This is default featured slide 1 title

Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

This is default featured slide 2 title

Foto Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

This is default featured slide 3 title

Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

This is default featured slide 4 title

Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

This is default featured slide 5 title

Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

Tampilkan postingan dengan label INFO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 April 2016

Lapmi Akan Selenggarakan Training Jurnalistik


Di era digital, informasi cepat tersebar tanpa bisa dibendung. Siapa pun bisa menjadi penyebar informasi, dengan hanya bermodal gadget saja. Siapa pun juga bisa menguasai informasi dan sistemnya. Ada pepatah, siapa yang menguasai media informasi, maka akan menguasai dunia. Dengan alasan inilah, Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) Cabang Semarang akan menyelenggarakan Training Jurnalistik Tingkat Dasar untuk mahasiswa.
Training akan dilaksanakan pada 29 April sampai dengan 1 Mei 2016 di Gedung Aula Kodim 0733 BS Semarang. Materi yang akan disampaikan adalah pengantar jurnalistik, ke-Lapmi-an, teknik reportase, 10 elemen jurnalis, analisis kritis, opini dan foro jurnalistik.
Ada pun syarat untuk bisa mengikuti kegiata ini adalah:
- mengumpulkan tulisan 1 halaman tentang motivasi menulis kepada panitia atau dikirim melalui email: lapmics@gmail.com
- pas foto berwarna 3x4 sebanyak 2 lembar
- pernah atau bersedia di kemudian hari untuk bisa mengikuti Basic Training yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang
- membayar kontribusi hanya Rp. 30.000,-
Untuk informasi lebih lanjur bisa melalui nara hubung: Mas'dud 082 326 545 671 (UIN Walisongo), Arifa 085 601 448 867 (IKIP Veteran), Rohayatun 085 742 460 220 (UPGRIS).
Atau langsung saja ke sekretariatnya: Wonosari Gg. 1 No. 31 A Jl. Dr. Sutomo Semarang.


Senin, 09 Februari 2015

Training Jurnalistik dan Rekruitmen LAPMI

Silakan bagi Kader HMI yang belum mengikuti Training Jurnalistik yang diadakan LAPMI. Akan sangat bermanfaat sekali. Kalian bisa menuliskan ide-ide jernih hasil diskusi sebagai mana seorang jurnalis handal. Ayo, kabarkan kepada yang lain....

Rabu, 23 Oktober 2013

SEJARAH BARU HMI KOMISARIAT STIE BANK BPD JATENG DI RAK KE-1




Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat STIE Bank BPD Jateng Semarang telah mengadakan Rapat Anggota Komisariat (RAK) ke-1 pada Sabtu (19/10/2013) di Wisma HMI Komisariat STIE BPD, Jalan Kesehatan 1 No. 96, Kuningan Semarang.

RAK yang diikuti oleh kader HMI Komisariat STIE BPD Jateng ini dihadiri oleh kader-kader komisariat se-Semarang, pengurus cabang, seluruh ketua dan direktur lembaga di tingkat HMI Cabang Semarang.

RAK ke-1 kali ini merupakan sejarah baru dalam HMI Komisariat STIE BPD Jateng sejak didirikan  pada tahun 2011 dengan terpilihnya Ukhti Rin Wantin sebagai Formatur Terpilih HMI Komisariat STIE BPD Jateng periode 1434-1435 H/2013/2014 M.

Dalam  sambutan formatur terpilih, Ririn (sapaan akbrabnya) mengatakan “Semoga RAK pada malam ini merupakan awal perbaikan untuk HMI Komisariat STIE BPD Jateng. Semoga bisa Amanah dan menjadi teladan untuk kader-kader”, kata Ririn.

Sedangkan dalam sambutan demisioner Ketua HMI Komisariat STIE BPD Jateng, Agung mengatakan  “Sejarah baru HMI Komisariat STIE Bank BPD karena berhasil  menyelenggarakan RAK ke-1”, ujarnya.

Ketua Umum HMI Cabang Semarang, Nur Khasan dalam sambutannya juga menyampaikan “Perempuan tidak hanya sebagai “koncowingking” (di belakang) tetapi bisa menjadi pemimpin seperti Ratu Balqis,   Ummul Mukminin Khadijah, Siti Aisyah”, kata Khasan. Ia juga menaruh harapan besar semoga dengan dipimpin akhwat, semua yang dicita-citakan dapat terwujud. (NR).

