan damai, konstruktif, dan sesuai prosedur,” kata Kapolda di hadapan sejumlah aktivis HMI Semarang di Semarang, Sabtu (6/3/2010).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kapolda menjelaskan, hubungan antara jajaran Polda Jawa Tengah dan mahasiswa, termasuk badan eksekutif mahasiswa ataupun elemen mahasiswa di luar kampus, sudah lama terjalin dengan baik. ”Kita selama ini memang telah membangun komunikasi yang intens dan positif dengan para mahasiswa dan diharapkan hal tersebut dapat terus berjalan,” ujarnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, Kapolda beserta jajarannya juga memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat di seluruh wilayah Jawa Tengah. Meski demikian, baik secara pribadi maupun secara institusi, Kapolda mengajak seluruh mahasiswa untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan bersama sehingga Jawa Tengah tetap kondusif.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Menanggapi hal tersebut, para mahasiswa berjanji akan bertindak damai dan tidak anarkis dalam menggelar berbagai aksi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ketua HMI Semarang Agus Thohir mengatakan, pihaknya menjamin bahwa HMI Semarang tidak akan berbuat anarkis ataupun bertindak melanggar hukum saat melakukan berbagai aksi. ”Saya ingin HMI tidak menjadi musuh masyarakat, melainkan menjadi pendamping masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ia menambahkan, pada Senin (8/3/2010), HMI Semarang akan menggelar aksi damai turun ke jalan untuk membagikan bunga kepada pengguna jalan di beberapa jalan protokol di Kota Semarang.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-7121646933425896013?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/7121646933425896013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=7121646933425896013' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7121646933425896013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7121646933425896013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/03/kapolda-jateng-ajak-aktivis-hmi-jaga.html' title='Kapolda Jateng Ajak Aktivis HMI Jaga Keamanan'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1443609056617476526</id><published>2010-02-23T06:42:00.001-08:00</published><updated>2010-02-23T06:48:37.393-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KAMI ATAS KELUARGA BESAR LEMBAGA PERS CABANG SEMARANG MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS DI LANTIKNYA&lt;br /&gt;KETUAM UMUM HMI KOM. FPBS DAN FPMIPA IKIP PGRI SEMARANG&lt;br /&gt;AKHI. BUDI WALUYO DAM AKHI SAIFUL GHOZI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1443609056617476526?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1443609056617476526/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1443609056617476526' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1443609056617476526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1443609056617476526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/02/kami-atas-keluarga-besar-lembaga-pers.html' title=''/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-7706524630320155372</id><published>2010-02-23T06:42:00.000-08:00</published><updated>2010-02-23T06:46:20.460-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S4Pp_FJoa9I/AAAAAAAAAQI/M0KcQIggTFk/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 96px; height: 117px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S4Pp_FJoa9I/AAAAAAAAAQI/M0KcQIggTFk/s200/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441450044717296594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Terancamnya Takhta SBY&lt;br /&gt;Lukman Wibowo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.harianjoglosemar.com&lt;br /&gt;  (Artikel ini pernah dimuat dalam Harian Joglosemar, 6/01/10)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Semenjak era Reformasi bergulir, ruang-ruang publik mulai terbuka lebar. Tiap hari nyaris ada gelombang massa yang turun ke jalan. Desakan puncak yang biasa kita dengar adalah, menuntut pertanggungjawaban Sang Presiden untuk menyelesaikan masalah-masalah yang tengah terjadi.&lt;br /&gt;Tuntutan semacam ini adalah lumrah, mengingat posisi Presiden adalah kepala negara sekaligus pimpinan manajerial pemerintahan. Aksi massa pun bergandengan dengan forum-forum dialog, jajak pendapat, maupun debat opini yang disiarkan secara massif oleh media massa. Akhirnya, masyarakat di seantero negeri merespon. Maka jadilah ia sebuah bola liar yang terus menggelinding hingga ke dasar yang paling radikal: Turunkan Presiden!&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hantaman massa seperti itu dialami oleh semua Presiden Indonesia. Dalam perjalanan Reformasi yang telah mencapai satu dasawarsa ini, Gus Durlah yang paling telak mengalaminya, ia diturunkan di tengah jalan.&lt;br /&gt;Sepanjang SBY bertakhta—sejak terpilih pada 2004 hingga ditahbis di kursi yang sama pada 20 Oktober 2009—radikalisme politik bergerak cukup cepat. Tensi tertinggi terjadi di awal periode sekarang. Sejak gonjang-ganjing kriminalisasi KPK, makelar kasus, Centurygate, Hari Antikorupsi, dan pelarangan buku Gurita Cikeas; suara publik berteriak kian dahsyat. Namun, apakah gonjang-ganjing kali ini bakal membuat SBY (di)turun(kan)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY Terancam&lt;br /&gt;Ada beberapa hipotesa yang bisa diajukan terkait kemungkinan SBY akan turun di tengah jalan. Ini sekadar pandangan awal yang prosesnya akan terus berkembang seiring perkembangan waktu. Dimana filsafat Hegelian—tentang benturan antara tesa dan antitesa yang pasti melahirkan sintesa—menemukan kontekstualisasinya dalam pergulatan politik.&lt;br /&gt;Pertama, ini adalah kali kedua SBY berkuasa. Kaum oposan menyebutnya: Rezim SBY Jilid 2. Kemenangan partainya di pemilu 2009 terjadi secara fantastis; mengalahkan partai-partai babon seperti Golkar dan PDIP. Bahkan dalam pilpres, Pasangan SBY-Boediono menang mutlak di putaran pertama. Rumor terjadinya kecuranganpun bertebaran. Gugatan muncul di meja MK, namun hasilnya pemilu tetap dinyatakan syah. Kemenangan inilah yang membuat gerah sejumlah pihak.&lt;br /&gt;Kedua, pada periode ini (2009-2014) SBY berdiri lebih kokoh. Sejumlah partai dirangkul menjadi koalisinya. Di tingkat legislatif, “musuh” SBY memang tak bisa dibilang kecil, namun tak sebesar di periode Jilid 1. Bahkan di lembaga eksekutif, ia sedemikian kokoh. SBY berhasil menempatkan orang-orang yang patuh kepadanya—mulai dari Wapres, menteri-menteri, hingga aparatur negara yang lain—untuk bekerjasama serta mengelilinginya. Slogan antiknya adalah: Bersama kita bisa!&lt;br /&gt;Orang seidealis dan “segalak” Kwik Kian Gie, Siti Fadilah Supari, atau Rizal Ramli adalah kalangan (mantan menteri) yang dianggap tak layak pakai lagi. Singkatnya, SBY nyaris mengampu kekuasaan secara tunggal. Sehingga tak aneh bila para komentator mensinyalir bangkitnya potensi Orde Baru jilid 2.&lt;br /&gt;Ketiga, terbukanya pintu demokrasi tak serta merta melahirkan stabilitas politik. Di tingkat rivalitas politik, demokrasi mempersilahkan terbangunnya ruang konsolidasi bagi pihak-pihak yang kalah, tapi amat berbahaya bagi kelompok yang sedang berkuasa. Dalam mekanisme domokrasi, siapapun bisa naik atau diturunkan secara tiba-tiba.&lt;br /&gt;Akan tetapi, mekanisme demokrasi bersifat lebih sportif ketimbang permainan politik praktis. Dalam demokrasi, kuantitas massa adalah kuncinya; tapi dalam politik praktis, kudeta dapat terjadi kapan saja. Dari kasus Gus Dur, kita bisa belajar. Betapa ia dapat diturunkan oleh hanya segelintir orang. Andai saja saat itu Gus Dur mau menggunakan mekanisme demokrasi yang paling radikal (unjuk kekuatan massa) barangkali kisahnya akan berbeda. Tapi Gus Dur tak ingin terjadi pertumpahan darah di antara sesama anak bangsa. Ia “ikhlas” diturunkan. Jika hal yang sama terjadi pada SBY, apakah dirinya mampu legowo seperti itu?&lt;br /&gt;Keempat, selama memerintah, SBY sering mengklaim keberhasilannya dalam memberantas korupsi. Namun di lapangan faktanya berbeda. Persentuhan masyarakat dengan berbagai institusi pemerintahan, acap dinodai oleh praktik-praktik korupsi.&lt;br /&gt;Maka ketika terjadi kriminalisasi KPK, masyarakat geram bukan kepalang. Sehingga, rekayasa penggerogotan KPK membuat sensifitas publik memuncak. Jadi, tak mengherankan jika aksi massa di jalanan, agitasi intelektual, hingga gelombang facebooker, bergerak amat cepat dalam merespon kasus tersebut.&lt;br /&gt;Setelah kasus KPK meredam, publik harus meningkatkan energinya untuk menghadapi skandal Bank Century, politisisasi pansus, dan pelarangan beberapa buku yang dituding membuka aib sejumlah pejabat dalam perkara korupsi.&lt;br /&gt;Lalu gugatan publik mencuat: Klaim SBY tentang terentasnya korupsi, adalah tidak benar! Masyarakat merasa dibohongi, lalu mulai menumpahkan ketidakpuasannya secara emosional. Radikalisme seperti ini tentu saja mengancam buat SBY.&lt;br /&gt;Kelima, arus neoliberalisme memukul sendi-sendi kehidupan masyarakat. Ekonomi rakyat tak kunjung membaik. Angka pengangguran masih tinggi. Akses pendidikan serta kesehatan murah belum terjangkau. Upah buruh tak mencukupi biaya hidup yang membengkak, dan sistem kerja kontrak memupus harapan tentang kesejahteraan. 30% masyarakat yang notabene petani terbebani oleh kapitalisasi pangan. Nelayan terjungkal oleh kontrak pengalihan sumber daya laut yang dikuasai Asing. Pasar tradisional terancam punah oleh globalization market. Harga tanah dan perumahan kian melambung tinggi. Masalah-masalah sosial seperti sengketa lahan dan dehumanisasi masih menciderai lingkup keseharian. Neolib bahkan menghancurkan—secara langsung ataupun tidak langsung—sektor lingkungan, kemasyarakatan, juga segi-segi kebudayaan.&lt;br /&gt;SBY kurang jeli membidik persoalan-persoalan yang disebabkan oleh neoliberalisme tersebut. SBY tak mampu menolak program-program neolib yang ditancapkan kekuatan global (Asing) di negara ini.&lt;br /&gt;Maka muncul stigma yang menyudutkan posisinya; baik itu dicap sebagai pemerintahan boneka neolib, pemimpin yang tak berani dan peragu, maupun sebagai kepala negara yang tidak memiliki konsep dalam membangun kemandirian bangsa.&lt;br /&gt;Beberapa hipotesa di atas, tak boleh diremehkan. SBY jangan terlalu konfiden dengan perolehan suaranya yang berkisar 60% di pilpres lalu. Pasalnya, keberpihakan konstituen dapat berubah sewaktu-waktu. Lagipula, tingkat suara golput sangat besar. Artinya, dukungan terhadap SBY kemarin tidak memiliki angka pasti yang mampu dijadikan sebagai parameter kekuatan politiknya.&lt;br /&gt;SBY tak cukup mencari empati dan segala bersumpah, tapi ia harus menunjukkan bukti serta kerja konkritnya dalam menyelesaikan permasalahan bangsa yang kian memburuk. Jika tidak, bisa dipastikan ia akan turun sebelum waktunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukman Wibowo,&lt;br /&gt;Pedagang sandal yang nyambi sebagai&lt;br /&gt;pengajar privat matematika dan pekerja seni&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-7706524630320155372?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/7706524630320155372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=7706524630320155372' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7706524630320155372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7706524630320155372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/02/terancamnya-takhta-sby-lukman-wibowo.html' title=''/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S4Pp_FJoa9I/AAAAAAAAAQI/M0KcQIggTFk/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1412355408349215513</id><published>2010-02-14T07:41:00.000-08:00</published><updated>2010-02-14T07:46:33.891-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Gerakan kulturan dan kemandirian bangsa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S3gawAQehxI/AAAAAAAAAQA/vX591yNRd8Y/s1600-h/presentasi+makalah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S3gawAQehxI/AAAAAAAAAQA/vX591yNRd8Y/s400/presentasi+makalah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438125962055026450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S3gavhlFNkI/AAAAAAAAAP4/WVZcIYvYNMg/s1600-h/bersama+warga+tambak+lorok.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S3gavhlFNkI/AAAAAAAAAP4/WVZcIYvYNMg/s400/bersama+warga+tambak+lorok.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438125953819948610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S3gavPkWj1I/AAAAAAAAAPw/H3wQKTDoUZ4/s1600-h/IMG0153A.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S3gavPkWj1I/AAAAAAAAAPw/H3wQKTDoUZ4/s400/IMG0153A.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438125948985053010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(the memorize LK II ke 16 HMI Cabang Semarang)&lt;br /&gt;Penguatan gerakan cultural HMI dalam system keindonesiaan upaya mewujudkan kemandirian bangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah tema yang diangkat hmi cabang semarang pada lk ii ke 16. Selama delapan hari peserta bergelut dengan berbagai wacana sesuai dengan kurikulum yang telah dibuat. Mereka sangat menikmati, walau terkadang ada beberapa orang yang tidak menikmati sajian materi. Kemungkinan karena kelelahan dan materi yang tidak di suka. Tapi sangat bangga kepada mereka (peserta), walaupun hanya dari lokal saja (semarang). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/221972529/6c46d9c1/OBSERVASI_LK_2_HMI_DI_TANJUNG_.html"&gt;DOWNLOAD KENANGAN OBSERVASI LAPANGAN&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1412355408349215513?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1412355408349215513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1412355408349215513' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1412355408349215513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1412355408349215513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/02/gerakan-kulturan-dan-kemandirian-bangsa.html' title='Gerakan kulturan dan kemandirian bangsa'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/S3gawAQehxI/AAAAAAAAAQA/vX591yNRd8Y/s72-c/presentasi+makalah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-8220065940978665377</id><published>2010-01-01T23:47:00.000-08:00</published><updated>2010-01-01T23:50:09.454-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>INFO LK 2 HMI CABANG SEMARANG</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NAMA KEGIATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan  ini bernama Latihan Kader II ( Intermediate Training) ke-XVI Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Semarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TEMA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini bertema “Penguatan Gerakan Kultural HMI dalam sistem keindonesiaan Upaya Mewujudkan Kemandirian Bangsa”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PELAKSANAAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini dilakasanakan pada :&lt;br /&gt;Hari / Tanggal  : Ahad – Jum’at / 31 Januari – 8 Februari 2010&lt;br /&gt;Waktu   : 20.00 WIB - selesai &lt;br /&gt;Tempat   : Semarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7984681/TORLK2.pdf.html"&gt;DOWNLOAD TOR LK 2&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-8220065940978665377?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/8220065940978665377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=8220065940978665377' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8220065940978665377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8220065940978665377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/01/info-lk-2-hmi-cabang-semarang.html' title='INFO LK 2 HMI CABANG SEMARANG'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-3070294740741896943</id><published>2010-01-01T23:40:00.000-08:00</published><updated>2010-01-01T23:45:51.168-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>e-book teknik penulisan jurnalistik</title><content type='html'>Lapmi menghadirkan e-Book.&lt;br /&gt;tenik penulisan artikel dan opini.&lt;br /&gt;Disini akan di jarkan teknik-teknik penulisan lho.&lt;br /&gt;Silahkan di share&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7984684/Teknikpenulisanberitadanartikel.pdf.html"&gt;download&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-3070294740741896943?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/3070294740741896943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=3070294740741896943' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/3070294740741896943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/3070294740741896943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2010/01/e-book-teknik-penulisan-jurnalistik.html' title='e-book teknik penulisan jurnalistik'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-3016302530504697289</id><published>2009-12-31T00:41:00.000-08:00</published><updated>2010-08-05T07:30:58.821-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>TALK SHOW ENTREPRENEURSHIP HMI</title><content type='html'>Dalam rangka membekali keterampilan masyarakat khususnya mahasiswa dalam bidang entreprenurship.&lt;br /&gt;Maka HMI Cabang Semarang akan mengadakan kegiatan Talk Show Entrepreneurship dengan tema “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Optimalisasi Peran Enterprener Upaya Mewujudkan Kemandirian Mahasiswa&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;”. &lt;br /&gt;Acara akan dilaksanakan pada: &lt;br /&gt;Tanggal 6 Januari 2010 &lt;br /&gt;Pukul 09.00 WIB &lt;br /&gt;Tempat di kampus IKIP PGRI Semarang &lt;br /&gt;Kontribusi peserta Rp. 10.000,-. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang berminat dapat menghubungi Ninik Ambarwati (085290095480).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-3016302530504697289?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/3016302530504697289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=3016302530504697289' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/3016302530504697289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/3016302530504697289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/12/talk-show-entrepreneurship-hmi.html' title='TALK SHOW ENTREPRENEURSHIP HMI'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-4788754114249222342</id><published>2009-12-31T00:36:00.000-08:00</published><updated>2010-08-05T07:33:10.997-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suara lapmi'/><title type='text'>Peran Mahasiswa dalam Mewujudkan Indonesia Berkeadilan</title><content type='html'>Oleh : Ahmad Djamal&lt;br /&gt;(Kader HMI Kom. FPMIPA IKIP PGRI Semarang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyikapi berbagai permasalahan dan musibah yang melanda negeri Indonesia tercinta akhir-akhir ini,betapa semakin teririsnya hati ini, pedih, perih, dan menangis meratapi penderitaan bangsa. Kita lihat saja salah satu permasalahan yang akhir-akhir ini telah mengguncang seluruh masyarakat Indonesia. Persoalan tentang keadilan yang telah lama terabaikan kini menjadi sesuatunyang menarik perhatian semua lini masyarakat,baik pejabat maupun rakyat biasa. Tak hanya lembege-lembaga pers saja, para mahasiswapun turut serta meneriakkan aspirasinya dalam berbagai diskusi yang diperbincangkan masalah tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan bahwa hukukm di negeri ini seperti sedang terkena penyakit yang gejalanya telah menjalar ke seluruh tubuh, yakni ke seeluruh rakyat Indonesia. Bagaimana tidak, sebuah kenyataan dapat kita saksikan. Minah, seorang ibi tua dikenai hukuman penjara beberapa tahun akibat hanya mengambil tiga buah kakao untuk dijadikan bibit. Tapi coba kita lihat seorang Robert Tantular (kasus Bank Century) yang telah korupsi uang trillliunan rupiah dikenai penjara, tapi dengan fasilitas penjara kelas VIP dengan jaringan Wifi di selnyaserta tidak menutup kemungkinan setiap malam bisa berkeliaran. Betapa tidak terlukanya keadilan di negeri ini.