This is default featured slide 1 title

Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

This is default featured slide 2 title

Foto Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

This is default featured slide 3 title

Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

This is default featured slide 4 title

Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

This is default featured slide 5 title

Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

Tampilkan postingan dengan label Training Jurnalistik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Training Jurnalistik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Januari 2014

KUNJUNGAN MEDIA KE NEWS ROOM JATENG POS




Menjadi seorang jurnalis tidaklah mudah karena untuk menjadi jurnalis yang mumpuni membutuhkan kerja keras. Tidak hanya keras saja yang dibutuhkan akan tetapi mental yang kuat juga harus dimiliki. Hal tersebut disampaikan oleh kepala redaksi JATENG Pos, Bapak Bedjan Syaidan kepada peserta training Jurnalistik yang diadakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) HMI MPO Cabang Semarang ketika melakukan kujungan pada pukul 23.30 (30/12/13) kemarin.

Kunjungan tersebut berlangsung cukup lama yang dihiasi dengan pertanyaan-pertanyaan seputar jurnalistik dan manajemen news room yakni proses pembuatan koran mulai dari mendapatkan berita, pemilihan berita, lay out, hingga proses percetakan. Peserta training mengakui bahwa banyak hal menarik yang didapatkan pada kunjungan tersebut dan memberi pengalaman baru karena dapat melihat aktivitas news room di malam hari.

Kegiatan kunjungan tersebut diakhiri dengan foto bersama peserta training jurnalistik dengan kepala redaksi JATENG Pos, Bapak Bedjan Syaidan.

Sabtu, 28 Desember 2013

TRAINING INTEGRITAS JURNALIS PENGGAGAS PERUBAHAN



TRAINING INTEGRITAS JURNALIS PENGGAGAS PERUBAHAN
           
          
KELOMPOK 1
 
SEMARANG. Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) HMI Cabang Semarang bekerja sama dengan HMI Cabang Semarang mengadakan Training Jurnalistik pada tanggal 27-29 Desember 2013  dengan tema “ Pengembangan Skill Jurnalistik Upaya Membentuk Integritas Jurnalis”. Pelatihan yang bertempat di Ungaran, Semarang ini diikuti oleh 17 peserta yang berasal dari berbagai Universiatas se-Kota Semarang.
            LAPMI merupakan salah satu lembaga kekaryaan yang berada dibawah naungan Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Semarang, sebagai wadah untuk menampung potensi budaya menulis yang dimiliki oleh tiap kader. “Kegiatan ini bertujuan  untuk mengembangkan skill jurnalistik mahasiswa” , ujar Noor Rochman selaku Direktur LAPMI HMI Cabang Semarang
Kegiatan ini dibuka oleh Akhina Nur Khasan selaku ketua HMI Cabang Semarang pukul 20.00 WIB.  Beliau menegaskan untuk menjadi seorang jurnalistik dibutuhkan komitmen yang kuat. “jangan menjadi jurnalis bodrek !” alias jurnalis yang tak mempunyai integritas,  merupakan jargon yang sering di lontarkan untuk membangkitkan rasa semangat para peserta Training.  .
Peserta Training, nampak antusias mengikuti acara ini yang dilihat dari banyaknya pertanyaan, opini dan kritisan dari materi yang disampaikan oleh pemateri. Lukman Wibowo selaku pemateri menyatakan untuk menjadi seorang penulis, salah satunya harus memiliki imajinasi yang tinggi dan liar, hal tersebut dapat dilihat  pada penyampaian materi peserta training diminta untuk menggambarkan sosok Adam dan Hawa, dari beberapa gambar tersebut  pemateri mengetahui tingkat imajinasi yang ada pada setiap peserta yang rata-rata masih terkonsep dan belum berfikir secara liar.
Ulil Albab selaku ketua panita memberikan apresiasinya kepada seluruh panitia atas kerjasamanya yang sangat maksimal. Meskipun hanya beberapa orang saja yang membantu terlaksanyanya acara tersebut, namun pada akhirnya semua berjalan dengan lancar tanpa suatu halangan apapun.
Dengan adanya pelatihan jurnalistik ini, harapan saya mudah-mudahan dapat memberikan manfaat dan mengembangkan potemsi jurnalis dalam diri saya, ujar Welas selaku peserta Training Jurnalistik.
Semoga saja, harapan semua peserta dapat terealisasikan dengan baik sesuai dengan apa yang diinginkan.

Reporter : Mas'ud, Masrokan, Anggi Soesilo, Septi D.S, dan Nurul Umi M

Menciptakan Integritas dan Skill Jurnalistik




Ungaran – Jum’at-ahad, 27-29 Desember 2013, bertempat di yayasan Yatim piatu salimna ungaran, Lembaga Pers Mahasiswa Islam HMI MPO Cabang Semarang menyelenggarakan Training Jurnalistik dengan mengusung tema “Pengembangan Skill Jurnalistik upaya Membentuk Integritas Jurnalis” bertujuan untuk mengembangkan potensi kader HMI dalam hal tulis menulis dan pemberitaan , Ungaran berlangsung lancar. Acara ini diikuti oleh 20 mahasiswa dari lima kampus se-Semarang, yakni IAIN Walisongo, IKIP Veteran, IKIP PGRI,STIE BPD Jateng, Akbid widya husada, Sabtu.
“Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) merupakan sebuah lembaga pers mahasiswa yang dimiliki oleh Himpunan Mahasiswa Islam cabang semarang yang eksistensi perannya sebagai sarana pengembangan potensi atau bakat kader HMI agar mampu dan mau menjadi penulis atau jurnalis penerus LAPMI selanjutnya.”, demikian penuturan Noor Rochman, Direktur LAPMI HMI Cabang Semarang. Melalui kegiatan training ini diharapkan mahasiswa mampu kritis dalam menganalisis setiap kejadian dan peristiwa yang berkembang di masyarakat.
“Diharapkan peserta memiliki seni publikasi dalam berkomunikasi sehingga dapat menulis dan menyajikan berita berdasarkan validitas dan objektifitas data dan fakta  yang berorientasi kepada kemaslahatan masyarakat serta dilandasi independensi”
Disamping itu kegiatan training ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa LAPMI  HMI MPO Cabang Semarang mengalami krisis keanggotaan, sehingga diharapkan dengan adanya training ini keanggotaan lapmi akan semakin produktif baik secara kuantitas maupun kualitas.  