Selasa, 08 Oktober 2013

10 KADER BASIC TRAINING HMI FPMIPA SIAP MENGGONCANG DUNIA


10 KADER BASIC TRAINING HMI FPMIPA SIAP MENGGONCANG DUNIA



Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FPMIPA IKIP PGRI Semarang mengadakan Latihan Kader I (Basic Training) selama empat hari, Kamis (3/10/2013) sampai  Minggu (6/10) di Masjid Darussalam Jalan Wolter Monginsidi Tlogosari Semarang. Bertindak sebagai Master of Trainer (MOT) adalah Puput Bariadi, Mantan Ketua HMI Komisariat Undip, dalam pembacaan SK Kelulusannya tim kepemanduan LK-1 kali ini meluluskan 10 peserta yang berasal dari kampus IKIP PGRI Semarang, Undip dan UNNES.

Suasana kebersamaan, kekeluargaan, dan pembelajaran sangat dirasakan oleh 10 peserta LK-1 sehingga mereka bertekad untuk menggoncang dunia setelah mengikuti LK. Perwakilan peserta ikhwan, Nur Rohmad (Mahasiswa FISIKA, IKIP PGRI Semarang) menyampaikan “Banyak pembelajaran yang didapat dari pemateri tentang organisasi dan kebersamaan, semoga setelah ini bisa mengaplikasikan secara langsung di masyarakat”, tutur Rohmad.

Sedangkan Soraya, perwakilan akhwat, menyampaikan “Sangat senang dan bahagia karena mendapat materi yang belum tentu di tempat lain, setelah pulang jangan lupa suasana kekeluargaan, belajar bersama, makan bersama seluruh peserta LK-1 yang tergabung dalam kelompok ”Syubbanul Wathon” (Pemuda Tanah Air)”, ungkap Soraya.

Ketua Umum HMI Cabang Semarang, Nur Khasan dalam sambutannya juga menyampaikan sangat mengapresiasi tekad dan jargon para peserta LK-1 untuk menggocang dunia mengingat kondisi pemuda saat ini yang terpengaruh budaya boyband atau girlband. “Jika dulu Soekarno meminta 10 pemuda untuk mengguncang dunia, tetapi sekarang 10 pemuda itu malah menjadi boyband atau girlband”, kata Khasan. Ia juga menyampaikan bahwa LK-1 adalah wahana untuk belajar “menjadi” tidak hanya belajar “tahu”, dan berpesan agar 10 kader LK-1 kali ini bisa menjadi pemuda islam yang mampu menggoncang dunia yang dapat berkiprah dan diterima oleh masyarakat. (NR)