&lt;br /&gt;Perlu kita kita sadari, keadilan di negeri ini ternyata dipandang secara obyakti. Hukum tidak melihat berapa besar kesalahan yang telah dilakukan seseorang tapi melihat siapa orang yang melakkukuan kesalahan. Kapitalisme telah merasuk ke dalam sanubari hukum di negeri ini. Ketika yang melakkukan kesalahan adalah seorang yang berdasi dengan pakaian yang rapi, maka hukkum yang berlaku baginya telah tersamarkan dengan adanya iming-iming duit ratusan juta rupiah. Mungkin mereka menganggap hal tersebut dapat digunakan sebagai penebus dosa.padahal tidak semudah itu untuk menebus dosa, terlebih dosa yang dilakukan melibatkan orang banyak.&lt;br /&gt;Ketika keadilan tak sesuai dengan yang diharapkan, tentunya masyarakat tak kan tinggal diam begitu saja. Sebagai sekelompok sosial dari masyarakat, para mahasiswa turut menentang penetapan hukum yang demikian. Mereka tampil di depan dalam menyuarakan aspirasinya. Pemikiran kritis, demokratis, dan konstruktif lahir dari pola pikir mahasiswa ikut serta memberikan solusi dari masalah tersebut.&lt;br /&gt;Sebagai kaum intelektual, mahasiswa ikut berperan sebagai kontrol sosial di tengah maraknya segala permasalahan yang tengah terjadi di masyarakat. Mahasiswa tidak diam saja ketika melihat penderitaan rakyat. Mahasiswa merupakan golongan penekan bagi pemerintah yang zalim. Sikap kritis harus mereka tunjukkan kepada pemerintah yang dirasa merugikan rakya kecil. Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab mahasiswa untuk memperbaiki kondisi masyarakat.&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan Indonesia yang berkeadilan, mahasiswa harus berani mengungkap kebenaran, berani mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Kebenaran formil dan materiil, kebenaran berdasarkan kesaksian dan bukti-bukti surat adalah hal yang ingi dicapai dalam sistem peradilan.&lt;br /&gt;Perjuangan mahasiswa tak cukup sampai sini saja. Mahasiswa juga dapat mencoba melakukan pembenahan terhadap sistem hukum, dan aparat penegak hukum yang ada. Mahasiswa dapat mengadakan seminar tentang hukum dan keadilan. Mahasiswa dapat juga melakukan diskusi secara terbuka dengan aparat hukum dan pihak-pihak yang terkait untuk mengambil keputusan bersama yang demokratis dan adil, yang tidak merugikan salah satu pihak, baik yang tergolong rakyat kecil maupun bukan demi tercapainya keadilan yang diharapkan.&lt;br /&gt;Saatnya mahasiswa menunjukkan jati dirinya. Negeri ini bukan hanya milik segelintir orang. Masa depan bangsa adalah tanggung jawab bersama, jadi sudah selayaknya mahasiswa melakukan hal-hal yang mendukung terciptanya masa depan bangsa yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-4788754114249222342?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/4788754114249222342/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=4788754114249222342' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4788754114249222342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4788754114249222342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/12/peran-mahasiswa-dalam-mewujudkan.html' title='Peran Mahasiswa dalam Mewujudkan Indonesia Berkeadilan'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-6711086181258843197</id><published>2009-12-31T00:24:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T00:35:01.764-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Negaraku Sayang Pendidikannya Malang</title><content type='html'>Nur Rohmat&lt;br /&gt;(Ketua Umum HMI Kom FPMIPA IKIP PGRI Semarang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepintas jika mendengar kata pendidikan pastilah yang tergambar dalam benak kita adalah hal yang mencerdaskan yang akan membawa manusia kedalam tataran peradaban. Menurut M.J. Langeveld ; "Pendidikan merupakan upaya manusia dewasa membimbing yang belum kepada kedewasaan. Ahmad D.Marimba, merumuskan pendidikan adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh sipendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani siterdidik menuju terbentuknya keperibadian yang utama.  Sedangkan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor : 20 Tahun 2003, "pendidikan dirumuskan sebagai usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan atau latihan bagi perannya di masa yang akang datang. Dari beberapa pengertian Pendidkan bisa dimaknai sebagai sistem yang dapat memanusiakan manusia dengan proses pembentukan pribadi manusia, pewarisan dan penciptaan nilai, pengetahuan dan ketrampilan sehingga pribadi tersebut dapat mengembangkan diri secara optimal untuk menghadapi kehidupan nyata. &lt;br /&gt;Dari pemaknaan diatas, pendidikan merupakan kunci utama dari pencapaian gerbang Negara yang mandiri serta  terwujudnya nilai-nilai tertentu dalam kehidupan masyarakat, terutama keadilan, persamaan, kebebasan dan kemajemukan yang misinya ialah untuk membangun sebuah peradaban. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sejalan bergulirnya waktu pada era globalisasi yang melanda negri ini, reformasi pendidikan di Indonesia cukup menggembiraakan para praktisi pendidikan, terutama dengan adanya kenaikan anggaran pendidikan yang sepanjang sejarah repoblik ini belum pernah ada, yaitu alokasi 20% anggaran Negara ubtuk pendidikan. Hal ini nenunjukan bahwa para penyelenggara Negara memiliki komitmen yang tinggi terhadap pendidikan. Selain anggaran berbagai aspek berkaitan dengan oprasional pendidikan sudah dan terus akan ditingkatkan seperti menejemen pendidikan dari sentralisasi menjadi desentralisasi pendidikan dengan menejemen berbasis sekolah, kurikulum dikembangkan dengan pendekatan kompetensi “Kurikulum Berbasis Kompetensi” peningkatan kualifikasi guru dengan sertifikasi, sarana dan fasilitas juga disempurnakan. Dengan anggaaran sebesar itu semua orang akan membayangkan bahwa berbagai kegiatan dalam ranggaka pemerataaan dan peningkatan kualitas pendidikan dapat tercukupi.&lt;br /&gt;Dicelah-celah optimisme itu, kiranya sejenak perlu di renungkan apakah gerak reformasi pendidikan diera globalisasi saat sekarang ini dilandasi oleh filosofi yang tepat atau hanya karena tuntutan pragmatis, misalnya hanya dengan uang semua masalah pendidikan teratasi. Atau kita mulai terjebak orientasi pada aspek teknis dan menegaskan problema yang lebih mendasar yakni aspek normative-filosofis.&lt;br /&gt;  Realitas yang dihadapi pada arus globalisasi yang telah menghegomoni dengan ditandainya informasi, teknologi modal yang membanjir tanpa terbendung sampai disetiap plosok negri. Sebuah era keterbukaan yang pada satu sisi telah membawa angin perbaikan akan tetapi disisi lain telah membawa kebebasan yang tanpa batas. Inilah yang dimanfaatkan dengan cerdik oleh para pemilik modal untuk mengeruk keuntungan modal sebanyak-banyaknya. Kapitalisme diabad pertengahan yang telah banyak ditentang menemukan ruang yang lebar untuk menancapkan kuku-kukunya. Ironisnya lagi pendidikan kita ini juga telah terinfeksi oleh virus-virus globalisasi yang ditandai dengan perubahan paradigma positifistik yang mengakibatkan manusia mengalami kepincangan dalam mengidentifikasi dan mendefenisikan realitas sehingga menjadikan manusia menjadi mahluk yang tidak merdeka. Orientasi materi dalam berfikir dengan pemujaan kepada indra dan akal yang menyebabkan adanya perubahan nilai kemanusian dan idiologi sosial. Ahirnya manusiapun kembali menyembah tuhan-tuhan buatannya sendiri. &lt;br /&gt; Kenyataan ini tercermin pada sistem pendidikan kita yang tidak lagi menjadi sistem yang dapat memanusiakan manusia. Sikap pragmatisme serta mahalnya pendidikan mengakibatkan orientasi kearah idiologi kapitalisme. Bagi masyarakat kalangan menengah kebawah, kaum miskin dan masyarakat lemah pendidikan hanyalah sebagai angan-angan yang takkunjung datang.  Dimana rakyat yang ingin mengenyam pendidikan yang bermutu diharuskan membayar dengan uang yang telah ditetapkan dimana wong cilik takmungkin menjangkaunya. Hal ini menjadikan pendidikan hanyalah milik orang dari kalangan menengah keatas atau yang beruang. Dengan demikian pemerataan pendidikan sangatlah minim dimasyarakat yang menjadikan adanya kesenjangan sosial antara simiskin dan sikaya. sistem yang demikian tidak mungkin menjadikan Negara akan berkembang kearah perbaikan malah sebaliknya bangsa ini akan semakin terpuruk oleh keadaan sistem yang ada. Ditambah lagi ilmu pengetahuan dan teknologi telah digunakan sebagai alat untuk menindas sesama kaum. Alat dominasi si kuat dan si lemah. Dampaknya terlihat pada generasi manusia yang berorientasi pada hasil semata daripada proses, ini menjadikan eksploitasi manusia dan alam semesta yang membawa kerusakan serta semakin rendah pula ketahanan hidup mereka untuk bertahan dimuka bumi.&lt;br /&gt; Melihat fenonena diatas yang kian hari semakin akut, diperlukan sistem yang bisa mengembalikan pendidikan sesuai fitrohnya yaitu sistem yang mampu memanusiakan manusia. Dengan mempelajari dan merenungkan dari sejarah yang ada dari zaman dulu hingga sekarang sistem dan ajaran nilai-nilai yang sempurna yang tercermin dalam "kemandirian aktivitas warga masyarakatnya" yang berkembang sesuai dengan potensi budaya, adat istiadat, dan agama, dengan mewujudkan dan memberlakukan nilai-nilai keadilan, prinsip kesetaraan (persamaan), penegakan hukum, jaminan kesejahteraan, kebebasan, kemajemukan (pluralism), dan perlindungan terhadap kaum minoritas semua itu terdapat dalam ajaran-ajaran Islam yang terdapat pada al-Qur'an dan Hadits. Hal ini bukan lantas Negara harus berdasarkan atas asas Islam tapi sistem yang ada dalam Islam yang harus di imlementasikan dalam pendidikan.&lt;br /&gt; Dari uraian di atas, timbul pertanyaan apakah Pendidikan Islam itu? Pendidikan Islam adalah suatu pendidikan yang melatih perasaan murid-murid dengan cara begitu rupa sehingga dalam sikap hidup, tindakan, keputusan, dan pendekatan mereka terhadap segala jenis pengetahuan, mereka dipengaruhi sekali oleh nilai spritual dan sangat sadar akan nilai etis Islam. Menurut Abdurrahman an-Nahlawi, "pendidikan Islam mengantarkan manusia pada perilaku dan perbuatan manusia yang berpedoman pada syariat Allah.&lt;br /&gt;Dari pandangan ini, dapat dikatakan bahwa pendidikan Islam bukan sekedar transfer pengetahuan ataupun transfer pelatihan, tetapi lebih merupakan suatu sistem yang ditata di atas pondasi “keimanan” dan “kesalehan”, yaitu suatu sistem yang terkait secara langsung dengan Tuhan. Dengan demikian, dapat dikatakan pendidikan Islam suatu kegiatan yang mengarahkan dengan sengaja perkembangan seseorang sesuai atau sejalan dengan nilai-nilai Islam. Maka sosok pendidikan Islam dapat digambarkan sebagai suatu sistem yang membawa manusia kearah kebahagian dunia dan akhirat melalui ilmu dan ibadah. Karena pendidikan Islam membawa manusia untuk kebahagian dunia dan akhirat, maka yang harus diperhatikan adalah "nilai-nilai Islam tentang manusia; hakekat dan sifat-sifatnya, misi dan tujuan hidupnya di dunia ini dan akhirat nanti, hak dan kewajibannya sebagai individu dan anggota masyarakat. Semua ini dapat kita jumpai dalam al-Qur'an dan Hadits.&lt;br /&gt;Jadi, dapat dikatakan bahwa "konsepsi pendidikan model Islam, tidak hanya melihat pendidikan itu sebagai upaya "mencerdaskan" semata (pendidikan intelek, kecerdasan), melainkan sejalan dengan konsep Islam tentang manusia dan hakekat eksistensinya. Maka pendidikan Islam sebagai suatu pranata sosial, juga sangat terkait dengan pandangan Islam tentang hakekat keberadaan (eksistensi) manusia. Oleh karena itu, pendidikan Islam juga berupaya untuk menumbuhkan pemahaman dan kesadaran bahwa manusia itu sama di depan Allah dan perbedaanya adalah terletak pada kadar ketaqwaan masing-masing manusia, sebagai bentuk perbedaan secara kualitatif” selain itu pendidikan menurut Islam didasarkan pada asumsi bahwa manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah yaitu dengan membawa "potensi bawaan" seperti potensi "keimanan", potensi untuk memikul amanah dan tanggung jawab, potensi kecerdasan, potensi fisik. Karena dengan potensi ini, manusia mampu berkembang secara aktif dan interaktif dengan lingkungannya dan dengan bantuan orang lain atau pendidik secara sengaja agar menjadi manusia muslim yang mampu menjadi khalifah dan mengabdi kepada Allah.  Bila hal ini mampu teraplikasikan secara penuh maka masyarakat dan bangsa yang di idam-idamkan akan tercapai yaitu civil society atau yang sering disebut Baldatun Thayibatun Warobbun Ghafur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Dibuat untuk mengikuti lomba jurnalistik &lt;br /&gt;yang diadakan Lembaga Pers Mahasiswa Islam &lt;br /&gt;Kom FPMIPA IKIP PGRI Semarang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-6711086181258843197?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/6711086181258843197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=6711086181258843197' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6711086181258843197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6711086181258843197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/12/negaraku-sayang-pendidikannya-malang.html' title='Negaraku Sayang Pendidikannya Malang'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-3395519790691518754</id><published>2009-12-22T18:33:00.000-08:00</published><updated>2009-12-22T18:37:34.570-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>(Refleksi Hari Antikorupsi Sedunia)  Persoalan Sosiologis – Filsafati dan Strategi Memerangi Korupsi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SzGCSEVswsI/AAAAAAAAAPo/ekPjPEKCn4E/s1600-h/New+Image.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 164px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SzGCSEVswsI/AAAAAAAAAPo/ekPjPEKCn4E/s200/New+Image.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418255073617429186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh Lukman Wibowo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.harianjoglosemar.com&lt;br /&gt;    (Artikel ini telah dimuat di Harian Joglosemar, 8/12/2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap jatuh tanggal 9 Desember, kita memperingati Hari Antikorupsi Internasional. Tujuannya, agar seluruh negara di dunia terbebas dari perkara korupsi. Bahkan di bulan ini, untuk mengapresiasi momentum tersebut, aksi massa bakal digelar secara serentak di berbagai penjuru tanah air Indonesia. Terkait dengan hal tersebut, Presiden SBY—lewat pidatonya kemarin (4/12)—sempat khawatir pada kemungkinan terjadinya anarkisme yang berjalan di luar kontrol. Kekhawatiran semacam itu seyogyanya tak perlu berlebihan, mengingat aksi massa tersebut adalah bersifat gerakan moral semata; bukan kudeta.&lt;br /&gt;Apa yang menarik dari perayaan Hari Antikorupsi di negara kita ini? Jawabannya: Kita sedang merayakan sebuah perang melawan kejahatan korupsi yang terjadi secara sistemik.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Ya, perang yang kian sulit. Jika dahulu korupsi dilakukan di bawah meja, kini korupsi dilakukan di atas meja. Sejalan dengan asumsi ini, Transparency International Indonesia (TII) menuliskan laporannya: Runtuhnya Orde Baru tidak memperkecil kasus korupsi, justru sekarang keadaannya kian parah.&lt;br /&gt;Sepanjang era Reformasi, beraneka institusi dibentuk untuk mengawasi sekaligus melibas sepak terjang para koruptor. Namun Indonesia masih tetap saja menjadi lahan persemaian tindak korupsi; mulai dari pejabat tinggi hingga merembet ke level pejabat rendah; juga tak hanya terjadi di pusat kota, tapi telah menyebar ke tingkat kelurahan maupun desa.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Masa Transisi; Persoalan Sosiologis dan Filsafati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Skala fluktuatif tumbuhnya prilaku korupsi, dapat dilihat dari kacamata sosiologi-politik masyarakat kita dewasa ini. Samuel Huntington dalam Political Order in Changing Society mengemukakan 3 hal penyebab suburnya korupsi di negara yang sedang memasuki fase transisi di era modern.&lt;br /&gt;Pertama, modernisasi menawarkan norma-norma baru yang lebih rasional ketimbang norma yang berlaku sebelumnya. Akibatnya, benturan antarnorma tak dapat dielakkan. Dalam suasana transisi ini—yang bisa memakan waktu selama 1-2 generasi—dimana norma baru belum diakui, sementara norma lama mulai goyah, maka terbukalah kesempatan orang untuk berbuat semaunya tanpa legitimasi dari kedua macam norma tersebut. Tindakan amoral korupsi, tumbuh leluasa di luar kontrol dua norma yang sedang berbenturan itu.&lt;br /&gt;Kedua, dibukanya sektor industri yang memunculkan sumber-sumber kekayaan baru. Masuknya modal asing berdampak pada terciptanya relasi jembatan emas untuk menjalin kerjasama antara pemilik “kekuasaaan politik tapi miskin harta” dengan pemilik “harta tapi miskin kekuasaan”. Akhirnya, “hubungan gelap” di antara kedua pihak tersebut muncul, untuk berbagi kuasa dan kekayaan.&lt;br /&gt;Ketiga, pada masa transisi, biasanya negara membuat banyak lembaga maupun undang-undang yang baru. Efek sampingnya, terjadilah “negosiasi” antara penegak hukum dengan mereka yang menjadi sasaran hukum. Dengan demikian, pemerintahan yang sedang melakukan perbaikan (reformasi) sistem politiknya, di saat yang sama juga akan membengkakkan jumlah tindak korupsi. Perseteruan KPK-Polri-Kejaksaan, adalah contoh konkretnya masalah ini.&lt;br /&gt;Ditegaskan juga oleh Harvey Cox dalam The Secular City, korupsi akan kian tak terkendali jika negara tersebut terdiri dari berbagai suku yang amat plural. Ikatan primordial dan nepotisme yang masih kuat, akan memberi iklim kondusif untuk berbuat korupsi. Cox pun menambahkan, bahwa korupsi sulit diberantas karena korupsi melibatkan banyak pihak. Sehingga sesiapa yang coba melacaknya, malah justru terjebak di dalamnya.