Reporter: Dukan, Irna, Welas, Adi

TRAINING JURNALIS BERINTEGRITAS



Training jurnalistik tingkat dasar yang diadakan oleh LAPMI HMI Cabang Semarang,  yang tepatnya diselenggarakan di Yayasan Salimna Ungaran telah resmi dibuka oleh Ketua Umum HMI Cabang Semarang Nur Hasan pada kamis 27 desember 2013 pukul 19.00 dengan  tema “Pengembangan Skill jurnalistik upaya membentuk integritas jurnalis”  dengan maksud untuk membentuk jurnalis yang pro dengan kepentingan publik yang dijabarkan oleh Direktur LAPMI Nur Rohman. Acara tersebut dihadiri oleh 25 orang delegasi tamu undangan dan 16 peserta yang terdiri dari berbagai komisariat dan pengurus cabang diantaranya STIE BPD Jateng, IKIP Veteran, Syariah IAIN Walisongo, FPBS, FIP.
Adapun pembahasan dalam Training Jurnalistik itu, meliputi Pengantar Jurnalistik dan ke-LAPMI-an yang diisi oleh Kanda Lukman Wibowo yang merupakan penulis buku DOKEIN, dan pernah menjadi wartawan Tempo, ia menyatakan “seorang jurnalis harus mempunyai daya imajinasi liar dan keluar dari pakem-pakem yang telah ada”; Teknik Reportase disampaikan oleh salah satu anggota AJI Semarang kanda Rafi Udin; Penulisan Berita, Analisis Kritis, oleh Bhima Yudistira (KORNAS LAPMI); Opini, oleh kanda Ahmad Sahide (editor);  dilanjutkan Kunjungan ke media (News Room Jawa Pos); dan Hunting News; Pemaparan Hasil Hunting sebagai tindak lanjut dari materi yang sudah dipaparkan.
Training ini terselenggara dengan dipanitiai oleh; ulil albab (pembantu umum), Nafisah (sekretaris) dan Indah Pertiwi (seksi konsumsi), serta pengurus LAPMI. Acara ini didukung oleh HMI Cabang Semarang; LAPMI Cabang Semarang, Official Media; majalah bersuara; media transformasi intelektual, HMI News.com


team riset; Rinwantin, Anis Sholihah, Ulil Albab, Ibnu Himawan,  

Minggu, 15 Desember 2013

LAPMICS AKAN SELENGGARAKAN TRAINING JURNALISTIK TINGKAT I



Ikutilah Training Jurnalistik Tingkat I yang akan diselenggarakan Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) HMI Cabang Semarang. Training diagendakan berlangsung tanggal 27-29  Desember 2013 di Graha Pena (Jawa Pos), Banyumanik Semarang. Training ditujukan khususnya untuk anggota LAPMI Cabang Semarang maupun Kader HMI pada umumnya dengan batasan maksimal peserta 40 orang. Dimaksudkan untuk memberikan keterampilan jurnalistik bagi pemula dengan materi: Pengantar Jurnalistik dan Ke-LAPMI-an, Teknik Reportase dan Penulisan Berita, Analisis Kritis, News Room (Kunjungan ke Media), dan Opini, dengan pemateri yang kompeten di bidang jurnalistik.
Mengusung tema, “Pengembangan Skill Jurnalistik upaya Membentuk Integritas Jurnalis”. Hal ini dilatarbelakangi saat ini pada jurnalis-jurnalis adalah lemahnya skill yang berpengaruh pada integritas yang disebabkan oleh faktor persaingan antar media sehingga banyak munculnya jurnalis-jurnalis muda yang belum tentu memahami ataupun memiliki skill jurnalistik. Hal tersebut berpengaruh pada berita atau laporang yang ditulis. Sebagai contoh sederhana, seorang jurnalis dituntut untuk memiliki skill reporting and writing original story. Ketidakpahaman mengenai hal tersebut akan berpengaruh pada lemahnya integritas dari seorang jurnalis sehingga membelokkan fakta dari sumber berita serta tidak bersifat publish karena suatu kepentingan.

Jurnalis harus konsisten dan mentaati kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugasnya dengan baik (berkompetensi) dan amanah (berintegritas). Iman, ilmu, dan amal merupakan etos untuk meningkatkan integritas sekaligus kepekaan hati nurani. Keterpaduan ketiganya membuat seorang jurnalis tidak tergoyahkan oleh berbagai kepentingan partisan, pengaruh, tekanaan, dan godaan. Oleh karena itu, melalui Training Jurnalistik ini diharapkan dapat menempa kader-kader menjadi insan pers (jurnalis) yang berintegritas dalam bertugas.
Pendaftaran dan keterangan lebih lanjut bisa hubungi Ketua Pelaksana di nomor 089630014635 (Ulil Albab) atau 085640281855 (Noor Rochman).

Download TOR Training Jurnalistik Tingkat I 2013 
Download Kisi-kisi Training Jurnalistik Tingkat I 2013
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com