Kamis, 26 September 2013

Akademi Hijau Hitam (AHH) HMI Cabang Semarang


Akademi Hijau Hitam (AHH), Kuatkan Aparat Organisasi

Bidang Pembinaan Aparat Organisasi (PAO) HMI Cabang Semarang adakan Akademi Hijau Hitam (AHH) dengan tema “Internalisasi Ruh HMI Melalui Penguatan Peran & Fungsi Aparat Upaya Mewujudkan Citra Diri Kader”. Akademi ini dilaksanakan pada Sabtu (21/9/2013) pagi sampai Minggu (22/9) siang di Pendopo rumah Kanda Khoirrudin, Banyumanik. Kegiatan ini diikuti oleh 32 peserta yang merupakan pengurus-pengurus Komisariat Se-Semarang, terdiri dari: FPBS (15), MIPA (6), FIP (1), PPKN (4), SYRIAH (1), TARBIYAH (2), UNDIP  (1) dan VETERAN (3). Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan 1) Mengaktualisasikan pemahaman pengurus akan peran dan fungsinya. 2) Mempertegas pemahaman kader terhadap makna perkaderan dan perjuangan. 3) Mempertegas citra diri kader HMI.
"Perkaderan di HMI tidaklah berhenti sampai pada saat tidak menjadi anggota tetapi setelah menjadi alumni juga masih dikader, seperti menjadi pembicara dalam training dan diskusi kegiatan HMI" papar Kanda Singgih.
Seperti kultur dari kegiatan-kegiatan HMI pada umumnya, kegiatan ini diisi dengan diskusi materi-materi perkaderan antara lain : 1) Strategi perkaderan yang disampaikan oleh kanda M Sri Handodko. 2) Pengelolaan Perkaderan oleh kanda Singgih. 3) Kedirian Aparat oleh kanda Sindi Setyadi. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan tadarus bersama (ba’da maghrib dan ba’da subuh), shalat lail berjamaah, sharring perkaderan dan out bond. Follow_up dari kegiatan ini adalah setiap komisariat  wajib melakukan strategi perkaderan yang aktual, sesui dengan permasalahan-permasalahan yang dialami oleh komisariat masing-masing dan akan dipantau oleh cabang selama 2 bulan, yang kemudian kegiatan tersebut akan kembali di-sharring-kan setelah 2 bulan berlangsung. 
Kepanitian dari kegiatan ini diambil pengurus HMI Cabang Semarang dan kader-kader komisariat sebagai berikut. SC : Chusnul Chotimah, Zuliatun Saadah, Johan mahendra, Taufikkurrohman. OC: Beta, Rida, Nisa, Nurul, Budi, Ifa, Ria. Meskipun telah dipersiapkan dalam evaluasinya ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain: 1) Tujuan dari kegiatan tersebut belum bisa tercapai secara maksimal, karena peserta yang hadir hanya sebagian pengurus dari seluruh komisariat yang ada di Semarang. 2) Ada beberapa peserta yang tidak full time mengikuti rangkaian kegiatan, sehingga materi yang disampikan tidak mereka terima secara penuh. 3) Tempat yang cukup panas, membuat peserta kurang nyaman. (NR)

Minggu, 25 April 2010

PERBANDINGAN HUKUM PERCERAIAN ANTARA INDONESIA DAN PAKISTAN



Oleh: MUhaz Ali Jidzar
(Sekretaris Umum HMI Cabang Semarang)


Pernikahan adalah rahmat dan nikmat dari Allah subhanahu wata’ala, yang dengan pernikahan itu manusia merasakan kasih sayang, kedamaian, kelembutan dan nikmatnya kehidupan. Namun di sisi lain tidak setiap orang yang membina rumah tangga akan mendapatkan apa yang tersebut di atas. Bahkan hampir dipastikan bahwa setiap rumah tangga akan menghadapi berbagai problem, keretakan dan gesekan yang dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga. Masalah rumah tangga terkadang dapat diatasi dan diselesaikan dengan baik, namun terkadang sangat sulit diselesaikan sehingga semakin hari semakin besar dan berlarut-larut dan tak jarang yang akhirnya berujung dengan perceraian.
Maka merupakan nikmat dan rahmat dari Allah subhanahu wata’ala juga, bahwa manusia tidak dibebani oleh Allah dengan sesuatu yang dia tidak mampu memikulnya. Oleh karena itu ketika kehidupan rumah tangga yang tadinya merupakan nikmat telah berubah menjadi bencana, prahara dan bahkan seperti neraka maka talak bisa jadi merupakan rahmat yang dapat membebaskan suami istri dari prahara tersebut.ni jika suami istri memandang bahwa permasalahan sudah menemui jalan buntu dan kedua belah pihak atau salah satunya benar-benar sudah menghendaki perpisahan. DOWNLOAD FILE PENUH

Selasa, 06 April 2010

SEMINAR DAN PELANTIKAN PENGURUS HMI CABANG SEMARANG PERIODE 2010-2011 M

HADIRILAH SEMINAR DAN PELANTIKAN PENGURUS HMI CABANG SEMARANG PERIODE 2010-2011 M

Seminar dengan bahasan seputar, "Strategi Gerakan Kota
Dengan tema,“ Resolusi Tata Ruang Kota Semarang antara Kebijakan Pemerintah dan Nasib Kaum Mustadz’afin

Acara tersebut akan dilaksanakan pada:
Hari/ tanggal : Ahad, 11 April 2010
Waktu : 10.00 s/d selesai
Tempat : Aula IKIP PGRI Semarang

Diharapkan kepada seluruh kader, simpatisan dan seluruh masyarakat yang sangat menghargai perkembangan tata ruang kota untuk bisa menghadiri demi rasa persaudaraan untuk kemandirian bangsa.
Sekian dan terima kasih semoga menjadi jalinan ikatan silatuhrahmi.