&lt;br /&gt;Apa yang diulas Huntington dan Cox, kini sedang terjadi di Indonesia. Reformasi sebagai masa transisi sosial-politik, tak hanya melahirkan semangat baru, namun juga di arah yang berbeda, telah nenambah kronisnya hambatan-hambatan bagi reformasi itu sendiri. Jalan reformasi terganjal oleh pihak-pihak yang ingin memupuk kekayaan, dengan memanfaatkan kesempatan masa transisi yang labil.&lt;br /&gt;Di luar kacamata sosiologi-politik, kita juga bisa merujuknya dari 2 aliran filsafat yang berbeda; cara pandang fungsionalis dan strukturalis. Dalam filsafat fungsionalis, tindak korupsi disebabkan oleh watak. Artinya, korupsi hanya sanggup diberantas ketika watak korup pelakunya bisa diperbaiki. Filsafat strukturalisme justru melihatnya dari sudut yang berseberangan. Korupsi bukanlah watak yang ajeg. Sifat manusia tumbuh di bawah pengaruh struktur sistem di luar dirinya. Sistem yang baik akan menciptakan manusia yang baik, demikian sebaliknya; sistem yang korup niscaya menciptakan manusia yang korup.&lt;br /&gt;Dua filsafat tersebut memiliki proporsi kebenaran yang sama. Ini berarti, sinergisitas antara perbaikan sistem dan perbaikan moral, harus terus dikuatkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Strategi Memerangi Korupsi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa agenda strategis yang dapat ditempuh dalam rangka memerangi korupsi sistemik di negara ini.&lt;br /&gt;Pertama, melakukan sterilisasi terhadap institusi-institusi kenegaraan—terutama institusi penegak hukum (seperti Polri, MA, dan Kejaksaaan)—dari peluang berlaku korup. Untuk itu perlu dilakukan seleksi ulang Hakim Agung dengan memperkuat posisi Komisi Yudisial (KY). Selain itu, KY harus di-support dengan efektifitas hadirnya Komisi Pengawas Kejaksaan, dalam mengawasi kinerja para jaksa di pusat sampai daerah.&lt;br /&gt;Untuk institusi kepolisian, langkah yang bisa ditempuh adalah dengan cara melakukan perubahan sistem internalnya. Secara garis besar, 3 aspek sistem yang bermasalah ini adalah: Aspek instrumental (paradigma dan kerangka filsafat); aspek struktural (desain kelembagaan dalam hubungannya dengan lembaga-lembaga lain); dan aspek kultural (operasional sehari-hari, baik itu masalah manajemen ofisial maupun kinerja polisi di lapangan).&lt;br /&gt;Otoritas kepolisian juga harus dinormalisasi: Kewenangannya tak boleh terlalu besar seperti saat ini. Otoritas polisi dapat didistribusikan ke berbagai institusi pemerintahan. Dalam konteks ini, kita bisa belajar dari Amerika Serikat; yang telah meletakkan depositioning polisi di bawah sejumlah departemen.&lt;br /&gt;Selain itu, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Indonesia-Police Wacth (IPW) patut diberdayakan secara optimal. Dua lembaga pengawas ini harus diposisikan independen, baik secara struktural maupun kultural.&lt;br /&gt;Kedua, membangun mekanisme peradilan korupsi yang efektif. Perlu dibuat khusus satu lembaga peradilan korupsi. Semua kasus korupsi prosesnya dilaksanakan dalam lembaga khusus ini, bukan oleh pengadilan umum (PN) atau pengadilan Ad Hoc. Ini penting dibuat guna meminimalisir terjadinya praktik suap di PN dan KPK.&lt;br /&gt;Ketiga, mengelola kasus-kasus korupsi dengan transparan agar tak ada politik dagang sapi (judicial coruption) dalam proses pengadilan. Transparansi ini bisa disusun dengan memanfaatkan teknologi informasi (e-court) untuk pelayanan publik.&lt;br /&gt;Keempat, melakukan eksaminasi (pengujian) publik atas putusan perkara korupsi. Jika terjadi kontroversi atas putusan tersebut, maka publik (kalangan akademisi dan penggiat hukum) dapat melakukan kontrol hukum dengan semangat yang lebih objektif (Riewanto, 2007).&lt;br /&gt;Kelima, lebih membudayakan sikap antikorupsi di seluruh lapisan masyarakat. Banyak hal strategis maupun taktis yang mampu kita perbuat untuk memberantas korupsi. Itikad bersama yang kuat adalah kuncinya.&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;Tiada yang sulit untuk memerangi kejahatan korupsi. Selama masih ada political will yang kokoh dari seluruh stakeholders negara maupun masyarakat, korupsi pasti bisa dilumpuhkan.&lt;br /&gt;Selamat merayakan Hari Antikorupsi, selamat berperang melawan korupsi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukman Wibowo—Buruh bangunan; &lt;br /&gt;Aktivis kebudayaan; &lt;br /&gt;Tinggal di pinggiran kota Semarang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-3395519790691518754?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/3395519790691518754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=3395519790691518754' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/3395519790691518754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/3395519790691518754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/12/refleksi-hari-antikorupsi-sedunia.html' title='(Refleksi Hari Antikorupsi Sedunia)  Persoalan Sosiologis – Filsafati dan Strategi Memerangi Korupsi'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SzGCSEVswsI/AAAAAAAAAPo/ekPjPEKCn4E/s72-c/New+Image.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-4375822695456682259</id><published>2009-12-22T18:28:00.000-08:00</published><updated>2010-08-05T07:32:38.785-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='file download'/><title type='text'>ALAMAT DINAS NON DEPARTEMEN DAN DINAS KESEHATAN SE-JAWA TENGAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SzGAm8uu6YI/AAAAAAAAAPg/BAFBx1k6tVs/s1600-h/alamat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 167px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SzGAm8uu6YI/AAAAAAAAAPg/BAFBx1k6tVs/s200/alamat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418253233328941442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagi temen-temen yang membutuhkan alamat dinas non departemen.&lt;br /&gt;Segera download lingk dibawah ini.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;Jika ada kesalahan mohon maaf, saya hanya mengumpulkan dari internet juga.&lt;br /&gt;Terima kasih atas kunjunganya.&lt;br /&gt;Silahkan klik linknya.&lt;a style="color: rgb(102, 255, 153);" href="http://www.ziddu.com/download/7852494/ERINTAHNONDEPARTEMENDANDINASKESEHATANSE-JAWATENGAH.pdf.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;DOWNLOAD&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-4375822695456682259?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/4375822695456682259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=4375822695456682259' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4375822695456682259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4375822695456682259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/12/alamat-dinas-non-departemen-dan-dinas.html' title='ALAMAT DINAS NON DEPARTEMEN DAN DINAS KESEHATAN SE-JAWA TENGAH'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SzGAm8uu6YI/AAAAAAAAAPg/BAFBx1k6tVs/s72-c/alamat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-6742797630580918881</id><published>2009-12-22T18:17:00.001-08:00</published><updated>2010-08-05T07:32:11.645-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='file download'/><title type='text'>PANDUAN MEMBUAT BLOG, EMAIL DAN FACEBOOK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SzF-RNSLPbI/AAAAAAAAAPY/eU58U6EWQTo/s1600-h/DSA.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 167px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SzF-RNSLPbI/AAAAAAAAAPY/eU58U6EWQTo/s200/DSA.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418250660792188338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salam perjuangan temen2.&lt;br /&gt;Dengan ini pihak redaksi berusaha menerbitakan dalam bentuk elektronik buku&lt;br /&gt;Karena media cetak sangat mahal.&lt;br /&gt;Maka dari itu segera download.&lt;br /&gt;ini panduan membuat blog bagi pemula.&lt;br /&gt;Hanya dengan 1 jam dilayar komputer anda dijamin bisa membbuat blog.&lt;br /&gt;Di dalamnya dibuat materinya secara step by step.&lt;br /&gt;Selain pembuatan blog juga di tambah dengan pembautan alamat email dan facebook.&lt;br /&gt;Silahkan bagi temen-temen yang ingin mendownloadnya.&lt;br /&gt;Ingat ini hanya usaha saya untuk menyebarkan ilmu pengetahuan kepada sesama.&lt;br /&gt;Jika ada kesalahan mohon maaf.&lt;br /&gt;Kami atas nama redaksi hanya bisa berpasrah diri dan berusaha selalu&lt;br /&gt;Silahkan Klik link dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7852496/PANDUANMEMBUATBLOGDANFACEBOOK.pdf.html"&gt;DOWNLOAD&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-6742797630580918881?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/6742797630580918881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=6742797630580918881' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6742797630580918881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6742797630580918881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/12/panduan-membuat-blog-email-dan-facebook.html' title='PANDUAN MEMBUAT BLOG, EMAIL DAN FACEBOOK'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SzF-RNSLPbI/AAAAAAAAAPY/eU58U6EWQTo/s72-c/DSA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1021859835854908844</id><published>2009-12-22T18:09:00.000-08:00</published><updated>2010-08-05T07:31:49.032-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='file download'/><title type='text'>DOWNLOAD BULETIN LAPMICS GERATIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SzF9GdrpJ0I/AAAAAAAAAPQ/MbOAIgxtAsI/s1600-h/bersuaraaa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 167px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SzF9GdrpJ0I/AAAAAAAAAPQ/MbOAIgxtAsI/s200/bersuaraaa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418249376703784770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi kawan-kawabn yang belum tau versi cetak buletin bersuara.&lt;br /&gt;Kami menghadirkan ketengah anda file yang bisa di baca.&lt;br /&gt;Ingat ini hanya permulaan kami menyajikan versi semacam ini.&lt;br /&gt;Namum hanya terbatas pada 3 edisi dulu.&lt;br /&gt;Untuk yang selanjutnya akan kami usahakan.&lt;br /&gt;Silahkan mendownload link dibawah ini.&lt;br /&gt;Salam dari redaksi.&lt;br /&gt;DOWNLOAD BULETIN BERSUARA&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7852498/BULETINLAPMICABANGSEMARANG1.rar.html"&gt;BULETIN 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7852497/BULETINLAPMIHMICABANGSEMARANG2.rar.html"&gt;BULETIN 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7852495/BULETINLAPMIHMICABANGSEMARANG3.rar.html"&gt;BULETIN 3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7852499/FOTOTRAINING.rar.html"&gt;LIPUITAN KEGIATAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1021859835854908844?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1021859835854908844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1021859835854908844' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1021859835854908844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1021859835854908844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/12/download-buletin-lapmics-geratis.html' title='DOWNLOAD BULETIN LAPMICS GERATIS'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SzF9GdrpJ0I/AAAAAAAAAPQ/MbOAIgxtAsI/s72-c/bersuaraaa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1826305877810844710</id><published>2009-11-06T05:48:00.000-08:00</published><updated>2010-08-05T07:33:43.791-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info lapmi'/><title type='text'>ILCI AR-RASYID SYUKURAN DAN ORASI BUDAYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SvQppL3G5DI/AAAAAAAAAPI/iHofyQefryM/s1600-h/CIMG3976.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SvQppL3G5DI/AAAAAAAAAPI/iHofyQefryM/s400/CIMG3976.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400987640659371058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SEMARANG; Sekretariat di Jln. Sri Rejeli Utara 7 No. 4 begitu rame dan santai, ternyata dibalik itu semua ada agenda yang sangat membuat seseorang tidak akan melupakan suasana tersebut. Bahkan akan membuat mereka serperti berlari-lari bersama angin dan terbang melayang bagaikan malaikat kecil dengan kibasan sayapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar hampir 30 orang lebih menghadiri acara syukuran dan orasi budaya ILCI Ar-Rasyid. Acara ini terselengara berkat kerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang, Institut Pemikiran pimpinan Lukman Wibowo dan Lingkar Studi Alternatif (LaStA) Semarang. Acara ini hanya sekelumit cerita dai kegiatan Kibar Budaya untuk Negeri di Simpang Lima Semarang.&lt;br /&gt;Perwakilan dari Institut Pemikiran saudara Lukman Wibowo mengatakan; bahwa setiap manusia membutuhkan tempat, salah satu tempat yang memedahi aspresiasi yaitu sebuah sanggar yang dapat membangun kemandirian dan kreatifitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara berlanjut dengan orasi budaya tentang keberagaman potensi manusia dan nasionalisme terhadap budaya indonesia. Pada titik akhir dari orasi budaya tersebut, santap syukuranpun dimulai. Tampak rame dan bersaja para pejuang melahap habis makanan dan minuman yang telah disediakan oleh panitia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sela-sela makan bersama pimpinan ILCI Ar-Rasyid, Lukni Maulana; berpesan kepada khalayak pejuang umat untuk dapat ikut berpartisipasi menerbitakan buletin dengan mengirimkan hasil karyanya berupa puisi, cerpen, budaya, esai, opini (pokoknya yang berhubungan dengan seni dan budaya). Hasil karya tersebut dapat dikirim lewat email; &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-style: italic;"&gt;valex_arrasyid@yahoo.co.id atau luknima@gmail.com. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1826305877810844710?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1826305877810844710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1826305877810844710' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1826305877810844710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1826305877810844710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/11/ilci-ar-rasyid-syukuran-dan-orasi.html' title='ILCI AR-RASYID SYUKURAN DAN ORASI BUDAYA'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SvQppL3G5DI/AAAAAAAAAPI/iHofyQefryM/s72-c/CIMG3976.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-8569938024930372159</id><published>2009-11-06T05:43:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T05:47:58.796-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Demo konflik Kisruh DPRD abaikan kepentingan masyarakat; Dewan Dikasih Replika Cotton Buds</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SvQoxe-eHsI/AAAAAAAAAPA/ogl2WvlgJcI/s1600-h/CIMG4121.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SvQoxe-eHsI/AAAAAAAAAPA/ogl2WvlgJcI/s400/CIMG4121.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400986683717852866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEMARANG; &lt;/span&gt;6 November 2009, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang dan Puluhan aktivis yang tergabung dalam FORMIPA (Forum Masyarakat Islam Peduli Anggaran) mengelar aksi menuntut DPRD Kota Semarang untuk segera menjalankan tugas fungsi dan penuntasan agenda yang molor hampir empat bulan akibat kisruh perebutan Kursi Komisi. Aksi menutup mata ini dilakukan mulai pukul 09.00 dengan start dari Bundaran Tugumuda Semarang. Sebelum melakukan long march massa aksi menutup mata mereka dan satu diantaranya menuntun dari depan mengarahkan jalan menuju kantor DPRD dijalan pemuda. Mereka berbaris bersab kebelakang berjalan sambil membawa replika cotton buds (pembersih telinga) sekitar 1,7 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi yang berlangsung tertib tersebut setelah tiba didepan gedung DPRD mereka melakukan orasi sambil meneriakkan yel-yel yang mengkritisi kondisi internal dewan yang terjadi saat ini. Tepat di kantor DPRD kota semarang sejumlah aksi melakukan teaterical berjalan merangkak menutup mata dengan kain berwarna hitam sembari sempoyongan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk simbolisasi dimana anggota dewan telah melakukan tindakan yang merugikan kepentingan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekitar lima belas menit melakukan mediasi dan komunikasi akhirnya massa dapat masuk ke ruang dewan dan melakukan audiensi. Bahkan saat masukpun massa masih menutup mata. Baru setelah dibuka secara formal dialog dengan dewan kemudian secara simbolis massa aksi dengan dikomandoi salah satunya melepas tutup mata. Ini sebagai bukti bahwa dewan mau menerima runtutan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa perwakilan massa aksi secara teratur menyampaikan aspirasi melalui forum dialog. Ketua umum HMI Cabang Semarang Agus Thohir sesaat yang mewakili ketika menyampaikan aspirasinya memberikan gambaran atas kondisi yang  semakin berlarut lama dimana anggota dewan ribut sendiri berebut jatah wilayah yang dianggap “basah” sehingga mengakibatkan banyak agenda yang harusnya bisa selesai tapi malah molor. Bahkan adanya keterlambatan terkait dengan mekanisme prosedur didewan dalam melakukan penganggaran jelas berdampak pada semua aspek penganggaran yang ada. Jelas ini akan merugikan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lanjutan penjelasannya sungguh harusnya DPRD harus bertugas dan berwenang untuk mensejahterakan masyarakat. Tapi malah justru sebaliknya, maka diperlukan tuntutan untuk bisa memperbaiki kinerja Dewan menjadi lebih bertanggung jawab terhadap masyarakat kecil. Karena DPRD adalah institusi yang diharapkan menjadi representasi dari kepentingan masyarakat, selain itu juga diharapkan mampu menjadi penyambung lidah aspirasi masyarakat yang terejawantahkan dalam fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan UU No.27 tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD pasal 343 ayat (1). Akan tetapi dari fungsi lembaga perwakilan rakyat tidak terjadi dalam institusi DPRD kota Semarang 2009-2014. Fungsi DPRD kota Semarang seolah “mati” yang tercermin dari mandegnya proses tahapan perencanaan pembangunan ditandai belum terbahasnya APBD perubahan 2009 dan terkatung-katung tahapan APBD 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERMENDAGRI 25 tahun 2009 tentang pedoman penyusunan APBD 2010 menyebutkan bahwa dalam rangka memberikan pelayanan pada masyarakat secara lebih optimal dan sebagai wujud tanggung jawab pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, agar PEMDA dapat menyusun dan menetapkan APBD tahun anggaran 2010 secara tepat waktu. Akibat konflik yang berlarut lama antar fraksi menjadikan semua dokumen belum terbahas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkan dewan dapat menjadi contoh dan meneladani bagi masyarakat terkait sikapnya, dan tidak ada alasan lain karena semua jelas bahwa egoisme kelompok baik partai, golongan atau bahkan kepentingan pribadi akan memporakporandakan tradisi musyawarah. Akibatnya kisruh akan mengerucut pada tidak konsistenya peran dan fungsi dewan dan lebih jauh akan membawa mosi tidak percaya. Menurut thohir dalam beberapa argumentasi yang disampaikan jelasnya ia menilai bahwa aksi ini dilakukan sebagai perhatian dan tanggungjawab kita untuk mengawal dan mengawasi bahkan menegur atas ketidakkonsistennya tugas, karena mengalami kemoloran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan bahwa dewan akan didukung terus selama mereka menjalankan tugasnya, tapi bila sebaliknya teledor dengan tugas dan kewenangannya maka tidak segan-segan akan mengerahkan massa dan menggalang kekuatan untuk meluruskan tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dialog sekitar 90 menit mereka menyampaikan semua uneg-uneg yang simpang-siur dan menuntut segera tiga hal terkait yang harus diperbaiki dalam kinerja DPRD Kota Semarang; pertama, segera menuntaskan agenda-agenda tahapan penganggaran daerah kota Semarang. Kedua, memberikan waktu 1 minggu tertanggal mulai dikeluarkan tuntutan ini agar DPRD Kota Semarang segera menyelesaikan pembahasan APBD Perubahan tahun 2009. Ketiga, Segera menjalankan tugas, fungsi dan kewajiban DPRD Kota Semarang sebagai mana yang diamanatkan UU No. 27 Tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum usai audiensi salah satu aktivis memberikan Cotton Buds sebagai bentuk simbolisasi bahwa anggota dewan untuk segera membuka telinganya dan mau mendengarkan aspirasi masyarakat. Jika kuping mereka masih tertutup maka berarti anggota dewan telah menyelewengkan kewajibannya sebagai perwakilan rakyat yang semestinya memperjuangkan hak kesejahteraan bukannya penindasan dengan bentuk lain seperti yang ditegaskan Agus Thohir.