This is default featured slide 1 title

Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

This is default featured slide 2 title

Foto Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

This is default featured slide 3 title

Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

This is default featured slide 4 title

Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

This is default featured slide 5 title

Majalah Bersuara LAPMI Cabang Semarang

Selasa, 09 Maret 2010



LPJ Di Ujung Tanduk
Saturday, 06 March 2010 23:35

Ada permulaan pasti ada akhiran. Ya, ungkapan itu mungkin cocok diterapkan pada Rapat Tertinggi HMI Cabang Semarang. Hari ini adalah Konferensi HMI Cabang Semarang yang ke-50. yang bertempat di Pon-Pes Inabah, Mondosari Rt/Rw: 007/005, Batursari, Mranggen, Demak. Ada sembilan komisariat yang terlibat dalam acara Konferensi tersebut. Yaitu sebagai peserta utusan dan peninjau.

Pembahasan sidang pleno, dari pembacaan Tartib, Pemilihan Ketua Sidang Tetap telah dilalui dengan baik. Pergulatan dan perang argument terus berlanjut, Sidang demi sidang masih terus bergulir. Akhirnya, masuk pada detik-detik pembahasan Laporan pertanggungjawaban Cabang Semarang periode 1430 – 1431 H/ 2009-2010 M.

Kali ini adalah momen dimana harga diri dari kepengurusan HMI Cabang Semarang dipertaruhkan. Apakah diterima atau ditolak. Pasalnya, banyak evaluasi yang di sampaikan kader dari masing-masing komisariat yang tidak sepakat dengan apa yang di sampaikan pengurus Cabang. Pertanyaan dan jawaban adalah keniscayaan. Jadi, keterbukaan dari setiap kegiatan harus dipertanggungjawan.

Pembahasan Laporan pertanggungjawaban semakin memanas. Manufer pertanyaan antar kubu kian bergulir. Pembahasan tidak menemukan ujung pangkalnya. Lobi-lobi pun dilakukan. Untuk menuju satu hal. Yaitu kesepakatan. Akhirnya, detik-detik akhir keputusan, dari sembilan komisariat, delatan komisariat menyatakan menerima, dan hanya satu komisariat yang menolak. Pukul 21.15 WIB, akhirnya keputusan diambil. Pengurus HMI Cabang Semarang periode 1430-1431 H/2009-2010 M dinyatakan demisioner. Dengan catatan yang memuaskan. Yaitu Laporan Pertanggungjawaban diterima.

Agus Tohir, Ketua Cabang Semarang mengatakan “Sudah menjadi keputusan bahwa konferensi akan membuahkan hasil, baik itu diterima atau di tolak. Jadi, keputusan diterimanya Laboran Pertanggungjawaban HMI Cabang Semarang, adalah sebuah bentuk apresiasi kader HMI Cabang Semarang terhadap kinerja Cabang yang baik. Namun, yang terpenting adalah semoga kepengurusan yang akan datang dapat mengemban amanah dengan baik dan menjadikan HMI Cabang Semarang lebih maju dan berkualitas.

Selamat atas terpilihnya akhi SIndi Setyadi sebagai formaturiat HMI Cabang Semarang 1431-1431 H

Muhammad Hanafi

Direktur LAPMI HMI Cabang Semarang

Senin, 08 Maret 2010

Kapolda Jateng Ajak Aktivis HMI Jaga Keamanan

SEMARANG, KOMPAS.com — Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Alex Bambang Riatmodjo mengajak aktivis Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Semarang ikut menjaga keamanan di wilayah provinsi setempat. ”Kalau ada unjuk rasa atau aksi solidaritas yang berkaitan dengan kejadian di Makassar, saya harap dilakukan dengan damai, konstruktif, dan sesuai prosedur,” kata Kapolda di hadapan sejumlah aktivis HMI Semarang di Semarang, Sabtu (6/3/2010).

Kapolda menjelaskan, hubungan antara jajaran Polda Jawa Tengah dan mahasiswa, termasuk badan eksekutif mahasiswa ataupun elemen mahasiswa di luar kampus, sudah lama terjalin dengan baik. ”Kita selama ini memang telah membangun komunikasi yang intens dan positif dengan para mahasiswa dan diharapkan hal tersebut dapat terus berjalan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda beserta jajarannya juga memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat di seluruh wilayah Jawa Tengah. Meski demikian, baik secara pribadi maupun secara institusi, Kapolda mengajak seluruh mahasiswa untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan bersama sehingga Jawa Tengah tetap kondusif.

Menanggapi hal tersebut, para mahasiswa berjanji akan bertindak damai dan tidak anarkis dalam menggelar berbagai aksi.

Ketua HMI Semarang Agus Thohir mengatakan, pihaknya menjamin bahwa HMI Semarang tidak akan berbuat anarkis ataupun bertindak melanggar hukum saat melakukan berbagai aksi. ”Saya ingin HMI tidak menjadi musuh masyarakat, melainkan menjadi pendamping masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, pada Senin (8/3/2010), HMI Semarang akan menggelar aksi damai turun ke jalan untuk membagikan bunga kepada pengguna jalan di beberapa jalan protokol di Kota Semarang.

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com