LK KOMISARIAT FIP IKIP PGRI SEMARANG

SEMARANG-BANYUMANIK-Selamat atas dilantiknya kader baru LK I Komisariat FIP IKIP PGRI Semarang. Semoga kader yang dilantik menjadi kader ulul albab untuk menjadi jati dirinya. Baik menjadi mujtahid, mujahid, mujadid, muababid. Tapi konskwensinya adalah setiap kader harus mampu menjadi pejuangn dan tanggung jawab yang semestinya tertanam pada benak yang berfikir. Saatnyalah berjuang bersama di lingkarang himpunan yang di sebut HMI.

Maka tidak ada keraguan untuk tidak melakukan gerakan perubahan pada ranah sosial kemasyarakatan dan pembangunan nasional demi terwujudnya masyarakat yang di ridhoi Allah.

Kita adalah kader yang semestinya tahu peran dan fungsi.
Selamat datang kader baru Kom. FIP IKIP PGRI Semarang. (Lukni)

Selasa, 09 Maret 2010



LPJ Di Ujung Tanduk
Saturday, 06 March 2010 23:35

Ada permulaan pasti ada akhiran. Ya, ungkapan itu mungkin cocok diterapkan pada Rapat Tertinggi HMI Cabang Semarang. Hari ini adalah Konferensi HMI Cabang Semarang yang ke-50. yang bertempat di Pon-Pes Inabah, Mondosari Rt/Rw: 007/005, Batursari, Mranggen, Demak. Ada sembilan komisariat yang terlibat dalam acara Konferensi tersebut. Yaitu sebagai peserta utusan dan peninjau.

Pembahasan sidang pleno, dari pembacaan Tartib, Pemilihan Ketua Sidang Tetap telah dilalui dengan baik. Pergulatan dan perang argument terus berlanjut, Sidang demi sidang masih terus bergulir. Akhirnya, masuk pada detik-detik pembahasan Laporan pertanggungjawaban Cabang Semarang periode 1430 – 1431 H/ 2009-2010 M.

Kali ini adalah momen dimana harga diri dari kepengurusan HMI Cabang Semarang dipertaruhkan. Apakah diterima atau ditolak. Pasalnya, banyak evaluasi yang di sampaikan kader dari masing-masing komisariat yang tidak sepakat dengan apa yang di sampaikan pengurus Cabang. Pertanyaan dan jawaban adalah keniscayaan. Jadi, keterbukaan dari setiap kegiatan harus dipertanggungjawan.

Pembahasan Laporan pertanggungjawaban semakin memanas. Manufer pertanyaan antar kubu kian bergulir. Pembahasan tidak menemukan ujung pangkalnya. Lobi-lobi pun dilakukan. Untuk menuju satu hal. Yaitu kesepakatan. Akhirnya, detik-detik akhir keputusan, dari sembilan komisariat, delatan komisariat menyatakan menerima, dan hanya satu komisariat yang menolak. Pukul 21.15 WIB, akhirnya keputusan diambil. Pengurus HMI Cabang Semarang periode 1430-1431 H/2009-2010 M dinyatakan demisioner. Dengan catatan yang memuaskan. Yaitu Laporan Pertanggungjawaban diterima.

Agus Tohir, Ketua Cabang Semarang mengatakan “Sudah menjadi keputusan bahwa konferensi akan membuahkan hasil, baik itu diterima atau di tolak. Jadi, keputusan diterimanya Laboran Pertanggungjawaban HMI Cabang Semarang, adalah sebuah bentuk apresiasi kader HMI Cabang Semarang terhadap kinerja Cabang yang baik. Namun, yang terpenting adalah semoga kepengurusan yang akan datang dapat mengemban amanah dengan baik dan menjadikan HMI Cabang Semarang lebih maju dan berkualitas.