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Lukni Maulana (Wartawan LAPMI HMI Cabang Semarang)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-8569938024930372159?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/8569938024930372159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=8569938024930372159' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8569938024930372159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8569938024930372159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/11/demo-konflik-kisruh-dprd-abaikan.html' title='Demo konflik Kisruh DPRD abaikan kepentingan masyarakat; Dewan Dikasih Replika Cotton Buds'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SvQoxe-eHsI/AAAAAAAAAPA/ogl2WvlgJcI/s72-c/CIMG4121.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-4519750773569579520</id><published>2009-11-06T05:41:00.001-08:00</published><updated>2009-11-06T05:43:51.054-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>HMI Tampil dalam Pentas Budaya Nasional di Semarang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SvQoCmGAZFI/AAAAAAAAAO4/FA_XPhuXsbM/s1600-h/DSCI0820.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SvQoCmGAZFI/AAAAAAAAAO4/FA_XPhuXsbM/s400/DSCI0820.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400985878174655570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEMARANG—&lt;/span&gt;Sekitar 40 kader HMI Cabang Semarang berpartisipasi dalam acara “Kibar Budaya Untuk Negeri” pada hari Minggu 1 November 2009, di Lapangan Pancasila (Bundaran Simpang Lima). Acara pentas seni dan budaya ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan ulang tahun Radio Gajahmada FM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 21 kader HMI tampil sebagai penari latar dan pasukan bendera. Sisanya bekerja sebagai kru. Kader-kader tersebut tampil dengan mengatasnamakan berbagai komunitas seni budaya. Sebut saja komunitas itu bernama: Sanggar Ilmu &amp;amp; Cinta (Sang Ilci; pimpinan Lukni “Jay” Maulana), Komunitas Widya Buana (asuhan Mbah Darmo), dan Kenduri Hani (garapan Kang Lukman). Kader-kader yang “eksis” tersebut berasal dari Komkom IKIP PGRI, Widya Buana, IAIN Walisongo, dan Unnes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang berlangsung pagi hingga petang itu, diisi oleh sejumlah kegiatan seperti Jalan Sehat, Pentas Musik, Tari, Barongsai, dan sebagainya. Kegiatan berlangsung cukup meriah, dan dihadiri oleh sekitar 4000 penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Asst. II Sutradara, Lukman Wibowo, tampilnya anak-anak HMI di publik budaya bisa dibilang yang pertama kali dalam beberapa tahun terakhir ini. Tampilnya pun hanya sebagai partisipan, tapi yang penting HMI bisa lebih eksis di masyarakat luas. Bukan sekedar “jago kandang” atau “seperti katak dalam tempurung”. Dan yang terpenting, kader-kader muda HMI memiliki kesempatan menimba ilmu maupun memperluas jaringan dari situ, demikian tambah Lukman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagelaran budaya ini didukung oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Dewan Kesenian Semarang, dan sejumlah paguyuban seni; Disutradarai oleh seniman Yogyakarta, Kenyut Qubro dan dibantu oleh Darmo Budi Suseno beserta kru dari Yogya dan Semarang. (Hanafi/LAPMI).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-4519750773569579520?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/4519750773569579520/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=4519750773569579520' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4519750773569579520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4519750773569579520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/11/hmi-tampil-dalam-pentas-budaya-nasional.html' title='HMI Tampil dalam Pentas Budaya Nasional di Semarang'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SvQoCmGAZFI/AAAAAAAAAO4/FA_XPhuXsbM/s72-c/DSCI0820.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-3214088294241088716</id><published>2009-11-02T04:32:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T04:35:03.458-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HMI  Menuntut Hentikan Kriminalisasi KPK;'/><title type='text'>HMI  Menuntut Hentikan Kriminalisasi KPK;</title><content type='html'>Semarang, 02, November 2009. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang bersama sejumlah Aktifis CICAK di Jawa Tengah menggelar aksi dukungan terhadap KPK. Aksi puluhan aktifis dilakukan dengan tutup mulut. Aksi tutup mulut tersebut dilakukan berkaitan dengan penyikapan terhadap dua penahanan pimpinan KPK non aktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah yang tak jelas status hukumnya.&lt;br /&gt;Aksi dilakukan dengan bergandengan tangan memanjang mengintari Bundaran Videotron Air Mancur di jalan Pahlawan Semarang. Kemudian dilanjut berjalan bersama menuju Kantor POLDA Jawa Tengah dengan menaburkan bunga disepanjang jalan yang dilalaui sebagai bentuk keprihatinan terhadap kasus polemik antara POLRI dan KPK yang tak kunjung usai.&lt;br /&gt;Sambil membagikan pita hitam sebagai simbol bentuk berkabung sebagai dukungan. Kepada pengguna jalan beberapa massa aksi juga melakukan pengikatan pita langsung ke lengan tangan kepada beberapa pejalan kaki yang melintasi jalan Pahlawan.&lt;br /&gt;Menurut Ketua Umum HMI Cabang Semarang, Agus Thohir, Aksii  tersebut dilakukan bersama-sama untuk membuktikan bahwa HMI sebagai bagian dari masyarakat. HMI harus turut mengawal, mendukung dan menuntut pembebasan atas penahanan dua penahanan pimpinan KPK Non aktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah dari segala tuntutan.&lt;br /&gt;Dia juga menambahkan untuk segera hentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap KPK oleh POLRI. Bahkan kalau bisa KPK sebagai lembaga independen yang ada di Indonesia harus didukung dan dikuatkan untuk bisa memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya tanpa pandang bulu. Bukan malah dikebiri dalam menjalankan perannya. Ini bisa menjadi ancaman serius bagi demokrasi indonesia.&lt;br /&gt;Dalam penjelasan lebih lanjut, Thohir menegaskan harusnya presiden berani segera mengambil sikap dengan mereformasi undang-undang kepolisian sehingga terbentuk polisi sipil yang akuntabel dan kredibel. Bahkan ia menambahkan pimpinan POLRI harus lebih tanggap dengan rasa keadilan yang mengalir dimasyarakat dan terusik akibat kasus kriminalisasi KPK. Kalau perlu bagi mereka yang terlibat dalam rekayasa kriminalisasi  terhadap KPK harus dinonaktifkan bahkan dipecat.&lt;br /&gt;“Bila ini dibiarkan terus tanpa akhir tidak jelas jeluntrungnya, maka bisa dipastikan kedepan korupsi menjamur dan kredibilitas lembaga kepolisian akan hancur apabila polisi tidak segera mengambil langkah cepat dan tepat untuk damage control. Oknum korup bila tidak dieksekusi maka lama kelamaan akan merajalela sehingga demokrasi akan terancam. Karena mereka yang berduit bisa membeli kebijakan dan kekuasaan” tandasnya.&lt;br /&gt;Aksi tersebut diakhiri dengan menaburi bunga didepan kantor POLDA. Massa aksi langsung berjalan lagi menuju patung kuda Dipenegoro UNDIP pleburan dan Setelah itu membubarkan diri.n&lt;br /&gt;Muhammad Hanafi (Direktur LAPMI HMI Cabang Semarang)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-3214088294241088716?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/3214088294241088716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=3214088294241088716' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/3214088294241088716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/3214088294241088716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/11/hmi-menuntut-hentikan-kriminalisasi-kpk.html' title='HMI  Menuntut Hentikan Kriminalisasi KPK;'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1999951365022835257</id><published>2009-10-16T00:27:00.000-07:00</published><updated>2009-10-16T00:33:48.149-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Sekolah Filsafat HMI Kom. Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;HMI Komisariat Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang. Bidang Wacana mengundng temen-temen untuk hadir dalam sekolah filsafat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini rutin dilaksanakan tiap 2 minggu sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms;"&gt;Di mulai hari ahad Besok tanggal 18 Oktober 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms;"&gt;Pukul. 15.30 WIB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms;"&gt;Di Wisma Assalam Jl. Magoyoso IV no. 39 Ngaliyan Semarang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms;"&gt;Contk Person : 085225056699&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: verdana;"&gt; Dengan pembimbing : Bapak Zainul Adfar (Dosen IAIN Walisongo Semaarang). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1999951365022835257?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1999951365022835257/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1999951365022835257' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1999951365022835257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1999951365022835257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/10/sekolah-filsafat-hmi-kom-tarbiyah-iain.html' title='Sekolah Filsafat HMI Kom. Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-5490727075385820817</id><published>2009-09-18T00:16:00.001-07:00</published><updated>2009-09-18T00:20:16.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Lebaran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SrM0DYtbb4I/AAAAAAAAAOw/ykaN9qX5jtQ/s1600-h/idul+fitri.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SrM0DYtbb4I/AAAAAAAAAOw/ykaN9qX5jtQ/s400/idul+fitri.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382703212415119234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keluarga besar HMI Cabang Semarang dan Lembaga Pers Mengucapkan Taqaballahu Mina Wamingkum...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-5490727075385820817?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/5490727075385820817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=5490727075385820817' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5490727075385820817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5490727075385820817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/09/lebaran.html' title='Lebaran'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SrM0DYtbb4I/AAAAAAAAAOw/ykaN9qX5jtQ/s72-c/idul+fitri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-4798445353753162568</id><published>2009-09-18T00:15:00.001-07:00</published><updated>2009-09-18T00:15:46.236-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>KENDURI HANI Edisi Ramadan di Bandung, Bogor, dan Demak.</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Csurya%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Selamat dan sukses atas terselenggaranya berbagai forum silaturrahmi Kenduri Hani pada bulan suci Ramadan 1430 H kali ini”, demikian ucapan Koordinator Presidium, Ahmad Niam, dalam sambutannya pada acara Kenduri Hani di rumah Sdr. Rahmat, Minggu (6/9) kemarin. Estafet acara yang dilaksanakan dari kota ke kota tersebut, dimulai dari Bandung pada hari Sabtu 29 Agustus yang bertempat di kediaman Letnan Khamdiono. Acara “kecil” itu berlangsung sangat meriah, karena menjadi ajang temu kangen setelah sekian waktu tidak bertemu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Acara berikutnya dilaksanakan di Bogor, tempat Sdr. Wawan, pada hari Minggu 30 Agustus. Acaranya cukup unik, karena diadakan di Danau Setu Tonjong, sambil berbuka puasa bersama. Terakhir, Kenduri Hani diselenggarakan pada hari Minggu 6 September di Karangawen Demak, tempat Sdr. Rahmat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketika Niam ditanya, apa hasilnya dari semua pertemuan tersebut, dia menjawab: “…ya hasilnya memperkuat silaturrahmi. Gitu aja kok repot hehe…”. Hal ini juga diamini oleh mantan Koordinator Presidium, Lukman Wibowo, katanya: “semoga Kenduri Hani dapat menembus seluruh lapisan generasi alumni HMI. Hanya silaturrahmi yang mampu menguatkan jejaring keumatan kita”.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kontributor Bandung dan Bogor: Cipto, Hadi, Indah, Hanif, Iqbal, Wawan, Muhiddin Jepara, Mawar, Zidan, Lukman, Rina, Ilham Bogor, Said Fauzy, dan Khamdi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kontributor Demak: Niam, Nuryati, Alul, Iqbal, Munif, Tohir, Huda, Imam IAIN, Royan, Isti, Lukman, Rahmat, Ainur, dll.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-4798445353753162568?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/4798445353753162568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=4798445353753162568' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4798445353753162568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4798445353753162568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/09/kenduri-hani-edisi-ramadan-di-bandung.html' title='KENDURI HANI Edisi Ramadan di Bandung, Bogor, dan Demak.'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-6167672795123934301</id><published>2009-09-18T00:10:00.000-07:00</published><updated>2009-09-18T00:12:23.671-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Tasyakuran walimatul ursy</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;"&gt;Assalamu’alaikum Wr. Wb&lt;br /&gt;Dengan memohon ridho dan rahmat Allah SWT&lt;br /&gt;Kami tengadahkan jemari kehadirat Allah seraya melafalkan doa dengan karunia-Nya menuntun bahtera hidp baru bagi kami:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Eni listiyani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Fatkhul anam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(Ketua umum HMI Kom. UNNES dan Sekretaris LAPMI Cabang Semarang 2007)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Keluarga besar HMI Cabang Semarang mengucapkan kepada kedua mempelai semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah dan barakah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tasyakuran walimatul ursy, yang insya Allah akan diselengarakan besok pada:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hari : Ahad&lt;br /&gt;Tanggal : 4 oktober 2009&lt;br /&gt;Jam : 10.00 WIB&lt;br /&gt;Tempat : Dsn. Jogahan Rt. 01 Rw. 05 Ds. Citrosono, Kec. Grabag Magelang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Atas kehadiran serta doa restu kami mengucapkan banyak terima kasih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Present By: Lembaga Pers Mahasiswa Islam Cabang Semarang&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-6167672795123934301?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/6167672795123934301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=6167672795123934301' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6167672795123934301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/6167672795123934301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/09/tasyakuran-walimatul-ursy.html' title='Tasyakuran walimatul ursy'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-5961789925196255523</id><published>2009-08-17T23:19:00.000-07:00</published><updated>2009-08-19T02:31:53.572-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Cita-Cita yang Terjepit Globalisasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SovGbi4XJSI/AAAAAAAAAOg/wbdNw675UsY/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SovGbi4XJSI/AAAAAAAAAOg/wbdNw675UsY/s200/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371605157091419426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Lukman Wibowo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Koran Wawasan (Kamis, 13/08/2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         http://www.wawasandigital.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agustus bukan hanya bulan yang riuh oleh wacana kemerdekaan, namun juga tentang penguatan cita-cita kebangsaan. Kesadaran mengenai cita-cita tersebut, sesungguhnya selalu ada di tiap lapisan generasi. Konon, Soekarno pernah menyerukan bangsa kita agar tidak menjadi “bangsa kuli dan kuli bangsa-bangsa”, sebagaimana dapat kita lihat dalam pledoinya Indonesia Menggoegat (1930). Lebih dari setengah abad kemudian, cakar-cakar globalisasi terus menjadikan Indonesia berada di posisi yang tergerus. Hendrawan Supratikno (2009) men-satire-kannya: sebagai mekanisme pasar yang membawa Indonesia kepada proses gombalisasi dan gembelisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah sederhana “merdeka”, pada kenyataannya sulit didefinisikan dalam konteks peradaban internasional. Kapanpun istilah merdeka disematkan, selalu ada persoalan cita-cita di belakangnya. The Indonesian dream, adalah tugas yang harus diwujudkan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran selalu muncul dari problem cita-cita tersebut, manakala disangkutpautkan dengan globalisasi. Sebagai bangsa merdeka, kita merasa terjepit oleh kepungan globalisasi. Arus deras globalisasi serasa mengancam identitas jati diri kebangsaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terlalu jelas sebetulnya mengapa kita merasa terjepit seperti itu. Lantaran dunia kian ”sempit”, kita tak sempat menjawabnya; kesibukan ”menyelamatkan diri” dari keterjepitan adalah langkah teknis yang utama.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Terjepit dan Dilematik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dua dekade yang lalu, runtuhnya Blok Kiri yang menandai berakhirnya Perang Dingin membuat kapitalisme menjadi satu-satunya kekuatan global yang paling dominan. Globalisasi—istilah yang kali pertama dipopulerkan oleh Levitt di tahun 1985—kemudian dipakai oleh blok pemenang perang, untuk mengimprovisasi tatanan dunia baru, khususnya strategi perdagangan bebas berikut akses moneter dan finansialnya. Itu sebabnya pada aspek ideologis, globalisasi sering disebut sebagai rekolonisasi (Oliver Balasuriya), neokapitalisme (Menon), dan neoliberalisme (Ramakrishnan). Malahan Sada menyebut globalisasi sebagai eksistensi kapitalisme Euro-Amerika di Dunia Ketiga (RP Borrong, 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, diusia 64 tahun kemerdekaan kita, “perasaan terjepit” itu kian mendera, bahkan proses dilematiknya semakin kuat ketika kita menghadapi globalisasi. Dilema itu barangkali sudah terpecahkan, namun tidak dalam satu kerangka pandang kebangsaan yang sama (satu), melainkan muncul sejumlah “kubu” yang saling pro dan kontra dalam menyikapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang abai dengan arus globalisasi, negeri merdeka beserta cita-citanya hanyalah dianggap sebagai proses hidup yang dibiarkan mengalir begitu saja mengikuti perkembangan zaman. Tiada kecemasan sama sekali, tapi juga tiada inisiasi sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kubu yang “berani” menghadapi globalisasi, adalah dengan cara berbicara dan menulis dimana-dimana mengenai pentingnya kemampuan kompetisi. Maka disediakanlah berbagai program pengembangan kompetensi serta sertifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian kubu yang lain, menanggapinya dengan cara menolak mentah-mentah globalisasi; mulai dari yang hanya sebatas mengatakan Indonesia belum siap, hingga ada yang membangun gerakan antiglobalisasi secara ideologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di kubu yang berbeda, proses globalisasi adalah kesempatan berefouria untuk mengeruk keuntungan. Ada yang mengkomersialkan teks dan simbol-simbol agama tanpa memerdulikan nilai transendentalnya, ada yang sibuk membangun sekolah-sekolah global tanpa menghiraukan arah pendidikan, dan ada pula yang ramai-ramai berjualan produk impor tanpa peduli pada kembang-kempisnya produksi lokal maupun dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ”pecahan kubu” telah melepaskan rasa dilematiknya pada globalisasi, namun sebagai satu bangsa besar, kita tidak mempunyai common platform ketika menghadapi “perasaan terjepit” itu. Alhasil, kita adalah negara berdemografi dan berwilayah besar, namun kecil (bahkan terpecah-pecah) dalam soal membangun cita-cita bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang, rasa terjepit dan dilematik itu sebenarnya tidak pernah hilang. Kita bahkan semakin pusing: Masihkah kita merdeka dan punya cita-cita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gugatan klasik semacam ini selalu muncul, tapi proses globalisasi dalam kehidupan kita.terus saja berlangsung, dengan “permisi” atau “tidak permisi” pada kita. Fakta keberlangsungan itu amat dapat kita lihat di berbagai sektor hidup yang mengelilingi kita. Globalisasi ekonomi, budaya, sosial, maupun globalisasi cara pandang keilmuan, terus merangsek masuk ke dalam ”otonomi” kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tak Merdeka; Miskin Cita-cita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;              Kembali ke soal merdeka dan cita-cita bangsa. Dalam masalah politik, kita belum merdeka sepenuhnya. Simak saja cerita Pileg maupun Pilpres kemarin. Campur tangan asing—seperti National Democratic Institute dan Carter Centre—turut bermain dalam kancah proses demokrasi politik kita; mulai dari sekadar mengawasi sampai dengan berani ”mendikte”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut lagi, ”benturan antar kepentingan”—antara kapitalisme internasional dan kapitalisme rambut hitam—sebagaimana yang pernah disinyalir oleh Samuel Huntington (1995), benar-benar terrepresentasikan dalam pertarungan Pilpres kemarin. Independensi pribadi calon-calon pemimpin tersebut tentu harus dihargai, tapi bagaimana dengan kontrak politik mereka pada pihak-pihak asing yang men-support-nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita miris juga ada dalam dunia pendidikan. Sumberdaya manusia kita, benar-benar disiapkan menjadi hardware untuk memasang sekrup dan mesin-mesin globalisasi. Peningkatan skil adalah istilah lain dari penciptaan “manusia robot” yang bakal dipekerjakan di berbagai perusahaan, pabrik, dan tempat-tempat produksi yang menunjang hegemoni kapitalisme. Lalu kita sadar bahwa peningkatan mutu SDM, tidak hanya cukup didukung dengan anggaran yang besar saja, tapi menyusun software tujuan pendidikan adalah lebih penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di babak lain, kita masih dihantui oleh teror bom. Kita lupa bahwa untuk melawan terorisme, mempercanggih sistem intelejen, politik hukum, dan aparat keamanan saja itu tidak cukup. Senjata tercanggih untuk melawan segala macam teror adalah hadirnya cita-cita bersama. Cita-cita yang tidak teracuni oleh ideologi apapun, selain nasionalisme Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parahnya, kita selalu dicecoki oleh opini bahwa teror tersebut bertujuan untuk membangun hegemoni agama tertentu. Padahal, selama ini kita paham bahwa berbagai aksi pengeboman itu amat bermotifkan ”balas dendam” kepada AS dan sekutunya, ketimbang bertujuan teologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada segmen ekonomi, kisahnya lebih ”menarik” lagi. Mulai dari balada utang yang membengkak, eksploitasi hasil bumi, sampai dengan ideologi keekonomian kita yang makin disesatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak cerita lain yang menunjukkan bangsa kita belum merdeka seutuhnya, tapi terlalu melankolis untuk diceritakan terus menerus. Terkait dengan globalisasi, itu adalah bagian kisah yang amat menyedihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, sudah lebih dari enam dasawarsa kita merdeka, namun berbagai “penyakit” belum juga sembuh dalam diri kita: penyakit lupa, permisif, mau jadi kuli, suka ikut arus, dan terbiasa hidup miskin tanpa cita-cita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukman Wibowo;&lt;br /&gt;Pekerja bangunan dan buruh kasar, tinggal di Semarang&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-5961789925196255523?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/5961789925196255523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=5961789925196255523' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5961789925196255523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/5961789925196255523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/08/cita-cita-yang-terjepit-globalisasi.html' title='Cita-Cita yang Terjepit Globalisasi'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SovGbi4XJSI/AAAAAAAAAOg/wbdNw675UsY/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-4658690502149972422</id><published>2009-08-17T23:15:00.000-07:00</published><updated>2009-08-17T23:24:52.029-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Pernikahan Ketua Umum PB HMI</title><content type='html'>Syukur Alhamdulillah, semoga Allah meridhoi Pernikahan Saudara kita dan diberi berkah, mawadah, sakinah wa rahmah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Chozin dan Jantu Sukmaningtyas yang telah melangsungkan akad nikah pada:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari/Tanggal  : Sabtu mlm Ahad / 15 Agustus 2009&lt;br /&gt;Waktu          : 19.00 WIB Tempat         : Jl. Jend. A. Yani, Gg. Bukit Betung no. 9, Sungailiat, BANGKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada yang lebih indah selain ikatan dua insan yang berbeda dalam upaya membangun peradaban aru yang di Ridhoi Allah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-4658690502149972422?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/4658690502149972422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=4658690502149972422' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4658690502149972422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/4658690502149972422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/08/pernikahan-pb-hmi.html' title='Pernikahan Ketua Umum PB HMI'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1731167830684597783</id><published>2009-08-17T23:07:00.000-07:00</published><updated>2009-08-17T23:14:26.765-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Latihan Kader 1 HMI UNDIP Kom. Pleburan</title><content type='html'>Syukur alhamdulillah HMI Komisariat UNDIP Peleburan dapat mensukseskan Latihan Kader (LK)I ke 152 yang berlangsung di Masjid Al-Azhar Banyumanik Semarang.Walaupun banyak halangan dan rintangan namun pihak panitia sanggup melewati cobaan itu dengan kesuksesan merengkut kader baru sebanyak tujuh kader mereka yaitu Afi, Puput, Lizam, Dani, Dzulfikar, Ali dan Zuly. Semoga ketujuh kader tersebut dapat mengaktualisasikan dirinya dalam kancah organisasi kampus dan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ketua Panitia Hakim mengatakan "bahwa sesungguhnya semua adalah proses yang harus dijalani, Selamat datang untuk para kader baru di organisasi pergerakan dan perkaderan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sekilas Latihan Kader ke 152 yang ditutup dengan indah yaitu dengan menyajikan Opera HMI dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia. Bukan ekedar merdeka secara fisik tapi dari segala bentuk penindasan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1731167830684597783?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1731167830684597783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1731167830684597783' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1731167830684597783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1731167830684597783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/08/syukur-alhamdulillah-hmi-komisariat.html' title='Latihan Kader 1 HMI UNDIP Kom. Pleburan'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1876229547297375471</id><published>2009-07-07T20:11:00.000-07:00</published><updated>2009-07-07T20:21:06.387-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Industri Mikro Sentra Tanah Liat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SlQQLJVua-I/AAAAAAAAAOQ/9yDo9KwqwMA/s1600-h/14052009204.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SlQQLJVua-I/AAAAAAAAAOQ/9yDo9KwqwMA/s320/14052009204.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355923640522009570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SlQPsW1IGoI/AAAAAAAAAOI/_i6st42RMH8/s1600-h/14052009190.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SlQPsW1IGoI/AAAAAAAAAOI/_i6st42RMH8/s320/14052009190.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355923111567432322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SlQPNkWjjcI/AAAAAAAAAOA/wTbq9EAS3ik/s1600-h/houjh.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 157px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SlQPNkWjjcI/AAAAAAAAAOA/wTbq9EAS3ik/s200/houjh.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355922582621359554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lukni Maulana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(Komunitas ILCI ar-Rasyid)&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemiskinan merupakan beban bagi warga yang menyandangnya. Kemiskinan adalah tanggung jawab berbagai elemen baik masyarakat, lembaga sosial maupun pemerintah sebagai sentralnya untuk mengetaskannya. Maka kemiskinan haru segera dituntaskan dengan berbagai cara melalui kerja saman antar elemen. Hal ini semisal dengan memberikan lapangan pekerjaan, memberdayakan potensi masyarakat yang ada dan mengembangkan industri mikro.&lt;br /&gt;Salah satu lembaga yang telah membantu banyak menangulangi kemiskinan yaitu Program Penanggulangan Kemiskinan Diperkotaan (P2KP) yang telah dimulai semenjak tahun 1998. Merupakan upaya gerakan masyarakat untuk menangani masalah kemiskinan diwilayahnya secara mandiri, upaya ini telah menghasilkan perkembangan yang positif terutama dalam membangun lembaga masyarakat warga ditingkat kolektif yang disebut  Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).&lt;br /&gt;Pelaksanaan kegiatan P2KP telah mengalami penyempurnaan yang signifikan dalam  kegiatan pembagunan desa tertingal. Hal ini diharapkan pada lokasi desa tertingal tersebut dapat melampui fase desa tertingal menjadi masyarakat mandiri dan mampu menuju madani atau masyarakat yang beradab. Artinya kelembagaan masyarakat seperti BKM yang ada sudah semakin kuat, prinsip perencanaan partisipatif sudah diterapkan, dukungan pemerintah daerah baik kabupaten maupun desa dan masyarakat dalam penanggulangan kemiskinan semakin kuat.&lt;br /&gt;Persoalan kemiskinan dan pembangun memperlukan kerja sama yang kuat, maka dari itu perlu startegi dalam merencanakan masyarakat mandiri dengan memberdayakan ekonomi mikro. Salah satunya yaitu sentra industri tanah liat yang telah berkembang diseluruh Indonesia, pada khususnya Kabupaten Kendal yang telah mengalami peningkatan produksi dan kenaikan permintaan barang produksi.&lt;br /&gt;Sebab persoalan ekonomi mikro sangat berpengaruh pada laju pertumbuhan ekonomi nasional. Sentra industri tanah liat merupakan potensi yang harus dikembangkan dan diberdayalan secara maksimal guna menopang laju perekonomian dan daya beli masyarakat, maka industri kecil tersebut memiliki andil besar dalam membangun laju pertumbuhan ekonoimi negara.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Sentra industri tanah liat merupakan industri yang bergerak diberbagai bidang industri kerajinan seperti industri batu bata, genteng dan gerabah. Namun sangat ironi sekali jika untuk menopang laju ekonomi, sentra industri tanah liat tidak mendapatkan sorotan dari pemerintah. Masih banyak ekonomi mikro yang membutuhkan penanganan khusus guna mempertahakan eksistensi industri.&lt;br /&gt;Salah satu dengan memberikan bantuan pembangunan di desa terkait, hal ini mengisyaratkan pokok permasalahan yang dihadapi oleh desa tersebut. Permasalahan tersebut diantaranya air limbah rumah tangga yang masih bebas membuangnya, masih banyak warga yang tidak memiliki jamban pribadi, jalan desa yang aksesnya belum berfungsi maksimal dan saluran irigasi yang beralih fungsi. Permasalahan tersebut dapat mempengaruhi kinerja industri.&lt;br /&gt;Oleh karena itu perlu diupayakan gagasan pengembangan yaitu sebagai upaya mewujudkan masyarakat sentra industri tanah liat menuju masyarakat mndiri. Dengan mengupayakan pemberantasan pokok permasalahan dan memberdayakan potensi yang ada, salah satunya yaitu dengan mengandeng pemerintah dan para investor. Semua ini terkait dengan pokok gagasan pengembangan desa di sentra industri tanah liat.&lt;br /&gt;Gagasan pemgembangan tersebut diantaranya,  terkait dengan pembanguna fisik dan non fisik. Pembangunan fisik dengan membuka akses jalan guna mempermudah pemasaran dan pendistibusian hasil produksi. Sedangkan aspek non fisik dengan mengadakan pelatihan bagi pengrajin untuk bisa lebih profesional. Serta tidak melupakan semua aspek yang dibutuhkan bagi pengrajin sentra industri tanah liat tersebut. Semuanya tekait denga alat, bahan dan integritas pengrajin industri.&lt;br /&gt;Revitalisasi gerakan pembangunan desa melalui pengembangan industi tanah liat, perlu penangan maksimal. Potensi industri tanah liat sangat menjanjikan bagi perkembangan laju ekonomi, sebab banyak manfaat yang didapatkan  diantaranya menagulangi kemiskinan dan pembangunan di desa terkait dan membuka akses lapangan pekerjaan.&lt;br /&gt;Warga masyarakat Kendal pada khususnya dan pada umumya pengrajin industri tanah liat mendambakan proyek kerja sama baik pemerintah maupun investor untuk mengangakt martabat sentra industi tanah liat. Kesemuanya itu membutuhkan proses yang berkelanujatan guna menjunjung masyarakat yang adil dan makmur.&lt;br /&gt;Kerinduan masyarakat Kendal dalam mengupayakan laju ekonomi mikro di sentra industri tanah liat, perlu penanganan segera. Sebagai upaya untuk menjadikan sentra industri tanh liat lebih mandiri dan beradab. Saatnyalah memikirkan ekonomi mikro yang dapat mengankat laju ekonomi nasional.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1876229547297375471?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1876229547297375471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1876229547297375471' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1876229547297375471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1876229547297375471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/07/industri-mikro-sentra-tanah-liat.html' title='Industri Mikro Sentra Tanah Liat'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SlQQLJVua-I/AAAAAAAAAOQ/9yDo9KwqwMA/s72-c/14052009204.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-7560682056385735551</id><published>2009-07-04T20:31:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T20:37:36.588-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Setop Demo Dukung Capres</title><content type='html'>Tulisana ini dimuat di &lt;a href="http://http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/07/04/70905/Setop.Demo.Dukung.Capres."&gt;HARIAN SUARA MERDEKA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;04 Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMARANG SELATAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang menggelar aksi mendukung Pilpres bersih di Bundaran Videotron Jl Pahlawan Semarang, Jumat (3/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan membawa spanduk dan poster, mereka menyerukan ajakan mendukung pilpres bersih. Mereka membagikan rilis ”Pilpres Bersih untuk Kesejahteraan Rakyat” ke sejumlah pengguna jalan Pahlawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua HMI, Agus Thohir mengatakan, aksi tersebut merupakan pernyataan sikap HMI Semarang untuk mendukung pelaksanaan Pilpres 2009 yang bersih demi kesejahteraan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ia menyatakan sebagai organisasi mahasiswa, HMI tetap pada posisi netral, independen dan tidak terlibat dalam aksi dukung mendukung calon presiden dan calon wakil presiden tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aksi kami ini adalah aksi yang netral. Kami akan katakan setop terhadap demo yang aspirasi politiknya mengarah ke capres dan cawapres tertentu,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan, ia sangat prihatin dengan maraknya aktivis demo yang menyerang salah satu pasangan capres-cawapres dalam aksinya. Padahal sebenarnya aksi mereka tidaklah netral, melainkan ada intervensi dari capres tertentu untuk menjatuhkan lawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai aktivis yang menyuarakan kesejahteraan rakyat hendaknya netral, sehingga berjalan kondusif. Aksi tersebut juga merupakan pernyataan sikapnya untuk mendorong masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan bijak tanpa paksaan pihak manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami memang sudah diberikan pilihan tiga pasangan capres-cawapres. Hal tersebut sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Kami harus tetap menggunakan hak pilih dalam pilpres, 8 Juli mendatang. Pilih satu yang terbaik dari tiga pasangan yang terburuk,” jelasnya dalam orasi. (H55-18)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-7560682056385735551?