Selamat atas terpilihnya akhi SIndi Setyadi sebagai formaturiat HMI Cabang Semarang 1431-1431 H

Muhammad Hanafi

Direktur LAPMI HMI Cabang Semarang

Senin, 08 Maret 2010

Kapolda Jateng Ajak Aktivis HMI Jaga Keamanan

SEMARANG, KOMPAS.com — Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Alex Bambang Riatmodjo mengajak aktivis Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Semarang ikut menjaga keamanan di wilayah provinsi setempat. ”Kalau ada unjuk rasa atau aksi solidaritas yang berkaitan dengan kejadian di Makassar, saya harap dilakukan dengan damai, konstruktif, dan sesuai prosedur,” kata Kapolda di hadapan sejumlah aktivis HMI Semarang di Semarang, Sabtu (6/3/2010).

Kapolda menjelaskan, hubungan antara jajaran Polda Jawa Tengah dan mahasiswa, termasuk badan eksekutif mahasiswa ataupun elemen mahasiswa di luar kampus, sudah lama terjalin dengan baik. ”Kita selama ini memang telah membangun komunikasi yang intens dan positif dengan para mahasiswa dan diharapkan hal tersebut dapat terus berjalan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda beserta jajarannya juga memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat di seluruh wilayah Jawa Tengah. Meski demikian, baik secara pribadi maupun secara institusi, Kapolda mengajak seluruh mahasiswa untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan bersama sehingga Jawa Tengah tetap kondusif.

Menanggapi hal tersebut, para mahasiswa berjanji akan bertindak damai dan tidak anarkis dalam menggelar berbagai aksi.

Ketua HMI Semarang Agus Thohir mengatakan, pihaknya menjamin bahwa HMI Semarang tidak akan berbuat anarkis ataupun bertindak melanggar hukum saat melakukan berbagai aksi. ”Saya ingin HMI tidak menjadi musuh masyarakat, melainkan menjadi pendamping masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, pada Senin (8/3/2010), HMI Semarang akan menggelar aksi damai turun ke jalan untuk membagikan bunga kepada pengguna jalan di beberapa jalan protokol di Kota Semarang.

Selasa, 23 Februari 2010

KAMI ATAS KELUARGA BESAR LEMBAGA PERS CABANG SEMARANG MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS DI LANTIKNYA
KETUAM UMUM HMI KOM. FPBS DAN FPMIPA IKIP PGRI SEMARANG
AKHI. BUDI WALUYO DAM AKHI SAIFUL GHOZI

Minggu, 14 Februari 2010

Gerakan kulturan dan kemandirian bangsa




(the memorize LK II ke 16 HMI Cabang Semarang)
Penguatan gerakan cultural HMI dalam system keindonesiaan upaya mewujudkan kemandirian bangsa

Itulah tema yang diangkat hmi cabang semarang pada lk ii ke 16. Selama delapan hari peserta bergelut dengan berbagai wacana sesuai dengan kurikulum yang telah dibuat. Mereka sangat menikmati, walau terkadang ada beberapa orang yang tidak menikmati sajian materi. Kemungkinan karena kelelahan dan materi yang tidak di suka. Tapi sangat bangga kepada mereka (peserta), walaupun hanya dari lokal saja (semarang).

DOWNLOAD KENANGAN OBSERVASI LAPANGAN

Sabtu, 02 Januari 2010

INFO LK 2 HMI CABANG SEMARANG

NAMA KEGIATAN
Kegiatan ini bernama Latihan Kader II ( Intermediate Training) ke-XVI Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Semarang.