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/7560682056385735551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=7560682056385735551' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7560682056385735551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/7560682056385735551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/07/setop-demo-dukung-capres.html' title='Setop Demo Dukung Capres'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-8061909231916737191</id><published>2009-06-23T00:57:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T01:16:54.995-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>DARI KEBANGKRUTAN MENUJU KABANGKITAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SkCOoyf7RnI/AAAAAAAAAN4/VpEPF6ArRg0/s1600-h/06052009(003).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SkCOoyf7RnI/AAAAAAAAAN4/VpEPF6ArRg0/s200/06052009(003).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350433188717741682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh: M. Qomarul Huda*&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tanggal 20 Mei tahun ini, kita bangsa Indonesia memperingati 101 tahun Kebangkitan Nasional. Bagi seorang manusia, usia 101 tahun merupakan sebuah usia tua yang seharusnya dapat membuatnya semakin matang dan dewasa. Namun hal ini tampaknya belum menghinggapi negara Indonesia .&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;KONDISI BANGSA INDONESIA&lt;br /&gt;        Setiap tahun tahun (termasuk tahun ini) kita selalu memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan berbagai kegiatan dan seminar, talk show, diskusi sampai berbagai macam perlombaan. Namun apakah sampai saat ini kita masih mau mendalami dan memaknai refleksi di balik peristiwa kebangkitan nasional? Memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2009, ada baiknya kita renungkan apa yang pernah bangsa raih pada masa lalu dan apa yang tengah dihadapi sekarang ini, kemudian untuk bersikap di masa-masa yang akan datang, baik terhadap diri sendiri, terhadap lingkungan sosial, serta untuk bangsa dan negara. Dengan rentan waktu 101 tahun coba kita renungkan bersama bagaimana kondisi bangsa bangsa Indonesia saat ini. Diakui atau tidak bangsa Indonesia saat ini sedang mengalami keterpurukan di berbagai bidang yang tidak kunjung ditemukan formula yang tepat untuk mengatasinya. Mungkin saja jika para pelopor pendirian Boedi Oetomo (tanggal lahirnya ditetapkan sebagai Harkitnas) masih hidup saat ini, mereka akan sedih dan kecewa dengan keadaan ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah kondisi riil bangsa Indonesia saat ini. Sektor perekonomian tampaknya belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang signifikan. Hutang negara yang semakin menumpuk menjadi persoalan usang yang belum bisa tertangani. Ketergantungan negara kita terhadap IMF (International Monetary Fund) dan Bank Dunia (World Bank) seakan menjadi blunder sehingga masih sulit untuk dapat keluar dari bayang-bayang kerangkeng cengkeraman keduanya. Ekonomi kita seperti disetir dan dikendalikan oleh kedua organisasi tersebut, sehingga menempatkan kita pada kondisi yang serba sulit. Sistem ekonomi kapitalispun semakin merajalela.. Kita bandingkan pada era ’80-an yang menjadi masa ”keemasan” bagi Indonesia termasuk di bidang ekonomi. Kondisi saat itu dapat dikatakan cukup stabil. Indonesia cukup disegani di kawasan Asia san sampai mendapat predikat ”Macan Asia”. Sebuah sebutan yang menjadi bukti pengakuan negara lain terhadap kemajuan Indonesia saat itu.&lt;br /&gt;       Akan tetapi kondisi tersebut berbanding terbalik dengan saat sekarang. Bangsa Indonesia ibarat ”macan ompong” yang kurang diperhitungkan di tengah-tengah percaturan dunia. Berbagai persoalan yang cukup pelik datang silih berganti menghantam. Dalam hal sumber daya alam, kita sebenarnya dianugrahi kekayaan alam yang sangat melimpah ruah. Dari hasil tambang, laut dan darat yang semuanya itu membuat iri negara lain. Cadangan minyak kita adalah sekitar 97 milyar barel. Tapi kita hanya bisa melihat kekayaan yang seharusnya dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia justru dikeruk dan diangkut ke luar negeri. Contoh konkretnya adalah Exxon Mobile, Newmont Minahasa Raya, dan perusahaan tambang raksasa; PT. Freeport.&lt;br /&gt;PENDIDIKAN MASIH ”DIANAK-TIRIKAN”&lt;br /&gt;        Kenaikan harga minyak dunia ternyata juga memukul kondiri perekonomian. Pemerintah pernah mengambil kebijakan yang sangat ditentang rakyat yaitu menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sampai 30%. Keputusan ini jelas semakin memberatkan beban yang diderita rakyat, apalagi sebelumnya sudah dipusingkan dengan harga sembako yang semakin naik tidak mau turun. Setali tiga uang dengan nasib pendidikan kita. Berdasarkan penelitian yang dialkukan oleh Trends International Methematics and Science Study (TIMSS) dan Programe for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa prestasi akademis siswa Indonesia tampaknya masih berada di peringkat bawah (Kompas, 25/4/08). Begitu juga dengan survey yang dilakukan oleh united nation for development programe (UNDP), Indonesia menduduki peringkat 111 dari 172 negara di dunia dalam hal kualitas sumber daya manusianya&lt;br /&gt;        Angka putus sekolah semakin bertambah dari tahun ke tahun, banyak gedung-gedung sekolah yang rusak san tidak layak pakai. Dengan kenyataan seperti ini harus diakui bahwa pendidikan kita kalah jauh dengan negara lain bahkan dikawasan Asia Tenggara. Di saat yang lain sudah setapak lebih maju, pendidikan kita boleh dikatakan masih jalan di tempat. Saat ini kita dibelit berbagai persoalan yang dialami dunia pendidikan, mulai dari pemotongan anggaran, sampai kontroversi tentang UN. Pemerintah masih kurang memprioritaskan sektor pendidikan. Padahal kualitas pendidikan dapat menjadi tolak ukur maju tidaknya suatu negara.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;KRISIS MULTI DIMENSI&lt;br /&gt;Segala macam problematika manusia ada di Indonesia. Rasanya tidak akan ada yang menyenangi dengan keadaan Indonesia saat ini. Ada yang bilang politik kita hancur lebur. Pilkada banyak memicu kerusuhan, pemilu legislatif kemarin juga carut marut dengan daftar pemilih. Dalam hal moral,temuan yang mencengangkan adalah Indonesia merupakan negara pornografi terbesar kedua di dunia setelah Rusia. Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya muslim, tapi dimasuki dengan berbagai aliran sesat yang dapat mengancam akidah.&lt;br /&gt;       Kita saat ini berada di tengah-tengah krisis. Parahnya yang melanda merupakan krisis multidimensi yang terjadi di berbagai bidang. Krisis kepercayaan. Sulit sekali kita mencari pemimpin yang benar-benar amanah dan dapat dipercaya. Janji-jani manis yang lantang diucapkan saat kampanye seolah hanya sekedar bumbu penyedap yang lama-kelamaan akan hilang dengan sendirinya. Setelah menjadi pemimpin, kebijakan yang memihak rakyat seakan terabaikan, sehingga menimbulkan mosi tidak percaya dari rakyat. Yang cukup memprihatinkan bangsa ini juga dilanda krisis moral yang cukup hebat. Para pejabat seperti tidak punya nurani lagi untuk melakukan tindakan korupsi. Uang rakyat yang sangat besar jumlahnya ”diamankan” demi memenuhi kepentingan perutnya sendiri. Mereka sudah tidak memperdulikan lagi nasib rakyat yang telah terjebak dalam cengkeraman kemiskinan. Mental koruptor dari para kepala daerah mengakibatkan good governance (manajemen pemerintahan yang baik) yang seringkali digembar-gemborkan menjadi sulit untuk diwujudkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;KEADILAN MASIH SULIT DITEGAKKAN&lt;br /&gt;        Ironisnya kita juga masih belum bisa keluar dari yang namanya krisis hukum dan keadilan. Sulitnya mencari sebuah keadilan di negeri yang terdiri dari berbagai suku bangsa ini. Kasus pelanggaran HAM yang telah terjadi di masa silam masih banyak yang belum terselesaikan. Kasus Timor-Timur, Operasi Militer di Aceh, penculikan aktivis mahasiswa, tragedi Semanggi I dan II, sampai pembunuhan aktivis HAM; Munir, merupakan rentetan fakta buramnya penegakan hukum selama ini. Para koruptor yang ”menilep” uang negara milyaran rupiah mendapat ganjaran ringan, itupun masih mungkin mendapat tahanan yang ”VIP”. Sementara maling ayam yang terpaksa mencuri untuk menghidupi keluarganya mendapat hukuman yang berat, ditambah berupa pukulan bahkan sampai meninggal. Jika merenungkan, apakah ketiakadilan ini akan terus berlangsung?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;BANGKIT DENGAN NASIONALISME?&lt;br /&gt;        Bulan Mei ini merupakan bulan yang spesial. Selain memperingati 101 tahun kebangkitan nasional, juga merupakan peringatan 11 tahun reformasi. Dua momentum ini hendaknkya menjadi refleksi bagi kita untuk bangkit dari krisis, bangkit dari keterpurukan. Mungkin yang dapat dilakukan pertama adalah berusaha untuk meningkatkan dan  membangkitkan kesadaran berbangsa serta semangat nasionalisme. Dengan memiliki nasionalisme yang tinggi, kita akan mempunyai tameng untuk menahan segala rongrongan dan intervensi bangsa asing. Walaupun saat ini sedang mengalami krisis multidimensi, namun diharapkan akan mempertebal semangat nasionalisme sehingga bersama-sama mencari jalan keluar yang tepat untuk dapat keluar dari krisis. Dr. Asvi Warman Adam; sejarawan dan peneliti dari LIPI  dalam seminar Seabad Kebangkitan Nasional di UNNES tahun 2008 yang lalu mengantakan, nasionalisme itu bisa fluktuasi, ibarat iman (demikian kata seorang ustad), bisa tebal dan bisa tipis. Mungkin saja nasionalisme kita sebagai bangsa Indonesia sedang menipis.&lt;br /&gt;        Maka peringatan kebangkitan nasional kali ini semestinya harus dimaknai sebenar-benarnya untuk menegakkan kembali semangat nasionalisme yang sedang tenggelam. Kita ingat sejarah Jepang yang luluh lantak dalam Perang Dunia II setelah dibombardir tentara sekutu. Namun pelan tapi pasti mereka bangkit dalam waktu singkat hingga seperti saat ini. Mungkin yang dapat menjadi prioritas adalah bagaimana kita menyingkirkan ego masing-masing serta mengutamakan kepentingan bersama untuk kemajuan bangsa dan negara. Ini jangan hanya menjadi sekedar wacana belaka tanpa ada tindakan nyata. &lt;br /&gt;        Mari kita jadikan ini sebagai momentum bagi bangsa Indonesia untuk mengembalikan jati diri dan kesadarannya di tengah memudarnya kehidupan berbangsa dan bernegara. Memanglah kita saat ini sedang mengalami kebangkrutan. Tapi tidak boleh terus diratapi. Kita harus percaya bahwa kita bisa mengatasinya, dari kebangkrutan menuju kebangkitan. Ditengah-tengah kondisi negara yang sedang mengalami fluktuasi, tentu saja cita-cita perubahan menuju Indonesia baru tidak boleh jalan di tempat bahkan harus menjadi prioritas utama.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;*Kader HMI MPO Komisariat Universitas Negeri Semarang&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-8061909231916737191?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/8061909231916737191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=8061909231916737191' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8061909231916737191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8061909231916737191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/06/dari-kebangkrutan-menuju-kabangkitan.html' title='DARI KEBANGKRUTAN MENUJU KABANGKITAN'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SkCOoyf7RnI/AAAAAAAAAN4/VpEPF6ArRg0/s72-c/06052009(003).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1444253429903032270</id><published>2009-06-11T05:36:00.000-07:00</published><updated>2009-06-11T05:38:41.425-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>Kontstitusi nasibmy buruk...!</title><content type='html'>diambail dari &lt;a href="http://hminews.com"&gt;www.hminews.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SjD6gFciyQI/AAAAAAAAANw/jeXLd5QindM/s1600-h/konstitusi-nasibmu-kinie280a6-215x225.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 191px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SjD6gFciyQI/AAAAAAAAANw/jeXLd5QindM/s200/konstitusi-nasibmu-kinie280a6-215x225.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346048186813434114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lukni.blogspot.com"&gt;Sejuk yang masih merasuk&lt;/a&gt; pagi seirama dengan hiruk pikuk para peserta kongres HMI ke XXVII yang mulai memasuki ruang sidang. Agenda hari kedua kongres XXVII tercatat akan melakukan pembahasan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ( AD ART) HMI. Ini merupakan bagian penting dari kongres karena menyangkut bagian tersakral dalam hierarkri konstitusi di HMI.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti menjadi ciri khas persidangan di HMI, nggak rame kalo nggak ribut. Ada beberapa hal yang menjadi pangkal perdebatan panjang di forum sidang. Draft kongres TPK menjadi salah satu hal yang memicu perdebatan peserta kongres. Draft yang dimaksudkan dapat menjadi referensi amandemen AD ART pada saat kongres ini dipertanyakan keabsahannya terkait pelaporannya pada MSO. Merujuk pada laporan pelaksanaan tugas MSO bahwa tidak ada pengajuan amandemen AD ART sekalipun selama periode kemarin ( 2007 - 2009). Polemik coba diselesaikan dengan memanggil koordinator Tim Pekerja kongres (TPK) , Roni Hidayat dan koordinator MSO, Madjid Bati. Hasil pertemuan tersebut menyebutkan bahwa TPK telah melaporkannya pada MSO namun karena kendala teknis pada pengiriman draft, MSO ternyata tidak menerima draft tersebut , dan di kemudian dianggap bahwa draft konstitusi tersebut tidak prosedurial alias tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polemik yang kedua tidak kalah seru. Setelah beberapa tempo pembahasan berlangsung, ternyata ada perbedaan pada isi konstitusi antara dokumen yang dimiliki oleh cabang Semarang, Makasar, dan Yogyakarta. Telisik kasus ternyata bermula dari kongres XXVI di Depok yang distribusi hasilnya tidak optimal. Bahkan, cabang Palu juga mengeluhkan hinggga kini belum mendapat dokumen hasil kongres tahun 2006 silam. Dokumen Kongres XXVI yang menjadi perseteruan ini kemudian diambil jalan tengah dengan melakukan penyelerasan antara ketiga dokumen yang berbeda di masing-masing cabang yang berseteru tersebut.&lt;br /&gt;Masih belum bosan dengan perseteruan, pasca penyelerasan, perselisihan masih saja terjadi, dan kini mengenai amandemen konstitusi. Beberapa pihak ngotot menghendaki adanya amandemen pada konstitusi, sementara ketika merujuk pada pasal 20 AD, ada ketentuan mengenai prosedur amandemen , dan saat itu tidak dapat dilakukan amandemen. Perdebatan yang cukup sengit itu menghasilkan loby antara dua pihak, dan menghasilkan keputusan untuk melakukan amandemen pada titik tertentu, meskipun inskontitusional. Perubahan yang dilakukan adalah pada pasal-pasal seputar badan koordinasi baik di tingkatan PB (badko) maupun komisariat (koorkom).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang tak jauh beda berlanjut pada pembahasan ART (Anggaran Rumah Tangga) di malam harinya. Dengan jenis polemik yang hampir sama, akhirnya tahap pembahasan yang dilalui yakni tahap penyelearasan, amandemen, dan pengesahan. Agenda yang membedah bagian penting dari organisasi ini akhirnya dapat disudahi pada pukul 00.30, menyisakan kelelahan sekaligus kelegaan tersendiri. Semoga kedepannya, para kader ini mampu menjadi para pelaksana konstitusi yang disiplin. (nta)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1444253429903032270?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1444253429903032270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1444253429903032270' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1444253429903032270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1444253429903032270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/06/kontstitusi-nasibmy-buruk.html' title='Kontstitusi nasibmy buruk...!'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SjD6gFciyQI/AAAAAAAAANw/jeXLd5QindM/s72-c/konstitusi-nasibmu-kinie280a6-215x225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-1378271126603500710</id><published>2009-06-11T05:30:00.000-07:00</published><updated>2009-06-11T05:36:20.914-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO'/><title type='text'>LPJ KONGRES HMI KE 27 DI TOLAK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SjD6L4kNk7I/AAAAAAAAANo/I1r9WnjOlPw/s1600-h/kongres-tolak-lpj-pb-hmi-300x225.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SjD6L4kNk7I/AAAAAAAAANo/I1r9WnjOlPw/s200/kongres-tolak-lpj-pb-hmi-300x225.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346047839758554034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Antara gejolak harap, kelegaan, dan seberkas peluk haru menyeruak hadir mewarnai agenda purnatugas-nya Pengurus Besar HMI (PB HMI) periode 2007-2009 M/ 1428-1430 H. Dimulai sejak Senin (8/6) pagi, rapat Pleno I yang memuat agenda penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PB HMI akhirnya dapat disudahi pada pukul 02.52 WIB keesokan harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agenda hari kedua kongres itu diawali dengan penyampaian laporan tugas (LPT) Majelis Syuro Organisasi (MSO) yang pada kesempatan itu dihadiri oleh koordinatornya , Madjid Bati, serta salah seorang anggota MSO, Cahyo Pamungkas. MSO mengantarkan peserta kongres untuk memulai agenda penyampaian LPJ PB HMI.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum penyampaian LPJ, sempat terdapat perselisihan mengenai kehadiran tim PB yang tidak lengkap. Setelah ketua umum memberikan penjelasan masing-masing personil yang tak dapat hadir, maka sidang pun dilanjutkan. Penyampaian baru usai pada senja hari dan dilanjutkan dengan tanya jawab yang memakan waktu hingga pukul 02.00 dini hari. Dalam proses tanya jawab yang berlangsung, hal-hal yang banyak disoroti oleh peserta kongres adalah mengenai : kesekretariatan dan kinerja personil PB; konflik ‘misscommunication’ pada beberapa cabang di timur dan utara; serta pola komunikasi baik di tingkatan internal PB ataupun dengan cabang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya…&lt;br /&gt;Cakrawala bukanlah sebuah penguhujung perjalanan&lt;br /&gt;Karena segala akhir hanya milikNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengakhiri berbagai polemik dalam sessi tanya jawab, tiap cabang kemudian memberikan pandangan umum dan penilaian . Dari 34 cabang yang ada, 14 cabang menyatakan menerima LPJ PB HMI, satu cabang tidak memberikan suara, dan 19 cabang menyatakan menolak. Sebagai sebuah apresiasi serta pembelajaran dalam keorganisasian yang lebih baik, maka penolakan menjadi sebuah jawaban atas sebentuk laporan purnatugas PB HMI periode 2007-2009 M / 1438-1430 H. Deras hujan menjadi sinergi sebentuk nyanyian asa dini hari itu menerbangkan sebentuk harapan untuk HMI yang lebih baik lagi. Semoga. (nta)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-1378271126603500710?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/1378271126603500710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=1378271126603500710' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1378271126603500710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/1378271126603500710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/06/lpj-kongres-hmi-ke-27-di-tolak.html' title='LPJ KONGRES HMI KE 27 DI TOLAK'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SjD6L4kNk7I/AAAAAAAAANo/I1r9WnjOlPw/s72-c/kongres-tolak-lpj-pb-hmi-300x225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-8866707877253428902</id><published>2009-05-31T15:32:00.000-07:00</published><updated>2009-05-31T16:19:43.574-07:00</updated><title type='text'>Satu Lagi dari Kenduri Hani</title><content type='html'>Banyu Manik, bertepatan pada ahkir bulan Mei 2009, Kenduri Hani melaksanakan pertemuan rutinnya yang ke-8. Dari waktu ke waktu komunitas Para Pastus (Paska Struktur HMI semarang)tersebut, selalu saja bertambah anggotanya, ya bisa dibilang banyak peminatnya, mereka yang banyak bergabung tentunya memiliki alasan sendiri-sendiri, Mulai dari alasan Menjaga silaturahim ataupun mengisi waktu libur, sampai pada alasan  untuk memperjuangkan HMI semarang itu sendiri. Agenda yang bertempat di tempat kediaman Lukman Wibowo itu, selain dihadiri oleh para pengurus dan anggota biasa, juga kedatangan anggota baru, yaitu dulunya dari HMI jogja lo, beliau sekarang tinggal di kabupaten semarang berserta keluarganya, tepatnya di Pudak Payung. Anggota baru lainya datang dari wilayah sayung. pengen tahu siapa aja kenduri hani, datang yach,,,,,&lt;br /&gt;Acara tersebut diawali dengan membaca asma'ul husna berjamaah yang dipimpin oleh gus Munif, yang dilanjutkan dengan shearing dan saling tukar informasi tentunya dalam suasana santai. pada pertemuan kali ini muncul gagasan baru, yaitu Mengupayakan sekretarian Permanen Untuk HMI Cabang semarang sebagai tempat konsolidasi baik struktur  maupun lembaga, atau pun komunitas lain yang masih dalam lingkup HMI, sehigga semua aktifitas dapat tercover dengan baik, serta menjadikan HMI tetap exis dan kuat. oya.. agenda ini di akhiri dengan makan siang berjamaah dan dilanjutkan menjenguk keluarga yang sedang berbahagia yaitu mas andre yang baru saya dikarunia seorang calon penerus HMI. semoga dapat melanjutkan perjuangan kita.... amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;didincuex@gmail.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-8866707877253428902?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/8866707877253428902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=8866707877253428902' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8866707877253428902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/8866707877253428902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/05/satu-lagi-dari-kenduri-hani.html' title='Satu Lagi dari Kenduri Hani'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-9197971410470494571</id><published>2009-04-24T00:09:00.000-07:00</published><updated>2009-04-24T00:14:13.804-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>PERLUNYA EKONOMI BERKEADILAN UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SfFmlB-QHgI/AAAAAAAAAMs/wBe0WkjJt4A/s1600-h/DSCI0336.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SfFmlB-QHgI/AAAAAAAAAMs/wBe0WkjJt4A/s200/DSCI0336.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328152620526738946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;M. Syarif Hidayat &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembilan tahun sudah Era Reformasi berjalan. Sebuah Era yang digadang – gadang dapat memberikan pembaharuan ke arah yang lebi baik. Perubahan- perubahan yang mencakup segala hal yang dinilai telah merugikan rakyat. Tugas yang sangat berat dalam memperbaiki secara mendasar atas pemerintahan yang kurang baik selama tiga puluh dua tahun. Salah-satu dari beberapa hal tersebut adalah ekonomi. Orde baru telah membawa perekonomian bangsa ini pada sistem ekonomi Neoliberal. Ekonomi yang hanya mementingkan dan menguntungkan sebagian kecil dan mensengsarakan rakyat ternyata telah mengakar selama puluhan tahun di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Reformasi seharusnya sadar akan hal – hal kelam yang terjadi di masa lalu. Apalagi sekarang juga terbukti dengan adanya krisis di mana- mana dan krisis keuangan global yang terjadi di Amerika pada khususnya. Fenomena-fenomena diatas, semestinya dapat memberikan pelajaran tersendiri bagi pemerintah bahwa sistem ekonomi liberal tidak tepat diterapkan di negeri ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, pemilu kali ini dapat mengahasilkan suatu presiden yang berorientasi pada ekonomi berkeadilan. Dimana terciptanya kesejahteraan rakyat banyak adalah prioritas pertama. Janji – janji yang mereka sebutkan waktu pemilu bukan hanya sekadar “omongan kosong” saja.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlunya Ekonomi Berkeadilan Adalah Untuk Kesehateraan Rakyat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsepsi ekonomi berkeadilan sebenarnya adalah sebuah antagonis dari sistem ekonomi pada masa orde baru. Dalam pemerintahan Suharto(Orde Baru), penekanan tentang sektor ekonomi lebih mengedepankan pada kemakmuran(Trickling-Down Effect   Approach). Paradigma tersebut dapat dilihat dengan  ciri utamanya adalah sentralisasi kebijaksanaan pengelolaan ekonomi dan keuangan negara serta target stabilisasi politik yang bersifat repressif oleh pemerintah pusat. Strategi pembangunan serupa ini terutama dimaksudkan untuk merealisasikan target pertumbuhan ekonomi yang tinggi dengan harapan selanjutnya akan tercipta peluang kerja yang luas dan merata akibat adanya mekanisme Trickling-Down Effect. Bagi pemerintah ORBA, rupanya hal ini menjadi prioritas kebijaksanaan karena dianggap bahwa dengan pencapaian target tersebut merupakan indikator yang baik bagi prestasi kebijaksanaan pembangunan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemerintah yang diterapkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun tidak dapat disangkal bahwa strategi pembangunan serupa itu telah memberikan hasil, diantaranya telah tercipta transformasi struktural dalam beberapa aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti ditunjukkan oleh angka-angka pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita yang cukup menakjubkan, penurunan angka jumlah orang miskin dan lain sebagainya, namun menurut banyak pengamat hasil tersebut hanya bersifat semu. Karena hasil yang diperoleh bukan diciptakan dan dinikmati oleh kegiatan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ekonomi yang sesuai dengan sumber daya masyarakat Indonesia (SDA, SDM dan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelembagaannya), tetapi hanya diciptakan dan dinikmati oleh kegiatan ekonomi sekelompok masyarakat tertentu yang disebut  « konglo-merat ». Keadaan tersebut jelas tidak memungkinkan terciptanya penguatan fundamen yang kuat dan mengakar pada berbagai aspek kehidupan berbangsa. Akibatnya, seperti terlihat pada saat kasus dimana perekonomian tersentuh oleh angin krisis moneter saja, capaian-capaian yang dibanggakan sudah kurang bermakna lagi bahkan cendrung memporak prandakan berbagai tatanan kehidupan bangsa dan negara.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari kenyataan tersebut, menurut hemat penulis perlu adanya konsepsi yang lebih mengedepankan keadilan. Maka pendekatan ekonomi berkeadilan lebih didahulukan baru kemakmuran (equity with growth approach) bukan mendahulukan kemakmuran baru keadilan(trickling-down effect   approach ). Disamping itu, sudah menjadi kebiasaan yang latah pada diri manusia jika mereka mencapai kemakmuran mereka akah melupakan oran dan lingkungan sekitrarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mendahulukan kedilan diharapkan kemakmuran rakyat akan tercapai(Economic Rights). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsepsi Ekonomi Berkeadilan Dalam Ekonomi Pancasila Dan Ekonomi Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ekonomi pancasila, kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama. Kalau dalam ekonomi kapitalisme, perekonomian hanya dikuasai oleh sebagi orang saja sedangkan dalam ekonomi komunisme lebih condong pada sosialisme dengan proteksi pemerintah yang kuat, maka ekonomi pancasila berada di tengah- tengah antara keduanya. Ekonomi pancasila juga mengikuti mekanisme pasar. Dalam arti kebebasan individu tetap berjalan tetapi tetap ada proteksi dari pemerintah. Pemerintah tidak membiarkan pasar berjalan dengan sendiri dan bebas. Karena dikhawatirkan ketidakadilan dan saling menindas antar pelaku ekonomi akan terjadi. Dengan adanya Proteksi Regulasi berupa aturan-aturan tersebut dapat terciptalah suatu keadilan. Setelah itu, kemakmuran masyaraka bukan hanya sekadar mimpi panjang yang kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dengan Ekonomi Pancasila, Ekonomi Islam sangat kongkret dan jelas sekali. Beberapa kata keadilan banyak sekali ditemukan dalam Al-qur’an. Berbagai istilah terminologi keadilan dalam Al-qur’an adalah ‘adl, qisth, mizan, hiss, qasd atau variasi ekspresi tidak langsung, sementara untuk terminologi ketidak-adilan adalah zulm, itsm, dhalal, dan lainnya. Setelah kata ‘Allah’ dan ‘pengetahuan’, keadilan dengan berbagai terminologinya  merupakan kata yang paling sering disebutkan dalam Al Qur‘an. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakiyyuddin dalam Konsep Keadilan dalam Al-Qur’an, menjelaskan bahwa‘Adl mencakup beberapa hal yaitu Persamaan balasan (kuantitatif), Persamaan kemanusiaan (kualitatif), Persamaan di hadapan hukum dan undang-undang, Kebenaran, kejujuran, proporsional, Tebusan dan penyucian. Qist bermakna distribusi yang adil, berbuat dan bersikap adil dan proporsional. Qasd bermakna kejujuran dan kelurusan, Kesederhanaan, hemat, Keberanian. Qawwam, Istiqamah berarti Kelurusan dan kejujuran. Hiss berarti distribusi yang adil, kejelasan dan terang. Mizan berarti keseimbangan dan persamaan balasan. Sedangkan Wasat berarti moderat, tengah-tengah dan terbaik, terpilih, terpuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat beberapa ketarangan diatas, yang dimaksud keadilan dalam Ekonomi Islam adalah Persamaan Kompensasi, Persamaan Hukum, Moderat dan Proporsional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persamaan konsepsi adalah adil sesuai umum, persamaan hukum menjelaskan bahwa di mata hukum kedudukan orang itu sama. Moderat berarti tengah – tengah sehingga dalam mengambil keputusan, orang harus menempatkan posisi pada tengah – tengah dengan tidak bermaksu memihak manapun. Sedangkan Proporsional adalah Adil tidak selalu diartikan sebagai kesamaan hak, namun hak ini disesuaikan dengan ukuran setiap individu atau proporsional, baik dari sisi tingkat kebutuhan, kemampuan, pengorbanan, tanggung jawab, ataupun kontribusi yang diberikan oleh seseorang. Proporsional tidak saja berkaitan dengan konsumsi, namun juga pada distribusi pendapatan. Suatu distribusi yang adil tidak selalu harus merata, namun perlu tetap memperhatikan ukuran dari masing-masing individu yang ada; mereka yang ukurannya besar perlu memperoleh besar dan yang kecil memperoleh jumlah yang kecil pula. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian ekonomi berkeadilan sangat tidak bertentangan dengan konsep Ekonomi Pancasila maupun Ekonomi Islam. Bahkan konsepsi Ekonomi berkeadilan sangat didukung dan ditekankan oleh kedua sistem ekonomi tersebut. Paradigma ekonomi berkeadilan yang sesuai dengan bangsa ini seharusnya tertanam pada diri pemimpin kita. Karena dengan dijalankannya ekonomi berkeadilan, kemiskinan, kelaparan dan kesenjangan sosial yang masih melingkupi bangsa ini dapat teratasi. Sehingga kesejahteraan masyarakat tidak mustahil akan terwujud. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marzuki, Laica. Strategi Pembangunan Ekonomi Berwawasan Kerakyatan. Kertas karya untuk persiapan Seminar  Membangun Kemandirian Daerah untuk Mewujudkan Pembangunan Bangsa dalam Konteks Global, Kampus Universitas Hasanuddin U.P., 11/7/1998. &lt;br /&gt;Zakiyuddin, Konsep Keadilan dalam Al-Qur’an, Disertasi Doktor, Universitas Islam  Negeri Yogyakarta.2007. &lt;br /&gt;Raharja, Dawam. Ekonomi Pancasila Dalam Tinjauan Filsafat Ilmu. IIIT-Indonesia. 2004 &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6644207373268564566-9197971410470494571?l=lapmics.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lapmics.blogspot.com/feeds/9197971410470494571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6644207373268564566&amp;postID=9197971410470494571' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/9197971410470494571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6644207373268564566/posts/default/9197971410470494571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lapmics.blogspot.com/2009/04/perlunya-ekonomi-berkeadilan-untuk.html' title='PERLUNYA EKONOMI BERKEADILAN UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT'/><author><name>lapmics</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01621001410856699881</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SXAzYTHaMeI/AAAAAAAAAGs/ZSjvAvlH-8c/S220/hmi+semarang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/SfFmlB-QHgI/AAAAAAAAAMs/wBe0WkjJt4A/s72-c/DSCI0336.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6644207373268564566.post-6038655323595941668</id><published>2009-04-05T07:04:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T07:30:07.051-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SUARA TAMADUN'/><title type='text'>Hakekat Kepemimpinan Dalam Organisasi dan Efektifitas Perjuangan di HMI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/Sdi-JWxLvXI/AAAAAAAAAMk/4xT_337hqGI/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 78px; height: 104px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgIUqZyvKh8/Sdi-JWxLvXI/AAAAAAAAAMk/4xT_337hqGI/s200/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321212027678211442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Oleh : Agus Thohir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(Ketua Umum HMI Cabang Semarang)&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berorganisaisi adalah kodrat alamiah manusia yang pada hakekatnya manusia adalah makhluk sosial, ia tidak akan mampu hidup tanpa manusia lainnya yang ada disekitarnya. Manusia sendiri memerlukan komunitas untuk berinteraksi guna memenuhi hidupnya. Manusia sebagai mahluk individual yang memiliki dua misi di dunia yaitu misi dimensi vertikal berupa ketundukan kepada sang khalik dan misi dimensi horisontal berupa hubungan antara manusia dan alam lingkungan. Dimensi horisontallah yang mencerminkan di mana manusia menjadi kontrol sosial bagi dirinya dengan lingkungan masyarakatnya. Maka manusia berperan dalam sebuah gerakan yang di sebut organisasi, karena merupakan wadah untuk menyelaraskan dan mengseimbangankan (equilibrium) misi berjuang atau jihad untuk memakmurkan dunia.&lt;br /&gt;Dari misi dimensi horisontal itulah, organisasi di perlukan sebagai perwujudan kebersamaan untuk melakukan perubahan sosial (social of change). Tidak heran jika terbentuk berbagai macam-macam komunitas ataupun organisasi. Akan tetapi yang di perlukan bukanlah perbedaan itu, namun bagaimana organisasi itu berperan sesuai visi yang berlaku. Dalam berorganisasi kita di temui berbagai macam karakter elemen gerakan dan karakter individual manusia. &lt;br /&gt;Kekuatan suatu organisasi terletak pada kerjasama, bukan perbedaan untuk satu kepentingan atau kepuasan individual, tetapi kerjasama itulah wujud keberadaan dari organisasi yang didalamnya terdapat bermacam manusia (multicultural) dimana mereka membutuhkan hidup berkelompok bermasyarakat bergotong royong sesuai dengan tingkat kebudayaan dan peradaban manusia itu sendiri. Dengan adanya kerjasama yang teratur maka tujuan akan mudah dicapai. kebutuhanpun akan terpenuhi sehingga dapat melaksanakan pekerjaan berdayaguna dan menghasil guna.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hakekat Kepemimpinan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Fokus topik kali ini yang diketengahkan sengaja dipilih untuk merenungkan kembali makna kepemimpinan yang sejati. Kepemimpinan sering diartikan dengan jabatan formal, yang justru menuntut untuk mendapat fasilitas dan pelayanan dari konstituen yang seharusnya dilayani. Meskipun banyak di antara pemimpin yang dimaknai sebagai jabatan atau sebuah amanah, namun dalam kenyataannya sedikit sekali. Kepemimpinan yang melayani dimulai dari dalam diri kita sehingga diperlukan suatu transformasi dari dalam hati dan perubahan karakter.&lt;br /&gt;Dari berbagai rujukan teori kepemimpinan yang ada dapat di ambil dalam beberapa kategori. Diantaranya menurut etimologi istilah kepemimpinan bila kita telaah dapat kita konsepkan dari beberapa istilah kosakatanya. Pertama lead yang artinya pimpin berubah dengan konjugasi menjadi pemimpin “leader” dan kepemimpinan “leadership”. Dalam beberapa referensi lain bisa dimaknai dengan pemuka, pelopor, pembina, panutan, pembimbing, ketua, kepala, raja dll. Menurut hemat saya kepemimpinan merupakan proses kegiatan seseorang dalam memimpin, membimbing, mengarahkan dan bahkan mengontrol. Dalam hal ini pemimpin pastinya mempunyai pengaruh dikarenakan memiliki kecakapan.&lt;br /&gt;Dalam bahasa arab istilah imamah, amir, Al Mu’minun (pemimpin orang-orang islam)/ khalifah setelah rasul wafat terutama bagi kempat khulafaurrasyidin. Amir jamaknya umara’  yang bermakna pemimpin/ penguasa sesuai dengan ayat al Quran. Bahkan dalam Al Qur’an juga ditegaskan bahwa Setiap manusia bertanggungjawab memakmurkan bumi. disisi lain kepemimpinan dalam Islam adalah dimaknai sebagai kemampuan melaksanakan perintah dan meninggalkan larangan Allah SWT, baik bersama atau  perorangan.&lt;br /&gt;Pemimpin mampu menjalankan pemerintahan haruslah dengan segala aturannya yang ditopang dengan kesehatan jasmani, keilmuan, kecakapan, dan akhlakul karimah.