TEMA
Kegiatan ini bertema “Penguatan Gerakan Kultural HMI dalam sistem keindonesiaan Upaya Mewujudkan Kemandirian Bangsa”

PELAKSANAAN
Kegiatan ini dilakasanakan pada :
Hari / Tanggal : Ahad – Jum’at / 31 Januari – 8 Februari 2010
Waktu : 20.00 WIB - selesai
Tempat : Semarang

DOWNLOAD TOR LK 2

e-book teknik penulisan jurnalistik

Lapmi menghadirkan e-Book.
tenik penulisan artikel dan opini.
Disini akan di jarkan teknik-teknik penulisan lho.
Silahkan di share

download

Jumat, 06 November 2009

Demo konflik Kisruh DPRD abaikan kepentingan masyarakat; Dewan Dikasih Replika Cotton Buds


SEMARANG; 6 November 2009, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang dan Puluhan aktivis yang tergabung dalam FORMIPA (Forum Masyarakat Islam Peduli Anggaran) mengelar aksi menuntut DPRD Kota Semarang untuk segera menjalankan tugas fungsi dan penuntasan agenda yang molor hampir empat bulan akibat kisruh perebutan Kursi Komisi. Aksi menutup mata ini dilakukan mulai pukul 09.00 dengan start dari Bundaran Tugumuda Semarang. Sebelum melakukan long march massa aksi menutup mata mereka dan satu diantaranya menuntun dari depan mengarahkan jalan menuju kantor DPRD dijalan pemuda. Mereka berbaris bersab kebelakang berjalan sambil membawa replika cotton buds (pembersih telinga) sekitar 1,7 meter.

Aksi yang berlangsung tertib tersebut setelah tiba didepan gedung DPRD mereka melakukan orasi sambil meneriakkan yel-yel yang mengkritisi kondisi internal dewan yang terjadi saat ini. Tepat di kantor DPRD kota semarang sejumlah aksi melakukan teaterical berjalan merangkak menutup mata dengan kain berwarna hitam sembari sempoyongan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk simbolisasi dimana anggota dewan telah melakukan tindakan yang merugikan kepentingan masyarakat.

Setelah sekitar lima belas menit melakukan mediasi dan komunikasi akhirnya massa dapat masuk ke ruang dewan dan melakukan audiensi. Bahkan saat masukpun massa masih menutup mata. Baru setelah dibuka secara formal dialog dengan dewan kemudian secara simbolis massa aksi dengan dikomandoi salah satunya melepas tutup mata. Ini sebagai bukti bahwa dewan mau menerima runtutan mereka.

Dari beberapa perwakilan massa aksi secara teratur menyampaikan aspirasi melalui forum dialog. Ketua umum HMI Cabang Semarang Agus Thohir sesaat yang mewakili ketika menyampaikan aspirasinya memberikan gambaran atas kondisi yang semakin berlarut lama dimana anggota dewan ribut sendiri berebut jatah wilayah yang dianggap “basah” sehingga mengakibatkan banyak agenda yang harusnya bisa selesai tapi malah molor. Bahkan adanya keterlambatan terkait dengan mekanisme prosedur didewan dalam melakukan penganggaran jelas berdampak pada semua aspek penganggaran yang ada. Jelas ini akan merugikan masyarakat.

Dalam lanjutan penjelasannya sungguh harusnya DPRD harus bertugas dan berwenang untuk mensejahterakan masyarakat. Tapi malah justru sebaliknya, maka diperlukan tuntutan untuk bisa memperbaiki kinerja Dewan menjadi lebih bertanggung jawab terhadap masyarakat kecil. Karena DPRD adalah institusi yang diharapkan menjadi representasi dari kepentingan masyarakat, selain itu juga diharapkan mampu menjadi penyambung lidah aspirasi masyarakat yang terejawantahkan dalam fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan.

Sesuai dengan UU No.27 tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD pasal 343 ayat (1). Akan tetapi dari fungsi lembaga perwakilan rakyat tidak terjadi dalam institusi DPRD kota Semarang 2009-2014. Fungsi DPRD kota Semarang seolah “mati” yang tercermin dari mandegnya proses tahapan perencanaan pembangunan ditandai belum terbahasnya APBD perubahan 2009 dan terkatung-katung tahapan APBD 2010.

PERMENDAGRI 25 tahun 2009 tentang pedoman penyusunan APBD 2010 menyebutkan bahwa dalam rangka memberikan pelayanan pada masyarakat secara lebih optimal dan sebagai wujud tanggung jawab pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, agar PEMDA dapat menyusun dan menetapkan APBD tahun anggaran 2010 secara tepat waktu. Akibat konflik yang berlarut lama antar fraksi menjadikan semua dokumen belum terbahas.

Diharapkan dewan dapat menjadi contoh dan meneladani bagi masyarakat terkait sikapnya, dan tidak ada alasan lain karena semua jelas bahwa egoisme kelompok baik partai, golongan atau bahkan kepentingan pribadi akan memporakporandakan tradisi musyawarah. Akibatnya kisruh akan mengerucut pada tidak konsistenya peran dan fungsi dewan dan lebih jauh akan membawa mosi tidak percaya. Menurut thohir dalam beberapa argumentasi yang disampaikan jelasnya ia menilai bahwa aksi ini dilakukan sebagai perhatian dan tanggungjawab kita untuk mengawal dan mengawasi bahkan menegur atas ketidakkonsistennya tugas, karena mengalami kemoloran.

Ia menambahkan bahwa dewan akan didukung terus selama mereka menjalankan tugasnya, tapi bila sebaliknya teledor dengan tugas dan kewenangannya maka tidak segan-segan akan mengerahkan massa dan menggalang kekuatan untuk meluruskan tujuan.

Setelah dialog sekitar 90 menit mereka menyampaikan semua uneg-uneg yang simpang-siur dan menuntut segera tiga hal terkait yang harus diperbaiki dalam kinerja DPRD Kota Semarang; pertama, segera menuntaskan agenda-agenda tahapan penganggaran daerah kota Semarang. Kedua, memberikan waktu 1 minggu tertanggal mulai dikeluarkan tuntutan ini agar DPRD Kota Semarang segera menyelesaikan pembahasan APBD Perubahan tahun 2009. Ketiga, Segera menjalankan tugas, fungsi dan kewajiban DPRD Kota Semarang sebagai mana yang diamanatkan UU No. 27 Tahun 2009.

Sebelum usai audiensi salah satu aktivis memberikan Cotton Buds sebagai bentuk simbolisasi bahwa anggota dewan untuk segera membuka telinganya dan mau mendengarkan aspirasi masyarakat. Jika kuping mereka masih tertutup maka berarti anggota dewan telah menyelewengkan kewajibannya sebagai perwakilan rakyat yang semestinya memperjuangkan hak kesejahteraan bukannya penindasan dengan bentuk lain seperti yang ditegaskan Agus Thohir. Lukni Maulana (Wartawan LAPMI HMI Cabang Semarang)

HMI Tampil dalam Pentas Budaya Nasional di Semarang


SEMARANG—Sekitar 40 kader HMI Cabang Semarang berpartisipasi dalam acara “Kibar Budaya Untuk Negeri” pada hari Minggu 1 November 2009, di Lapangan Pancasila (Bundaran Simpang Lima). Acara pentas seni dan budaya ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan ulang tahun Radio Gajahmada FM.

Sebanyak 21 kader HMI tampil sebagai penari latar dan pasukan bendera. Sisanya bekerja sebagai kru. Kader-kader tersebut tampil dengan mengatasnamakan berbagai komunitas seni budaya. Sebut saja komunitas itu bernama: Sanggar Ilmu & Cinta (Sang Ilci; pimpinan Lukni “Jay” Maulana), Komunitas Widya Buana (asuhan Mbah Darmo), dan Kenduri Hani (garapan Kang Lukman). Kader-kader yang “eksis” tersebut berasal dari Komkom IKIP PGRI, Widya Buana, IAIN Walisongo, dan Unnes.

Acara yang berlangsung pagi hingga petang itu, diisi oleh sejumlah kegiatan seperti Jalan Sehat, Pentas Musik, Tari, Barongsai, dan sebagainya. Kegiatan berlangsung cukup meriah, dan dihadiri oleh sekitar 4000 penonton.

Menurut Asst. II Sutradara, Lukman Wibowo, tampilnya anak-anak HMI di publik budaya bisa dibilang yang pertama kali dalam beberapa tahun terakhir ini. Tampilnya pun hanya sebagai partisipan, tapi yang penting HMI bisa lebih eksis di masyarakat luas. Bukan sekedar “jago kandang” atau “seperti katak dalam tempurung”. Dan yang terpenting, kader-kader muda HMI memiliki kesempatan menimba ilmu maupun memperluas jaringan dari situ, demikian tambah Lukman.