&lt;br /&gt;Dimana kepemimpinan merupakan suatu instrumen untuk dapat menjalankan sesuatu kegiatan dalam rangka menentukan dalam mencapai tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aspek Peran dan Fungsi Kepemimpinan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa hal yang menjadi pertimbangan bahwa pemimpin sebagai penggerak yang mempu mengkoordinasikan baik pada wilayah kebijakan dan manajemen integrasi andministrasi. Begitu peran besar yang harus dimiliki seorang pemimpin, ia harus mampu menjadi poros penengah dari berbagai keinginan, perbedaan dll. Maka disinilah sosok pemimpin dan strateginya dibutuhkan untuk memobilisasi dan perantara antara stakeholder satu dengan yang lainnya. Karena selain penentu arah yang akan ditempuh ia juga sebagai wakil organisasi yang menjadi mediator andal khususnya dalam hubungan kedalam, terutama menangani situasi konflik. &lt;br /&gt;Pemimpin harus memiliki integritas, efektifitas, rasionalitas, obyektifitas dan netral. Jauh dari semua itu pemimpin jelasnya menjadi pelaksana/eksekutif, perencana (planner), pembuat kebijakan (policy maker) dan pastinya menjadi seorang ahli.  Seorang leader hendaknya mempunyai konsepsi yang baik dan realistis sehingga dalam menjalankan kepemimpinannya mempunyai garis yang tepat menuju arah yang telah dicita-citakan. Ia harus mampu menuntun, memandu, membimbing, membangun motifasi kerja mengemudikan organisasi, menjalin jaringan-jaringan dan berkomunikasi dengan baik memberikan super visi yang efisien.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Efektifitas dan Visi Kepemimpinan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan seolah menjadi menarik untuk dikaji, Terlepas dari begitu banyak metode dan gaya kepemimpinan yang ada pada dasarnya tidak ada yang lebih penting ketimbang efektivitas dalam kepemimpinan itu sendiri. Apapun gaya dan metode yang digunakan tidak akan ada artinya jika tidak menjadi efektif.&lt;br /&gt;Seorang pemimpin organisasi tidak dinilai dari penguasaan terhadap pengetahuan yang dimilikinya. Tolok ukur seorang pemimpin adalah keputusan yang diambil dan bagaimana keputusan tersebut efektif bagi organisasi yang dipimpinnya.Untuk menjadi seorang pemimpin yang efektif bagi sebuah organisasi perlu mengenali dan memahami visi organisasi yang dipimpin. Visi organisasi selanjutnya diturunkan menjadi visi kepemimpinan, dengan demikian tidak ada pertentangan antar keduanya.&lt;br /&gt;Bila organisasi diibaratkan sebagai sebuah kapal lengkap dengan awaknya yang masing-masing memiliki spesialisasi, tanggung jawab dan tugasnya maka seorang pemimpin adalah kapten kapal tersebut. Seorang kapten kapal tidak sekedar berfungsi mengkoordinir bagaimana setiap bagian bekerja namun lebih dari itu dia bertugas menentukan arah dan tujuan dari kapal dan memastikan bahwa setiap fungsi melaksanakan tugasnya demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.&lt;br /&gt;Sama halnya dengan sebuah kapal yang ketika berlayar memerlukan tujuan, demikian pula organisasi memerlukan tujuan yang diistilahkan sebagai visi. Tanpa visi maka organisasi akan berjalan tanpa arah dan tujuan. Pada organisasi semacam ini ada dua kemungkinan yang dapat terjadi, kemungkinan pertama organisasi tersebut dalam operasionalisasi kesehariannya asal jalan saja sedangkan kemungkinan yang lain setiap individu dalam organisasi akan fokus mengejar kepentingan masing-masing dan organisasi tidak lebih dari sekedar lembaga atau brand yang menaungi mereka.&lt;br /&gt;Adakah organisasi semacam ini? Tentu saja ada, saya telah melihat sendiri beberapa organisasi yang terjebak pada situasi semacam ini. Beberapa diantaranya tidak mampu bertahan sementara sisanya masih sanggup bertahan karena mereka merupakan bagian dari organisasi yang lebih besar dan untungnya organisasi yang lebih besar ini cukup memiliki visi dan kompetensi. Meski demikian organisasi semacam ini ibarat kanker bagi induknya yang akan membebani. Beban yang dimaksud bukan hanya finansial namun bisa juga berupa brand image.&lt;br /&gt;Sebuah organisasi bisa terjebak pada situasi dimaksud di atas karena beberapa kemungkinan. Bisa jadi situasi ini tecipta karena organisasi didirikan oleh seorang yang visioner dan sangat berpengaruh namun kurang melakukan sosialisasi visinya kepada para kolega atau bawahan, ketika si pendiri ini mundur maka biasanya organisasi akan mengalami penurunan. Kemungkinan lain adalah organisasi terjebak mempertahankan visi yang dibentuk beberapa periode sebelumnya. Lingkungan di luar organisasi sifatnya dinamis, organisasi harus senantiasa mampu selangkah di depan perubahan yang terjadi.&lt;br /&gt;Setiap organisasi bediri dengan latar belakang yang berbeda meski demikian kesemuanya memiliki tujuan yang sama yaitu menciptakan output. Output salah satunya berupa kesejahteraan bagi organisasi itu sendiri agar dapat terus bertahan dan membiayai dirinya sendiri. Kesejahteraan hanya dapat tercipta bila organisasi mampu menangkap peluang yang ada. Sebab pada dasarnya di dalam organisasi sendiri hanya ada cost, baik biaya untuk inovasi, SDM, pemasaran dan lain sebagainya. Sementara peluang ada pada lingkaran eksternal, dengan demikian penting bagi organisasi untuk menentukan strategi dalam rangka mencapai kesejahteraan dengan berkompetisi. Itulah pentingnya memahami dinamika dan kebutuhan yang ada dilingkungannya. Sayang beberapa organsasi memang terlalu “angkuh” untuk berubah demi memenuhi tuntutan.&lt;br /&gt;Untuk menentukan rumusan strategi yang tepat tentunya organisasi perlu mengumpulkan berbagai informasi internal. Informasi tersebut meliputi informasi dasar mengenai cashflow, informasi mengenai kompetensi dari organisasi dan individu serta informasi mengenai alokasi sumber daya baik dana maupun SDM. dengan demikian untuk membangun link dan match antara organisasi dengan lingkungan sekitar eksternal dibutuhkan kreatifitas dan ketahana dari para pengurusnya atas tempaan yang terjadi. Kondisi inilah yang memungkinkan organisasi mencapai kesejahteraan.&lt;br /&gt;Faktanya tidak sesederhana itu terutama bagi organisasi yang telah berjalan bertahun-tahun. Dalam kondisi semacam ini ternyata tidak membuat organisasi sadar dan memperbaiki diri, sebaliknya mereka tanpa peduli akan arah organisasi. Masing-masing mengejar visi pribadinya yang kebanyakan tidak menguntungkan bagi organisasi. Beberapa individu dalam organisasi memperoleh status dan nama namun tidak demikian halnya dengan organisasi yang menaungi kreatifitasnya.&lt;br /&gt;Juru mudi memiliki tugas, juru mesin memiliki tugas, bahkan juru masakpun demikian. Namun setiap dari mereka hendaknya melaksanakan tugas untuk tujuan yang sama. Apa jadinya jika juru mudi hanya memperdalam kemampuan mengemudinya tanpa tahu arah kapal demikian pula juru mesin dan yang lainnya. Itulah pentingnya visi dan itulah peran seorang pemimpin untuk mengkoordinir setiap fungsi untuk mencapai sebuah tujuan bersama.&lt;br /&gt;Visi dan strategi organisasi berkaitan erat dengan efektivitas kepemimpinan. Itulah sebabnya dipaparkan panjang lebar mengenai visi organisasi. Sebab seorang pemimpin bekerja berdasarkan visi organisasi dan visi pribadi. Tanpa keduanya mustahil kepemimpinannya akan efektif. Bagaimana seorang kapten kapal dapat memimpin anak buah dan kapalnya tanpa dia sendiri tahu kemana kapal ini harus berjalan?&lt;br /&gt;Tanpa adanya efektivitas kepemimpinan maka seorang pemimpin tak lebih dari sekedar simbol yang tiada arti, kepemimpinannya adalah sia-sia. Menentukan gaya kepemimpinan adalah masalah kedua, sebab tanpa adanya visi organisasi dan visi sang pemimpin gaya apapun yang digunakan tidak akan memberi kontribusi yang berarti.&lt;br /&gt;Pemimpin yang efektif juga harus menekankan keputusan pada sesuatu yang benar bukan sesuatu yang dapat diterima. Merasa khawatir akan apa yang dapat diterima atau tidak dapat diterima adalah inefisiensi, sebab dalam proses mencari jawaban “Apa yang dapat diterima?” biasanya beberapa hal penting yang membuat sebuah keputusan menjadi efektif akan disingkirkan.&lt;br /&gt;Faktor penting lainnya yang menentukan efektif tidaknya kepemimpinan adalah peran serta dari anggota organisasi tersebut. Peran serta menjadi faktor akhir yang menentukan kepemimpinan. Organisasi sering mencari sosok super leader yang diharapkan akan membawa organisasi tersebut ke arah yang lebih baik, namun tidak jarang terjadi meski telah memperoleh seorang pemimpin yang super tetap saja organisasi tidak bergerak ke arah yang diharapkan. Hal ini disebabkan ketiadaan atau rendahnya partisipasi dari anggota. Sehebat apapun seorang pemimpin tanpa peran serta anggotanya tak akan ada artinya.&lt;br /&gt;Situasi riil yang terjadi adalah di Indonesia, masalah terbesar bagi bangsa ini bukanlah mencari sosok pemimpin yang ideal namun sebaliknya mencari warga negara yang ideal yaitu warga negara yang mau berperan serta dan peduli untuk membangun bangsa. Sayang selama ini justru sosok kepemimpinan ideal yang selalu sibuk diperdebatkan. Lalu dengan melihat semua itu apakah kita akan menjadi bagian yang terlibat dalam masalah itu? Yang ikut menambah banyak beban organisasi yang kita ikuti, atau kita optimis menjadi salah satu motorik penggerak tanpa memilah dan memilih apakah itu kita menunggu sekitar kita? Begitulah adanya sehebat apapun organisasi, pemimpinnya, personelnya tapi tanpa disertai kesadaran partisipasi dan kerjasama maka takaakan ada keberhasilan. Karena keberhasilan terletak dari ilmu yang dipunyai dan semakin tinggi maka semakin cakap kita melakukan sesuatu yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HMI, Khittah dan Konsistensi Perjuangan Mulia&lt;br /&gt;Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mempunyai tujuan untuk mencetak atau membina kader-kader organisasi sesuai dengan apa yang telah dirumuskan dalam AD/ART serta pedoman-pedoman organisasi yang tercakup dalam konstitusi. Hal ini dirumuskan dan diaktualisasikan dalam aktifitasnya dan merupakan konskuensi logis dari perkaderan dan perjuangan yang bertumpu pada diri kader.&lt;br /&gt;Kader merupakan elemen yang sadar dan aktif sehingga merupakan tonggak/ tulang punggung organisasi yang kelak menjadi pioner perubahan dalam masyarakat dan ummat. Untuk mewujudkan semua itu diperlukan pembinaan kader/ anggota dengan harapan setiap anggota HMI mempunyai kesadaran berideoligi (sense of ideology) dan kesadaran berorganisasi (sense of organization). Kesadaran organisasi dapat tercapai apabila ditopang oleh tiga unsur yaitu&lt;br /&gt;1.  Kesadaran mencapai tujuan bersama (common purpose) dengan prinsip gotong-royong&lt;br /&gt;2.  Kesadaran akan adanya kesatuan visi kepemimpinan (unity of commond) yang berarti kepatuhan kepada pemimpin (diziplin organization)&lt;br /&gt;3.  Saling mempercayai. Percaya mempercayai dalam artian positif dan dinamis yakni saling mengontrol satu sama lain dan tidak bersifat acuh tak-acuh.&lt;br /&gt;Dari keberlangsungan komunikasi kebersamaan dalam visi kepemimpinan maka dibutuhkan landasan pijakan (konsepsi aktifitas) berorganisasi dan tujuan organisasi. Dimana konsep tersebut memberi visualisasi semangat ideoligis pada diri kader sehingga dapat menjawab kebutuhan tentang pentingnya immunitas pada setiap kader dalam mencapai cita-cita perjuangannya. Ini merupakan konsepsi bangunan ideologi pada diri kader dalam memberi penjelasan tentang paradigma HMI mengenai kesemestaan dan keeksistensian yang wajib diakui. Dengan memperjuangkan kebenaran untuk mencapai jalan hidup yaitu cita-cita yang diejawantahkan dalam berorganisasi. Khittah perjuangan Himpunan Mahasiswa Islam merupakan sebagai dokumen dan landasan gerak organisasi yang secara integral mencakup penjelasan utuh tentang pilihan ideologis yaitu prinsip-prinsip penting dan nilai-nilai yang dianut oleh HMI sebagai tafsir asas, tujuan, usaha dan independensi HMI.&lt;br /&gt;Sebagai paradigma gerakan khittah sendiri merupakan intepretasi yang menjelaskan muatan kesatuan antara landasan, tujuan dan metodologi dalam pencapaian tujuan organisasi. Didalamnya juga menjabarkan konsepsi filosofis azaz yang menjelaskan keyakinan HMI tentang Ketuhanan, Kesemestaan, Kemanusiaan dan Kemasyarakatan. Keyakinan tersebut merupakan akar dari segenap perbuatan manusia sebagai insan kamil yang mana tertuang dalam prinsip tauhid dan dipahami secara holistik bukan sekedar dogmatis melainkan kesadaran yang murni yang transenden.&lt;br /&gt;Khittah merupakan tafsir tujuan HMI dan dijabarkan dalam konsep dan hakekat perkaderan sebagai upaya sistematisasi nilai cita yaitu menuju individu ulil albab dan masyarakat Islam yang dicita-citakan akan melahirkan interaksi dan hubungan sosial yang adil.&lt;br /&gt;Dalam kerangka konseptual khittah khususnya di tujuan memberikan gambaran atas pijakan bahwa dalam bangunan epistemologi keilmuan sudah menjadi sandaran dalam mengetahui tentang realitas kebenaran. Pada tujuan jamaah HMI yang tertulis dan berbunyi “Terbinanya mahasiswa Islam menjadi insan ulil albab yang bertanggungjawab atas terwujudnya tatanan masyarakat yang diridhoi oleh Allah subhanahu wata’ala”. Dari sisi ini ada beberapa karakteristik diantaranya yaitu :&lt;br /&gt;1. Hanya takut kepada Allah&lt;br /&gt;2. Tekun beribadah tiap waktu&lt;br /&gt;3. Bersungguh-sungguh mencari ilmu&lt;br /&gt;4. Mampu mengambil hikmah atas anugrah Allah&lt;br /&gt;5. Selalu bertafakur atas ciptaan Allah yang ada dilangit dan di bumi&lt;br /&gt;6. Mengambil pelajaran dari sejarah dan kitab-kitab yang diwahyukan oleh Allah&lt;br /&gt;7. Kritis mencermati berbagai pendapat, mampu memilih yang benar dan terbaik&lt;br /&gt;8. Tegas dalam mengambil sikap dan pemihakan atas pilihannya&lt;br /&gt;9. Tidak terpesona atas pandangan mayoritas yang menyesatkan&lt;br /&gt;10. Dakwah dengan sungguh-sungguh ke masyarakat dan bersedia menanggung segala resikonya&lt;br /&gt;Dari beberapa yang termaktub dalam khittah termasuk konsepsi kepemimpinan bukan sekedar dipahami sebagai referensi tapi bagaimana esensi dan subtansi atas kesemestaan, manusia sendiri sebagai khalifah dengan kemampuannya maka seharusnyalah ia mampu memahami semesta dan mengerti atas penciptaan. Inilah yang coba dibangun dalam konsep keberadaan rumusan ke-jamaah-an, yang tidak menafikkan kreatifitas individu.&lt;br /&gt;Dengan semangat juang tinggi yang timbul dari individu-individu (kader) dan dukungan dari lingkungan (Jamaah) maka konskuensi terciptanya kondusifitas lingkungan atas perubahan dapat terjadi bahkan tercapai. Kemampuan akan perubahan tersebut harus dijadikan arah gerakan jamaah menuju terciptanya masyarakat yang telah dicita-citakan yaitu masyarakat “baldatun thayibatun warabbun ghafur”.&lt;br /&gt;Untuk mencapai masyarakat cita diperlukan penopang yang kokoh diantaranya internalisasi nilai-nilai perjuangan dan proses perkaderan. Yaitu usaha dari kedirian entitas atas usaha dalam bentuk ikhtiar baik individu ataupun jamai dalam memperjuangkan perubahan kearah perbaikan. Inilah pijakan dasar yang harus dipahami bersama dalam menentukan hasil dari proses perkaderan dan perjuangan di HMI.&lt;br /&gt;Peran ini dikembalikan pada masing-masing kader “seberapa besar apa yang dicurahkan maka sebesar itulah yang akan anda dapatkan” dengan benturan diri dengan masyarakat akan membentuk karakter pribadi kita. Posisi ini juga menentukan kualitas kekhalifahan manusia dalam kehidupan didunia dalam memaknai usaha berjihad. Karena berjihad bukan saja dimaknai perlawanan terhadap yang bathil tetapi lebih yaitu kita sebagai diri manusia harusnya melakukan perlawanan terhadap hawa nafsu yang membelenggu kita pada arah kenistaan.&lt;br /&gt;Keyakinan atas bangunan mindset (niat tujuan) untuk beramar ma’ruf bukan sekedar simbolisasi ketundukan atau kepatuhan namun pemahaman yang kita miliki atas rasa syukur dan kecukupan dengan dibarengi usaha yang riil atas usaha memanifestasikan nilai-nilai Islam keranah publik dalam bentuk kesalihan pribadi dan kesalihan sosial itu yang menjadi penentu sikap. Sikap ini dengan sendirinya mampu menjadi maksimalisasi perjuangan yang dibarengi manajerial ikhtiar yang kontinue.&lt;br /&gt;Semua itu adalah keniscayaan ikhtiar dalam membentuk pribadi kaum mu’min diantaranya misi diri yang kuat dan siap tempur, diantaranya dengan standar peran yang dimiliki yaitu :&lt;br /&gt;Ø Muabbid menjadi insan yang tekun beribadah mulai dari ibadah yang terkait pada dirinya maupun terkait dngan lingkungannya. (terbentuk karena visi)&lt;br /&gt;Ø Mujahid memiliki semangat juang yang tinggi sehingga ia memiliki pemahaman dan kemampuan berjihad dalam garis agama (kualitas spiritual dalam perjuangan)&lt;br /&gt;Ø Mujtahid memiliki kemampuan berijtihad sehingga segala tindakannya didasarkan pada pilihan sadar dari dalam dirinya.( internalisasi nilai perjuangan)&lt;br /&gt;Ø Mujadid memiliki kemampuan dalam melakukan pembaharuan di lingkungan sekitarnya. (untuk mewujudkan nilai tauhid dan keadilan sosial dengan menjadi agen social of change)&lt;br /&gt;Pencapaian dari tahapan peran ini bukanlah mustahil untuk dibentuk dan diwujudkan apalagi menjadi pribadi yang siap tempur dan tidak tergoyahkan dalam menjalani hidup. Tidak ada satupun insan yang berani menjamin bagaimana mencapai kualiatas diri kecuali dimulai dari “change your thinking” dengan proses pembentukan kualitas diri menghadapi masalah-masalah yang melingkupi kita. Mulailah dari hal-hal kecil dan pembiasaan inilah nantinya akan menjadikan kita lebih, karena bila kita mau menjadi besar haruslah menyelesaikan hal-hal yang kecil dan jangan pernah membuat kecil masalah.&lt;br /&gt;Dari kebiasaan yang kita jalani dan berpegang pada ikhtiar yang kita lakukan kita sebagai manusia “ khalifah” diciptakan dalam keadaan suci sesuai dengan fitrahnya maka kita harus memperjuangkan kemerdekaan diri dengan berproses pada optimalisasi diri baik dari fungsi amanah dan peran kita sebagai khalifah dan Abduh. Amanah akan menjadi ukuran yang relatif bila kita persepsikan dari unsur prilaku tapi bila itu dimaknai sebagai tanggungjawab moralitas transenden maka akan menumbuh-kembangkan komitmen dan loyalitas sehingga profesionalitas dapat berjalan dengan sendirinya. Kelak kita akan dimintai pertanggungjawaban atas segala yang kita lakukan dan itu menjadi konskuensi logis atas pilihan yang kita lakukan. &lt;br /&gt;Hidup adalah pilihan dan dunia adalah sesaat, dengan dibekali indra, akal dan hati manusia berhak menentukan pilihannya. Dengan usaha mencari dan memperoleh pengetahuan dan petunjuk keselamatan yang ada kita dapat memilah dan memilih dan semua adalah resiko yang kita hadapi baik itu resiko pengorbanan dan penderitaan, tapi itulah isyarat kesemestaan yang ditawarkan kepada kita semua sebagai manusia. Allah tidak akan menguji atau memberi cobaan yang melebihi kapasitas yang dimiliki hambanya sehingga segala resiko dapat di ambil hikmahnya selama kita berproses menuju kesempurnaan abduh.&lt;br /&gt;Konsistensi dan keistiqomahan atas perjuangan kita didunia dalam melawan ketidak adilan adalah realitas yang harus dihadapi, dengan berpegang teguh pada independensi terhadap semua kebenaran dari Allah. Dengan kritis obyektif dam progresif semata-mata memperjuangkan tanpa mengenal lelah dan mela