Pagelaran budaya ini didukung oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Dewan Kesenian Semarang, dan sejumlah paguyuban seni; Disutradarai oleh seniman Yogyakarta, Kenyut Qubro dan dibantu oleh Darmo Budi Suseno beserta kru dari Yogya dan Semarang. (Hanafi/LAPMI).

Jumat, 16 Oktober 2009

Sekolah Filsafat HMI Kom. Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang

HMI Komisariat Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang. Bidang Wacana mengundng temen-temen untuk hadir dalam sekolah filsafat.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan tiap 2 minggu sekali.


Di mulai hari ahad Besok tanggal 18 Oktober 2009
Pukul. 15.30 WIB
Di Wisma Assalam Jl. Magoyoso IV no. 39 Ngaliyan Semarang
Contk Person : 085225056699


Dengan pembimbing : Bapak Zainul Adfar (Dosen IAIN Walisongo Semaarang).

Jumat, 18 September 2009

Lebaran


Keluarga besar HMI Cabang Semarang dan Lembaga Pers Mengucapkan Taqaballahu Mina Wamingkum...

KENDURI HANI Edisi Ramadan di Bandung, Bogor, dan Demak.

“Selamat dan sukses atas terselenggaranya berbagai forum silaturrahmi Kenduri Hani pada bulan suci Ramadan 1430 H kali ini”, demikian ucapan Koordinator Presidium, Ahmad Niam, dalam sambutannya pada acara Kenduri Hani di rumah Sdr. Rahmat, Minggu (6/9) kemarin. Estafet acara yang dilaksanakan dari kota ke kota tersebut, dimulai dari Bandung pada hari Sabtu 29 Agustus yang bertempat di kediaman Letnan Khamdiono. Acara “kecil” itu berlangsung sangat meriah, karena menjadi ajang temu kangen setelah sekian waktu tidak bertemu.

Acara berikutnya dilaksanakan di Bogor, tempat Sdr. Wawan, pada hari Minggu 30 Agustus. Acaranya cukup unik, karena diadakan di Danau Setu Tonjong, sambil berbuka puasa bersama. Terakhir, Kenduri Hani diselenggarakan pada hari Minggu 6 September di Karangawen Demak, tempat Sdr. Rahmat.

Ketika Niam ditanya, apa hasilnya dari semua pertemuan tersebut, dia menjawab: “…ya hasilnya memperkuat silaturrahmi. Gitu aja kok repot hehe…”. Hal ini juga diamini oleh mantan Koordinator Presidium, Lukman Wibowo, katanya: “semoga Kenduri Hani dapat menembus seluruh lapisan generasi alumni HMI. Hanya silaturrahmi yang mampu menguatkan jejaring keumatan kita”.

Kontributor Bandung dan Bogor: Cipto, Hadi, Indah, Hanif, Iqbal, Wawan, Muhiddin Jepara, Mawar, Zidan, Lukman, Rina, Ilham Bogor, Said Fauzy, dan Khamdi.

Kontributor Demak: Niam, Nuryati, Alul, Iqbal, Munif, Tohir, Huda, Imam IAIN, Royan, Isti, Lukman, Rahmat, Ainur, dll.

Tasyakuran walimatul ursy

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Dengan memohon ridho dan rahmat Allah SWT
Kami tengadahkan jemari kehadirat Allah seraya melafalkan doa dengan karunia-Nya menuntun bahtera hidp baru bagi kami:

Eni listiyani

Dengan

Fatkhul anam
(Ketua umum HMI Kom. UNNES dan Sekretaris LAPMI Cabang Semarang 2007)

Keluarga besar HMI Cabang Semarang mengucapkan kepada kedua mempelai semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah dan barakah.

Tasyakuran walimatul ursy, yang insya Allah akan diselengarakan besok pada:

Hari : Ahad
Tanggal : 4 oktober 2009
Jam : 10.00 WIB
Tempat : Dsn. Jogahan Rt. 01 Rw. 05 Ds. Citrosono, Kec. Grabag Magelang

Atas kehadiran serta doa restu kami mengucapkan banyak terima kasih

Present By: Lembaga Pers Mahasiswa Islam Cabang Semarang
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com